Menolong Hamzah DKK

Suasana kembali mencekam di Panti Asuhan tempat Hamzah meregang nyawa. Panti asuhan yang terlihat damai dari luar bercat hijau dengan tulisan kaligrafi Arab yang sangat indah membuat orang-orang yakin bahwa tempat itu memberikan surga dan perlindungan terhadap anak-anak yang sudah tidak punya kedua orang tua namun mereka tidak tahu bahwa di dalam menjadi tempat bersarangnya predator-predator anak yang sudah sangat kecanduan dengan lubang belakang milik anak-anak kecil.

Ada sedikit yang membuat warga-warga sedikit curiga dengan pengelola panti asuhan itu karena wajah pengelolanya itu seperti boti atau penyuka sesama jenis namun lagi-lagi casing berbalut rohani dari mereka bisa menipu masyarakat awam tapi tidak dengan author. Asal kalian tahu author sudah tahu jika lelaki itu penyuka sesama jenis atau tidak.

Di dalam panti, lagi-lagi aksi bejat ustad Galih yang melakukan tindakan pencabulan terhadap anak berumur 10 tahun yang bernama Faisal. Faisal menangis histeris merasakan sakit di area belakangnya ketika rudal milik ustadz Galih memporak-poranakan lubang imut itu.

"Sakit pak ustad" jerit Faisal.

"Sedikit lagi Faisal, sedikit lagi tahan ya Nak ya, tahan ya...Arghhhhhhhhhhhhhhh" geramnya.

"Sakit pak ustad, tolong hentikan ini Dosa. Tolong saya sakit" Faisal meronta.

Faisal terus meronta namun ustadz bejat itu masih memaju mundurkan miliknya menghujan lubang imut milik Faisal. Tak terkira bertapa sakitnya yang dirasa oleh Faisal bahkan darah sudah keluar dari area itu.

Melihat hal itu Hamzah hanya bisa menangis kala temannya jadi korban juga.

Sesudah puas dengan tindakannya ustadz cabul itu langsung menggeram dan menumpahkan lava hangatnya di dalam lubang imut milik Faisal lalu mencabutnya. Terlihat di sana milik ustad Faisal sudah berlumuran darah dan sedikit bercampur dengan ampas-ampas kehidupan.

Sesudah tubuhnya terlepas dari rudal bejat ustad cabul itu, Faisal langsung terkapar di lantai tanpa memakai celana. Anak itu hanya menangis saja meratapi nasibnya.

"Ibu, Bapak bawa saja aku bersama kalian aku sudah tidak kuat lagi di sini. Ini terlalu sakit" rintihan Faisal memilukan siapa saja yang mendengarnya.

Hamzah langsung berlari ke depan panti asuhan itu karena ia ingin menunggu Lilis dan Bara dan benar saja dari kejauhan Hamzah melihat Lilis dan Bara berjalan ke arah panti asuhan itu.

Hamzah langsung berlari menghampiri mereka.

"Kak Lilis, Kak Bara, untunglah kalian segera kemari" ucap Hamzah sembari terisak.

"Apa yang sudah Hamzah?" tanya Lilis sembari berjongkok mensejajarkan dirinya dengan hantu bocah malang itu.

"Pagi ini kak Faisal menjadi korban ustad Galih" ungkap Hamzah sembari menangis.

"Ayo kita langsung ke sana" ucap Lilis sembari menahan geram.

Kini mereka bertiga sudah sampai di depan panti asuhan itu.

Di sana sudah disambut oleh ustad Galih.

"Assalamualaikum Kak" ustad Galih berbicara dengan selembut mungkin.

Ingin rasanya Lilis mencabik-cabik wajah Predator itu sekarang namun ia perlu menahan kekesalannya supaya rencananya berjalan dengan lancar.

"Waalaikumsalam, ustadz, saya boleh masuk? Perkenalkan saya hamba Allah ingin sedikit memberikan rezeki saya untuk anak-anak di panti ini" ucap Lilis.

Untuk menjalankan rencananya ia terpaksa mengambil tabungan untuk membeli laptop. Lilis rela asalkan anak-anak di panti asuhan itu bisa terbebas dari si predator laknat itu dan bisa secepatnya ditangkap oleh polisi.

Lilis, Bara dan hamzah tidak tahu saja kalau teman Lilis yaitu Mbak Nik dan Mbak Sri mengikuti Lilis dari belakang. Mereka berdua ingin tahu mau ke mana teman manusianya itu dan Lilis pun tidak menyadari kehadiran kedua makhluk itu.

"Alhamdulillah Wa syukurillah Kakak kalau begitu ayo silakan masuk" balas ustadz Galih dengan sangat lembut.

"Dasar Boti anjing, sialan dia menipu orang dengan kata-kata manisnya tapi gue nggak akan tertipu dasar badjingan" geram Lilis dalam hatinya.

Lilis pun masuk diikuti oleh Bara dan Hamzah ke dalam ruangan yang dikhususkan untuk para donatur.

"Ustad saya ke sini membawa sedikit rezeki tetapi tidak banyak, maaf ya" ucap Lilis sembari menyerahkan uang satu juta rupiah.

Melihat tumpukan uang merah itu membuat ustad Galih senang, pasalnya uang itu bukan diperuntukkan untuk anak-anak di panti asuhannya tetapi uang itu akan ia gunakan untuk membeli keperluan dirinya dan berfoya-foya.

"Masya Allah Kakak, hati Kakak baik sekali. Kakak begitu dermawan berapapun yang kakak berikan kepada panti asuhan kami selaku pengurus akan menerima sebaik-baiknya dan kami akan amanah menyalurkan bantuan Kakak kepada anak-anak supaya anak-anak di panti asuhan ini bahagia" ucap ustadz Galih.

"Pak ustad, saya meminta boleh kan saya membawa satu anak dari panti asuhan ini untuk saya ajak belanja?" tanya Lilis.

Ustad Galih tampak ragu namun ia tidak bisa menolak orang yang baru saja memberikan uang kepadanya.

"Oh silakan nanti saya bawa anak itu ke hadapan anda" balas ustad Galih.

Pria itu pun tak lama membawa satu orang anak ke hadapan Lilis yang kebetulan anak itu adalah Faisal.

"Kakak Faisal" Ucapan Hamzah.

"Dia Faisal?" tanya Bara.

"Iya Kak, itu kak Faisal yang baru tadi pagi di cabul" oleh ustadz Galih" balas Hamzah.

"Nama kamu siapa nak?" tanya Lilis pada Faisal.

"Faisal Kak" jawab Faisal dengan lirih.

"Kamu mau nggak ikut kakak? Kita belanja yuk sekalian kita beli snack-snack dan baju untuk teman-teman kamu di sini, mau kan sayang?" tanya Lilis dengan penuh perhatian dan kata-kata yang halus membuat hati Bara berdesir.

"Sama anak kecil aja lembutnya minta ampun, kalau sama aku loe gue aja ngomongnya" ucap Bara dalam hatinya.

"Mau Kak" lirih Faisal.

"Pak ustad anaknya sudah mau, apakah boleh saya membawanya? Saya janji saya akan langsung membawa Faisal pulang kemari. Rumah saya juga tidak jauh kok" pinta Lilis.

"Oh silakan Kak, silakan bawa saja nak Faisal karena nampaknya Faisal sangat senang jika diajak jalan-jalan" balas ustad Galih.

Lilis pun membawa Faisal keluar dari panti asuhan. Setelah menjauhi panti asuhan, Lilis membawa Faisal ke sebuah hotel yang sudah Lilis pesan sebelumnya untuk menanyakan kebenarannya terhadap Faisal.

Terlihat Faisal tampak murung dan sedikit pun tidak ada rasa bahagia dalam dirinya.

Ketika sudah sampai di dalam kamar hotel, Lilis mengajak Faisal duduk di atas ranjang namun ketika Faisal duduk Ia memekik kesakitan.

"Nak coba ceritakan apa yang sudah kamu alami di dalam panti asuhan itu? Jangan takut, Kakak akan menolong kamu. Kakak akan membebaskan penderitaan kamu dan teman-teman dari ustadz jahat itu" ucap Lilis sembari berjongkok di hadapan Faisalbdan tangannya memegang tangan Faisal dengan lembut.

Faisal Langsung menangis, ia tidak kuat menceritakan apa yang sudah ia alami di dalam panti asuhan itu.

"Kamu tenang ya sayang, jangan merasa takut karena Kakak akan ada buat kamu dan korban dari ustadz jahat itu. Percayalah pertolongan Allah akan segera tiba.

"Sakit Kak, Faisal tidak kuat dengan semua ini. Ustadz Galih seperti monster hampir semua anak panti di lecehkan. Faisal ingin menyusul kedua orang tua Faisal saja ke akhirat..hikhikhik" Faisal berbicara sembari menangis.

Grep!!!

Lilis langsung memeluk anak laki-laki itu. Hatinya sakit. Anak laki-laki di hadapannya sungguh sangat rapuh.

"Kamu tidak boleh begini Nak, apapun yang terjadi kamu harus semangat, dan menata hidupmu kembali. Banyak orang di luaran sana yang akan membantu kamu untuk bangkit. Kamu berhak hidup bahagia Faisal" ucap Lilis sembari mendekap tubuh kurus Faisal.

"Kamu mau kan bantu Kakak buat laporkan si predator itu ke kantor polisi?" tanya Lilis.

Faisal mengangguk.

"Lis, kasih makan dulu nanti kita bawa dia ke rumah sakit untuk di periksa" ucap Bara.

Lilis hanya mengangguk sembari tersenyum pada Bara.

Awal cerita Faisal bisa sampai di panti asuhan neraka itu ketika dua bulan yang lalu keluarga Faisal tidak mau mengurusi Faisal karena kedua orang tuanya telah meninggal dunia akibat kecelakaan motor. Keluarga besar Faisal menyerahkan Faisal ke panti asuhan dan dengan berat hati Faisal pun ikhlas menerima takdirnya namun ketika dia sudah dua minggu berada di panti asuhan itu gelagat dari ustad Galih mulai terlihat. Pria itu seringkali memandang Faisal dengan tatapan penuh dengan hawa nafsu dan meremas burung pipit milik Faisal dengan gemas.

JIKA ADA YANG TIDAK SETUJU DENGAN CERITA AUTHOR YANG MEMBAWA-BAWA USTADZ YA ITU TERSERAH KALIAN.

AUTHOR HANYA INGIN KALIAN MELEK TERHADAP FAKTA KALAU BANYAK ORANG JAHAT YANG BERKAMUFLASE MENJADI MALAIKAT YANG SANGAT BAIK.

GERAM RASANYA KENAPA BANYAK SEKALI PESANTREN-PESANTREN YANG USTADZNYA MELAKUKAN PELECEHAN PADA SANTRINYA DAN TERAKHIR PENGELOLA PANTI ASUHAN YANG MENCABULI ANAK ASUHNYA SAMPAI PULUHAN....

AUTHOR SEORANG IBU, SANGAT RESAH DENGAN KEJADIAN INI SEMUA......

SEMOGA KITA DI JAUHKAN DARI ORANG-ORANG YANG PUNYA PENYAKIT MENTAL SEKSUAL....

Terpopuler

Comments

Kamiem sag

Kamiem sag

gak papa thor
di dunia nyata juga beberapa org bergelar ustadz tapi bejat

2025-02-24

0

budak jambi

budak jambi

di ponpes aja ada tu kejadian ank santri cow ny kena leceh jg cew

2025-02-16

0

Diah Susanti

Diah Susanti

kan situ yang buat cerita thor

2025-02-16

0

lihat semua
Episodes
1 Permulaan
2 Bayi Bajang
3 Terungkap
4 Pocong Telanj@ng
5 Pria Pemarah
6 Curhatan Hati Santi
7 Bara Koma
8 Mau Menolong Bara
9 Tidur Satu Kamar
10 Terbongkar
11 Hamzah Yang Malang
12 Rudal Isriwil Milik Bara
13 Menolong Hamzah DKK
14 Terungkap
15 Petunjuk Untuk Bara
16 Hampir Di Perkaos
17 Di Kerjain Hantu
18 Menolong Nenek Lestari
19 Menyakitkan
20 Dunia Ini Memang Sempit
21 Tak Suka Cewek Kotor
22 Paket Dari Orang Miaterius
23 Sudah Kembali Bekerja
24 Cemburu
25 Bara Si Pria Agresif 21+ bocil di harap minggir, nonton upin-ipin saja....
26 Menolong Mayang Part 1
27 Menolong Mayang Part 2
28 Menolong Mayang Part 3
29 Video Pembu*uhan Mayang
30 Akhirnya Mengakui
31 Hancurnya Hati Seorang Ayah.....
32 Kopi Beracun
33 Sosok Ular Cantik
34 Pesan Ingin Di Maafkan
35 Pengkhianatan Sang Istri
36 40 Tahun Di Bohongi
37 Mendatangi Sang Ayah
38 Ternyata Teman Lama
39 Nasihat Ular Cantik
40 Kasih Ibu Sepanjang Masa
41 Bara Cemburu
42 Tuyul Part 1
43 Tuyul Meresahkan
44 Tertangkap
45 Terbongkar
46 KKN
47 Wanita Misterius
48 Sebuah Fakta Yang Terungkap
49 Mendatangi Rumah Kendat Kembali
50 Akan Mengatakan Yang Sebenarnya
51 Kabar Kematian
52 Pria Yang Malang
53 Masa Lalu Bahar
54 Mata Batin Azkara
55 Juragan Mata Keranjang
56 Sisi Lain Uni Bakwan
57 Di Ajak Kerumah Camer
58 Dikira Gembel
59 Realita Kehidupan
60 Membuang Anak Sendiri
61 Ketahuan Pelakunya Narji
62 Pagi Yang Manis
63 Mendapat Perlakuan Tidak Mengenakan
64 Memata-matai
65 Berhasil Mendapatkan Tanda-tangan
66 Rahasia Yang Terbuka
67 Rencana Kedatangan Calon Mertua
68 Mendadak Sekali
69 Siapa Kakek Tua Itu?????
70 Pesugihan Kalajengking
71 Teror Part 1
72 Teror Part 2 ... Tentang Katijo
73 Kerinduan Seorang Ibu
74 Siap Mencari Tahu
75 Sutinah Pergi
76 Akan Menumbalkan Fatah
77 Gagal Menumbalkan
78 Mati
79 Jangan Terlalu Baik Sama Orang
80 Membully Ular
81 Kebelet kawin
82 Santi Hilang
83 Kasihan Santi
84 Uni Bakwan Pulang
85 Di Hukum
86 Prajurit Nakal
87 Santi Bertemu Orang Tuanya.....
88 Kebelet Kawin
89 Rencana Raden Astra Loka
90 Gara-gara sebotol minuman
Episodes

Updated 90 Episodes

1
Permulaan
2
Bayi Bajang
3
Terungkap
4
Pocong Telanj@ng
5
Pria Pemarah
6
Curhatan Hati Santi
7
Bara Koma
8
Mau Menolong Bara
9
Tidur Satu Kamar
10
Terbongkar
11
Hamzah Yang Malang
12
Rudal Isriwil Milik Bara
13
Menolong Hamzah DKK
14
Terungkap
15
Petunjuk Untuk Bara
16
Hampir Di Perkaos
17
Di Kerjain Hantu
18
Menolong Nenek Lestari
19
Menyakitkan
20
Dunia Ini Memang Sempit
21
Tak Suka Cewek Kotor
22
Paket Dari Orang Miaterius
23
Sudah Kembali Bekerja
24
Cemburu
25
Bara Si Pria Agresif 21+ bocil di harap minggir, nonton upin-ipin saja....
26
Menolong Mayang Part 1
27
Menolong Mayang Part 2
28
Menolong Mayang Part 3
29
Video Pembu*uhan Mayang
30
Akhirnya Mengakui
31
Hancurnya Hati Seorang Ayah.....
32
Kopi Beracun
33
Sosok Ular Cantik
34
Pesan Ingin Di Maafkan
35
Pengkhianatan Sang Istri
36
40 Tahun Di Bohongi
37
Mendatangi Sang Ayah
38
Ternyata Teman Lama
39
Nasihat Ular Cantik
40
Kasih Ibu Sepanjang Masa
41
Bara Cemburu
42
Tuyul Part 1
43
Tuyul Meresahkan
44
Tertangkap
45
Terbongkar
46
KKN
47
Wanita Misterius
48
Sebuah Fakta Yang Terungkap
49
Mendatangi Rumah Kendat Kembali
50
Akan Mengatakan Yang Sebenarnya
51
Kabar Kematian
52
Pria Yang Malang
53
Masa Lalu Bahar
54
Mata Batin Azkara
55
Juragan Mata Keranjang
56
Sisi Lain Uni Bakwan
57
Di Ajak Kerumah Camer
58
Dikira Gembel
59
Realita Kehidupan
60
Membuang Anak Sendiri
61
Ketahuan Pelakunya Narji
62
Pagi Yang Manis
63
Mendapat Perlakuan Tidak Mengenakan
64
Memata-matai
65
Berhasil Mendapatkan Tanda-tangan
66
Rahasia Yang Terbuka
67
Rencana Kedatangan Calon Mertua
68
Mendadak Sekali
69
Siapa Kakek Tua Itu?????
70
Pesugihan Kalajengking
71
Teror Part 1
72
Teror Part 2 ... Tentang Katijo
73
Kerinduan Seorang Ibu
74
Siap Mencari Tahu
75
Sutinah Pergi
76
Akan Menumbalkan Fatah
77
Gagal Menumbalkan
78
Mati
79
Jangan Terlalu Baik Sama Orang
80
Membully Ular
81
Kebelet kawin
82
Santi Hilang
83
Kasihan Santi
84
Uni Bakwan Pulang
85
Di Hukum
86
Prajurit Nakal
87
Santi Bertemu Orang Tuanya.....
88
Kebelet Kawin
89
Rencana Raden Astra Loka
90
Gara-gara sebotol minuman

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!