Pertengkaran

"Berbicara angel,papa tau kamu bukan orang bisu,jangan jadi anak bodoh yang tidak ingin berbicara,jawab papa dan keluarkan suaramu sebelum papa buat kamu benar-benar tidak bisa berbicara!" Bentak tuan prabu.

"Jangan minta aku untuk berbicara atau kalian semua akan mendekam dipenjara dan hidup menderita." Desis angela dalam hati,dia tidak ada ekspresi apapun,kemudian langsung pergi dari sana dan menaiki anak tangga.

"ANGELA ZHANG!!!" Teriak tuan prabu tapi angela tidak peduli,namun saat ditangga ke dua,dia melihat sebuah guci mahal disamping,Angela mengambil guci itu dan....

Prang

"TIDAK!!!" Pekik ella melihat guci kesayanganya kini hancur dilantai,dan pelakunya adalah angela,tanpa rasa bersalah angela menaiki tangga menuju kamarnya.

"Ini salah satu bentuk pemberontakan gue." Ucapnya dalam hati. Angela memasuki kamar,angela mengeluarkan laptopnya dan mulai menghidupkan. Angela mengotak atik laptopnya,dia terlihat serius dan sesekali mengerutkan keningnya,kemudian angela menutupnya kembali dan menyenderkan punggungnya disandaran kursi.

"Apa gue mulai sekarang?tapi gue terlalu nyaman dengan hidup tenang,tapi kalau tidak melakukan apa-apa, untuk apa usaha gue selama ini." Gunam angela yang dilema,dia mulai menjadi orang pemberontak.

Dulu,jika rumah angela akan menghindari keributan dengan orang-orang dirumahnya,jika makan dan dia ditegur,dia memilih pergi dari pada mendengar ucapan mereka,begitu juga disekolah. Saat melihat keramaian dia lebih memilih memutar jalan dan mencari jalan sepi,tapi sekarang tidak lagi,angela menjadi bodoh amat,dia akan melakukan sesukanya jika diusik maka dia akan balas,jika diganggu dia akan melawan.

Angela bangkit dan berbaring diatas kasurnya,dia berbaring dan memilih tidur aja,tidak peduli dengan apa yabg trjadi diluar,mungkin ella pingsan melihat guci yang dua breli diluar negri dengan harga puluhan juta itu hancur dilantai,tapi angela tidak peduli.

...****************...

Gara dan kelima temanya kini ada dimarkas mereka,sedari tadi mereka mengumpat kesal karna ban motor mereka yang kempes sehingga harus menunggu jemputan. Dan yang pling emosi adalah gara,dia sedari tadi emosi,bahkan di ajak bicara oleh teman-temanya saja dia langsung emosi. "Ready,cari tau cewek bisu itu,dan besok kita eksekusi." Perintanya dengan tatapan dingin.

"Hemm,gue cari dulu." Ucap ready kemudian bangkit dan berjalan ke arah satu ruangan yang ada disana.

"Loh nggak mau cari tau dulu pelakunya?kenapa lo yakin banget kalau tuh cewek pelakunya?kalau salah gimana?" Tanya raka,sebagai OSIS untuk masalah ini,jelas dia akan ku urus tapi sebelum menuduh ada baiknya mencari tau dulu,apa lagi jika ingin memberikan pelajaran.

"CK,gue yakin kalau cewek itu yang lakuin,tapi kalau lo mau yang lebih jelas tidak apa-apa,gem, ambiliin gue laptop." Pinta gara dan gemal bangkit untuk mengambil laptop buat gara,"Nie bos."ucapnya

Gara mengambil dan menghidupkan leptopnya,dia mulai mencari rekaman cctv sekolahan dibagian parkiran,tak lama dia berhasil membukanya,dan mereka bisa melihat angela mengempeskan ban mereka.

"Tuh lo lihat,memang benar-benar siapan tib cewek,lihat aja,gue pstiin dia akan menyesal cari masalah sama gue." Tekatnya,seumur hidup tidak ada yang berani macam-macam dengan dirinya,seorang anak dari malvin maicel,orang terkaya diasia.

Paling disegani dan memiliki kekayaan sampau ke internasional,tidak hanya sekolah,tapi hotel,pabrik minyak,perusahaan kosmetik,perusahaan makanan,pabrik mobil,dan masih banyak perusahaan besar lainya. Tuan malvin menjadi taja bisnis yang dikeal banyak orang,sayangnya memiliki anak tunggal yang bertolak belakang denganya,jika tangan dingginya mampu membangun berbagai perusahaan,justru sang putra selalu membuat kekacauan dimana pun.

"Tapi gar,kayaknya lo jangan sampai keluarin tuh cewek dari sekolah."ucap gemal. "Kenapa?"tanya gara.

"Kalau masih disekolah,kita bakal bebas kerjaiin dia kan,"jawab gemal membuat gara membenarkan ucapan gemal.

"Lo bener juga,berarti tuh cewek akan gue buat tetap di sekolah tapi buat dia akan menjadi sekolah neraka." Ucap gara dengan senyum sinis dan rencana jahat yang memenuhi otaknya.

Tak lama,ready keluar dan duduk dihadapan gara. "Namanya Angela zhang,keluarganya cukup kaya,dan dia ternyata punya saudara yang satu sekolah juga dengan kita,namanya camila zhang,orang tuanya bernama prabu dan cella,dan lo benar kalau angela anak beasiswa,cuma itu yang gue tau,untuk masalah dia bisu atau tidak gue ngak dapat,karna menurut informasi dia mulai menjadi pendiam sejak umur tiga tahun." Jelas ready

"Lo nggak dapat apa-apa tentang tu cewek?mungkin aibnya atau apa gitu?"tanya gara.

"Ngak ada,disana sama dengan keluarga lain,oh iya dia nggak dekat sama orang tuanya,tapi gue nggak tau karna memang dia pendiam atau ada masalah. Karna gue sempat cari tentang keluarga zhang dia media,tapi yang muncul hanya mereka bertiga,angala ini ngak ada,padahal di datanya dia anak kadung." Jelas ready

"Oke cukup,sekarang cari job,gue mau balapn malam ini."Pinta gara, "Tapi motor masih dibengkel gar," Ucap aditya.

"Cuma kempes,loh fikir pompa ban butuh waktu berapa hari?Balapan nanti malam bukan sekarang." Ucapan gara dengan nada kesal

"Iya soryy," Ujar aditya karna gara malah ngegas.

...****************...

"Pokoknya anak itu harus ganti rugi,ini guci kesayangan aku,dan aku belinya mahal di paris." Dari siang sampai malam hari,ella masih meneriaki tentang gucinya yang pecah,jika tidak ditahan oleh tuan prabu,mungkin ella kini sudah mendobrak pintu kamar angela.

"Papa akan ganti guci kamu,tapi sudah jangan marah-marah lagi,ini sudah malam."Ucap tuan prabu menenagkan sang istri.

"Mau beli dimana?kamu fikir kamu bisa dapat yang sama presis seperti guci aku?itu dapatnya susah tau pah,"kesal ella.

"Papa belikan yang lebih mahal dari itu,"ucap tuan prabu membuat ella menoleh. "Kamu yakin?" Tanya ella,karna dua sudah menincar satu guci yang harganya sangat mahal jadi belim bisa dia beli saampai sekarang.

"Iya,"angungan tuan prabu.

"Makasih pah,"ucap ella memeluk sang suami." Akhirnya aku bisa dapat guci mahal itu,aku bisa pamer dengan teman-teman aku,dan untuk anak sialan itu,aku harus tetap memberinya pelajaran."Gunamnya dalam hati

"Yasudah,sekarang kita tidur ini sudah cukup larut." Ajak tuan prabu lalu mengandeng sang istri ke kamar,Sedangkan seorang gadis yaitu angela,kini berdiri di anak tangga dan mendengarkan semua percakapan mereka,tangganya mengepal erat melihat keromantisan mereka.

"Keluarga yang cukup bahagia,tapi gue pastikan tidak akan berlangsung lama,tunggu saja tanggal mainnya." Gunamnya kemudian berjalan ke arah dapur,Angela melawatkan makan malam,dan baru turun sekarang.

Terpopuler

Comments

Tiara Bella

Tiara Bella

cella itu mmh kandungnya anggela bukan sh

2024-12-13

0

Lina Yuliana

Lina Yuliana

thor maaf banyak gulisan yang salah

2025-03-01

0

Imam Alqurthubi

Imam Alqurthubi

banyak banget typo nya

2025-01-27

0

lihat semua
Episodes
1 Awal
2 Hari yang sial
3 Pertengkaran
4 Pagi yang buruk
5 Gara yang aneh
6 Flashdisk
7 Taruhan
8 Ulang tahun mila
9 Makan bersama
10 Kepikiran angela
11 Bu amelia
12 Ulang tahun angela
13 Perubahan gara
14 Skors
15 Berteman
16 lanjutan
17 Di Tembak
18 Jadian
19 lanjutan jadian
20 masih lanjutan
21 Berani melawan
22 Lanjutan
23 Hadiah
24 Lanjutan
25 Terluka
26 Kaluar dari rumah
27 Lanjutan
28 Balapan
29 Lanjutan
30 Mencari identitas angela
31 Lanjutan
32 Fakta dan kehancuran
33 Lanjutan
34 Lemahnya angela
35 Lanjutan
36 Menyerah?
37 lanjutan
38 Kritis
39 lanjutan
40 Siapa angela?
41 Menemui gara
42 lanjutan
43 Permohonan maaf gara
44 lanjutan
45 Menunggu kabar
46 lanjutan
47 Sadar
48 lanjutan
49 Ayah dan putrinya
50 Usaha kabur
51 Kembali
52 Lanjutan
53 Kesakitan Angela
54 Kehidupan Angela
55 Lelahnya Angela
56 Perubahan Angela
57 Lanjutan
58 Mulai rencana
59 Surat warisan
60 Lanjutan
61 Sedikit pembalasan
62 Gara Mengamuk
63 Lanjutan
64 Pengacara Andi
65 Lanjutan
66 Makan malam dengan mila
67 Lanjutan
68 Baikan
69 Cerita dari andre
70 lanjutan
71 Kisah Angeli
72 Lanjutan
73 Mengungkap
74 Ketakutan Prabu
75 Mengalahkan Gara
76 Rencana jahat ella
77 lanjutan
78 Memasang CCTV
79 Hilang kepercayaan
80 Mencari Angela
81 Lanjutan
82 Pelukan yang hilang
83 lanjutan
84 Ingatan yang berputar
85 Sekolah kembali
86 Lanjutan
87 Bermain di dalam permainan
88 Lanjutan
89 Menolak
90 Bertemu ifan
91 Rasa Lelah
92 Tersebar
93 Lanjutan
94 Membuat keributan
95 Lanjutan
96 Kemarahan Prabu
97 Rencana ella
98 Lanjutan
99 Pertunjukan untuk angela
100 Lanjutan
101 Terpesona berujung hampir celaka
102 Lanjutan
103 Di Patakan lagi
104 Lanjutan
105 Pertemuan sonya dan ella
106 Lanjutan
107 Membongkar kejahatan
108 Lanjutan
109 Mencari kunci
110 Lanjutan
111 Pengakuan Ella
112 Lanjutan
113 Ruangan
114 Kekejaman ella
115 Lanjutan
116 Hukuman
117 Hidup sendiri
118 Kehidupan mila
119 Salah paham perjodohan
120 Bukan ayah kandung
121 Kejujuran prabu
122 Mencari ayah kandung
123 Usaha gara
124 Ketakutan mila
125 Perkara tidur bersama
126 Anak kandung andre
127 Fakta baru lagi
128 Hujan-Hujanan
129 Sakit
130 Pertemuan ayah dan anak kandung
131 Lanjutan
132 Menyakinkan hati
133 Lanjutan
134 Menenangkan pikiran
135 Lanjutan
136 Ketahuan daddy
137 Pengawal untuk angela
138 Lanjutan
139 Obsesi casey
140 Lanjutan
141 Kemarahan casey
142 Di kenalkan ke keluarga daddy
143 Lanjutan
144 Menerima dan permintaan maaf casey
Episodes

Updated 144 Episodes

1
Awal
2
Hari yang sial
3
Pertengkaran
4
Pagi yang buruk
5
Gara yang aneh
6
Flashdisk
7
Taruhan
8
Ulang tahun mila
9
Makan bersama
10
Kepikiran angela
11
Bu amelia
12
Ulang tahun angela
13
Perubahan gara
14
Skors
15
Berteman
16
lanjutan
17
Di Tembak
18
Jadian
19
lanjutan jadian
20
masih lanjutan
21
Berani melawan
22
Lanjutan
23
Hadiah
24
Lanjutan
25
Terluka
26
Kaluar dari rumah
27
Lanjutan
28
Balapan
29
Lanjutan
30
Mencari identitas angela
31
Lanjutan
32
Fakta dan kehancuran
33
Lanjutan
34
Lemahnya angela
35
Lanjutan
36
Menyerah?
37
lanjutan
38
Kritis
39
lanjutan
40
Siapa angela?
41
Menemui gara
42
lanjutan
43
Permohonan maaf gara
44
lanjutan
45
Menunggu kabar
46
lanjutan
47
Sadar
48
lanjutan
49
Ayah dan putrinya
50
Usaha kabur
51
Kembali
52
Lanjutan
53
Kesakitan Angela
54
Kehidupan Angela
55
Lelahnya Angela
56
Perubahan Angela
57
Lanjutan
58
Mulai rencana
59
Surat warisan
60
Lanjutan
61
Sedikit pembalasan
62
Gara Mengamuk
63
Lanjutan
64
Pengacara Andi
65
Lanjutan
66
Makan malam dengan mila
67
Lanjutan
68
Baikan
69
Cerita dari andre
70
lanjutan
71
Kisah Angeli
72
Lanjutan
73
Mengungkap
74
Ketakutan Prabu
75
Mengalahkan Gara
76
Rencana jahat ella
77
lanjutan
78
Memasang CCTV
79
Hilang kepercayaan
80
Mencari Angela
81
Lanjutan
82
Pelukan yang hilang
83
lanjutan
84
Ingatan yang berputar
85
Sekolah kembali
86
Lanjutan
87
Bermain di dalam permainan
88
Lanjutan
89
Menolak
90
Bertemu ifan
91
Rasa Lelah
92
Tersebar
93
Lanjutan
94
Membuat keributan
95
Lanjutan
96
Kemarahan Prabu
97
Rencana ella
98
Lanjutan
99
Pertunjukan untuk angela
100
Lanjutan
101
Terpesona berujung hampir celaka
102
Lanjutan
103
Di Patakan lagi
104
Lanjutan
105
Pertemuan sonya dan ella
106
Lanjutan
107
Membongkar kejahatan
108
Lanjutan
109
Mencari kunci
110
Lanjutan
111
Pengakuan Ella
112
Lanjutan
113
Ruangan
114
Kekejaman ella
115
Lanjutan
116
Hukuman
117
Hidup sendiri
118
Kehidupan mila
119
Salah paham perjodohan
120
Bukan ayah kandung
121
Kejujuran prabu
122
Mencari ayah kandung
123
Usaha gara
124
Ketakutan mila
125
Perkara tidur bersama
126
Anak kandung andre
127
Fakta baru lagi
128
Hujan-Hujanan
129
Sakit
130
Pertemuan ayah dan anak kandung
131
Lanjutan
132
Menyakinkan hati
133
Lanjutan
134
Menenangkan pikiran
135
Lanjutan
136
Ketahuan daddy
137
Pengawal untuk angela
138
Lanjutan
139
Obsesi casey
140
Lanjutan
141
Kemarahan casey
142
Di kenalkan ke keluarga daddy
143
Lanjutan
144
Menerima dan permintaan maaf casey

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!