Delapan Belas

"Kebetulan karena kita saling mengenal, aku meminta tolong padamu untuk menjaga putriku, Nagita. Dan aku percayakan sepenuhnya kepadamu," ujar Akram membuat Manda tak habis pikir.

Padahal responnya sudah berlebihan, berpikir yang bukan-bukan. Dan lelaki yang berdiri tak jauh darinya malah menganggap pertemuannya hanyalah angin lalu semata. Lalu apa jangan-jangan masalahnya dulu juga telah dilupakan olehnya begitu saja? Manda benar-benar tak habis pikir, karena sosok Akram adalah orang yang sulit dilupakan dari sekian deretan mantan-mantan pacarnya.

Diamati dengan seksama pun wajah Akram juga nampak datar saja, kini justru yang ditemukan oleh Manda adalah gurat lelah dari lelaki itu.

"Ka— kamu gak bertanya lebih ke aku? Langsung percaya sepenuhnya begitu?"

Akram menggeleng. "Hampir dua bulan aku mencari pengganti pengasuh untuk putriku. Sudah ada dua orang yang mencobanya tapi mereka hanya bertahan tiga hari, paling lama seminggu."

"Jadi aku orang ketiga yang datang," sela Manda. Akram pun mengangguk membenarkan. "Apa dia anak yang bandel atau bagaimana?"

"Kira-kira seperti itu, wajar Nagita masih anak-anak. Lagi pula dia baru beradaptasi dengan lingkungan baru, makanya sering rewel," jelas Akram.

"Jadi memang kamu sedang butuh sekali seorang pengasuh?"

"Ya begitulah."

Manda pun menghela napas pendek. "Baiklah aku akan mencobanya, tapi ini semata karena kamu memang sedang butuh pengasuh. Kalau untuk aku pribadi sebenarnya aku gak butuh-butuh banget dengan pekerjaan ini, hanya aku sedang kesulitan mencari kerja yang sesuai dengan keahlianku," jelas Manda menekankan kalau yang butuh itu Akram, dan meyakinkan bahwa kedatangannya adalah sebuah keberuntungan bagi lelaki itu.

Tapi tunggu, dua orang mengundurkan diri dalam kurun waktu seminggu. Jadi bisa dibayangkan kelakuan putri Akram yang begitu nakal, dan lagi-lagi Manda berfikir dia pasti bisa mengatasinya. Bukankah Nagita hanya bocah berusia tiga tahun, batinnya.

"Terimakasih kalau begitu," sahut Akram.

Dan Manda mengangguk-anggukan kepalanya lalu bergumam, "Ya memang kamu harus berterimakasih padaku."

"Karena waktunya juga sudah sangat malam, besok pagi aku berikan surat kontrak kerjanya. Minimal satu tahun bekerja disini, dan dengan masa percobaan dua minggu. Kamu bersedia atau tidaknya melanjutkan semua akan aku serahkan kepadamu."

"Harus ada surat kontrak?" tanya Manda seperti tak percaya.

"Iya, karena dari pihakku sendiri meminta jelas data dari setiap pekerja yang bekerja di tempatku."

"Agar belakangnya lebih enak dan mengurangi tingkat kecurigaan bila mana salah satu pekerjamu berbuat kesalahan, lalu kabur dari masalah dan dengan mudah kamu menemukannya?" tebak Manda secara terperinci.

"Iya, lebih tepatnya begitu," sahut Akram membenarkan.

"Oke lah, aku gak masalah. Kamu juga harus cantumkan berapa tunjangan yang akan aku dapat selama mengurus putrimu."

Akram mengangguk. "Lebih jelasnya nanti berkasnya bisa kamu baca dahulu sebelum kamu tandatangani."

"Oke," sahut Manda mengangguk setuju.

"Sudah terlalu larut, kalau begitu aku permisi dulu. Matikan lampu jika tak memakai tempat ini," ujar Akram yang kemudian beranjak mengambil tas kerja dan jasnya yang tersampir di salah kursi dapur.

Sedangkan Manda yang masih duduk di kursinya menggerutu menyebut Akram sosok yang pelit dan teelalu idealis dalam berfikir. Namun ada satu yang dia perhatikan, sosok Akram yang tak banyak berubah. Wajah lelaki itu masih saja nampak kalem dan tampan di matanya, dan sekarang telah menampakkan pesona kedewasaan yang Manda yakini daya karismatiknya mampu memikat wanita mana pun yang melihatnya. Termasuk dirinya yang sekarang ini.

Aisssttt... Manda berdesis, menggeleng dan segera menepis anggapan yang baru saja bersliweran di otaknya tadi.

To be Continue

Terpopuler

Comments

sukma kirei

sukma kirei

ohh ternyata ini scuelnya 'Senandung Impian'....
mmg akram baik bgt, dulu q kira dia bakaln jd jodohnya ayu, eh ternyata kevin jodohnya 😘💕

2021-03-26

0

Iffa Aning Rumtyas

Iffa Aning Rumtyas

menarik ceritanya

2020-12-25

0

Elly Kurnia

Elly Kurnia

ayu aja langsung klepek" 1x ketemu ma akram.. masih inget banget perjuangan ayu nyusul akram ke bandara sampe nangis" karena mau pisah

2020-12-14

1

lihat semua
Episodes
1 Satu
2 Dua
3 Tiga
4 Empat
5 Lima
6 Enam
7 Tujuh
8 Delapan
9 Sembilan
10 Sepuluh
11 Sebelas
12 Dua Belas
13 Tiga Belas
14 Empat Belas
15 Lima Belas
16 Enam Belas
17 Tujuh Belas
18 Delapan Belas
19 Sembilan Belas
20 Dua Puluh
21 Dua Satu
22 Dua Dua
23 Dua Tiga
24 Dua Empat
25 Dua Lima
26 Dua Enam
27 Dua Tujuh
28 Dua Delapan
29 Dua Sembilan
30 Tiga Puluh
31 Tiga Satu
32 Tiga Dua
33 Tiga Tiga
34 Tiga Empat
35 Tiga Lima
36 Tiga Enam
37 Tiga Tujuh
38 Tiga Delapan
39 Tiga Sembilan
40 Empat Puluh
41 Empat Satu
42 Empat Dua
43 Empat Tiga
44 Empat Empat
45 Empat Lima
46 Empat Enam
47 Empat Tujuh
48 Empat Delapan
49 Empat Sembilan
50 Lima Puluh
51 Lima Satu
52 Lima Dua
53 Lima Tiga
54 Lima Empat
55 Lima Lima
56 Lima Enam
57 Lima Tujuh
58 Lima Delapan
59 Lima Sembilan
60 Enam Puluh
61 Enam Satu
62 Enam Dua
63 Enam Tiga
64 Enam Empat
65 Enam Lima
66 Enam Enam
67 Enam Tujuh
68 Enam Delapan
69 Enam Sembilan
70 Tujuh Puluh
71 Tujuh Satu
72 Tujuh Dua
73 Tujuh Tiga
74 Tujuh Empat
75 Tujuh Lima
76 Tujuh Enam
77 Tujuh Tujuh
78 Tujuh Delapan
79 Tujuh Sembilan
80 Delapan Puluh
81 Delapan Satu
82 Delapan Dua
83 Delapan Tiga
84 Delapan Empat
85 Delapan Lima
86 Delapan Enam
87 Delapan Tujuh
88 Delapan Delapan
89 Delapan Sembilan
90 Sembilan Puluh
91 Sembilan Satu
92 Sembilan Dua
Episodes

Updated 92 Episodes

1
Satu
2
Dua
3
Tiga
4
Empat
5
Lima
6
Enam
7
Tujuh
8
Delapan
9
Sembilan
10
Sepuluh
11
Sebelas
12
Dua Belas
13
Tiga Belas
14
Empat Belas
15
Lima Belas
16
Enam Belas
17
Tujuh Belas
18
Delapan Belas
19
Sembilan Belas
20
Dua Puluh
21
Dua Satu
22
Dua Dua
23
Dua Tiga
24
Dua Empat
25
Dua Lima
26
Dua Enam
27
Dua Tujuh
28
Dua Delapan
29
Dua Sembilan
30
Tiga Puluh
31
Tiga Satu
32
Tiga Dua
33
Tiga Tiga
34
Tiga Empat
35
Tiga Lima
36
Tiga Enam
37
Tiga Tujuh
38
Tiga Delapan
39
Tiga Sembilan
40
Empat Puluh
41
Empat Satu
42
Empat Dua
43
Empat Tiga
44
Empat Empat
45
Empat Lima
46
Empat Enam
47
Empat Tujuh
48
Empat Delapan
49
Empat Sembilan
50
Lima Puluh
51
Lima Satu
52
Lima Dua
53
Lima Tiga
54
Lima Empat
55
Lima Lima
56
Lima Enam
57
Lima Tujuh
58
Lima Delapan
59
Lima Sembilan
60
Enam Puluh
61
Enam Satu
62
Enam Dua
63
Enam Tiga
64
Enam Empat
65
Enam Lima
66
Enam Enam
67
Enam Tujuh
68
Enam Delapan
69
Enam Sembilan
70
Tujuh Puluh
71
Tujuh Satu
72
Tujuh Dua
73
Tujuh Tiga
74
Tujuh Empat
75
Tujuh Lima
76
Tujuh Enam
77
Tujuh Tujuh
78
Tujuh Delapan
79
Tujuh Sembilan
80
Delapan Puluh
81
Delapan Satu
82
Delapan Dua
83
Delapan Tiga
84
Delapan Empat
85
Delapan Lima
86
Delapan Enam
87
Delapan Tujuh
88
Delapan Delapan
89
Delapan Sembilan
90
Sembilan Puluh
91
Sembilan Satu
92
Sembilan Dua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!