Kau!

"Apa sudah ada kabar lagi tentang gadis itu?" tanya seorang laki-laki yang terlihat begitu tampan dan dingin.

"Belum ada, Tuan! Kami sudah mencari ke seluruh kota, kini mereka juga sudah menjelajah hampir ke seluruh negara," ucap George asisten Lewis.

"Ini sudah lima tahun!" bentak Lewis sambil melemparkan asbak rokok yang ada di atas meja.

George hanya bisa menghindar dan diam. Hampir setiap minggu ia menghadapi kemarahan laki-laki ini.

Ruangan itu seketika hening tanpa suara, hingga dering ponsel mengalihkan perhatian mereka.

George memeriksa informasi yang baru saja ia terima. "Tuan, mereka mendapatkan informasi di kota Sanford!" ucapnya.

Lewis terdiam, dan menatap George dengan tajam. "Apa yang kau tunggu? Cari dia sampai ketemu!" bentak pria tampan itu dengan tidak sabar.

George hanya mengangguk dan memilih untuk keluar dari ruangan Lewis. Namun ketika membuka pintu, ia melihat seorang perempuan yang selalu mengganggu pekerjaannya beberapa tahun ini.

"Apa Lewis ada di dalam?" tanya Clara dengan sombong.

George hanya terdiam dan tidak menghiraukan sedikit pun apa yang dilakukan gadis ini.

Model cantik yang selalu menempel kepada Lewis tanpa rasa malu, walaupun pria tampan itu sering mengusirnya.

Namun karena dukungan dari Orang tua Lewis, membuat gadis itu keras kepala dan selalu menang jika berdebat dengan Lewis.

"Lihat saja nanti, kamu orang pertama yang akan saya pecat ketika saya resmi menjadi Nyonya Maddison!" ancam Clara.

George tetap tidak menghiraukan wanita ini. Ia langsung pergi dari sana dan kembali ke ruangannya.

Clara dengan kesal menghentakkan kakinya masuk ke dalam ruangan Lewis.

"Saya tidak ingin bertemu dengan siapapun hari ini!" ucap Lewis tanpa memperhatikan siapa yang masuk ke dalam ruangannya.

"Lewis, Mommy meminta kita untuk makan siang di restoran Prancis yang di sebrang jalan!" ucap Clara yang berjalan dengan anggun dan menggoda.

Lewis hanya terdiam dan menatap Clara dengan tajam. "Kau paham bahasa manusia?" ucapnya.

"Lewis, aku...,"

"KELUAR!!" bentak Lewis membuat nyali Clara ciut.

Ia langsung keluar dari ruangan itu dengan geram. Saat ini hanya titah dari Mommy Lewis yang bisa ia andalkan.

Awas saja kau! Cepat atau lambat, kau akan bertekuk lutut dihadapanku!. Batin Clara dengan amarah yang menguasainya.

*

*

Sementara itu Irene yang masih sibuk di restoran, dengan telaten melayani pembeli dengan ramah. Tak lupa dua pria kecil juga ikut membantunya.

"Ibu, Om itu terlihat mencurigakan!" ucap Diego menyelidik menatap dua orang laki-laki yang terus memperhatikan mereka.

Irene terdiam dan menatap arah pandangan Diego. Ia merasakan hal yang sama, namun tidak tau siapa mereka.

"Jangan main jauh-jauh, Nak! Atau kalian masuk saja ke dalam, biar Ibu yang membereskan sisanya," ucap Irene.

Devon terdiam, ia menghela napas dan langsung menarik tangan Diego untuk masuk ke dalam rumah.

"Kak, Ibu gimana?" tanya Diego yang tidak rela meninggalkan Irene di sana sendiri.

"Tenang saja, ada Uncle Ken di sini!" ucap Devon menatap ibunya dengan perasaan yang berbeda.

Dua pria kecil itu segera masuk ke dalam rumah dan berdiam diri sambil mengawasi CCTV.

"Kak, apa itu orang-orangnya Ayah Badjingan kita?" tanya Diego menatap layar laptop di hadapan mereka.

"Sepertinya begitu. Mereka sudah dua hari ada di sini dan memantau sekeliling. Apa Ayah Badjingan itu sudah mengetahui keberadaan kita?" tanya Devon dengan wajah datar.

"Kak, aku gak mau Ibu kenapa-napa!" lirih Diego dengan mata yang berkaca-kaca.

"Tenanglah, Mereka gak akan mencelakai ibu. Sekarang kita harus cari cara untuk menghalangi mereka!" titah Devon.

Mereka menyusun rencana untuk menghalangi orang-orang itu semampunya. Jika hanya ada beberapa orang, itu bukan jadi masalah.

Mengingat Devon memiliki kemampuan meretas yang cukup baik di usianya yang masih anak-anak.

Sementara Diego memiliki IQ yang lebih tinggi dibandingkan Devon, hanya saja ia tidak tertarik dalam dunia IT.

Di luar restoran. Irene masih berusaha waspada dengan beberapa orang yang di tunjuk oleh Devon tadi.

"Kenapa, Ren?" tanya Ken bingung.

"Gak papa, Ken. Sepertinya kita harus tutup lebih awal!" ucap Irene.

Ken menatap wanita cantik itu dengan bingung. "Apa ada masalah?".

Irene hanya menggeleng dan kembali membersihkan meja. Ia melirik Ken yang berjalan menuju beberapa orang yang masih duduk di sudut ruangan sambil menatapnya dengan tajam.

Tidak mungkin mereka orang-orang tuan Badjingan itu. Secara, dia yang memintaku untuk menutup mulut. Kenapa sekarang dia mencariku?. batin Irene.

Sebentar, matanya membulat ketika menerka jika Lewis akan mengambil paksa anak-anaknya nanti.

Aku harus menyembunyikan Diego dan Devon. Dia tidak ada hak sama sekali atas anakku!. batin Irene dengan tangan yang gemetar.

"Permisi, mau pesan apa, Tuan? Silahkan!" ucap Ken tersenyum ramah.

"Cola," ucapnya.

Ken merasa canggung dengan orang-orang ini. Ia langsung membuatkan pesanan mereka dengan perasaan aneh.

"Ren. Apa kamu menyinggung seseorang belakangan ini?" tanya Ken.

Iren hanya menggeleng, ia masih merasa linglung dan takut jika benar mereka adalah orang utusan dari Lewis.

Tapi dari mana mereka tau jika aku melahirkan anaknya? Atau ini mata-mata dari Ibu?. Batin Irene.

Ia berusaha untuk mengalihkan pikirannya namun ia tetap waspada dengan situasi di sekitar.

Hingga beberapa pelanggan sudah meninggalkan tempat, mereka memilih tutup lebih awal dan berkemas untuk pergi meninggalkan ruko itu.

"Diego, Devon. Ibu tidak tau apa yang terjadi, hanya saja sekarang ibu merasa cemas. Untuk sementara kalian tinggal di rumah tante Sofia dulu ya!" ucap Irene sembari memeluk kedua putranya.

Sofia adalah sahabat Irene yang berada di pinggir kota. Jika memang benar mereka orang-orang Lewis, mungkin Devon dan Diego akan aman tinggal di sana untuk sementara waktu.

"Apa ibu akan ikut dengan kami?" tanya Diego khawatir.

"Tidak, Nak. Ibu akan tetap di sini sampai nanti tidak ada hal yang mencurigakan lagi," ucap Irene tersenyum.

Dua pria kecil itu hanya bisa pasrah dan mengangguk. Mereka pergi setelah melihat keadaan aman, agar tidak diikuti oleh orang-orang itu.

Sesampainya di pinggir kota, Sofia bertepuk tangan dengan senang karena kembali bertemu dengan Diego, namun tidak dengan Devon yang selalu membuatnya jengkel.

"Maaf ya, aku merepotkanmu!" ucap Irene tidak enak hati.

"Tidak masalah. Lagian aku memang kesepian di sini. Tinggallah selama kalian mau!" tukas Sofia tersenyum.

Hingga sore menjelang, Irene segera kembali ke ruko dan beristirahat, namun ia terkejut ketika melihat beberapa orang yang berpakaian rapi berdiri di depan tokonya yang sudah terbuka.

"Apa yang kalian lakukan?" pekik Irene mendorong mereka satu persatu.

"Ternyata kau pandai bersembunyi!" sindir Lewis dengan mata yang tajam.

"Ka-kau!" pupil mata Irene membulat sempurna.

Terpopuler

Comments

𝐀𝐥𝐟𝐢𝐚𝐧𝐚

𝐀𝐥𝐟𝐢𝐚𝐧𝐚

ko ceritanya mirip banget sama cerita diapk sebelah..AQ lupa judulnya tapi sekilas mirip banget...🙏🏻

2025-01-23

1

𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️

𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️

wahh hebat irene melahirkan anak2 yg genius, aduh lewis mau apa sih dia yg nyuruh tutup mulut eh dia yg cari kangen kah kau wkwk

2024-12-07

1

🍁ɴᷠɪͥʟͤᴜᷝᴅͣ❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ

🍁ɴᷠɪͥʟͤᴜᷝᴅͣ❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ

nah duo bocil udah diungsikan, ehh kok cepat banget Lewis sampai nya bikin takut Irene aja , tapi penasaran juga apa maunya Lewis ini nyari Irene

2024-10-07

2

lihat semua
Episodes
1 Dijual
2 Kau!
3 Tubuhmu!
4 Membawanya kembali
5 Perjanjian
6 Menikah?
7 Ancaman
8 Melawan
9 Nyonya Baru
10 Sedikit melunak
11 Membawa masalah
12 Calon suami?
13 Menangis?
14 Merindukan anak-anak
15 Cintai aku Irene!
16 Dilabrak!
17 Cemas
18 Merayunya
19 Awal yang baru
20 Menonton
21 Merasa familiar
22 Ingin Bebas
23 Mereka Anak Saya!
24 Hak Asuh Anak
25 Sudah Jelas
26 Tuan Lewis, ayahmu!
27 Istriku hanya satu!
28 Menjijikkan
29 Mantan
30 Ayah Kalah!
31 Om Jahat!
32 Cemburu
33 Tidak Peduli
34 Akan ku rebut kembali!
35 Apa rencanamu?
36 Saling mencintai
37 Belum Menerima!
38 Dimana Ibu kami?
39 Menyerah saja Nona!
40 Jangan besar dulu, Nak!
41 Bersyukur atau menangis
42 Dia milikku!
43 Jangan pergi lagi!
44 Warisan
45 Tidak semiskin itu!
46 Balas Dendam
47 Mendukungmu!
48 Ibu yang kejam
49 Berhati-hatilah!
50 Ibu jangan pergi!
51 Tidak pantas!
52 Luluh
53 Saya ayahnya!
54 Dia yang membeliku!
55 Hancurkan mereka!
56 Curiga
57 Jangan Aneh-aneh!
58 Renovasi!
59 Penerus Lewis
60 Belum seberapa
61 Asisten Pribadi
62 Hancur!
63 Yang setimpal!
64 Sabar sedikit lagi!
65 Apa masih membenci?
66 Menciptakannya!
67 Kasus macam apa ini?
68 Permulaan tanpa akhir
69 Penuh amarah
70 Level Up!!
71 Begitu sombong
72 Karena kamu!
73 Dibayar dengan Nyawa!
74 Cari tau siapa dia!
75 Jaga dirimu!
76 Bukan Aku
77 Sisi lain.
78 Hina
79 Aku di sini
80 Sangat Kompak
81 Diusir
82 Nyawa Harus Dibayar!
83 Bertemu
84 Kalian menipu saya!
85 Pemberitaan
86 The Day
87 Aku merasa lega
88 Menyiapkan kejutan
89 Kejutan
90 Kabar baik?
91 Masih yang dulu
92 Sayang Semangat!
93 Rahasia Clara
94 Aku takut, Lewis!
95 Petunjuk
96 Bukan Kau!
97 Memisahkan Mereka?
98 Saudara Yang Terpisah?
99 Tidak mungkin
100 Terlalu Longgar?
101 Tergeletak
102 Tidak akan Merebutnya.
103 Luluh!
104 Bertahanlah, Dik!
105 Diana Jocelyn Maddison
106 Meradang!
107 Mereka Cucumu!
108 Itu aku!
109 Perusahaan Gelap
110 Tetap Percaya!
111 Pengecut!
112 Penyusup?
113 Membongkarnya
114 Titik terang?
115 Bisakah bertemu?
116 Kami akan menebusnya!
117 Dimana Ibu dan Ayah?
118 Kerahkan semua!
119 Mengawasi
120 Hancur di tanganku!
121 Kabur!
122 Mati di Tanganku!
123 Bukan Irene!
124 Kritis
125 Kemarahan Tuan Arselio
126 Ayah pembohong!
127 Tidak akan rela!
128 Kesempatan Terakhir.
129 Terimakasih
Episodes

Updated 129 Episodes

1
Dijual
2
Kau!
3
Tubuhmu!
4
Membawanya kembali
5
Perjanjian
6
Menikah?
7
Ancaman
8
Melawan
9
Nyonya Baru
10
Sedikit melunak
11
Membawa masalah
12
Calon suami?
13
Menangis?
14
Merindukan anak-anak
15
Cintai aku Irene!
16
Dilabrak!
17
Cemas
18
Merayunya
19
Awal yang baru
20
Menonton
21
Merasa familiar
22
Ingin Bebas
23
Mereka Anak Saya!
24
Hak Asuh Anak
25
Sudah Jelas
26
Tuan Lewis, ayahmu!
27
Istriku hanya satu!
28
Menjijikkan
29
Mantan
30
Ayah Kalah!
31
Om Jahat!
32
Cemburu
33
Tidak Peduli
34
Akan ku rebut kembali!
35
Apa rencanamu?
36
Saling mencintai
37
Belum Menerima!
38
Dimana Ibu kami?
39
Menyerah saja Nona!
40
Jangan besar dulu, Nak!
41
Bersyukur atau menangis
42
Dia milikku!
43
Jangan pergi lagi!
44
Warisan
45
Tidak semiskin itu!
46
Balas Dendam
47
Mendukungmu!
48
Ibu yang kejam
49
Berhati-hatilah!
50
Ibu jangan pergi!
51
Tidak pantas!
52
Luluh
53
Saya ayahnya!
54
Dia yang membeliku!
55
Hancurkan mereka!
56
Curiga
57
Jangan Aneh-aneh!
58
Renovasi!
59
Penerus Lewis
60
Belum seberapa
61
Asisten Pribadi
62
Hancur!
63
Yang setimpal!
64
Sabar sedikit lagi!
65
Apa masih membenci?
66
Menciptakannya!
67
Kasus macam apa ini?
68
Permulaan tanpa akhir
69
Penuh amarah
70
Level Up!!
71
Begitu sombong
72
Karena kamu!
73
Dibayar dengan Nyawa!
74
Cari tau siapa dia!
75
Jaga dirimu!
76
Bukan Aku
77
Sisi lain.
78
Hina
79
Aku di sini
80
Sangat Kompak
81
Diusir
82
Nyawa Harus Dibayar!
83
Bertemu
84
Kalian menipu saya!
85
Pemberitaan
86
The Day
87
Aku merasa lega
88
Menyiapkan kejutan
89
Kejutan
90
Kabar baik?
91
Masih yang dulu
92
Sayang Semangat!
93
Rahasia Clara
94
Aku takut, Lewis!
95
Petunjuk
96
Bukan Kau!
97
Memisahkan Mereka?
98
Saudara Yang Terpisah?
99
Tidak mungkin
100
Terlalu Longgar?
101
Tergeletak
102
Tidak akan Merebutnya.
103
Luluh!
104
Bertahanlah, Dik!
105
Diana Jocelyn Maddison
106
Meradang!
107
Mereka Cucumu!
108
Itu aku!
109
Perusahaan Gelap
110
Tetap Percaya!
111
Pengecut!
112
Penyusup?
113
Membongkarnya
114
Titik terang?
115
Bisakah bertemu?
116
Kami akan menebusnya!
117
Dimana Ibu dan Ayah?
118
Kerahkan semua!
119
Mengawasi
120
Hancur di tanganku!
121
Kabur!
122
Mati di Tanganku!
123
Bukan Irene!
124
Kritis
125
Kemarahan Tuan Arselio
126
Ayah pembohong!
127
Tidak akan rela!
128
Kesempatan Terakhir.
129
Terimakasih

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!