10. Paksaan

Malam ini di kediaman keluarga Adsorn, seluruh anggita keluarga sedang berkumpul bahkan Renal yang terbiasa di apartemen pun di paksa pulang oleh sang mama. Saat ini mereka sedang berkumpul di ruang keluarga sembari berbincang tentang perkembangan bisnis yang sedang mereka jalani.

" Bagaimana kondisi perusahaan yang sedang kamu kerjakan Re apa semua lancar!" Ricard memulai obrolan mereka.

" Baik pa semuanya lancar"

" Lalu proyek yang sedang kamu jalan kan di kota s, papa dengar kamu bekerja sama dengan Jo apa benar!"

" Papa tahu hanya ayah yang dapat ku percaya untuk memenuhi semua keperluan pembangunan"

" Yah papa percaya kalian dapat bekeeja sama dengan baik karna Jo memang orang yang sangat bertanggung jawab akan seluruh pekerjaan nya"

" Lalu bagaimana dengan mu Ramon apa kamu sudah bisa menstabilkan perusahaan yang papa amanahkan padamu!"

" Sudah beres pa hasilnya juga sudah terlihat dan tidak akan mengecewakan papa pastinya"

" Bagus ini baru anak anak papa yang bertanggung jawab pada pekerjaan, selesaikan semua dengan baik dan penuh pertimbangan"

Papa dan anak itu terus saja membahas tentang perusahaan mereka hingga akhirnya nyonya rumah mewah tersebut datang dengan beberapa cemilan dan minuman.

" Apa yang sedang kalian bahas asik sekali, mama tidak di beri tahu" Linda duduk di samping sang suami.

" Hanya masalah perusahaan ma" jawab Ricard pada istri nya.

" Selalu saja membahas perusahaan apa tidak ada yang lain nya"

" Apa yang di bahas lagi selain itu ma" tanya Ramon.

" Tentu saja pernikahan apa lagi"

" Siapa yang akan menikah ma! apa keluarga kita ada yang akan menikah!" Ricard penasaran pada pernyataan sang istri.

" Ada pa tapi apa dia mau menikah?"

" Memang siapa yang akan menikah ma?" Renal mengulang pertanyaan sang papa dan di angguki oleh ke dua pria lain nya.

" Tentu saja kamu Re siapa lagi, usia kamu sudah tidak lagi muda waktu nya kamu menikah dan memberi mama cucu" kata Linda mengejutkan Renal.

" Apa aku belum mau manikah ma" tolak Renal. aku hanya akan menikah dengan Naya seorang tapi tidak secepat ini pikir Renal.

" Mama tidak mau tahu kamu harus segera menikah dan mama sudah punya calon yang cocok untuk kamu…

" Tidak ma aku hanya akan menikah dengan gadis pilihan ku yang ku cintai" Renal memotong ucapan mamanya dengan cepat karna tidak setuju dengan pilihan sang mama.

" Suka tidak suka mau tidak mau kamu harus mau dan besok malam kamu harus kosongkan jadwal kamu karna kita akan adakan makan malam untuk pembahasan selanjutnya" kata Linda marah karna pilihan nya di tolak Renal.

" Ma, mama tidak bisa memaksa Renal untuk menerima nya dan kenapa mama tidak mengatakan nya terlebih dulu pada papa" kata Ricard kesal pada istri nya.

" Sudah lah pa mama melakukan ini hanya untuk kebahagiaan dan masa depan Renal karna keluarga ini membutuh kan penerus"

" Tapi tidak dengan menjodohkan ku ma, aku sudah dewasa dan dapat memilih sendiri calon istri ku" sangkal Renal.

" Tidak ada yang lebih baik dari pilihan mama Re mama sudah memutuskan dan tidak ada bantahan" paksa Linda.

" Katakan siapa calon pilihan mama hingga mama bersikeras untuk menjodohkan Renal dengan nya" kata Ricard dingin pada sang istri karna merasa tidak di hargai sebagai suami hingga tidak mengetahui rencana nya.

" Apa papa tahu Yuna putri nya Mey yang beberapa hari lalu datang ke rumah…

" Jangan bilang kalau dia yang akan mama jodohkan dengan kak Renal" Ramon memotong ucapan Linda setelah tahu arah tujuan nya.

" Iya memang dia, hanya dia yang pantas untuk menjadi menantu rumah ini"

" Pantas untuk rumah ini tapi tidak pantas untuk ku" kata Renal dingin karna paksaan mama nya.

" Mama tidak mau tahu pokok nya besok kita akan makan bersama di restoran kita dan kamu harus menerima perjodohan ini"

" Aku tidak terima dengan usulan mu Linda jangan bersikeras memaksakan kehendak mu lagi pada anakmu" kesal Ricard karna paksaan Linda yang tidak bisa goyah. Ricard tahu Renal sedang dekat dengan seorang gadis karna Ramon yang selalu bercerita pada nya saat datang ke kantor nya.

" Pa mama hanya ingin yang terbaik untuk anak kita pa, mama sudah sangat mengenal Mey bagaimana dan Yuna pasti sebaik dan selembut momi nya"

" Jika mama memang ingin yang terbaik untuk anak anak kita biarkan mereka memilih pasangan masing masing dan jangan paksa mereka dengan perjodohan" kata Ricard mencoba memberi pengertian

" Tidak pa keputusan mama sudah bulat dan tidak bisa di rubah jika bukan Yuna yang menjadi menantu mama maka jangan mendapatkan restu dari mama" kata Linda keras kepala.

" Baik jika itu mau mama aku akan menuruti nya tapi dengan syarat jika…

" Apa syarat nya pasti mamaberikan" Linda sangat semangat karna mendengar anak nya menyetujui keinginannya.

" Syarat nya akan ku katakan besok saat makan malam tapi mama juga harus berjanji untuk merestui hubungan ku dengan siapa pun pilihan ku nanti nya jika dia tidak bisa memenuhi syarat ku itu, bagaimana ma" usul Renal karna iya tidak ingin mama nya menolak gadis pilihan hatinya nanti.

" Baik mama setuju dengan usul mu itu, mama yakin Yuna pasti dapat memenuhi syarat mu itu dan kamu pasti akan tergila gila pada pesona nya saat bertemu nanti" Linda berlalu ke atas menuju kamar nya dengan sangat behagia karna masih memiliki harapan anak nya menerima pilihan nya.

" Apa yang akan kamu lakukan kak, bagaimana jika wanita itu bisa memenuhi syarat mu seperti kata mama, lalu bagaimana dengan kak… ucapan Ramon terputus karna Renal membekap mulut nya dengan bantal sofa hingga Ramon ke sulitan bernapas.

" Kau ingin membunuh ku kak hah tega nya"

keluh Ramon setelah bantal terlepas.

" Diam lah jangan ribut"

" Kak siapa Ramon apa Renal punya pacar!" Ricard yang sudah tahu maksud Ramon pura pura tidak tahu agar Renal menceritakan sendiri pada nya.

" Bukan siapa siapa pa , aku ke atas dulu masih ada pekerjaan yang harus ku selesaikan" Renal berlalu ke ruang kerja mereka karna takut papa nya bertanya lebih lanjut lagi.

Melihat kepergian Renal membuat Ramon tersenyum sedang kan papa nya hanya geleng geleng kepala karna tahu jika anak nya tersebut belum siap bercerita pada nya. Tetapi dia tidak akan memaksa dan akan menunggu hingga Renal mengatakan nya sendiri pada nya.

Sedangkan di rung kerja Renal sedang menelpon seseorang untuk melakukan tugas penting baginya. Setelah selesai iya pun segera menyelesaikan pekerjaan nya lagi.

💜💜💜💜💜

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!