Malam pertama

"Aku mau bersih bersih dulu," Ucap Aira gugup.

"Yaudah kamu duluan," Jawab Samudra yang tidak kalah gugup nya.

 Setelah beberapa menit, Aira selesai dengan mandi nya, setelah itu gantian Samudra yang masuk kamar mandi.

 "Sam, mau bagaimana?" Tanya Aira.

"Kamu dulu di bawah, aku di atas," Jawab Samudra menggoda Aira.

"Sam, bisa bisa nya kamu jawab kaya gitu," Ucap Aira kaget dengan jawaban Suami nya.

"Maaf aku bercanda, maksud kamu mau bagaimana apa nya?" Tanya Samudra.

"Pernikahan ini," Jawab Aira singkat.

"Jalani aja," Ujar nya.

"Segampang itu kamu jawab nya, dasar laki laki menyebal kan," Ucap Aira merajuk.

"Sebenar nya aku sudah jatuh cinta sama kamu, dari awal kita bertemu saat kamu bersedih itu, aku berdoa supaya bisa bertemu dengan kamu tapi beda keadaan nya, tuhan mengabul kan, kita bertemu lagi," Ucap Samudra.

"Sam, kamu serius?" Tanya Aira merasa tidak percaya dengan jawaban suami nya, mengingat sang suami yang selalu menyebal kan.

"Emang nya menurut kamu, aku ajak kamu buat jadi pacar pura pura ga ada niat nya apa," Ucap Samudra.

"Tapi sikap mu kemarin kemarin ga kaya orang yang suka sama aku," Jawab Aira bingung.

"Ga harus di lihatin, nanti kalo tiba tiba aku bilang, mau ga jadi pacar ku, jelas kan kamu bakal kabur, bakal ngira nya aku orang gila," Jawab Samudra.

"Iya juga sih, aneh juga," Ucap Aira terkekeuh.

"Ayo jatuh cinta lagi." Ucap Samudra mengulur kan tangan nya.

"Tapi aku..." Ucap Aira belum melanjut kan cerita nya.

"Di coba, kamu jangan berlarut merasakan trauma dan menganggap laki laki tidak bisa setia, ayo jatuh cinta lagi, aku akan berusaha membahagia kan kamu, aku akan selalu mencintai kamu," Ucap Samudra meyakinkan Aira.

"Meskipun nanti aku tidak bisa memiliki anak?" Ucap Aira tiba tiba.

"Kamu bisa memiliki anak, kamu sehat," Jawab Samudra meyakinkan.

"Kenapa kami seyakin itu?" Tanya Aira.

"Karena aku percaya sama kamu," Jawab Samudra tersenyum.

"Tapi Sam..."

"Kamu belum mencintai ku kan, aku faham. Kamu hanya belum mencintai ku, bukan tidak bisa, itu berarti ada celah untuk aku bisa masuk kedalam hati kamu yang sudah lama kosong," Ucap Samudra.

"Lalu bagaimana kalo aku tidak bisa mencintai kamu?" Tanya Aira.

"Aku akan membuat kamu jatuh cinta dengan aku," Jawab Samudra.

"Maaf aku belum bisa melakukan kewajiban aku sebagai seorang istri," Kata Aira merasa bersalah.

"Tidak masalah, cintai aku dulu, jika suatu saat nanti kamu sudah mencintai aku, baru lakukan tugas mu sebagai istri," Jawab Samudra.

"Sam, terima kasih."Jawab Aira.

" Iya sama sama, cepet tidur, ini sudah malam. Aku ada kerjaan dikit,"Kata Samudra.

"Aku tidur duluan ya," Kata Aira.

Samudra mengangguk, ia berjalan ke sofa, lalu membuka laptop.

(Awasi orang ini, pastikan dia tidak mencari istri ku) Samudra mengirim pesan kepada seseorang.

"Aku tidak akan menyakiti kamu, aku janji aku akan mencintai kamu," Ucap Samudra dalam hati sembari melihat sang istri yang sudah tidur pulas.

**

Pagi hari nya, kedua pengantin itu terbangun dari tidur nya.

"Sam, kamu lapar ga?" Tanya Aira.

"Ayo sarapan ke bawah," Ajak Samudra yang peka dengan pertanyaan sang istri.

"Ayo Sam," Jawab Aira tersenyum.

"Kemungkinan nanti sore kita pulang ke mansion," Kata Samudra.

"Kita akan tinggal di mansion?" Tanya Aira.

"Iya, mana mungkin aku bisa keluar dari mansion, mengingat aku anak laki laki satu satu nya di keluarga Alexander," Jawab Samudra.

"Iya juga ya,"Kata Aira.

" Kenapa? Kamu tidak mau tinggal di mansion?"Tanya Samudra.

"Bukan gitu, aku hanya menanyakan saja. Aku ikut aja kemana kamu, tugas aku ikut sama suami," Jawab Aira.

"Tumben ga tantrum," Ucap Samudra.

"Soal nya setelah kita menikah, ternyata kamu tidak nyebelin, ga bikin emosi juga," Jawab Aira tersenyum.

"Ada ada saja. Nah kita sudah sampai ke tempat makan, kamu mau pesen apa?" Tanya Aira.

"Apa aja lah, aku lapar soal nya," Ucap Aira pasrah.

"Aku samain menu sarapan nya ya," Ucap Samudra.

"Iya Sam," Jawab Aira.

Ketika mereka sedang menunggu pesanan mereka, tiba tiba ada seorang wanita yang menghampiri kedua pengantin itu.

"Boleh kah aku ikut gabung," Kata wanita itu angkuh.

"Ini meja kami berdua, mbak pilih meja yang lain aja, tuh masih kosong," Ucap Aira sinis, ia merasa risih melihat wanita yang baru saja menghampiri nya, melihat wanita yang memakai baju kurang bahan.

"Ternyata wanita seperti ini yang kamu pilih, ternyata wanita rendahan," Ucap wanita itu dengan kesombongan nya.

"Kamu yang rendah, istri ku cantik, dia mempunyai harga diri, sedang kan kamu wanita pelacur yang sering menjual tubuh mu ke semua laki laki, untung nya aku tahu niat kamu mendekati mommy ku," Ujar Samudra yang sudah mulai terbawa emosi.

"Pergi dari di sini, kami pengen makan, bukan pengen melihat pelacur," Usir Aira dengan nada sinis.

"Kalian berani berani nya sama aku, lihat nanti apa yang aku lakukan untuk menghancur kan kalian!" Ucap wanita itu emosi.

"Santai mbak, jangan menunjuk jari mu yang kotor itu, mau aku hajar di sini, dasar wanita rendahan," Balas Aira tidak kalah emosi.

"Awas kalian.." Ujar wanita itu pergi dari hadapan kedua pengantin itu.

"Ternyata kamu segalak itu ya, jadi takut," Ucap Samudra.

"Orang lagi lapar di ganggu, untung ga aku makan tuh cewek!" Kata Aira emosi.

"Duduk dulu dan makan ini biar kamu ga emosi," Kata Samudra menyodorkan menu sarapan mereka.

"Huff, dia siapa sih Sam?" Tanya Aira bingung, baru pertama kali bertemu tapi wanita itu kelihatan nya tidak suka dengan nya.

"Salah satu cewe yang mommy jodoh kan sama aku, dia itu anak nya teman mommy, tapi niat mereka lain lagi, cewe itu sama ibu nya berniat ingin memeras aku, mereka pengen harta dan kekuasaan," Jawab Samudra.

"Pantas saja kaya orang gila dia, kasian juga, cewe ga punya harga diri nya, mana dia bilang aku lebih rendah dari dia lagi," Kata Aira emosi,mengingat perkataan wanita barusan.

"Jangan di tanggapi, masih ada seribu wanita yang akan membenci kamu, mereka yang tidak aku terima," Ucap Samudra mengingat kan.

"Berarti aku harus siap siap mendengar makian mereka, aku harus siap melawan mereka," Kata Aira.

"Aku suka melihat kamu seperti itu, kesan nya kamu cemburu," Ucap Samudra.

"Ga, aku ga cemburu," Jawab Aira ketus.

"Iya juga ya, mana mungkin kamu cemburu," Ucap Samudra

"Kasian jugaa liat nya, tapi aku butuh waktu buat nerima dia, aku ga mau memberikan cinta ku untuk laki laki yang salah," Ucap Aira dalam hati.

Terpopuler

Comments

Nita Kelung

Nita Kelung

itulah perempuan, sulit utk mencintai, ketika sdh di khianati

2025-03-09

0

Kamiem sag

Kamiem sag

sulit percaya cinta ya Ra?

2024-12-15

0

awesome moment

awesome moment

cinta aira g mentok di angga

2024-11-24

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1
2 Bab 2
3 Bab 3
4 Bab 4
5 Bab 5
6 Bab 6 Akhir dari semuanya.
7 Bab 7. Memulai kehidupan baru
8 Bab 8. Laki-laki menyebalkan
9 Bab 9. Menjalani drama
10 Bab 10
11 Bab 11
12 Bab 12
13 Bab 13
14 Bab 14
15 Bab 15
16 Paksaan Menikah
17 Sekilas kisah masa lalu
18 Pernikahan dan kejutan
19 Malam pertama
20 Bingung
21 Malam pengantin yang tertunda
22 Rencana bulan madu
23 Shopping bersama mertua
24 Taman mawar
25 Siapa sebenar nya?
26 Terbongkar nya asal Aira
27 Sisi lain Aira
28 Kabar bahagia
29 Fera dan kehidupan nya
30 Ngidam aneh
31 Lahiran Aisyah
32 Nasihat untuk Aira
33 Tingkah diluar nalar Fera
34 Bertemu tidak sengaja
35 Kejadian tak terduga
36 Bayi kembar
37 Laki laki misterius
38 Kepulangan
39 Perhatian sang mertua
40 Kisah Hendra dan Fera
41 Menara Eiffel with kamu
42 Dua agresif
43 Kisah dua pasangan
44 Akhirnya ketahuan
45 Terbongkar
46 Aira pergi
47 Perkelahian antara adik dan kakak.
48 Baikan
49 Restu
50 Pulang
51 Kejutan
52 Bertemu calon mertua
53 Rencana tunangan yang mendadak
54 Bertemu mantan mertua julid
55 Bertemu mantan madu
56 Rencana Pulang
57 Tentang Siska Dan Angga
58 Rencana Licik Luck
59 Salah Faham
60 Bab 60
61 Kedatangan Hendra
62 Terbongkar
63 Penyesalan Angga
64 Dalang Penculikan
65 Kejadian Yang Begitu Cepat
66 Kabar Bahagia
67 Suami vs mertua posesif
68 Salah Faham
69 Bumil Mengidam
70 Bab 70
71 Fera sakit
72 Tentang Fera Dan Hendra
73 Kedatangan Bunda Rista
74 Kabar Duka
75 Kembali Bertemu dengan Siska
76 Meminta Izin
77 Melamar Nina
78 Kado Pernikahan
79 Melahirkan, tapi...
80 Cerita Luck
81 Bab 81
82 Bab 82
83 Luck Galau
84 Bocah Nakal
85 Pernikahan Fera Dan Hendra
86 Kepergian Luck
87 Kepindahan Fera
88 Langkah Samudra
89 Bab 89
90 Kembali Di Pertemukan Dengan Masalalu
91 Percaya Dengan Bocah
92 POV Angga
93 Kehamilan Fera
94 Selesai.
Episodes

Updated 94 Episodes

1
Bab 1
2
Bab 2
3
Bab 3
4
Bab 4
5
Bab 5
6
Bab 6 Akhir dari semuanya.
7
Bab 7. Memulai kehidupan baru
8
Bab 8. Laki-laki menyebalkan
9
Bab 9. Menjalani drama
10
Bab 10
11
Bab 11
12
Bab 12
13
Bab 13
14
Bab 14
15
Bab 15
16
Paksaan Menikah
17
Sekilas kisah masa lalu
18
Pernikahan dan kejutan
19
Malam pertama
20
Bingung
21
Malam pengantin yang tertunda
22
Rencana bulan madu
23
Shopping bersama mertua
24
Taman mawar
25
Siapa sebenar nya?
26
Terbongkar nya asal Aira
27
Sisi lain Aira
28
Kabar bahagia
29
Fera dan kehidupan nya
30
Ngidam aneh
31
Lahiran Aisyah
32
Nasihat untuk Aira
33
Tingkah diluar nalar Fera
34
Bertemu tidak sengaja
35
Kejadian tak terduga
36
Bayi kembar
37
Laki laki misterius
38
Kepulangan
39
Perhatian sang mertua
40
Kisah Hendra dan Fera
41
Menara Eiffel with kamu
42
Dua agresif
43
Kisah dua pasangan
44
Akhirnya ketahuan
45
Terbongkar
46
Aira pergi
47
Perkelahian antara adik dan kakak.
48
Baikan
49
Restu
50
Pulang
51
Kejutan
52
Bertemu calon mertua
53
Rencana tunangan yang mendadak
54
Bertemu mantan mertua julid
55
Bertemu mantan madu
56
Rencana Pulang
57
Tentang Siska Dan Angga
58
Rencana Licik Luck
59
Salah Faham
60
Bab 60
61
Kedatangan Hendra
62
Terbongkar
63
Penyesalan Angga
64
Dalang Penculikan
65
Kejadian Yang Begitu Cepat
66
Kabar Bahagia
67
Suami vs mertua posesif
68
Salah Faham
69
Bumil Mengidam
70
Bab 70
71
Fera sakit
72
Tentang Fera Dan Hendra
73
Kedatangan Bunda Rista
74
Kabar Duka
75
Kembali Bertemu dengan Siska
76
Meminta Izin
77
Melamar Nina
78
Kado Pernikahan
79
Melahirkan, tapi...
80
Cerita Luck
81
Bab 81
82
Bab 82
83
Luck Galau
84
Bocah Nakal
85
Pernikahan Fera Dan Hendra
86
Kepergian Luck
87
Kepindahan Fera
88
Langkah Samudra
89
Bab 89
90
Kembali Di Pertemukan Dengan Masalalu
91
Percaya Dengan Bocah
92
POV Angga
93
Kehamilan Fera
94
Selesai.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!