Guo Jin bangkit dari kursinya, lalu berbicara dengan mengerahkan tenaga dalamnya.
"Para Tetua Sekte Lembah Dewa, hari ini kita telah melaksanakan apa yang menjadi titah Leluhur. Namun belum ada anak yang terpilih untuk berlatih di Alam Kultiva Naga."
Lalu Guo Jin menambahkan bahwa siang ini sepuluh Tetua akan dikirim untuk menemui Murid Sekte yang berada dan tinggal di luar wilayah Sekte Lembah Dewa sebagai murid luar.
Apabila mereka memiliki anak yang berusia lima hingga tujuh tahun, para tetua diperintahkan untuk membawa anak tersebut beserta kedua orang tuanya ke Lembah Dewa.
Lalu Guo Jin juga berpesan bahwa kemunculan Cambuk Naga Api untuk dirahasiakan agar tidak terdengar oleh dunia luar.
Hal ini untuk mencegah terjadinya kehebohan di dunia persilatan Wu. Ini juga demi kebaikan Sekte Lembah Dewa sendiri.
Selanjutnya Guo Jin menyampaikan bahwa satu minggu lagi, akan diadakan pemilihan Tetua Baru untuk menggantikan kursi Tetua yang kosong.
Wajah para Tetua terlihat antusias, karena memiliki harapan untuk menjadi Tetua Nomor satu ataupun nomor tiga yang telah kosong atau dianggap kosong selama beberapa tahun terakhir.
"Tetua Ma, silakan dipilih untuk sepuluh orang yang akan menjalankan tugas ini." Guo Jin pun kembali duduk di kursinya.
****
Setelah Tetua Ma Hua memilih sepuluh orang tetua untuk menjalankan misi penjemputan anak murid luar sekte, pertemuan pun di bubarkan.
Kini di ruang Aula hanya ada Guo Jin, Tetua Ma Hua dan Yu Lian.
"Kakek Guo... kenapa Cambuk Naga Api harus dirahasiakan?" Yu Lian bertanya dengan rasa penasaran.
"Lian'er.. Di dunia ini banyak terdapat jenis senjata yang semuanya dibagi menjadi lima jenis." Jawab Guo Jin.
Guo Jin juga menerangkan bahwa jenis tingkatan senjata tersebut adalah
Senjata Perunggu
Senjata Perak
Senjata Emas
Pusaka Bumi
Pusaka Langit.
Senjata Tingkat Perunggu adalah senjata biasa yang biasanya merupakan warisan turun temurun tanpa mempunyai keistimewaan apapun.
Senjata Tingkat Perak adalah senjata yang mempunyai ketajaman diatas Senjata Perunggu dan mampu dialiri sedikit tenaga dalam.
Senjata Tingkat Emas adalah senjata yang mempunyai kualitas diatas Senjata Perak, mampu dialiri lebih banyak tenaga dalam yang cukup besar dan memancarkan Aura pedang.
Pusaka Bumi adalah senjata yang mempunyai keistimewaan dan dibuat oleh seorang penempa ahli dari bahan khusus.
Setiap Pusaka Bumi memiliki roh yang menjadi penghuni senjata tersebut. Selain memiliki ketajaman dan kekuatan yang jauh diatas Senjata Emas, Pusaka Bumi juga dapat melakukan perubahan energi tenaga dalam.
"Lian'er...Cambuk Naga Api adalah Pusaka Langit yaitu senjata yang dibuat oleh para dewa. Setiap senjata di tingkat Pusaka Langit, memiliki kekuatan dari Dewa yang membuatnya."
"Berarti cambuk ini dibuat oleh Dewa Naga Api ya Kek?" tanya Yu Lian lebih lanjut.
"hahaha.. buah memang jatuh tidak jauh dari pohonnya. Lian'er kau mewarisi kejeniusan Ayahmu.... dan juga... kecantikan Ibumu." Guo Jin sempat terbata karena melihat Raut Wajah Tetua Ma Hua berubah sesaat.
Raut wajah Yu Lian menjadi sedih saat Guo Jin menyebut tentang Ayahnya.
"Kakek.. Apakah Ayahku benar-benar sudah mati?" tanya Yu Lian dengan suara bergetar karena menahan air matanya.
Guo Jin tercekat mendengar pertanyaan Yu Lian, karena rasa bahagianya dengan kecerdasan Yu Lian, dirinya lupa bahwa membicarakan tentang Yu Ma, Ayah Yu Lian, Akan membuat Yu Lian menangis sedih.
Dua tahun yang lalu Yu Ma mendapat tugas menjalankan misi rahasia sekte. Setelah Yao Zhi, Yu Ma adalah Tetua yang sering menjalankan misi-misi penting bagi sekte mereka.
Yu Ma menempati posisi ketiga Tetua Sekte karena memiliki kemampuan yang tinggi. Selain itu usianya yang sebaya dengan Yao Zhi, membuatnya lebih sering menjalankan misi dibanding beberapa Tetua lain yang rata-rata berusia empat hingga enam puluh tahun.
"Lian'er.. sampai hari ini, Kakek tetap berharap Ayahmu masih hidup nak. Kita berdoa saja semoga Langit mengabulkan permohonan kita" Guo Jin menenangkan Yu Lian sambil mengelus rambutnya.
****
Tanpa sepengetahuan Guo Jin dan Tetua lainnya, satu diantara sepuluh Tetua yang menjalankan tugas penjemputan adalah seorang mata-mata salah satu sekte aliran hitam.
Tetua Ye Lung adalah Tetua dengan nomor lima puluh tujuh. Ye Lung bergabung dengan Sekte Lembah Dewa tiga belas tahun lalu.
Tiga tahun lalu, saat usia Ye Lung hampir mencapai empat puluh tahun dirinya terpilih menjadi Tetua Sekte ke lima puluh tujuh.
Tidak ada yang mengetahui bahwa sebenarnya Ye Lung adalah tetua termuda Sekte Elang Hitam.
Sekte Elang Hitam mempunyai dendam pribadi kepada Sekte Lembah Dewa. Penyebab dendam Itu terjadi Lima Belas tahun lalu.
Lima belas tahun lalu Sekte Elang Hitam dikejutkan dengan terbunuhnya Ketua Sekte mereka, Yang Kuo.
Yang Kuo terbunuh dalam Duel dengan Yu Dao dari Sekte Lembah Dewa. Yu Dao adalah Ayah Yun Ma atau kakek Yu Lian.
Yu Dao sendiri mengalami luka dalam yang amat parah, namun masih mampu kembali pulang ke Sektenya sambil membawa Pedang Rajawali milik Yang Kuo. Hal ini sesuai dengan perjanjian mereka berdua sebelum duel hidup mati itu dimulai.
Siapapun yang bertahan hidup diantara mereka berdua, berhak atas pedang lawannya yang telah mati. Karena kedua pedang tersebut merupakan senjata dengan tingkat Pusaka Bumi.
Hingga kini tak ada yang mengetahui dengan pasti apa yang menyebabkan duel tersebut terjadi.
Ada yang menyebutkan bahwa Duel tersebut karena Yang Kuo ingin memiliki pedang Yu Dao.
Pedang Yu Dao bernama Pedang Matahari dan berada ditingkat Pusaka Bumi setingkat dengan Pedang Rajawali milik Yang Kuo.
Masih banyak rumor lain tentang penyebab duel mereka. Namun yang pasti hanyalah keduanya sama-sama tewas setelah duel tersebut. Setelah tiba di Sektenya, satu minggu kemudian Yu Dao meninggal dunia karena luka dalamnya.
Lang Hu kemudian menjabat sebagai Ketua Sekte Elang Hitam menggantikan Yang Kuo. Lang Hu dan para tetuanya sepakat bahwa untuk mengambil kembali Pedang Rajawali adalah misi utama mereka. Karena pedang tersebut adalah lambang Kejayaan Sekte.
Namun tidak mudah untuk mengambil Pedang Rajawali yang kini berada di Sekte Lembah Dewa yang merupakan salah satu sekte aliran putih terbesar di kekaisaran Wu.
Saat itu untuk menggantikan kursi tetua yang kosong, Lang Hu menunjuk Ye Lung untuk menjadi Tetua.
Ye Lung mempunyai keahlian dalam mengumpulkan informasi dan menyamar. Karena kemampuannya ini, Ye Lung mendapat misi untuk menyusup ke Sekte Lembah Dewa.
Tugas Ye Lung adalah mencari informasi tentang Pedang Rajawali. Dan mencurinya apabila memiliki kesempatan. Ye Lung akan dibantu oleh beberapa anggota sekte yang menyebar di kota-kota di sekitar Lembah Dewa.
Namun misi itu berlangsung hingga bertahun-tahun karena Pedang Rajawali dipegang oleh Guo Jin dan disimpan ditempat rahasia.
*******
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 305 Episodes
Comments
Yuda Suastika
makin rumit
2024-06-18
0
hcomrusnam meila
naaaah begini kan sedeph
2024-02-07
1
凹凸不平衡
sekte kelas 1 itu penguasa benua ngak bakalan takut dengan kekaisaran apalagi kerajaan, byk kerajaan mencari perlindungan kesekte besar membayar upeti kesekte demi perlindungan hasil bumi , produk lokal di kuasai oleh sekte bahkan narik pajak bagi kota yg tidak dikuasai pemerintah. byk pengarang lokal tidak paham sekte sebenarnya spt apa. kultivator itu mahal byk kultivator berbakat tidak mampu naik karna tersandung ekonomi bkn karna tidak mampu, kultivator ibarat hp yg harus di isi tenaganya dan biayanya tidak bs di bayangin oleh kaum fana mknya kultivator isinya perang mulu demi sumber daya.
2022-06-23
1