Bingung

"Aku harus mencari kemana lagi, aku sudah mencari mu kemana mana Ra, tapi sampai detik ini aku belum menemukan kamu," Ucap Angga sambil memegang foto Aira.

"Mas, kamu belum menemukan mbak Aira juga?" Tanya Siska, ia merasa bersalah atas kepergian Aira.

"Belum, mas sudah mencoba mencari kemana mana, mas juga sudah menanyakan ke semua teman teman nya, tapi mereka tidak ada yang tahu," Jawab Angga.

***

Di sisi lain, orang yang sedang di cari sedang menikmati kehidupan nya.

"Sam, sarapan dulu, aku sudah memasak makanan kesukaan aku, cobain ya, siapa tahu kamu suka," Ucap Aira.

"Boleh, memang nya apa yang kamu masak?" Tanya Samudra dengan senyuman khas nya.

"Ada deh, makanya ayo kita turun ke bawah," Ajak Aira yang sudah tidak sabar masakan nya di cicipi oleh sang suami.

"Boleh sayang," Jawab Samudra.

"Ih Sam kamu ini kaya anak kecil aja, baju ga rapih gitu," Ucap Aira yang melihat pakaian suami nya kurang rapih.

"Soal nya udah ga sabar mau makan yang kamu masak tadi, soal nya masakan kamu enak banget," Ucap Samudra.

"Hm kamu ini, sini aku rapihin dulu, nanti kalo karyawan kamu melihat kamu ga rapih gini bisa bisa mereka membicarakan aku, jadi istri ga becus," Ucap Aira yang mengomel sambil merapih kan baju suami nya.

Cupp...

Satu kecupan mendarat di bibir Aira yang sedang mengomel itu.

"Sam.." Ujar Aira malu.

"Abis nya lucu kalo lagi ngomel gitu," Kata Samudra menggoda sang istri.

"Berarti aku harus ngomel terus gitu sama kamu," Kata Aira.

"Jangan juga," Ucap Samudra yang takut dengan perkataan suami nya.

"Kamu ini, yaudah ayo turun. Baju nya sudah rapih jadi waktu nya kita sarapan sebelum kamu kerja," Ajak Aira menggandeng tangan suami nya.

"Ayo," Jawab Samudra mengikuti langkah sang istri tercinta nya.

"Ayo ka cepat makan, nanti makanan nya abis sama kakek," Kata Fera yang kesal dengan sang kakek.

"Ada apa ini, pagi pagi sudah ribut," Tanya Samudra.

"Adik mu sama kakek kamu itu rebutan makanan yang di buat sama istri kamu," Jawab mommy Meilani.

"Cuman gara gara itu doang, kaya ga ada makanan lagi," Ujar Samudra yang bingung dengan kelakuan mereka.

"Cobain dulu ka, enak banget masakan ka Aira," Kata Fera memberitahu.

Setelah itu, Samudra mencoba masakan makanan yang di buat istri nya itu, memang enak pantas saja keluarga nya sangat menikmati masakan sang istri.

"Gimana Sam, enak ga?" Tanya Aira cemas.

"Selalu enak, masakan kamu ga pernah gagal," Jawab Samudra.

"Syukur deh kalo enak," Kata Aira merasa lega.

Setelah beberapa saat, acara makan pun sudah beres, satu persatu sudah pergi.

"Eh mommy," Ucap Aira kaget melihat sang mertua sudah berada di belakang nya.

"Rajin amat sayang," Kata mommy Meilani memuji sang menantu yang sedang menyiram tanaman nya di.

"Bosen aku mom, Samudra ga izinin aku kerja," Jawab Aira.

"Kenapa harus kerja, uang suami kamu banyak, ga bakal habis kalo untuk menghidupi cucu mommy nanti," Kata mommy Meilani.

"Cucu.." Ucap Aira dalam hati.

"Maaf sayang, tidak usah di pikir kan," Ucap mommy Meilani yang meyadari perkataan nya.

"Iya mom, terus mommy ke sini ada apa?, ada perlu sama aku?" Tanya Aira.

"Mau ngobrol ngobrol aja sama menantu mommy, emang nya ga boleh?" Kata mommy Meilani menggoda sang menantu.

"Boleh dong mom," Jawab Aira tersemyum.

"Kamu sudah menjadi menantu kami selama seminggu, bagaimana rasa nya?" Tanya mommy Meilani iseng.

"Enak, bahagia. Pokonya ga bisa di gambar kan deh se happy apa aku punya keluarga seperti kalian," Jawab Aira tersenyum.

"Syukurlah kalo kamu merasa happy dan bahagia, mommy senang sekali," Kata mommy Meilani tersenyum.

"Iya mom," Jawab Aira.

"Lalu dengan Samudra?" Tanya mommy Meilani tiba tiba membuat Aira menghentikan aktivitas nya.

"Happy mom,"Jawab Aira gugup, ia bingung menjawab pertanyaan sang mertua.

" Maaf kalo pertanyaan mommy lancang, kamu sudah memberikan hak suami kamu?"Tanya mommy Meilani.

Aira menggelengkan kepala nya, lalu ia berkata, "Sampai detik ini aku belum memberikan hak Samudra mom," Ucap Aira tertunduk.

"Apa alasan kamu belum mencintai suami kamu?" Tanya mommy Meilani.

"Aku belum siap mom," Jawab Aira.

"Sayang kalo alasan kamu belum cinta dan belum siap memberikan hak mu kepada suami kamu, lalu bagaimana kamu akan mencintai suami mu?" Kata mommy Meilani yang menasehati Aira.

"Aku takut mom," Jawab Aira gugup.

"Sayang, sekarang mommy akan bicara seperti sama sama wanita, bukan seperti menantu dan mertua. Nasib masa lalu kita hampir sama nak, gagal mempertahankan rumah tangga karena ada nya orang ketiga, apakah kamu tidak takut kejadian lalu terulang lagi karena kamu tidak memberikan hak suami mu, apakah kamu siap nanti suami mu mencintai wanita lain hanya karena istri nya tidak memberikan hak nya, hak dalam artian di sini bukan hanya melakukan hal begitu, tapi hak mencintai. Suami kamu berhak di cintai kamu, paksakan dan berikan hak suami mu, kamu akan terbiasa. Mommy yakin kalian itu sebenar nya saling mencintai," Kata mommy Meilani menasehati menantu nya.

"Mommy benar, aku harus memberikan hak suami ku, aku memang menganggumi Samudra dari awal bertemu, tapi aku masih ragu dan aku takut mengecewakan Samudra mom," Ucap Aira.

"Takut dalam artian apa nak?" Tanya mommy Meilani.

"Aku takut, aku tidak bisa memberikan keturunan," Jawab Aira.

"Samudra dan kami tidak akan menuntut anak dari kalian, biar kan tuhan yang mengatur semua nya, kamu jangan terlalu mencemas kan hal seperti itu sayang," Kata mommy Meilani menenangkan sang menantu nya itu.

"Mom aku belum terlalu tahu tentang Samudra, mau ga mommy ceritain dikit aja tentang Samudra, mau itu masa kecil nya atau masa sekarang nya," Kata Aira.

"Boleh sayang, sebenar nya dulu saat Samudra masih kuliah, dia sempat mempunyai kekasih, tapi kekasih nya itu selingkuh dengan teman nya, dari situ Samudra kaya ga tertarik lagi dengan wanita, mommy sempat khawatir, soal nya mommy sudah men jodoh kan Samudra kesana kemari, tapi dia menolak, tapi kalo ga salah delapan bulan yang lalu dia sempat cerita sama mommy kalo dia ada kerjaan ke jakarta gitu, terus ketemu perempuan cantik kata nya tapi lagi sedih gitu, terus mommy tanya lah siapa gitu wanita nya, dia jawab ga tau, tapi dia bilang kalo suatu saat nanti mau bertemu lagi dengan wanita itu tapi dengan versi yang berbeda," Ucap mommy Meilani.

"Oh gitu ya mom," Ucap Aira yang merasa lega mendengar cerita dari sang mertua nya.

"Iya, kalo gitu mommy mau ke dalam dulu ya, mau nganterin obat buat nenek," Ucap mommy Meilani.

"Iya mom, makasih sudah menasehati aku," Kata Aira tersenyum.

"Iya sayang, jangan lupa dengan ucapan mommy tadi, kamu bisa dan berusaha lah yaa," Jawab mommy Meilani.

Sepeninggalan mommy Meilani, Aira terduduk bingung apakah ia akan memberikan hak suami nya itu.

Namun disisi lain lebih tepat nya di kamar mommy Meilani dan nenek Sinta, mereka sedang tertawa karena rencana nya berhasil.

"Mantep banget kamu beri nasehat nya, pasti anak mu nanti malam bakalan bahagia melayang layang," Ucap nenek Sinta tertawa.

"Demi kebahgiaan bersama bu, biar cepet punya cucu," Jawab mommy Meilani tertawa.

Terpopuler

Comments

Ati Purwati

Ati Purwati

ceritanya terlalu fokus di Aira..
sekali-kali pelakor dapat karma kek..

2024-12-25

2

Priskha

Priskha

Oalah modus ternyata mommy Melany

2025-01-09

1

Al Mpr

Al Mpr

ayo mulai gempur

2025-03-12

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1
2 Bab 2
3 Bab 3
4 Bab 4
5 Bab 5
6 Bab 6 Akhir dari semuanya.
7 Bab 7. Memulai kehidupan baru
8 Bab 8. Laki-laki menyebalkan
9 Bab 9. Menjalani drama
10 Bab 10
11 Bab 11
12 Bab 12
13 Bab 13
14 Bab 14
15 Bab 15
16 Paksaan Menikah
17 Sekilas kisah masa lalu
18 Pernikahan dan kejutan
19 Malam pertama
20 Bingung
21 Malam pengantin yang tertunda
22 Rencana bulan madu
23 Shopping bersama mertua
24 Taman mawar
25 Siapa sebenar nya?
26 Terbongkar nya asal Aira
27 Sisi lain Aira
28 Kabar bahagia
29 Fera dan kehidupan nya
30 Ngidam aneh
31 Lahiran Aisyah
32 Nasihat untuk Aira
33 Tingkah diluar nalar Fera
34 Bertemu tidak sengaja
35 Kejadian tak terduga
36 Bayi kembar
37 Laki laki misterius
38 Kepulangan
39 Perhatian sang mertua
40 Kisah Hendra dan Fera
41 Menara Eiffel with kamu
42 Dua agresif
43 Kisah dua pasangan
44 Akhirnya ketahuan
45 Terbongkar
46 Aira pergi
47 Perkelahian antara adik dan kakak.
48 Baikan
49 Restu
50 Pulang
51 Kejutan
52 Bertemu calon mertua
53 Rencana tunangan yang mendadak
54 Bertemu mantan mertua julid
55 Bertemu mantan madu
56 Rencana Pulang
57 Tentang Siska Dan Angga
58 Rencana Licik Luck
59 Salah Faham
60 Bab 60
61 Kedatangan Hendra
62 Terbongkar
63 Penyesalan Angga
64 Dalang Penculikan
65 Kejadian Yang Begitu Cepat
66 Kabar Bahagia
67 Suami vs mertua posesif
68 Salah Faham
69 Bumil Mengidam
70 Bab 70
71 Fera sakit
72 Tentang Fera Dan Hendra
73 Kedatangan Bunda Rista
74 Kabar Duka
75 Kembali Bertemu dengan Siska
76 Meminta Izin
77 Melamar Nina
78 Kado Pernikahan
79 Melahirkan, tapi...
80 Cerita Luck
81 Bab 81
82 Bab 82
83 Luck Galau
84 Bocah Nakal
85 Pernikahan Fera Dan Hendra
86 Kepergian Luck
87 Kepindahan Fera
88 Langkah Samudra
89 Bab 89
90 Kembali Di Pertemukan Dengan Masalalu
91 Percaya Dengan Bocah
92 POV Angga
93 Kehamilan Fera
94 Selesai.
Episodes

Updated 94 Episodes

1
Bab 1
2
Bab 2
3
Bab 3
4
Bab 4
5
Bab 5
6
Bab 6 Akhir dari semuanya.
7
Bab 7. Memulai kehidupan baru
8
Bab 8. Laki-laki menyebalkan
9
Bab 9. Menjalani drama
10
Bab 10
11
Bab 11
12
Bab 12
13
Bab 13
14
Bab 14
15
Bab 15
16
Paksaan Menikah
17
Sekilas kisah masa lalu
18
Pernikahan dan kejutan
19
Malam pertama
20
Bingung
21
Malam pengantin yang tertunda
22
Rencana bulan madu
23
Shopping bersama mertua
24
Taman mawar
25
Siapa sebenar nya?
26
Terbongkar nya asal Aira
27
Sisi lain Aira
28
Kabar bahagia
29
Fera dan kehidupan nya
30
Ngidam aneh
31
Lahiran Aisyah
32
Nasihat untuk Aira
33
Tingkah diluar nalar Fera
34
Bertemu tidak sengaja
35
Kejadian tak terduga
36
Bayi kembar
37
Laki laki misterius
38
Kepulangan
39
Perhatian sang mertua
40
Kisah Hendra dan Fera
41
Menara Eiffel with kamu
42
Dua agresif
43
Kisah dua pasangan
44
Akhirnya ketahuan
45
Terbongkar
46
Aira pergi
47
Perkelahian antara adik dan kakak.
48
Baikan
49
Restu
50
Pulang
51
Kejutan
52
Bertemu calon mertua
53
Rencana tunangan yang mendadak
54
Bertemu mantan mertua julid
55
Bertemu mantan madu
56
Rencana Pulang
57
Tentang Siska Dan Angga
58
Rencana Licik Luck
59
Salah Faham
60
Bab 60
61
Kedatangan Hendra
62
Terbongkar
63
Penyesalan Angga
64
Dalang Penculikan
65
Kejadian Yang Begitu Cepat
66
Kabar Bahagia
67
Suami vs mertua posesif
68
Salah Faham
69
Bumil Mengidam
70
Bab 70
71
Fera sakit
72
Tentang Fera Dan Hendra
73
Kedatangan Bunda Rista
74
Kabar Duka
75
Kembali Bertemu dengan Siska
76
Meminta Izin
77
Melamar Nina
78
Kado Pernikahan
79
Melahirkan, tapi...
80
Cerita Luck
81
Bab 81
82
Bab 82
83
Luck Galau
84
Bocah Nakal
85
Pernikahan Fera Dan Hendra
86
Kepergian Luck
87
Kepindahan Fera
88
Langkah Samudra
89
Bab 89
90
Kembali Di Pertemukan Dengan Masalalu
91
Percaya Dengan Bocah
92
POV Angga
93
Kehamilan Fera
94
Selesai.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!