Menikah?

"Kau pikir, kau siapa? Seenaknya mengajukan perjanjian kepada saya!" tanya Lewis dengan ketus.

Ia berjalan mendekat dan mengapit dagu Irene dengan kuat. "Sebutkan!" ucapnya.

Irene menepis tangan Lewis dengan kasar. "Nanti akan saya tulis, besok akan saya serahkan kepada Anda!" ketus Irene.

Lewis menatap tangannya yang menggantung. "Jangan melewati batasmu, Irene Jocelyn!" tegasnya membuat bulu kuduk Irene meremang.

"Tidak!" bantah Irene. "Mana ponsel saya?" tanya wanita cantik itu dengan tatapan tajam.

Ia tidak ingin ditindas lagi, lima tahun ini sudah cukup membuatnya menjadi lebih kuat. Walaupun Irene harus kalah ketika bertemu dengan Lewis.

Namun ia tidak membiarkan mereka berbuat semena-mena terhadapnya lagi.

Lewis mendengus kesal dan melempar ponsel butut itu ke pangkuan Irene.

"Nanti George akan datang dan menjelaskan apa saja yang harus kau lakukan di sini!" ucap Lewis sembari mengenakan pakaian.

Ia langsung pergi dari sana dan membanting pintu dengan cukup keras, hingga membuat Irene terkejut.

Irene menatap pintu dengan lekat dan wajah yang datar dan dingin.

Ia langsung menghubungi kedua putranya dengan rasa khawatir yang membuncah. Panggilan vidio yang langsung memperlihatkan wajah kedua putra tampannya.

"Ibu, apa ibu baik-baik saja?" tanya Diego dengan mata yang berkaca-kaca.

"Ibu Baik, Nak. Mungkin dalam waktu dekat, ibu gak bisa menemani kalian!" ucap Irene penuh rasa bersalah.

"Ibu, kami akan mencari cara untuk menjemputmu!" ucap Devon dengan tegas

"Nak, Jangan membuat sesuatu yang bikin ibu marah! Tetap di sana dan patuh sama tante Sofia! Nanti ibu akan cari waktu untuk pulang!" jelas Irene tegas.

"Bu!" seru Devon dan Diego tidak terima.

"Kalian dengar kata ibu?" tegas Irene membuat mereka terdiam. "Maafkan ibu, ya. Jangan khawatir, nanti ibu akan pulang secepatnya!" sambung wanita cantik itu dengan mata yang berkaca-kaca.

Ia sudah menebak jika Devon akan mencari tau keadaannya melalui CCTV, sebab Irene tau jika putra kecilnya tertarik dalam bidang IT.

"Baik, Ibu. Jangan lupa untuk hubungi kami terus," ucap mereka pasrah.

Setelah mengobrol, Irene mematikan panggilan itu dan membersihkan diri. Tubuhnya terasa begitu lelah dan kotor.

Sembari memikirkan perjanjian yang akan ia berikan kepada Lewis, Irene hanya menghela napas berat.

Usaha kaburnya bertahun-tahun kini terasa sia-sia, jika akhirnya akan seperti ini.

Hingga ia selesai berpakaian, Irene langsung mencari kertas dan pulpen untuk menulis perjanjian.

Sementara itu di ruang kerja Lewis, pria tampan itu menyalakan sebatang rokok dan menghisapnya dengan kuat. Asap seketika mengepul ketika ia menghembuskan napas dengan kasar.

Apa yang akan ku lakukan setelah ini? Dia sudah berada dalam genggaman tanganku sekarang!. Batinnya.

Jemari lentiknya mengetuk meja beberapa kali. Irene memang sangat menarik perhatiannya, bahkan tidak ada wanita yang mampu memuaskannya selain Irene.

Hingga ketukan pintu terdengar dari luar, George masuk dengan membawa beberapa berkas di tangannya.

"Tuan, ada beberapa berkas yang harus ditandatangani. Ini juga saya sudah membawa list tugas Nona Irene," jelas George.

Lewis mengangguk, ia mengambil list itu dan membacanya dengan teliti.

"Semua list ini, kau pikir dia pembantu?" ucap Lewis dengan nada rendah.

George terdiam, apa ia salah menulis atau salah mengartikan permintaan Lewis yang tidak bisa dideskripsikan.

"Maaf, Tuan. Nanti akan saya ubah kembali," tukas George.

"Urusan kamar dan memasak saja. Selebihnya buang!" titah Lewis kesal.

"Baik, Tuan. Apa ada lagi?" tanya George merasa tidak enak hati.

Lewis terdiam dan menatap George dingin. "Dia akan mengajukan perjanjian setelah ini. Lihat apa yang dia tulis. Jika masuk akal, langsung cetak dan setujui," jelasnya.

George mengernyit bingung, namun ia hanya bisa mengangguk tanpa membantah. "Hmm, tadi nyonya menghubungi saya, Tuan. Malam ini anda...,"

"Tolak!" tegas Lewis membuat George terdiam.

Mereka terdiam sembari menunggu Lewis memeriksa berkas itu.

"Menurutmu, apa saya harus menikahinya?" tanya Lewis membuat George tersentak kaget.

"Bukankah anakku nanti harus lahir dalam pernikahan yang sah?" sambungnya membuat George linglung.

Lewis menatap asistennya sembari menunggu jawaban. George hanya bungkam tanpa berani menjawab.

"Tuan, Saya...," George ragu untuk mengucapkannya. "Apa anda yakin dengan pernikahan itu? Jika Nyonya tau, itu tidak akan bagus untuk Nona Irene nanti," jelasnya.

"Siapa peduli? Mereka tidak akan berani menentang keputusan saya!" ucap Lewis.

George hanya terdiam. "Dalam waktu dekat, saya akan mengurus segala keperluan untuk pernikahan nanti, Tuan!" ucapnya.

Lewis mengangguk, ia melanjutkan memeriksa berkas itu hingga ketukan pintu kembali terdengar.

"Masuk!" ucap Lewis.

Terlihat Irene berdiri di depan pintu dengan kertas yang ia genggam dengan ragu.

"Ada apa?" tanya Lewis mengernyit.

"Saya sudah membuat perjanjiannya," ucap Irene menatap wajah Lewis dengan berani.

Ia segera menyerahkan itu kepada Lewis dengan jantung yang berdebar kencang.

Pria tampan itu langsung membaca perjanjian sederhana yang yang ditulis Irene.

Wanita ini hanya memikirkan keselamatan anaknya? Tidak ada satupun hal yang menguntungkan dirinya sendiri di sini. Apa dia gila?. Batin Lewis heran.

Di sana hanya berisikan permintaan jika Lewis tidak boleh menyentuh anak-anaknya sedikitpun, Lewis juga tidak boleh berlaku kasar terhadap mereka dan setelah Irene melahirkan nanti, mereka tidak ada hubungan apapun lagi.

"Apa hanya ini?" tanya Lewis.

Irene mengangguk. "Masih ada tulisan di belakangnya," tukas wanita cantik itu.

Lewis segera membalik kertas itu dan melotot kaget dengan isi perjanjian terakhir.

"Tidak ada pernikahan? Apa maksudmu?" tanya Lewis tidak suka.

Irene tersentak kaget namun ia tetap menatap Lewis dengan berani. "Kita hanya one night stand, Tuan. Saya rasa selamanya akan seperti itu," jelas Irene membuat Lewis meradang.

"Tidak! Poin terakhir kau saya tolak!. George tulis ini dan suruh dia tanda tangan," titah Lewis membuat Irene terdiam.

Apa yang sedang direncanakan laki-laki ini. Tidak mungkin dia memiliki perasaan kepadaku. Batin Irene bingung.

George terdiam, namun tangannya bergerak dengan cepat untuk mencetak perjanjian itu dengan teliti. Tak lupa juga dengan syarat yang diajukan Lewis kepada gadis ini.

"Tuan, Saya harap anda mempertimbangkan poin terakhir saya," pinta Irene sebelum ia melangkah keluar dari ruangan itu.

Lewis hanya mengepalkan tangan dengan erat. Ia menatap nanar pintu yang tertutup tanpa mengucapkan sepatah katapun.

Lihat saja! Akan ku buat kau memohon untuk tinggal bersamaku!. Batin Lewis penuh dendam.

Brak!!

Suara keras yang terdengar seperti orang terjatuh mengejutkannya. Dengan khawatir, Lewis langsung berlari keluar dan melihat apa yang terjadi.

Irene tanpa sengaja menabrak pelayanan yang sedang mengantarkan minuman untuk George dan Lewis.

Namun ketidakhati-hatiannya membuat mereka bertabrakan. Irene terkena kopi panas dan membuat gadis itu meringis tertahan.

"Kenapa kau ceroboh!" pekik Lewis langsung menggendong Irene menuju kamar mandi dan merendam gadis itu dengan air dingin.

Dengan paksa ia merobek baju Irene memastikan jika tidak ada luka yang menggores kulit mulus wanitanya.

"George pecat pelayan itu!" teriaknya tidak sabar dan berhasil membuat Irene melotot kaget.

Terpopuler

Comments

𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️

𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️

lewis2 ngakak aku baca george aja terkaget sama sikap kau lewis, bilang aja kau udah jatuh cinta sama irene huh dasar.

2024-12-07

1

evi carolin

evi carolin

mulai deh temperamen nya muncul cemburu buta ntar bucin akut kasihan si George kewalahan sendiri ngadepin tuannya

2024-12-08

0

lihat semua
Episodes
1 Dijual
2 Kau!
3 Tubuhmu!
4 Membawanya kembali
5 Perjanjian
6 Menikah?
7 Ancaman
8 Melawan
9 Nyonya Baru
10 Sedikit melunak
11 Membawa masalah
12 Calon suami?
13 Menangis?
14 Merindukan anak-anak
15 Cintai aku Irene!
16 Dilabrak!
17 Cemas
18 Merayunya
19 Awal yang baru
20 Menonton
21 Merasa familiar
22 Ingin Bebas
23 Mereka Anak Saya!
24 Hak Asuh Anak
25 Sudah Jelas
26 Tuan Lewis, ayahmu!
27 Istriku hanya satu!
28 Menjijikkan
29 Mantan
30 Ayah Kalah!
31 Om Jahat!
32 Cemburu
33 Tidak Peduli
34 Akan ku rebut kembali!
35 Apa rencanamu?
36 Saling mencintai
37 Belum Menerima!
38 Dimana Ibu kami?
39 Menyerah saja Nona!
40 Jangan besar dulu, Nak!
41 Bersyukur atau menangis
42 Dia milikku!
43 Jangan pergi lagi!
44 Warisan
45 Tidak semiskin itu!
46 Balas Dendam
47 Mendukungmu!
48 Ibu yang kejam
49 Berhati-hatilah!
50 Ibu jangan pergi!
51 Tidak pantas!
52 Luluh
53 Saya ayahnya!
54 Dia yang membeliku!
55 Hancurkan mereka!
56 Curiga
57 Jangan Aneh-aneh!
58 Renovasi!
59 Penerus Lewis
60 Belum seberapa
61 Asisten Pribadi
62 Hancur!
63 Yang setimpal!
64 Sabar sedikit lagi!
65 Apa masih membenci?
66 Menciptakannya!
67 Kasus macam apa ini?
68 Permulaan tanpa akhir
69 Penuh amarah
70 Level Up!!
71 Begitu sombong
72 Karena kamu!
73 Dibayar dengan Nyawa!
74 Cari tau siapa dia!
75 Jaga dirimu!
76 Bukan Aku
77 Sisi lain.
78 Hina
79 Aku di sini
80 Sangat Kompak
81 Diusir
82 Nyawa Harus Dibayar!
83 Bertemu
84 Kalian menipu saya!
85 Pemberitaan
86 The Day
87 Aku merasa lega
88 Menyiapkan kejutan
89 Kejutan
90 Kabar baik?
91 Masih yang dulu
92 Sayang Semangat!
93 Rahasia Clara
94 Aku takut, Lewis!
95 Petunjuk
96 Bukan Kau!
97 Memisahkan Mereka?
98 Saudara Yang Terpisah?
99 Tidak mungkin
100 Terlalu Longgar?
101 Tergeletak
102 Tidak akan Merebutnya.
103 Luluh!
104 Bertahanlah, Dik!
105 Diana Jocelyn Maddison
106 Meradang!
107 Mereka Cucumu!
108 Itu aku!
109 Perusahaan Gelap
110 Tetap Percaya!
111 Pengecut!
112 Penyusup?
113 Membongkarnya
114 Titik terang?
115 Bisakah bertemu?
116 Kami akan menebusnya!
117 Dimana Ibu dan Ayah?
118 Kerahkan semua!
119 Mengawasi
120 Hancur di tanganku!
121 Kabur!
122 Mati di Tanganku!
123 Bukan Irene!
124 Kritis
125 Kemarahan Tuan Arselio
126 Ayah pembohong!
127 Tidak akan rela!
128 Kesempatan Terakhir.
129 Terimakasih
Episodes

Updated 129 Episodes

1
Dijual
2
Kau!
3
Tubuhmu!
4
Membawanya kembali
5
Perjanjian
6
Menikah?
7
Ancaman
8
Melawan
9
Nyonya Baru
10
Sedikit melunak
11
Membawa masalah
12
Calon suami?
13
Menangis?
14
Merindukan anak-anak
15
Cintai aku Irene!
16
Dilabrak!
17
Cemas
18
Merayunya
19
Awal yang baru
20
Menonton
21
Merasa familiar
22
Ingin Bebas
23
Mereka Anak Saya!
24
Hak Asuh Anak
25
Sudah Jelas
26
Tuan Lewis, ayahmu!
27
Istriku hanya satu!
28
Menjijikkan
29
Mantan
30
Ayah Kalah!
31
Om Jahat!
32
Cemburu
33
Tidak Peduli
34
Akan ku rebut kembali!
35
Apa rencanamu?
36
Saling mencintai
37
Belum Menerima!
38
Dimana Ibu kami?
39
Menyerah saja Nona!
40
Jangan besar dulu, Nak!
41
Bersyukur atau menangis
42
Dia milikku!
43
Jangan pergi lagi!
44
Warisan
45
Tidak semiskin itu!
46
Balas Dendam
47
Mendukungmu!
48
Ibu yang kejam
49
Berhati-hatilah!
50
Ibu jangan pergi!
51
Tidak pantas!
52
Luluh
53
Saya ayahnya!
54
Dia yang membeliku!
55
Hancurkan mereka!
56
Curiga
57
Jangan Aneh-aneh!
58
Renovasi!
59
Penerus Lewis
60
Belum seberapa
61
Asisten Pribadi
62
Hancur!
63
Yang setimpal!
64
Sabar sedikit lagi!
65
Apa masih membenci?
66
Menciptakannya!
67
Kasus macam apa ini?
68
Permulaan tanpa akhir
69
Penuh amarah
70
Level Up!!
71
Begitu sombong
72
Karena kamu!
73
Dibayar dengan Nyawa!
74
Cari tau siapa dia!
75
Jaga dirimu!
76
Bukan Aku
77
Sisi lain.
78
Hina
79
Aku di sini
80
Sangat Kompak
81
Diusir
82
Nyawa Harus Dibayar!
83
Bertemu
84
Kalian menipu saya!
85
Pemberitaan
86
The Day
87
Aku merasa lega
88
Menyiapkan kejutan
89
Kejutan
90
Kabar baik?
91
Masih yang dulu
92
Sayang Semangat!
93
Rahasia Clara
94
Aku takut, Lewis!
95
Petunjuk
96
Bukan Kau!
97
Memisahkan Mereka?
98
Saudara Yang Terpisah?
99
Tidak mungkin
100
Terlalu Longgar?
101
Tergeletak
102
Tidak akan Merebutnya.
103
Luluh!
104
Bertahanlah, Dik!
105
Diana Jocelyn Maddison
106
Meradang!
107
Mereka Cucumu!
108
Itu aku!
109
Perusahaan Gelap
110
Tetap Percaya!
111
Pengecut!
112
Penyusup?
113
Membongkarnya
114
Titik terang?
115
Bisakah bertemu?
116
Kami akan menebusnya!
117
Dimana Ibu dan Ayah?
118
Kerahkan semua!
119
Mengawasi
120
Hancur di tanganku!
121
Kabur!
122
Mati di Tanganku!
123
Bukan Irene!
124
Kritis
125
Kemarahan Tuan Arselio
126
Ayah pembohong!
127
Tidak akan rela!
128
Kesempatan Terakhir.
129
Terimakasih

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!