Bab 2

___Semua tulusku pulang dalam bentuk penghianatan____

"Aku harus menjadi perempuan seperti apa agar aku layak dicintai mas?."

"Kamu jangan bicara seperti itu sayang, kamu layak dicintai," Ucap nya dengan suara lemah

"Dicintai seperti apa mas?. Apa ini yang nama nya cinta?," Jawab nya dengan suara yang mulai melemah

"Maaf,"

Lalu ia menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi, helaan nafas berat terdengar."Aku dengan siska dulu nya mantan kekasih. Lalu beberapa bulan lalu siska datang lagi kedalam hidup ku, dia kerumah ibu. Aku terbujuk rayuan nya, kami khilaf melakukan hal yang seharus nya tidak kami lakukan, lalu kami dinikahkan setelah ibu tau siska sedang mengandung anak ku."

"Aku betul-betul khilaf sayang, sungguh aku tidak berniat melakukan semua itu." Sambung nya lagi

"Khilaf katamu mas, sampe dia hamil katamu khilaf. Jangan munaf!k mas, kalian itu sama-sama mau, dan apa katamu tadi. Dia wanta baik-baik, cihh wanita baik seperti apa dia sehingga mau di ajak hal yang seharusnya tidak kalian lakukan."

"Kalian jelas salah sudah melakukan semua itu, dan kamu sudah menghianati aku,cintaku dan juga kepercayaan ku mas. Aku pikir mencintai mu adalah solusi terbaik, nyata nya sama saja menyakitkan, aku butuh waktu selama satu tahun agar bisa mencintai mu mas, setelah perjodohan itu. Aku dipaksa menikah dengan laki-laki yang sama sekali aku tidak tau seperti apa laki-laki itu, aku dipaksa menerima segala hal yang aku pun tidak tau harus seperti apa menerima segala nya. Sampai detik ini pun aku masih menanyakan apakah aku layak memberikan cintaku untuk laki-laki yang aku pun tidak tau, apa laki-laki itu mencintai ku atau tidak." Lirih nya dengan suara yang hampir teecekat

"Aku mencintai sayang, jangan bicara seperti itu, mas sangat mencintai mu." Jawab nya

"Kata cintamu hanya menenangkan ku saja mas, nyata nya cintamu masih untuk masa lalu mu. Lalu selama lima tahun ini kamu anggap aku apa mas?." Sambung nya lagi

"Kamu istri mas, mas sangat mencintai mu, meskipun kita menikah di jodohkan, tapi mas sangat mencintai kamu." Jawab nya

"Bohong. Jangan membohongi hati mu mas."

"Mas hanya ingin memiliki keturunan saja, kita menikah sudah lima tahun, tapi kamu belum hamil, sedangkan siska langsung hamil." Ucap nya spontan

"Jadi maksud mu aku mandul, aku tidak bisa memiliki keturunan, begitu maksud mu mas? Jadi cinta yang kamu ucapkan tadi hanya sebegitu. Aku selalu mengajak kamu periksa, konsultasi, tapi kamu menolak, kamu pikir selama ini aku tidak berusaha begitu mksd mu mas? Tega kamu mas bicara seperti itu." Jawab nya dengan tangisan yang sudah tidak bisa ia tahan lagi

"Bukan seperti itu maksud ku____Ucap nya terpotong

" Lalu maksud mu apa mas? Jangan berkilah."

"Tolong aku mau sendiri dulu, keluar dari kamar ini sekarang mas," Ucap nya lagi

"Tidak, aku mau disini sama kamu." Jawab nya kekeh

"Baik, aku yang akan keluar dari kamar ini," Ucap Aira

Ia memeluk Aira dengan erat,"Jangan sayang, biar aku yang keluar, kamu tenangin dulu dirimu."

"Aku tidak sudi di peluk laki-laki penghianat seperti kamu mas," Ucap nya melepaskan pelukan sang suami

Lalu laki-laki itu melangkah keluar dari kamar yang menjadi saksi bisu kisah cinta dua insan itu.

"Brakk...."

"Aira menutup pintu. Tubuh nya seakan-akan lemas dengan kejadian barusan, dimana ia baru saja meninggikan suara dan berantem hebat dengan suami nya."

"Mengapa kamu lakukan semua itu mas, mengapa kamu tidak memikirkan aku. Mana janji mu dulu yang akan menjaga dan mencintai ku, bohong. Kamu bohong mas," Ucap Aira dengan tangisan nya.

Keesokan pagi nya Aira terbangun dengan mata yang sembab.

"Aku tidak boleh seperti ini, aku harus segera menyeselsaikan semua ini."

Aira keluar kamar, hal yang tidak ingin dia lihat sudah duduk manis menunggu nya.

"Pagi sayang, ayo sarapan. Aku sudah memasak buat sarapan kita." Kata Angga sang suami Aira

Aira tersenyum, seolah-olah ia sudah melupakan kejadian kemarin.,"Baik mas, ada yang perlu kita bicarakan dulu."Ucap nya lagi

"Baiklah, ayo duduk." Jawab Angga mempersilahkan Aira duduk

"Kamu mencintai wanita murahan itu....Eh maaf wanita yang bernama siska itu mas?" Tanya Aira memastikan

Angga menatap sang istri dengan tatapan yang gugup.

"Jujur saja mas, aku tidak apa-apa, lagian kan kalian sudah menikah siri dan wanita itu sudah hamil anak kamu." Kata Aira lagi, suara yang menenangkan itu seolah-olah ia menerima semua nya.

"Maaf. Mas memang masih mencintai Siska, tapi setelah mas menikah dengan kamu, mas sudah berusaha melupakan dia, tapi di dalam perasaan mas masih mencintai nya," Jawab nya menundukan kepala

"Untuk kali ini ternyata kamu tidak berbohong. Bahkan ketika kamu berbicara sembari menundukan kepala, masih jelas terdengar dari nada bicara mu kalo kamu masih sangat mencintai nya, aku faham dengan posisi ku mas, pernikahan kita dahulu memang dijodohkan," Jawab Aira tenang

"Tapi mas mencintai kamu, sangat mencintai kamu." Ucap nya mengelus tangan Aira

"Kali ini kamu bohong mas, aku tidak percaya dengan kata cinta mu." Jawab Aira melepaskan genggaman tangan Angga

"Lalu aku dan pernikahan kita bagaimana mas?" Tanya Aira

"Kita akan tetap seperti ini, kita tidak akan berubah, pernikahan kita tidak akan berubah." Jawab nya

"Aku tidak mau di madu mas, nikahi dia tapi tinggalkan aku." Lirih Aira

"Tidak akan, kamu istri mas. Mas sangat mencintai mu. Mas hanya ingin memiliki anak, salah mas dimana?" Ucap Angga tidak tau diri

"Kamu masalah nya mas, kamu yang tidak bisa menahan hawa nafsu mu. Mana janji mu yang akan menjaga dan tidak akan menduakan aku mas?. Mana cinta yang kata nya kau langitkan itu," Kata Aira

"Jangan meninggikan suara mu di depan suami mu Aira," Ucap Angga meninggikan suara

"Ceraikan aku. Aku tidak sudi dimadu." Ucap Aira emosi

"Bercerai itu hal yang tidak disukai allah. Lagi pula dimadu jaminan nya surga." Jawab Angga enteng

"Dan aku tidak merindukan surga itu, mas!"

"Ceraikan aku, menikahlah dengan wanita yang bisa memberi mu keturunan. Perempuan yang akan melahirkan keturunan mu. Lepaskan aku wanita yang tidak bisa memberi mu keturunan."

"Tidak akan, kamu akan selalu menjadi istri ku," Jawab angga

"Jangan egois mas, bebaskan aku. Silahkan menikah dengan nya ," Ucap Aira memohon

"Mas tidak akan menceraikan kamu sayang. Kenapa susah bagimu menerima semua? Perasaan mas tidak akan berubah sama kamu, kita akan tetap sama-sama, saling mencintai."

Terpopuler

Comments

Maya Sari Niken

Maya Sari Niken

fokus dialognya aja,apa mereka duduk atau didepan pintu
ga ada gambaran
kadg KY gininjuga bikin bosen

2024-12-07

0

Galih Pratama Zhaqi

Galih Pratama Zhaqi

aku prnh bca cerita seprti ini dulu bngt brp tahun lalu tp aku lp novel siapa , d aku msih menyimak ,

2025-02-25

0

Sri Iryani

Sri Iryani

sepertinya Siska hamil dg orang lain tapi Angga jadi kambing hitamnya, Angga kan mandul

2025-02-23

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1
2 Bab 2
3 Bab 3
4 Bab 4
5 Bab 5
6 Bab 6 Akhir dari semuanya.
7 Bab 7. Memulai kehidupan baru
8 Bab 8. Laki-laki menyebalkan
9 Bab 9. Menjalani drama
10 Bab 10
11 Bab 11
12 Bab 12
13 Bab 13
14 Bab 14
15 Bab 15
16 Paksaan Menikah
17 Sekilas kisah masa lalu
18 Pernikahan dan kejutan
19 Malam pertama
20 Bingung
21 Malam pengantin yang tertunda
22 Rencana bulan madu
23 Shopping bersama mertua
24 Taman mawar
25 Siapa sebenar nya?
26 Terbongkar nya asal Aira
27 Sisi lain Aira
28 Kabar bahagia
29 Fera dan kehidupan nya
30 Ngidam aneh
31 Lahiran Aisyah
32 Nasihat untuk Aira
33 Tingkah diluar nalar Fera
34 Bertemu tidak sengaja
35 Kejadian tak terduga
36 Bayi kembar
37 Laki laki misterius
38 Kepulangan
39 Perhatian sang mertua
40 Kisah Hendra dan Fera
41 Menara Eiffel with kamu
42 Dua agresif
43 Kisah dua pasangan
44 Akhirnya ketahuan
45 Terbongkar
46 Aira pergi
47 Perkelahian antara adik dan kakak.
48 Baikan
49 Restu
50 Pulang
51 Kejutan
52 Bertemu calon mertua
53 Rencana tunangan yang mendadak
54 Bertemu mantan mertua julid
55 Bertemu mantan madu
56 Rencana Pulang
57 Tentang Siska Dan Angga
58 Rencana Licik Luck
59 Salah Faham
60 Bab 60
61 Kedatangan Hendra
62 Terbongkar
63 Penyesalan Angga
64 Dalang Penculikan
65 Kejadian Yang Begitu Cepat
66 Kabar Bahagia
67 Suami vs mertua posesif
68 Salah Faham
69 Bumil Mengidam
70 Bab 70
71 Fera sakit
72 Tentang Fera Dan Hendra
73 Kedatangan Bunda Rista
74 Kabar Duka
75 Kembali Bertemu dengan Siska
76 Meminta Izin
77 Melamar Nina
78 Kado Pernikahan
79 Melahirkan, tapi...
80 Cerita Luck
81 Bab 81
82 Bab 82
83 Luck Galau
84 Bocah Nakal
85 Pernikahan Fera Dan Hendra
86 Kepergian Luck
87 Kepindahan Fera
88 Langkah Samudra
89 Bab 89
90 Kembali Di Pertemukan Dengan Masalalu
91 Percaya Dengan Bocah
92 POV Angga
93 Kehamilan Fera
94 Selesai.
Episodes

Updated 94 Episodes

1
Bab 1
2
Bab 2
3
Bab 3
4
Bab 4
5
Bab 5
6
Bab 6 Akhir dari semuanya.
7
Bab 7. Memulai kehidupan baru
8
Bab 8. Laki-laki menyebalkan
9
Bab 9. Menjalani drama
10
Bab 10
11
Bab 11
12
Bab 12
13
Bab 13
14
Bab 14
15
Bab 15
16
Paksaan Menikah
17
Sekilas kisah masa lalu
18
Pernikahan dan kejutan
19
Malam pertama
20
Bingung
21
Malam pengantin yang tertunda
22
Rencana bulan madu
23
Shopping bersama mertua
24
Taman mawar
25
Siapa sebenar nya?
26
Terbongkar nya asal Aira
27
Sisi lain Aira
28
Kabar bahagia
29
Fera dan kehidupan nya
30
Ngidam aneh
31
Lahiran Aisyah
32
Nasihat untuk Aira
33
Tingkah diluar nalar Fera
34
Bertemu tidak sengaja
35
Kejadian tak terduga
36
Bayi kembar
37
Laki laki misterius
38
Kepulangan
39
Perhatian sang mertua
40
Kisah Hendra dan Fera
41
Menara Eiffel with kamu
42
Dua agresif
43
Kisah dua pasangan
44
Akhirnya ketahuan
45
Terbongkar
46
Aira pergi
47
Perkelahian antara adik dan kakak.
48
Baikan
49
Restu
50
Pulang
51
Kejutan
52
Bertemu calon mertua
53
Rencana tunangan yang mendadak
54
Bertemu mantan mertua julid
55
Bertemu mantan madu
56
Rencana Pulang
57
Tentang Siska Dan Angga
58
Rencana Licik Luck
59
Salah Faham
60
Bab 60
61
Kedatangan Hendra
62
Terbongkar
63
Penyesalan Angga
64
Dalang Penculikan
65
Kejadian Yang Begitu Cepat
66
Kabar Bahagia
67
Suami vs mertua posesif
68
Salah Faham
69
Bumil Mengidam
70
Bab 70
71
Fera sakit
72
Tentang Fera Dan Hendra
73
Kedatangan Bunda Rista
74
Kabar Duka
75
Kembali Bertemu dengan Siska
76
Meminta Izin
77
Melamar Nina
78
Kado Pernikahan
79
Melahirkan, tapi...
80
Cerita Luck
81
Bab 81
82
Bab 82
83
Luck Galau
84
Bocah Nakal
85
Pernikahan Fera Dan Hendra
86
Kepergian Luck
87
Kepindahan Fera
88
Langkah Samudra
89
Bab 89
90
Kembali Di Pertemukan Dengan Masalalu
91
Percaya Dengan Bocah
92
POV Angga
93
Kehamilan Fera
94
Selesai.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!