Pagi ini di kediaman keluarga sorn, mereka sedang sarapan bersama dengan hikmat hingga suara bel rumah mereka berbunyi.
ting tong
Pembantu yang mendengar nya pun segera bergegas membuka pintu dan lama masuk lah dua orang wanita cantik berbeda usia. cara mereka berpakaian sudah menunjukkan jika mereka bukan lah orang dari kalangan bawah karna sangat glamor dan seksi begitu lah penampilan mereka.
" Mey selamat datang kenapa kamu memberi kabar jika ingin datang" kata Linda
"Kejutan Lin, kami juga kebetulan hanya mampir " jawab mey wanita paruh baya yang baru saja datang.
" baik lah mari silah kan duduk sarapan bersama kami"
" tidak perlu Lin nanti kami sarapan di rumah saja"
" sudah lah ayo ikut jangan sungkan" Linda menarik Mey dan Yuna untuk ikut sarapan bersama.
" Pagi om " sapa Yuna putri nya Mey pada Ricard.
" pagi juga " jawab ricard dengan cueknya meneruskan makannya.
Sarapan berlangsung dengan hening hanya terdengar suara sendok dan piring yang saling beradu. Sementara Yuna yang duduk di hadapan renal sedari tadi tak hentinya melirik bahkan menatap langsung dengan minat meskipun tidak di perdulikan.
Renal yang memang cuek seperti papa nya tidak memperdulikan tatapan minat dari Yuna, setelah sarapan nya selesai Renal segera meninggalkan meja yang di ikuti oleh adik nya dan menyusul papa nya pergi bekerja.
Sementara para wanita yang sudah selesai makan, memilih untuk bersantai di ruang tamu sedangkan Linda sedang berganti pakaian.
" Mom lihatkan laki laki yang duduk di depan ku dia sangan tampan dan mempesona mom" tutur Yuna.
" iya dia Renal putra sulung keluarga ini, dia juga pewaris yang sudah memegang perusahaan utama sorn company. bahkan dia memiliki perusahaan nya sendiri di bidang pembangunan" jelas mey pada putrinya yang menyebabkan Yuna semakin terpesona.
" Wah mom aku harus memiliki nya, dia harus jadi milik ku apapun yang terjadi" tekat Yuna.
" mom setuju kamu memang pantas bersanding dengan Renal karna biar bagaimana pun mereka keluarga yang hebat dan terkenal jika kamu bisa bersama Renal maka karir kamu akan semakin menjulang sayang" kata Mey meyakinkan keinginan anak nya.
"iya tapi mom harus bantu aku ya mom bilang sama tante Linda supaya jodohin kita berdua"
"iya sayang mom rasa itu cara terbaik dan tercepat agar kamu bisa memiliki Renal dan menjadi nyonya di sini keluarga kita juga akan semakin terpandang dan di takuti" semangat Mey pada usulan anaknya.
Tak lama kemudian Linda turun menemui para tamu nya yang sedang asik berbisik ria.
" maaf ya lama tadi sekalian mandi juga karna gerah abis masak" kata Linda pada tamu nya.
" gak papa Lin kayak sama siapa aja sih"
" tapi kalian kelamaan nunggu nya aku kan jadi gak enak sama putri mu Mey"
" gak papa kok tante santai aja Yuna juga kalo uda mandi pasti lama apalagi harus selalu kelihatan cantik dan glamor di depan publik supaya gak jatuh reputasi jadi Yuna maklum" kata Yuna panjang lebar pada Linda.
" iya kamu kan model terkenal ya jadi sudah sewajar nya begitu, kamu juga memang cantik nak" puji Linda pada Yuna yang menyebabkan senyum kedua wanita itu mengembang.
Percakapan kedua wanita paruh baya itu terus berlanjut mereka terus saja membahas masalah fasion dan brand ternama lainnya.
Sedangkan Yuna yang mulai jengah karna momy nya tak kunjung membahas masalah yang mereka diskusikan pun mulai memberi kode.
" Tante siapa laki laki yang tadi duduk di depan ku waktu sarapan, seperti nya aku baru melihatnya di rumah tante" kata Yuna basa basi.
" Oh dia putra sulung tante nama nya Renal dia memang jarang pulang ke rumah ini" jelas Linda.
"kenapa jarang pulang tante apa sangat sibuk atau karna sudah punya istri"
" Tidak putra tante itu justru belum beristri pacar aja gak punya"
" kok gitu anak tante kan tampan pasti banyak yang mau"
" tidak dia justru tidak tertarik dengan gadis manapun, tante bingung padahal udah waktu nya dia untuk berumah tangga"
" Lin coba kami jodohin dia mingkin dia mau nikah, putra mu itu kan penurut" usul Mey memulai aksinya.
" iya juga ya dia pasti gak akan menolak apa lagi aku yang minta dia pasti setuju, tapi sama siapa aku jodohin dia" bingung Linda.
" ya kamu cari yang sederajat dong sama status kalian dan yang pasti harus bisa membanggakan keluarga ini"
" iya tapi siapa yang pantas, ah aku akan menanyakan pada teman asiran ku siapa yang punya anak gadis yang mau dengan putra ku" kata Linda semangat.
" Jangan sembarangan cari jaman sekarang pasti orang akan memanfaat kan kesempatan kalu kamu katakan pada teman mu yang lain" kata Mey
" benar tante apalagi anak tante pengusaha dan dari keluarga terpandang pasti mereka gak akan keberatan tante kasih anak nya" Yuna angkat bicara.
" iya kalian benar aku tidak boleh salah pilih, tapi siapa yang akan aku jodoh kan dengan anak ku siapa yang pantas untuk nya" keluh Linda yang di sambut seringai dua wanita lain karna rencana mereka berjalan mulus.
" Aku juga tidak tahu Lin putri ku juga tidak pantas dengan putra mu" Mey pura pura sedih. Begitupun dengan Yuna yang menunduk.
" kamu justru memberi solusi Mey, Yuna maukah kamu sama Renal putra tante" tanya Linda langsung pada Yuna.
" apa aku pantes tante, aku cuma model gak sebanding sama anak tante" Yuna menunjukkan kesedihannya pada Linda.
" kamu lah yang pantas untuk anak tante sayang kamu model terkenal sudah pasti tante sangat senang kalau kamu yang jadi menantu tante" jelas Linda meyakinkan.
" Baiklah jika itu yang kamu inginkan Lin, kalu begitu kita harus mengadakan acara lamaran mewah untuk mereka bagaimana?" tanya Mey antusias karna umpan meteka berhasil sudah.
" tentu aku akan mengadakan acara yang meriah untuk itu aku akan mengatakan nya pada Renal, aku juga akan menyuruhnya untuk membawa Yuna fitting baju untuk acara lamaran" semangat Linda.
" yah kamu benar mereka harus tampil perfec karna kita akan mengundang media dan teman bisnis kedua pihak juga akan hadir jadi akan sangat mewah" Mey tak kalah semangat.
" kita ada kan makan malam bersama supaya kita bisa membahas yang lain nya lagi jadi mereka juga bisa bersiap untuk mengundang teman mereka" kata Linda
" aku setuju sekali dengan mu supaya anak mu juga lebih mengenal dan melihat kecantikan putri ku jadi anak mu tidak dapat menolak rencana kita" timpal Mey.
"Baik lah kalau gitu aku mengatakan pada suami dan anak ku nanti aku kabari kalian kapan kita adakan makan malam nya" Mey dan Yuna hanya mengangguk setuju karna memang inilah keinginan mereka.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 102 Episodes
Comments
Cahaya Warna
terlalu frontal, blm kenalan lgsg mau ngelamar aja, anaknya ditanya jg blm ?
2021-06-07
0