Di Kerjain Hantu

Karena merasa jengah di ikuti oleh sosok yang berdarah-darah, Lilis akhirnya pasrah dan menghadapi Nyoman.

"Mau apa?" itulah pertanyaan Lilis untuk pertama kalinya pada sosok hantu Nyoman.

"Tuh kan benar kamu bisa lihat aku! Tolong Kak bantu aku, tolong" ucap sosok menyeramkan itu.

"Aku harus bagaimana?" tanya Lilis.

"Aku orang Bali, agamaku Hindu tapi polisi memakamkan ku secara Islam. Tolong beritahukan keluargaku kalau aku ingin di adakan prosesi ngaben" permintaan Nyoman.

"Jauh banget!" Lilis menolak.

"Tolong Kak, tolong karena aku tidak mau seperti ini, tolong dan keluargaku tidak tahu kalau aku sudah meninggal" pinta Nyoman kembali.

Sesudah itu arwah Nyoman selalu menghantui Lilis, karena merasa jengah, akhirnya Lilis bicara pada Bahar.

"Bagaimana ini Pak? Masa aku harus ke Bali, dari mana duit buat ongkos pesawatnya?" keluh Lilis.

"Pesan dulu tiket pesawatnya, kasihan Lis mungkin kamu termasuk orang-orang pilihan untuk bisa menolong dia. Apapun agamanya kita wajib membantu. Kasihan juga keluarganya tidak tahu kalau dia sudah meninggal" balas Bahar.

"Uang dari mana?" tanya Lilis.

"Bapak ada simpenan, niatnya untuk biaya semester kuliah, tapi tak apa nanti Bapak bisa jualan bakso lagi" jawab Bahar.

Siang itu Lilis pergi ke Bali seorang diri menemui keluarga Nyoman hingga akhirnya jenazahnya di gali dan di aben oleh pihak keluarga.

Flashback off....

Suara rintihan minta tolong itu semakin terdengar, Lilis memberanikan diri mendekat semak-semang.

"Bismillah" ucapnya lalu menyibak ilalang itu.

"Astagfirullah" Lilis melihat seorang nenek-nenek tengah meringkuk kesakitan.

"Tolong Nak, tolong Nenek" rintihnya.

"Nenek bukan setan?" tanya Lilis polos.

"Bukan, Nak. Tolong sakit sekali" jawabnya sembari merintih.

Lilis dengan sigap membantu Nenek itu bangun lalu Lilis dudukan di tepi jalan.

"Nenek kenapa bisa sampai disini? Dimana rumah Nenek?" tanya Lilis.

"Nenek di buang oleh menantu, aduh sakit" jawab nenek itu.

Lilis lalu menyingkap baju si nenek, matanya langsung membulat kala melihat satu luka tusukan di perut wanita tua itu.

Lilis pun dengan sigap menggendong nenek itu.

"Ya Allah berat banget, tapi kasihan juga kalau jalan kaki" keluh Lilis.

Jalannya terseok-seok sembari menggendong nenek itu menyusuri jalanan.

"Nak berat ya? Gak apa-apa Nenek jalan kaki saja" ucap nenek itu.

"Gak berat kok Nek!" dusta Lilis.

Sementara kedua preman itu sedang berhadapan dengan teman hantu Lilis.

"Abang, kerang Adek sudah gatal ingin di garuk" goda Mbak Sri.

Kuntilanak itu berubah wujud dengan wajah ketika dirinya masih hidup.

"Urut rudal Abang ya sayang udah pengen keluar dari kemarin" balas preman yang bernama Bree itu.

"Huum ayo Bang" balasnya.

Bree pun mengajak Mbak Sri melipir kedalam hutan.

Kini giliran Mbak Nik si sundel bolong berdua bersama preman yang bernama Bejo.

"Neng dada Neng kok montok banget. Ulala bikin tongkat keramat Abang berdiri" ucap Bejo sembari memeletkan lidahnya.

"Abang mau remas?" tawar Mbak Nik.

"Mau banget sayang, Abang sedot ya" balas Bejo.

Pria itu pun merogoh dada Mbak Nik dan meraupnya.

"Enak Bang...Ahhhhhhh" sundel bolong itu mendesah manja membuat birahi Bejo semakin ugal-ugalan.

"Elus punya Abang, sayang" pinta Bejo.

Tangan Mbak Nik pun langsung masuk kedalam celana kolor milir Bejo dan mengelus benda pusakanya.

Bejo yang sudah spaneng, langsung merebahkan tubuh wanita di hadapannya lalu membuka kaki Mbak Nik lebar-lebar.

Bles!!!!

Senjatanya masuk semua kedalam lubang rawa-rawa kenyal milik Mbak Nik.

"Hihihihi... Genjot terus mekmoy bau bangke punyaku" ucap Mbak Nik dalam hatinya.

Semakin lama bermain, Bejo merasakan tubuh lawan bercintanya menjadi bau bangkai dan bau anyir.

Tapi logikanya seolah tak bisa bermain, yang ada hanya birahi nya yang menggebu.

Bejo kembali lagi ingin meraup dada Mbak Nik namun pemandangan mengerikan terlihat dimana perut nya bolong sampai ke belakang. Terlihat usus yang awut-awutan dan jangan lupakan belatung yang bergerak uget-uget sebesar kelingking..

"Siapa loe...?" Bejo sungguh merasa jantungnya copot.

"Hihihihihihi..." Mbak Nik sudah berubah wujud aslinya.

Wajahnya seperti mengelupas, matanya terlihat mau keluar

"Sun, sun sundel bolong...Arghhhhhhhhh" Bejo berteriak dan langsung berlari.

"Hihihihi......Dasar penakut" ucap Mbak Nik.

30 menit sebelumnya............

Bree meninggalkan Bejo dan mengajak Mbak Sri melipir kedalam hutan untuk mengajak adu mekanik. Sementara Bejo berduaan bersama Mbak Nik di tempat semula.

"Abang, mau ajak Neng kemana sih?" tanya sang wanita itu.

"Kedalam hutan sebentar ya, kita adu gabret disana. Kebetulan ada gubuk" balas Bree.

Tangannya menuntun hingga sampailah di depan gubuk yang biasanya sering di pakai masyarakat untuk istirahat selepas ngarit atau berkebun.

Bree langsung menuntun Mbak Sri kedalam gubuk.

"Abang...Ahhhhhh" tiba-tiba Bree memeluk Mbak Sri dari belang lalu tangannya masuk kedalam rok Mbak Sri dan meraba lubang rawa-rawanya.

"Uhhhh tembem banget, bulunya juga tipis" puji Bree.

Bree yang sudah pro itu memasukan kedua jarinya kedalam lubang miaw-miaw Mbak Sri.

"Uhhhhh Abang!!! Kocokannya ...Ahhhhhh" desah Mbak Sri.

"Kobok terus sampai mampus...hihihi" ucap Mbak Sri dalam hatinya.

Bree mencabut jarinya lalu ia menyingkap rok mini Mbak Sri.

"Abang tusuk sekarang ya? Pentungan punya Abang udah sesak banget. Kolor Abang mendadak sempit nih" pinta Bree.

"Masukin aja Bang, kerang Neng juga udah spaneng minta di garuk" balas Mbak Sri.

Bree lalu membuka celananya, mengarahkan pentungan ke lubang rawa-rawa milik Mbak Sri.

Blessss!!!!

"Ahhhhhhhhhhhhh...Sedapnya" erang Bree.

Ia lalu mulai bergerak maju mundur dan semakin dalam menusukan pentungannya kedalam sana.

"Enak banget Neng!! Legit, pentungan Abang serasa di kokop dari dalam" Bree terus meracau.

Semakin cepat semakin menggelora birahi pria yang di kenal sebagai preman di area itu.

Namun ketika pentungan Bree tak sengaja terlepas dari lubang rawa-rawa milik Mbak Sri, daging kemalu@n sang wanita ikut tertarik.

"Arghhhh...Itu apaan?? Neng miaw-miaw kamu Neng" Bree seketika ketakutan.

"Kenapa Bang? Ayo Bang tusuk lagi...hihihi" balas Mbak Sri sembari tertawa cekikikan.

"Siapa loe?" Bree sadar akan keanehan pada wanita yang barusan ia gauli.

Mbak Sri langsung berbalik dan wakwawwwwwwww....

"Ayo Bang, ewong Neng lagi" suara itu menjadi suara yang sangat menyeramkan dan jangan lupakan wajah asli Mbak Sri yang terlihat sangat menakutkan.

"Se-se-setan.....Arghhhhhhh setan" Bree berteriak. Seumur hidupnya ia baru melihat wujud kuntilanak yang sangat menyeramkan.

"Ayo Bang....hihihi..." Mbak Sri semakin asik menggoda pria di hadapannya.

"Jangan ganggu.. jangan" Bree sangat ketakutan, tubuhnya bergetar hebat dan tak bisa di gerakan.

Hasrat birahi yang membumbung tinggi seketika hilang tergantikan oleh rasa takut dan kengerian luar biasa.

Mungkin bagi seorang indigo melihat bagaimana menyeramkannya wujud setan sudah biasa namun bagi orang biasa seperti Author ya enggak berani dan enggak mau..

Sesudah tubuh Bree bisa di gerakan, ia langsung berlari tak tentu arah.

Terpopuler

Comments

zaskia nurcahayati

zaskia nurcahayati

yang mau perkiwis jadi diperkiwis,,sama setan lagi 🤣🤣

2024-12-10

0

lihat semua
Episodes
1 Permulaan
2 Bayi Bajang
3 Terungkap
4 Pocong Telanj@ng
5 Pria Pemarah
6 Curhatan Hati Santi
7 Bara Koma
8 Mau Menolong Bara
9 Tidur Satu Kamar
10 Terbongkar
11 Hamzah Yang Malang
12 Rudal Isriwil Milik Bara
13 Menolong Hamzah DKK
14 Terungkap
15 Petunjuk Untuk Bara
16 Hampir Di Perkaos
17 Di Kerjain Hantu
18 Menolong Nenek Lestari
19 Menyakitkan
20 Dunia Ini Memang Sempit
21 Tak Suka Cewek Kotor
22 Paket Dari Orang Miaterius
23 Sudah Kembali Bekerja
24 Cemburu
25 Bara Si Pria Agresif 21+ bocil di harap minggir, nonton upin-ipin saja....
26 Menolong Mayang Part 1
27 Menolong Mayang Part 2
28 Menolong Mayang Part 3
29 Video Pembu*uhan Mayang
30 Akhirnya Mengakui
31 Hancurnya Hati Seorang Ayah.....
32 Kopi Beracun
33 Sosok Ular Cantik
34 Pesan Ingin Di Maafkan
35 Pengkhianatan Sang Istri
36 40 Tahun Di Bohongi
37 Mendatangi Sang Ayah
38 Ternyata Teman Lama
39 Nasihat Ular Cantik
40 Kasih Ibu Sepanjang Masa
41 Bara Cemburu
42 Tuyul Part 1
43 Tuyul Meresahkan
44 Tertangkap
45 Terbongkar
46 KKN
47 Wanita Misterius
48 Sebuah Fakta Yang Terungkap
49 Mendatangi Rumah Kendat Kembali
50 Akan Mengatakan Yang Sebenarnya
51 Kabar Kematian
52 Pria Yang Malang
53 Masa Lalu Bahar
54 Mata Batin Azkara
55 Juragan Mata Keranjang
56 Sisi Lain Uni Bakwan
57 Di Ajak Kerumah Camer
58 Dikira Gembel
59 Realita Kehidupan
60 Membuang Anak Sendiri
61 Ketahuan Pelakunya Narji
62 Pagi Yang Manis
63 Mendapat Perlakuan Tidak Mengenakan
64 Memata-matai
65 Berhasil Mendapatkan Tanda-tangan
66 Rahasia Yang Terbuka
67 Rencana Kedatangan Calon Mertua
68 Mendadak Sekali
69 Siapa Kakek Tua Itu?????
70 Pesugihan Kalajengking
71 Teror Part 1
72 Teror Part 2 ... Tentang Katijo
73 Kerinduan Seorang Ibu
74 Siap Mencari Tahu
75 Sutinah Pergi
76 Akan Menumbalkan Fatah
77 Gagal Menumbalkan
78 Mati
79 Jangan Terlalu Baik Sama Orang
80 Membully Ular
81 Kebelet kawin
82 Santi Hilang
83 Kasihan Santi
84 Uni Bakwan Pulang
85 Di Hukum
86 Prajurit Nakal
87 Santi Bertemu Orang Tuanya.....
88 Kebelet Kawin
89 Rencana Raden Astra Loka
90 Gara-gara sebotol minuman
Episodes

Updated 90 Episodes

1
Permulaan
2
Bayi Bajang
3
Terungkap
4
Pocong Telanj@ng
5
Pria Pemarah
6
Curhatan Hati Santi
7
Bara Koma
8
Mau Menolong Bara
9
Tidur Satu Kamar
10
Terbongkar
11
Hamzah Yang Malang
12
Rudal Isriwil Milik Bara
13
Menolong Hamzah DKK
14
Terungkap
15
Petunjuk Untuk Bara
16
Hampir Di Perkaos
17
Di Kerjain Hantu
18
Menolong Nenek Lestari
19
Menyakitkan
20
Dunia Ini Memang Sempit
21
Tak Suka Cewek Kotor
22
Paket Dari Orang Miaterius
23
Sudah Kembali Bekerja
24
Cemburu
25
Bara Si Pria Agresif 21+ bocil di harap minggir, nonton upin-ipin saja....
26
Menolong Mayang Part 1
27
Menolong Mayang Part 2
28
Menolong Mayang Part 3
29
Video Pembu*uhan Mayang
30
Akhirnya Mengakui
31
Hancurnya Hati Seorang Ayah.....
32
Kopi Beracun
33
Sosok Ular Cantik
34
Pesan Ingin Di Maafkan
35
Pengkhianatan Sang Istri
36
40 Tahun Di Bohongi
37
Mendatangi Sang Ayah
38
Ternyata Teman Lama
39
Nasihat Ular Cantik
40
Kasih Ibu Sepanjang Masa
41
Bara Cemburu
42
Tuyul Part 1
43
Tuyul Meresahkan
44
Tertangkap
45
Terbongkar
46
KKN
47
Wanita Misterius
48
Sebuah Fakta Yang Terungkap
49
Mendatangi Rumah Kendat Kembali
50
Akan Mengatakan Yang Sebenarnya
51
Kabar Kematian
52
Pria Yang Malang
53
Masa Lalu Bahar
54
Mata Batin Azkara
55
Juragan Mata Keranjang
56
Sisi Lain Uni Bakwan
57
Di Ajak Kerumah Camer
58
Dikira Gembel
59
Realita Kehidupan
60
Membuang Anak Sendiri
61
Ketahuan Pelakunya Narji
62
Pagi Yang Manis
63
Mendapat Perlakuan Tidak Mengenakan
64
Memata-matai
65
Berhasil Mendapatkan Tanda-tangan
66
Rahasia Yang Terbuka
67
Rencana Kedatangan Calon Mertua
68
Mendadak Sekali
69
Siapa Kakek Tua Itu?????
70
Pesugihan Kalajengking
71
Teror Part 1
72
Teror Part 2 ... Tentang Katijo
73
Kerinduan Seorang Ibu
74
Siap Mencari Tahu
75
Sutinah Pergi
76
Akan Menumbalkan Fatah
77
Gagal Menumbalkan
78
Mati
79
Jangan Terlalu Baik Sama Orang
80
Membully Ular
81
Kebelet kawin
82
Santi Hilang
83
Kasihan Santi
84
Uni Bakwan Pulang
85
Di Hukum
86
Prajurit Nakal
87
Santi Bertemu Orang Tuanya.....
88
Kebelet Kawin
89
Rencana Raden Astra Loka
90
Gara-gara sebotol minuman

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!