Sekilas kisah masa lalu

Setelah kejadian paksaan itu, Aira tidak bisa kabur. Tidak ada sedikit pun celah untuk ia bisa keluar dari mansion sebesar itu.

 Tok...Tok...Tok...

Suara ketukan pintu terdengar.

"Ka, makan yaa nanti kaka sakit," Ucap Fera membawa makanan ke kamar yang Aira tempati.

"Taruh saja makanan nya di atas meja sana Fer, nanti kaka makan," Jawab Aira tersenyum.

"Ka, aku butuh jawaban kaka tentang kaka yang pernah menikah," Ucap Fera.

 Aira tersenyum mendengar ucapan Fera, yang sebentar lagi akan menjadi adik ipar nya.

"Kaka dulu pernah menikah dengan seorang laki laki yang bernama Angga, dia seorang pengusaha dan juga seorang ustadz muda di tempat kaka tinggal, dulu kaka di jodoh kan dengan dia, kaka di paksa menikah dengan laki laki yang tidak kaka kenal, setelah pemaksaan pernikahan itu, kaka menerima nya karena kaka pikir itu jalan satu satu nya agar kaka bisa balas budi dengan keluarga kaka yang di sana, singkat cerita setelah pernikahan kaka dengan dia sudah satu tahun, kita memutuskan untuk saling mencintai dan juga menjalan kan rumah tangga yang semesti nya. Kaka berusaha mencinta dia, sampai dimana kaka mencintai dia karena kaka melihat rasa kepedulian dia sama kaka dan juga dia laki laki yang bertanggung jawab, tapi setelah lima tahun kami menikah, kaka belum hamil juga, sebenarnya mantan suami kaka tidak mendesak kaka agar secepat nya mempunyai anak, tapi keluarga nya yang mendesak dia agar secepat nya mempunyai keturunan, mengingat dia anak tunggal." Jawab Aira menghela nafas panjang, ia menjadi teringat masa indah bersama Angga di masa lalu.

"Apa yang membuat kaka mantap berpisah dengan mantan suami kaka dulu?" Tanya lagi Fera.

"Pada hari itu, mantan suami kaka membawa seorang wanita, kaka pikir dia teman atau keluarga nya. Namun setelah wanita itu mengenalkan diri nya sebagai istri kedua mantan suami kaka, dari situ kaka sudah tidak bisa lagi berbuat apa apa, mengingat dia mengatakan kalo ia sedang hamil anak nya mantan suami kaka. Sejak saat itu kepercayaan, cinta dan apapun itu hilang begitu saja, ada rasa tidak terima dengan perlakuan mereka, sampai saat ini kaka masih ingat mereka, tapi bukan mengingat orang nya tapi mengingat luka yang sudah mereka lakukan kepada kaka. Pada saat pernikahan mereka kaka datang, datang sebagai tamu. Kak menyalami mereka ke pelaminan, mengucap kata selama atas pernikahan nya, namun hati kaka sangat sesak. Setelah mereka menikah, mereka berbulan madu selama seminggu, lalu setelah itu mereka pulang dengan bahagia, tanpa memikirkan kaka," Jawab Aira menjelas kan, tidak ada raut sedih ketika ia menjelaskan semua nya, mengingat Aira sudah lupa dengan perasaan nya.

"Kaka, aku sangat terharu," Ucap Fera memeluk Aira.

"Wanita hebat, anak mommy tidak salah memilih kamu sebagai istri nya," Sahut Meilani sang ibu Samudra.

"Tante, sejak kapan menguping pembicaraan kami," Tanya Aira malu.

"Sebenar nya mommy sengaja menyuruh Fera ke kamar kamu membawa makanan, biar kamu bisa menceritakan tentang kamu," Jawab Meilani sang ibu Samudra.

"Daddy, kaka, kakek, nenek." Teriak Fera melihat keluarga nya ternyata mendengar pembicaraan mereka.

"Cucu naka, kenapa teriak teriak," Ujar sang nenek.

"Nenek kenapa, seperti nya abis nangis," Tanya Fera bingung.

"Dengerin cerita nya kalian, jadi nenek kalian terharu," Jawab Rangga sang daddy.

"Diam anal nakal, bicara mu tidak pernah di jaga," Ucap Sinta sang nenek samudra.

Semua orang melihat kearah Aira, Aira bingung mendapat kan tatapan dari mereka.

"Kakek merestui kalian," Sahut sang kakek yang tiba tiba bicara lalu peri menghilang.

"Terima kasih ayah mertua, ayah mertua paling hebat di seluruh dunia," Teriak Meilani sang ibu merasa bahagia, akhirnya sang ayah mertua merestui pernikahan anak nya.

"Sayang mulai sekarang panggil mommy bukan tante, tiga hari lagi kalian akan menikah," Ujar Meilani sang ibu.

"Iyaa mommy,"Jawab Aira tersenyum.

" Akhirnya aku mempunyai kaka perempuan, aku bahagia sekali,"Ucap Fera tersenyum girang.

"Jadi selama ini kamu tidak bahagia punya kaka yang tampan," Tanya Samudra.

"Dih tampan dari mana nya, yang ada nyebelin," Ujar Fera memanyun kan bibir nya.

"Uang jajan akan kaka tarik," Ujar Samudra.

"Kaka memang paling tampan, jangan menarik uang jajan aku ya kaka," Ucap Fera memohon.

"Giliran uang jajan aja cepat," Kata Samudra.

"Mom titip Aira dulu, aku ada kerjaan," Ucap Samudra.

"Iya Sam, akan mommy jaga," Jawab Meilani sang ibu.

"Jangan coba coba kabur," Kata Samudra melotot kan mata nya kearah Aira.

"Sam, sekali lagi kaya gitu mommy pukul kamu," Ucap Meilani sang ibu melihat tingkah laku anak nya sambil mencubit telinga nya.

"Aduhh aduhh mom sakit," Ujar Samudra mengeluk kesakitan.

"Pukul aja mom," Ucap Fera mendukung sang mommy.

Samudra berhasil lepas dari cengkraman sang mommy, ia berari keluar menjauh.

"Dahulu mommy juga setatus nya janda ketika menikah dengan daddy nya anak anak," Ucap Meilani tiba tiba angkat bicara.

"Mommy serius?" Tanya Aira tidak percaya dengan perkataan sang mertua nya.

"Mommy serius, mommy juga dahulu berpisah tanpa anak, dulu pernikahan mommy hanya dua tahun, mommy di cerai kan begitu saja dan di buang oleh mantan suami mommy, dan pada akhirnya bertemu dengan Daddy nya anak anak," Jawab bu Meilani.

"Jadi kaka jangan merasa diri kaka rendah, meskipun kaka seorang janda tapi kaka tidak serendah mereka di luar sana," Ujar Fera.

"Terima kasih kalian sudah menerima aku, mengingat keluarga ini adalah bukan keluarga sembarangan," Ucap Aira.

"Jangan berkecil hati, bukti kan kalo kamu bisa memiliki keturunan, jika kelak kamu bertemu dengan mantan suami mu, dia tidak akan merendah kan mu," Ucap bu Meilani.

"Iya mom, aku tidak mandul, hanya saja belum di waktu nya di beri keturunan," Jawab Aira.

"Nah gitu dong, mommy percaya kalian akan saling mencintai," Ujar bu Meilani memberi nasehat.

"Tapi mom, boleh kan aku meminta sesuatu," Tanya Aira.

"Apa sayang, kami akan memberikan nya,"Jawab bu Meilani.

" Mom tolong beritahu Samudra dan yang lain nya, kalo nanti pernikahan nya jangan di publish ke medua, aku takut mereka melihat acara nya,"Ucap Aira.

"Mommy kira kamu mau minta apa gitu," Ujar bu Meilani.

"Aku hanya takut mereka tahu aku berada di mana, aku sudah sejauh ini pergi dari kehidupan yang lalu agar aku bisa bangkit dan memulai kehidupan baru," Kata Aira.

"Mommy akan mengabulkan permintaan kamu sayang," Jawab bu Meilani.

"Makasih mom,"Jawab Aira memeluk calon mertua nya itu.

Terpopuler

Comments

Aries suratman Suratman

Aries suratman Suratman

Hendra sama Fera selisih Usianya jauh, Fera 17th Hendra 27th

2025-01-16

0

Priskha

Priskha

Thor... Hendra jodohkan aja SM si Fera

2025-01-09

0

Fhatiimah

Fhatiimah

kasian hendra tdk berjodoh sama aira

2025-01-07

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1
2 Bab 2
3 Bab 3
4 Bab 4
5 Bab 5
6 Bab 6 Akhir dari semuanya.
7 Bab 7. Memulai kehidupan baru
8 Bab 8. Laki-laki menyebalkan
9 Bab 9. Menjalani drama
10 Bab 10
11 Bab 11
12 Bab 12
13 Bab 13
14 Bab 14
15 Bab 15
16 Paksaan Menikah
17 Sekilas kisah masa lalu
18 Pernikahan dan kejutan
19 Malam pertama
20 Bingung
21 Malam pengantin yang tertunda
22 Rencana bulan madu
23 Shopping bersama mertua
24 Taman mawar
25 Siapa sebenar nya?
26 Terbongkar nya asal Aira
27 Sisi lain Aira
28 Kabar bahagia
29 Fera dan kehidupan nya
30 Ngidam aneh
31 Lahiran Aisyah
32 Nasihat untuk Aira
33 Tingkah diluar nalar Fera
34 Bertemu tidak sengaja
35 Kejadian tak terduga
36 Bayi kembar
37 Laki laki misterius
38 Kepulangan
39 Perhatian sang mertua
40 Kisah Hendra dan Fera
41 Menara Eiffel with kamu
42 Dua agresif
43 Kisah dua pasangan
44 Akhirnya ketahuan
45 Terbongkar
46 Aira pergi
47 Perkelahian antara adik dan kakak.
48 Baikan
49 Restu
50 Pulang
51 Kejutan
52 Bertemu calon mertua
53 Rencana tunangan yang mendadak
54 Bertemu mantan mertua julid
55 Bertemu mantan madu
56 Rencana Pulang
57 Tentang Siska Dan Angga
58 Rencana Licik Luck
59 Salah Faham
60 Bab 60
61 Kedatangan Hendra
62 Terbongkar
63 Penyesalan Angga
64 Dalang Penculikan
65 Kejadian Yang Begitu Cepat
66 Kabar Bahagia
67 Suami vs mertua posesif
68 Salah Faham
69 Bumil Mengidam
70 Bab 70
71 Fera sakit
72 Tentang Fera Dan Hendra
73 Kedatangan Bunda Rista
74 Kabar Duka
75 Kembali Bertemu dengan Siska
76 Meminta Izin
77 Melamar Nina
78 Kado Pernikahan
79 Melahirkan, tapi...
80 Cerita Luck
81 Bab 81
82 Bab 82
83 Luck Galau
84 Bocah Nakal
85 Pernikahan Fera Dan Hendra
86 Kepergian Luck
87 Kepindahan Fera
88 Langkah Samudra
89 Bab 89
90 Kembali Di Pertemukan Dengan Masalalu
91 Percaya Dengan Bocah
92 POV Angga
93 Kehamilan Fera
94 Selesai.
Episodes

Updated 94 Episodes

1
Bab 1
2
Bab 2
3
Bab 3
4
Bab 4
5
Bab 5
6
Bab 6 Akhir dari semuanya.
7
Bab 7. Memulai kehidupan baru
8
Bab 8. Laki-laki menyebalkan
9
Bab 9. Menjalani drama
10
Bab 10
11
Bab 11
12
Bab 12
13
Bab 13
14
Bab 14
15
Bab 15
16
Paksaan Menikah
17
Sekilas kisah masa lalu
18
Pernikahan dan kejutan
19
Malam pertama
20
Bingung
21
Malam pengantin yang tertunda
22
Rencana bulan madu
23
Shopping bersama mertua
24
Taman mawar
25
Siapa sebenar nya?
26
Terbongkar nya asal Aira
27
Sisi lain Aira
28
Kabar bahagia
29
Fera dan kehidupan nya
30
Ngidam aneh
31
Lahiran Aisyah
32
Nasihat untuk Aira
33
Tingkah diluar nalar Fera
34
Bertemu tidak sengaja
35
Kejadian tak terduga
36
Bayi kembar
37
Laki laki misterius
38
Kepulangan
39
Perhatian sang mertua
40
Kisah Hendra dan Fera
41
Menara Eiffel with kamu
42
Dua agresif
43
Kisah dua pasangan
44
Akhirnya ketahuan
45
Terbongkar
46
Aira pergi
47
Perkelahian antara adik dan kakak.
48
Baikan
49
Restu
50
Pulang
51
Kejutan
52
Bertemu calon mertua
53
Rencana tunangan yang mendadak
54
Bertemu mantan mertua julid
55
Bertemu mantan madu
56
Rencana Pulang
57
Tentang Siska Dan Angga
58
Rencana Licik Luck
59
Salah Faham
60
Bab 60
61
Kedatangan Hendra
62
Terbongkar
63
Penyesalan Angga
64
Dalang Penculikan
65
Kejadian Yang Begitu Cepat
66
Kabar Bahagia
67
Suami vs mertua posesif
68
Salah Faham
69
Bumil Mengidam
70
Bab 70
71
Fera sakit
72
Tentang Fera Dan Hendra
73
Kedatangan Bunda Rista
74
Kabar Duka
75
Kembali Bertemu dengan Siska
76
Meminta Izin
77
Melamar Nina
78
Kado Pernikahan
79
Melahirkan, tapi...
80
Cerita Luck
81
Bab 81
82
Bab 82
83
Luck Galau
84
Bocah Nakal
85
Pernikahan Fera Dan Hendra
86
Kepergian Luck
87
Kepindahan Fera
88
Langkah Samudra
89
Bab 89
90
Kembali Di Pertemukan Dengan Masalalu
91
Percaya Dengan Bocah
92
POV Angga
93
Kehamilan Fera
94
Selesai.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!