8. Awal Masalah

Luka memar di pergelangan tangan Cleona dan Clara sudah sedikit membaik setelah di olesi salep yang di berikan petugas UKS, Rapa pun sempat menengok kedua perempuan kesayangannya itu saat upacara selesai di laksanakan.

Sebenarnya memar itu tidak berarti apa-apa bagi Cleona dan Clara, tapi respons laki-laki kesayangan mereka di rumah lah yang akan berlebihan. Terbukti Rapa saja sudah seberlebihan itu, bagaimana dengan kedua Ayah di rumah? Bisa-bisa OSIS menyebalkan bernama Nia itu Leo labrak langsung nanti.

Clara dan Cleona kembali ke kelas masing-masing meskipun pihak sekolah memberikan waktu sepuluh menit untuk istirahat, tapi Clara memilih untuk ke kelas karena dirinya yang baru masuk hari ini dan belum sama sekali tahu siapa saja teman-teman sekelasnya. Cleona mengangguki saja keinginan sahabatnya itu kemudian masuk ke kelasnya sendiri dimana teman-temannya yang lain sudah ada di sana, di bangku masing-masing.

“Lo dari mana aja, Cle?” Nirmala bertanya begitu Cleona mendaratkan bokongnya di kursi yang terbuat dari kayu itu.

“Dari UKS.” Jawabnya singkat.

“Lo sakit? Sakit apa? Kenapa malah balik kesini?” suara cempreng Alisya membuat beberapa orang lain menoleh.

“Cle, tadi lo diapain sama OSIS?” tanya salah satu teman sekelas Cleona yang duduk cukup jauh darinya.

Cleona menoleh, kemudian menggelengkan kepala. “Gak di apa-apain cuma adu mulut aja.”

“Aw, aw adu mulut? Gue juga pengen dong Cle." Sahut salah satu teman laki-laki Cleona dari arah belakang.

“Otak lo kotor banget, Sidiq!” teriak beberapa siswi kelas X IPS B, sedangkan Cleona sudah melayangkan botol plastik air mineral yang isinya sudah setengah habis milik Nirmala.

“Hati-hati Cle sama OSIS satu itu, paling bisa dia adu domba. Dan akan melabrak siapa saja yang dia gak suka.” Kata salah satu teman perempuan sekelasnya yang lain.

“Iya benar, Kakak gue alumni sini dan dia ngasih tahu gue siapa aja yang selalu bertindak sok senior di sekolah. Kakak gue bilang lebih baik gak kenal dia dari pada dapat masalah, katanya sih dia kalau ngelabrak kejam. Bahkan berani dia ngelabrak kakak kelasnya sendiri cuma gara-gara laki-laki.” Jelas teman Clona yang duduk di bangku belakangnya.

“Thanks untuk infonya, tapi gue gak kenal dia, apa lagi buat gara-gara sama Si Nia itu. Malah kayaknya gue baru pertama kali ini lihat tuh orang,” ucap Cleona heran. Semua yang ada di sana mengedikan bahu, sama-sama heran.

“Mungkin karena lihat lo dekat sama Kak Rapa. Dia 'kan naksir berat sama Kak Rapa sejak dulu."

“Gila, gue baru sekolah di sini seminggu udah punya musuh aja, cuma gara-gara si Rapa pula, ck!” Cleona menggeleng-gelengkan kepala tak percaya.

Dalam hati ia menjerit ingin sekali dirinya pindah sekolah saat ini juga. Cleona bukan takut pada kakak kelas kejam yang bernama Nia itu, atau perempuan-perempuan ganas lainnya, tapi Cleona hanya ingin sekolah dengan tenang dan tidak selalu bertemu dan melihat laki-laki menyebalkan yang membuat ketenangannya sulit ia gapai.

Tidak lama guru datang dan aktivitas belajar di mulai setelah lebih dulu guru tersebut melakukan pengenalan juga mengabsen satu persatu murid kelas ini. Cleona kadang bingung kenapa guru matematika selalu menyeramkan dan datar? Apa karena terlalu banyak menghapal angka? Terlalu lelah menghitung dan aljabar lainnya atau banyak tertimpuk kamus berisi rumus sampai membuat wajah mereka tegang dan kehilangan ekspresi menyenangkan? Ia kira guru Matematika di kelas IPS akan sedikit lebih santai dan menyenangkan, tahunya sama saja. Beruntung Cleona tidak memiliki cita-cita menjadi guru Matematika nantinya.

🍒🍒🍒

Bel istirahat berbunyi nyaring, membuat semua murid X IPS B menghela napas lega, karena pelajaran yang membuat otak mumet itu akhirnya selesai juga. Guru yang masih menulis di papan putih itu menghentikan pekerjaannya dan menutup spidol birunya. “Baiklah anak-anak pelajaran hari ini selesai. Bertemu kembali di pertemuan selanjutnya.”

Satu per satu siswa mulai keluar dari kelas termasuk Cleona, Alisya, Shafa dan Nirmala. Ke empat remaja itu lebih dulu mendatangi kelas sebelah untuk menghampiri Clara dan mengajak satu lagi sahabatnya itu untuk ke kantin. Sebelum Cleona dan teman-temannya sampai di ambang pintu kelas Clara, gadis itu lebih dulu menampakan diri dengan senyum mengembang di bibirnya.

“Baru aja gue niat ke kelas kalian,” ucap Clara menghampiri. Ternyata perempuan cantik itu tidak sendiri, melainkan besama seorang gadis seusia mereka yang tentu saja belum Cleona dan lainnya kenal.

“Mau ke kantin 'kan?” ke empatnya mengangguk sebagai jawaban kemudian berjalan bersama-sama.

“Ngomong-ngomong kita belum kenalan, nama lo siapa?” Cleona bertanya pada teman baru Clara.

“Kenalin, gue Kayla,” ucapnya tersenyum sembari mengulurkan tangan, Cleona menyambut dengan senyum pula begitu juga dengan ketiga orang lainnya, Alisya, Nirmala dan Shafa.

Kantin cukup penuh saat ini, membuat ke enam gadis itu sulit mendapatkan tempat duduk yang sekiranya akan cukup untuk mereka. Sampai suara seseorang yang begitu di kenal memanggil membuat beberapa orang yang ada di kantin menoleh pada asal suara, begitu juga dengan si pemilik nama.

“Queen, Ratu sini!”

Cleona dan Clara saling menoleh, seolah berbicara lewat tatapan mata keduanya mengedikan bahu, dan berjalan menghampiri Rapa, orang yang baru saja memanggil. Shafa dan Alisya jelas tahu siapa Rapa dan apa hubungan laki-laki tampan itu dengan Clara, berbeda dengan Nirmala dan Kayla yang tidak tahu mengenai gadis cantik itu.

“Emang cukup buat kita berenam, Rap?” Clara bertanya saat sampai di depan kakaknya itu.

“Cukup kok, badan kalian kan kecil-kecil, kecuali lo!" tunjuk Rapa ke arah Cleona yang berdiri diam di samping Clara, wajah judesnya semakin terlihat sadis apa lagi saat sebuah delikan perempuan itu layangkan.

“Jadi, maksud lo gue gendut?” dengan polosnya Rapa mengangguk.

“Itu pujian atau hinaan?” lagi Cleona melayangkan pertanyaan.

“Pujian dong Queen, mana berani gue ngehina lo." Jawab Rapa mengedipkan sebalah matanya genit.

“Udah ah jangan banyak drama, sini duduk, pegal nanti kaki lo pada,” ucap Rapa seraya meminta teman-temannya untuk bergeser. “Ratu duduknya di sebelah sini sayang, jangan dekat-dekat Nino, nanti dia pegang-pegang lo." Lanjut Rapa pada adik tersayangnya itu. Clara hanya menurut dan duduk di selah Rapa, sementara Cleona setelah Clara di susul Nirmala, dan Shafa, Kayla serta Alisya duduk di seberangnya.

“Hallo Kak Akbar, makin ganteng aja sih Kak, bikin Lisya tambah suka,” celutuk Alisya dan duduk di samping Nino.

“Lo beneran suka gue, Sya?” Akbar bertanya penasaran, perempuan cantik dengan rambut di kuncir satu itu menggelengkan kepalanya denga polos seraya berkata, “enggak.”

Saking polosnya Alisya menjawab pertanyaan Akbar membuat laki-laki itu menggeram gemas, sedangkan semua orang yang berada di meja itu puas menertawakan laki-laki tampan nan imut itu.

“Anggota baru, Cle?” tanya Chiko menunjuk pada Kayla dan Clara.

“Kayak girl band aja pake anggota baru segala,” ucap Daniel menoyor kepala sahabat satunya itu.

“Ini Clara, Kak dan itu Kayla dia emang teman baru kita kalau Clara udah dari SMP, eh dari lahir." Ralat Cleona.

“Kalian Sodaraan?” kini giliran Dava yang bertanya. Kompak Cleona dan Clara menggeleng.

Satu per satu dari ke enam laki-laki itu memperkenalkan diri pada Kayla, sementara pada Clara minus Rapa, karena jelas saja laki-laki itu mengenal dekat perempuan cantik dengan rambut panjang yang tidak jauh berbeda dengan Cleona.

Selesai dengan acara perkenalan, semuanya menikmati makanan masing-masing di temani dengan obrolan ngaler ngidul juga candaan yang membuat mereka semakin akrab dan mengenal satu sama lain. Saat Cleona menoleh pada arah depan dimana di sana duduk beberapa orang perempuan yang salah satu dari mereka Cleona kenal.

Matanya tidak sengaja bertatapan dengan orang itu, kemudian delikan tak suka Cleona dapatkan, tapi jelas tidak ia pedulikan itu. Cleona tidak takut, karena bagaimana pun sudah jelas bahwa dirinya tidak sama sekali mencari gara-gara pada orang itu.

Terpopuler

Comments

Raisahan Nur

Raisahan Nur

2

2021-06-13

0

Drabia Sephia

Drabia Sephia

Alisya lucu banget si hahahah
gemesshhh

2021-02-11

1

Qwer_in

Qwer_in

puyeng ni pala w banyakan banget orngny

2020-05-19

5

lihat semua
Episodes
1 Perkenalan Tokoh
2 1. Hari Pertama yang Menyebalkan
3 2. Hari Pertama yang Masih Berlanjut
4 3. Posesif
5 4. Perempuan Keras Kepala
6 5. Ada Apa Dengan Cleona?
7 6. Wanita PMS yang Menyebalkan
8 7. OSIS Menyebalkan
9 8. Awal Masalah
10 9. Awal Ketenangan yang Terancam
11 10. Ke KUA
12 11. Kantuk Menyerang
13 12. Sweet Moment
14 13. Alasan Cleona
15 14. Jangan Mengalah
16 15. Menegaskan
17 16. Kencan
18 17. Pelindung
19 18. Gombal Lagi, Gombal Lagi
20 19. Sama Adik Sendiri kok Cemburu
21 20. Kata yang Terdengar Manis
22 21. Rubah Sialan
23 22. Pulang Tanpa Rapa
24 23. Berakhir Dengan Perdebatan
25 24. Alvin
26 25. Teman Baru
27 26. Efek Jatuh Cinta
28 27. Jangan Tinggalkan Abang, Queen
29 28. Nikah Muda (?)
30 29. Resiko Cowok Ganteng
31 30. Arumanis Cinta
32 31. Pasar Malam dan Kembang Api
33 32. Abaikan Netizen
34 33. Kesialan yang Menimpa
35 34. Terbongkar
36 35. Apa Boleh Aku Cemburu?
37 36. Seberharga itu kah?
38 37. Pertengkaran
39 38. Kemarahan Rapa
40 39. Kesedihan yang Bertambah
41 40. Terlambat
42 41. Demi Kamu Aku Rala Memendam Sakit
43 42. Berakhir
44 43. Kepergian
45 44. Kesedihan yang tak juga mengering
46 45. Kepulangan
47 46. Baikan
48 47. Kabar Mengejutkan
49 48. Bad Mood
50 49. Harusnya Aku
51 50. Kutunggu Jandamu
52 51. Jangan Menyerah
53 52. Panik
54 53. Happy Birthday
55 54. Jangan Pisahkan Kami Lagi
56 55. Rasa Malu yang Sesungguhnya
57 56. Merindukan
58 57. Mau balikan apa enggak?
59 58. Balikan
60 59. Bulan Depan
61 60. Kebobolan
62 61. Gaun Pengantin
63 62. Sabar
64 63. Selalu ada Perdebatan
65 64. Pemakaman
66 65. Restu
67 66. Ijab Kobul
68 67. Resepsi
69 68. Sahabat Lucknut
70 69. Proyek Perdana
71 70. Senjata Makan Tuan
72 71. Keluarga Aneh
73 72. Kelebihan
74 73. Ancaman
75 74. Untuk Pertama Kali
76 75. Percayalah
77 76. Wedding Clara-Birma #1
78 77. Wedding Clara-Birma #2
79 78. Antara Menantu dan Mertua
80 79. Maafkan
81 80. Kekonyolan Hakiki
82 81. Jangan Ada Gangguan, Please!
83 82. Night Moment
84 83. Leo yang Malang
85 84. Kata Cinta
86 85. Antara Lak-laki atau Perempuan
87 86. Pengganggu
88 87. Pamit
89 88. Mulai Berlebihan
90 89. Kabar Bahagia
91 90. Mulai Mengidam
92 91. Rapa Memang Berbeda
93 92. Terkabul
94 93. Beban Pikiran
95 94 Permintaan Maaf Dari Masa Lalu
96 95 Tolong Sudahi
97 96. Seumur Hidup Bersamamu
98 97. Berbagi Kesedihan
99 98. Tom & Jerry
100 99. Gara-gara Tamu tak di Undang
101 100. Selalu Dijadikan Alasan
102 101. Kembalinya Si Rubah
103 102. Sensitif
104 103. Tak Paham
105 104. Penonton Tanpa Bayaran
106 105. Quality Time With Friend
107 106. Sama-sama Belajar
108 107. Menyambut Kepulangan
109 108. Butuh Kesabaran Ektra
110 109. Menjelang Persalinan
111 110. Keluarga Menyebalkan
112 111. Welcome to the world
113 Special Episode Lyra-Pandu
114 112. Ayah Siaga
115 113. Berencana
116 114. Selalu Kena Bully
117 115. Terkontraminasi
118 116. Kemarahan Leo
119 117. Kedatangan Si Peganggu
120 118. Kabar dari Levin
121 119. Drama Keluarga
122 120. Cemburu itu Wajar
123 121. Quality Time With Friend #2
124 122. Flashback
125 123. Idaman
126 124. Bukan Sekedar Gombalan
127 125. Flashback #2
128 126. Surprised Birthday
129 127. Cemas
130 128. Kritis
131 129. Memancing Emosi
132 130. Izinkan Aku Menjadi Kakimu untuk Melangkah
133 131. Rasa Strawberry
134 132. Tiada yang Lebih Sempurna
135 133. Mimpimu Terlalu Indah
136 134. Kekalahan Si Wanita Rubah
137 135. Untuk Segalanya
138 136. Kesibukan Pagi Hari
139 137. Permintaan Laura
140 138. Bukan Sekedar Ancaman
141 139. Tak Ingin Berpisah
142 140. Tanpa Rapa
143 141. Rapa yang Malang
144 142. Berusaha Untuk Sembuh
145 143. Tunggu Aku Sayang
146 144. Kerinduan
147 145. Kenapa Harus Malu?
148 146. Kejutan Cleona
149 147. Thanks and I Love You (END)
150 Bonus Chapter 1.
151 Bonus Chapter 2
152 Bonus Chapter 3
153 Bukan Update!!
154 INFO !!!
Episodes

Updated 154 Episodes

1
Perkenalan Tokoh
2
1. Hari Pertama yang Menyebalkan
3
2. Hari Pertama yang Masih Berlanjut
4
3. Posesif
5
4. Perempuan Keras Kepala
6
5. Ada Apa Dengan Cleona?
7
6. Wanita PMS yang Menyebalkan
8
7. OSIS Menyebalkan
9
8. Awal Masalah
10
9. Awal Ketenangan yang Terancam
11
10. Ke KUA
12
11. Kantuk Menyerang
13
12. Sweet Moment
14
13. Alasan Cleona
15
14. Jangan Mengalah
16
15. Menegaskan
17
16. Kencan
18
17. Pelindung
19
18. Gombal Lagi, Gombal Lagi
20
19. Sama Adik Sendiri kok Cemburu
21
20. Kata yang Terdengar Manis
22
21. Rubah Sialan
23
22. Pulang Tanpa Rapa
24
23. Berakhir Dengan Perdebatan
25
24. Alvin
26
25. Teman Baru
27
26. Efek Jatuh Cinta
28
27. Jangan Tinggalkan Abang, Queen
29
28. Nikah Muda (?)
30
29. Resiko Cowok Ganteng
31
30. Arumanis Cinta
32
31. Pasar Malam dan Kembang Api
33
32. Abaikan Netizen
34
33. Kesialan yang Menimpa
35
34. Terbongkar
36
35. Apa Boleh Aku Cemburu?
37
36. Seberharga itu kah?
38
37. Pertengkaran
39
38. Kemarahan Rapa
40
39. Kesedihan yang Bertambah
41
40. Terlambat
42
41. Demi Kamu Aku Rala Memendam Sakit
43
42. Berakhir
44
43. Kepergian
45
44. Kesedihan yang tak juga mengering
46
45. Kepulangan
47
46. Baikan
48
47. Kabar Mengejutkan
49
48. Bad Mood
50
49. Harusnya Aku
51
50. Kutunggu Jandamu
52
51. Jangan Menyerah
53
52. Panik
54
53. Happy Birthday
55
54. Jangan Pisahkan Kami Lagi
56
55. Rasa Malu yang Sesungguhnya
57
56. Merindukan
58
57. Mau balikan apa enggak?
59
58. Balikan
60
59. Bulan Depan
61
60. Kebobolan
62
61. Gaun Pengantin
63
62. Sabar
64
63. Selalu ada Perdebatan
65
64. Pemakaman
66
65. Restu
67
66. Ijab Kobul
68
67. Resepsi
69
68. Sahabat Lucknut
70
69. Proyek Perdana
71
70. Senjata Makan Tuan
72
71. Keluarga Aneh
73
72. Kelebihan
74
73. Ancaman
75
74. Untuk Pertama Kali
76
75. Percayalah
77
76. Wedding Clara-Birma #1
78
77. Wedding Clara-Birma #2
79
78. Antara Menantu dan Mertua
80
79. Maafkan
81
80. Kekonyolan Hakiki
82
81. Jangan Ada Gangguan, Please!
83
82. Night Moment
84
83. Leo yang Malang
85
84. Kata Cinta
86
85. Antara Lak-laki atau Perempuan
87
86. Pengganggu
88
87. Pamit
89
88. Mulai Berlebihan
90
89. Kabar Bahagia
91
90. Mulai Mengidam
92
91. Rapa Memang Berbeda
93
92. Terkabul
94
93. Beban Pikiran
95
94 Permintaan Maaf Dari Masa Lalu
96
95 Tolong Sudahi
97
96. Seumur Hidup Bersamamu
98
97. Berbagi Kesedihan
99
98. Tom & Jerry
100
99. Gara-gara Tamu tak di Undang
101
100. Selalu Dijadikan Alasan
102
101. Kembalinya Si Rubah
103
102. Sensitif
104
103. Tak Paham
105
104. Penonton Tanpa Bayaran
106
105. Quality Time With Friend
107
106. Sama-sama Belajar
108
107. Menyambut Kepulangan
109
108. Butuh Kesabaran Ektra
110
109. Menjelang Persalinan
111
110. Keluarga Menyebalkan
112
111. Welcome to the world
113
Special Episode Lyra-Pandu
114
112. Ayah Siaga
115
113. Berencana
116
114. Selalu Kena Bully
117
115. Terkontraminasi
118
116. Kemarahan Leo
119
117. Kedatangan Si Peganggu
120
118. Kabar dari Levin
121
119. Drama Keluarga
122
120. Cemburu itu Wajar
123
121. Quality Time With Friend #2
124
122. Flashback
125
123. Idaman
126
124. Bukan Sekedar Gombalan
127
125. Flashback #2
128
126. Surprised Birthday
129
127. Cemas
130
128. Kritis
131
129. Memancing Emosi
132
130. Izinkan Aku Menjadi Kakimu untuk Melangkah
133
131. Rasa Strawberry
134
132. Tiada yang Lebih Sempurna
135
133. Mimpimu Terlalu Indah
136
134. Kekalahan Si Wanita Rubah
137
135. Untuk Segalanya
138
136. Kesibukan Pagi Hari
139
137. Permintaan Laura
140
138. Bukan Sekedar Ancaman
141
139. Tak Ingin Berpisah
142
140. Tanpa Rapa
143
141. Rapa yang Malang
144
142. Berusaha Untuk Sembuh
145
143. Tunggu Aku Sayang
146
144. Kerinduan
147
145. Kenapa Harus Malu?
148
146. Kejutan Cleona
149
147. Thanks and I Love You (END)
150
Bonus Chapter 1.
151
Bonus Chapter 2
152
Bonus Chapter 3
153
Bukan Update!!
154
INFO !!!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!