Episode 11 Melawan.

Rafa memperhatikan bagaimana ekspresi Maura. Rafa sangat penasaran dan sangat menunggu dengan apa yang akan di lakukan Maura lagi.

"Kau pernah memperkenalkan Jesslyn kepada mereka?" tanya Maura.

"Tidak!" jawab Rafa dengan kepala menggeleng.

"Baiklah, Asal kau setuju, maka aku yang akan mengurus semua itu. Jadi untuk urusan itu biar aku yang bertindak,"sahut Maura dengan sangat yakin.

"Maksud mu?" tanya Rafa.

Maura tidak menjawab dan tersenyum yang malah membuat Rafa sangat penasaran.

"Lalu keuntungan apa yang aku dapatkan ketika aku mengikuti kemauanmu?" tanya Rafa dengan ke-2 alis terangkat.

Maura terdiam sejak tadi dia memang mengajak Rafa untuk mengikuti apa yang dia mau tetapi dia juga tidak menawarkan apa-apa. Maura sebenarnya tidak merencanakan untuk sampai ke pernikahan hal itu terjadi begitu saja. Jadi Maura kebingungan yang tidak memiliki persiapan apa-apa.

Keesokan harinya.

Maura benar-benar menginap di Hotel yang dia dan Rafa sewa. Pagi yang sudah kembali tiba membuat Maura langsung pulang kerumah yang turun dari Taxi. Maura menurunkan kakinya dengan menghembuskan nafas yang membuat pipinya itu menggembung.

"Maura!"

Saat kaki itu ingin melangkah suara itu yang memanggil Maura membuat Maura menoleh yang ternyata Bian. Maura yang seolah tidak peduli langsung pergi.

"Maura tunggu!" Bian mencengkram pergelangan tangan Maura menghentikan gadis yang terlihat marah itu.

"Lepaskan aku!" tegas Maura menepis kasar tangan Bian.

"Jangan berani-beraninya kau menyentuhku!" tegas Maura dengan menekan suaranya.

"Maura dengarkan aku dulu!"

"Apa lagi!" sahut Maura.

"Kamu tidak bisa membatalkan pernikahan begini saja Maura. Aku sudah bicara pada pihak butik dan mereka sedang menunda fitting," ucap Bian.

"Kau saja yang melakukan fitting dengan wanita itu. Karena aku sudah membatalkan pernikahan denganmu!" tegasnya dan pergi dari hadapan Bian.

"Maura tunggu!"

"Maura!"

"Sial!"

Dengan wajah memerah pria yang terus mengumpat itu langsung menyusul sang Maura memasuki rumah.

Maura yang dengan kekesalan bertemu dengan Bian yang memasuki rumah. Langkah Maura terhenti ketika melihat di ruang tamu. Jesslyn yang di peluk Jessica yang menangis sesenggukan. Di sana juga ada Darius dengan menunjukkan wajah ketegangan.

Melihat kedatangan Maura membuat wajah Jessica menyala yang sudah seperti monster yang langsung berdiri dari tempat duduknya menghampiri Maura.

Plakkkkkkk.

Wanita itu harus mendapatkan tamparan dengan wajahnya miring ke samping dengan tangan yang menutup pipi yang memerah itu.

Hal itu juga bersamaan dengan Bian yang masuk rumah dan kaget melihat Maura mendapatkan tamparan itu.

"Apa yang kau lakukan hah! Kau bermain-main dengan calon adikmu sendiri hah!" tegas Jessica dengan bola mata yang seperti ingin keluar.

"Kenapa Kakak begitu tega pada Jesslyn. Jesslyn ini adik kakak sendiri. Kakak tega mengajak kak Rafa untuk tidur di Hotel. Apa kakak tidak menganggap kalau Jesslyn adalah saudara kakak sendiri hah!" Jesslyn dengan menangis sesenggukan yang mengeluarkan isi hatinya seolah sangat kecewa.

Maura mendengus kasar mendengar kata-kata itu dan menegangkan kembali kepalanya dengan terlihat santai.

"Kau benar-benar keterlaluan. Apa kau tidur bersama Rafa?" tanya Jessica.

Maura menjawab dengan tersenyum miring dan bahkan seperti mengejek wanita yang penuh kemarahan di depannya itu.

"Apa-apaan ini Maura apa yang kamu lakukan hah! Apa benar kamu menjalin hubungan dengan Rafa?" tanya Darius.

"Di depan mata Jesslyn sendiri dia bersama Kak Rafa memasuki Hotel pah," Jesslyn terus memperlihatkan wajah kesedihan dengan mengadu semua apa yang dia rasakan.

"Lalu kenapa jika iya. Apa itu suatu masalah," sahut Maura yang menanggapi begitu santai membuat mata Jessica melotot melihat anak tirinya itu.

"Apa katamu!" pekik Jessica yang mengangkat tangan yang ingin melayangkan ke pipi Maura.

"Sudah hentikan!" bentak Darius.

"Apa-apaan kalian berdua hah! Kalian ini perempuan yang terhormat. Bisa-bisa kalian bertengkar hanya karena seorang pria. Papa tidak ingin melihat hal ini lagi. Maura kamu akan menikah dan menikah dengan Bian jangan mengganggu hubungan adik kamu," tegas Darius.

"Aku tidak ingin menikah dengan dia. Aku hanya akan menikah dengan Rafa. Kami sudah sepakat untuk menikah!" tegas Maura.

Pernyataan Maura semakin mengejutkan Jessika, Jesslyn dan Bian.

"Nggak..." sahut Jesslyn yang seolah dunianya hancur.

"Apa-apaan kamu Maura. Jangan hanya karena permasalahan kamu dengan Bian. Lalu kamu dengan kurang ajar merebut calon suami adik kamu sendiri. Apa kamu gila hah!" teriak Jessica.

"Yang gila itu dia, bukan aku! Tetapi mereka berdua yang selama ini telah bermain di belakangku!" tegas Maura.

Mata Maura melihat kearah Bian yang memperlihatkan wajah bingung dan panik.

"Aku tidak akan menikah dengan pria yang menikahi ku hanya ingin lebih dekat dengan adikku yang seolah terpukul dengan kekasihnya bersamaku," sinis Maura tersenyum.

"Apa maksud mu Maura?" tanya Bian.

"Jangan kalian pikir aku bodoh. Aku sudah tahu bagaimana hubungan kalian berdua di belakangku. Bukankah kau mengatakan sangat mencintai dia. Sekarang hibur dia dan nikahi dia!" tegas Maura.

"Tidak Maura, Aku sama sekali tidak punya hubungan apa-apa dengan Jesslyn. Kamu salah paham," bantah Bian.

"Kak Maura aku tidak percaya jika Kakak punya pikiran seperti itu. Jika Kakak cemburu melihat kedekatan kami berdua. Bukankah selama ini kita memang dekat. Semua alasan kakak sangat tidak masuk akal. Jadi dugaanku benar. Jika kedekatan kami berdua membuat Kakak mengambil keputusan untuk membatalkan pernikahan. Tetapi kenapa harus mengaitkan hubunganku dengan kak Rafa. Apa kakak tidak peduli dengan perasaan ku!" teriak Jesslyn.

"Tidak peduli...." jawab Maura dengan santai.

"Kau..." Jessica benar-benar murka dengan Maura yang sangat berani.

"Jadi aku tegaskan pada kalian semua yang ada di sini dan termasuk pada papa. Aku tidak akan menikah dengan laki-laki yang penuh sandiwara ini dan aku akan menikah dengan Rafa. Kami saling mencintai dan punya komitmen untuk menikah dan aku tidak peduli dengan ketidak persetujuan kalian!" tegas Maura penuh dengan penekanan setiap kata yang diucapkan.

Mata itu sudah menegaskan jika apa yang dikatakan tidak main-main. Maura yang merasa cukup berbicara langsung pergi menaiki anak.

"Maura!"

"Maura!!!!!!!" teriak Jessica yang berkali-kali memanggil Maura namun tidak direspon oleh Maura.

"Argggghhh sial!" umpat Jessica seperti kesesatan.

"Mah, aku tidak mau mah! Aku harus menikah dengan kak Rafa, semua yang di katakan kak Maura tidak benar. Aku dan Kak Bian tidak ada hubungan apa-apa.." rengek Jesslyn yang semakin menguatkan suara tangisnya.

"Benar Tante. Maura berlebihan beranggapan seperti ini," sahut Bian

"Anak itu benar-benar!" umpat Jessica yang sekarang frustasi. Sama dengan suaminya yang tidak tahu harus bertindak apa dengan putrinya yang merebutkan pria yang sama.

********

Maura memasuki kamar dengan menutup pintu kamar dan menyandarkan punggungnya di pintu kamar dengan membuang nafas berkali-kali.

"Apa yang aku lakukan sudah benar. Aku tidak boleh lemah. Mereka akan menginjak-injak ku. Aku harus melawan mereka dan membalas semua perbuatan mereka," batin Maura dengan nafas naik turun.

Hal ini pertama kali dia lakukan dalam kehidupannya selama 24 tahun. Dia tidak pernah melawan sama sekali dan bahkan berbicara dengan keras. Jika ditanya tadi apakah itu Maura yang dulu atau tidak dan memang dia bukan Maura yang dulu.

Bersambung

Terpopuler

Comments

Ririn Nursisminingsih

Ririn Nursisminingsih

bagus maura jg jdi wanita yg lemah

2024-11-06

0

Sunaryati

Sunaryati

Nah jangan jadi wanita lemah Maura, tapi juga jangan jadi wanita murah, balas dendammu pada mereka dengan kesuksesan dan jadi wanita terhormat bersama Rafa

2024-08-03

0

lihat semua
Episodes
1 Episode 1 Hati Aneh.
2 Episode 2 Di Antara
3 Episode 3 Menegangkan
4 Episode 4 Kenyataan
5 Episode 5 Kecelakaan.
6 Episode 6 Hancur Berkeping-keping.
7 Episode 7 Niat Bala Dendam.
8 Episode 8 Membatalkan Pernikahan
9 Episode 9 Kau harus Menikah denganku
10 Episode 10 Kesepakatan Menikah
11 Episode 11 Melawan.
12 Episode 12 Aku Bukan Tandingan Mu
13 Episode 13 Di kurung
14 Episode 14 Dia Datang
15 Episode 15 Penegasan Rafa.
16 Episode 16 Pendekatan.
17 Episode 17 Rafa dan Maura.
18 Episode 18 Rasa simpatik
19 Episode 19 Persaingan.
20 Episode 20 Peringatan Rafa.
21 Episode 21 Kerumah Calon Mertua.
22 Bab 22 Maura Di Keluarga Rafa.
23 Episode 23 Gebrakan Maura.
24 Episode 24 Pertama Untuk Maura
25 Episode 25 Jadi Canggung
26 Episode 26 Pertemuan orang tua.
27 Episode 27 Tindakan bodoh.
28 Episode 28 Malah Di Salahkan.
29 Episode 29 Insiden.
30 Episode 30 Penolong.
31 Episode 30 Cukup Terkejut
32 Episode 31 Tanda Tangan Kontrak.
33 Episode 33 fitting
34 Episode 34
35 Episode 34 Sedikit Canggung.
36 Episode 36 Hari Pernikahan.
37 Episode 37 Hampir Saja.
38 Episode 38 Sah
39 Episode 39 Kedatangan Jesslyn.
40 Episode 40 Jadi Canggung.
41 Bab 41 Romantis Dikit.
42 Episode 42 Gebrakan Maura
43 Episode 43 Tidak bisa berkutik.
44 Episode 44 Tiba-tiba saja Aneh.
45 Episode 45 Malam Bersama.
46 Episode 46 Saling Canggung.
47 Episode 47 Kehangatan Yang Tidak Di di dapatkan.
48 Episode 47 Kebahagiaan double
49 Episode 49 Akhirnya di penjara
50 Episode 50 Sekamar.
51 Episode 51 Hal Baru
52 Episode 52 Malam Tidak Terduga.
53 Episode 53 Romansa Pasangan suami istri.
54 Episode 54 Makan Romantis.
55 Episode 55 Hadiah.
56 Episode 56 Ada-ada saja.
57 Episode 57 Harapan Satu-satunya.
58 Episode 58 Mempengaruhi.
59 Episode 59 Saling Menantang
60 Episode 60 Di Mana kamu?
61 Episode 61 Tidak Memliki Arah.
62 Episode 62 Rafa dan Maura
63 Episode 63 Rahasia.
64 Episode 65 Tiba-tiba Merasa aneh.
65 Episode 65 Keyakinan
66 Episode 66 Luka.
67 Episode 67 Penjelasan
68 Episode 68 Mencari Petunjuk.
69 Episode 69 Penegasan.
70 Episode 70 Perasaan Aneh.
71 Episode 71 Pertemuan Menegangkan.
72 Episode 72 Pertemuan itu
73 Episode 73 Rencana Apa.
74 Episode 74 Pertemuan.
75 Episode 75 Kebenaran.
76 Episode 76 Kenyataan.
77 Episode 77 Kebahagiaan Luar Biasa.
78 Episode 78 Aku Ibumu.
79 Episode 79
80 Episode 80 Lebih Baik Sadar
81 Episode 81 Maura dan Rafa.
82 Episode 82 Apa Ada Kesempatan.
83 Episode 83 Bukan Urusanku
84 Episode 84 Mode sensitif.
85 Episode 85 Kehilangan Kendali.
86 Episode 86 Pilihan Terbaik.
87 Episode 87 Pencerahan.
88 Episode 88
89 Episode 89
90 Episode 90.
91 Episode 91
92 Episode 92
93 Episode 93 Ungkapan Perasaan.
94 Episode 95
95 Episode 95
96 Episode 96 Persidangan.
97 Episode 97 Permintaan Maaf
98 Episode 98
99 Episode 99 Bimbang
100 Episode 100 Pengakuan
101 Episode 101
102 Episode 102
103 Episode 103
104 Episode 104 Tammmattt.
105 Untuk Pembaca
Episodes

Updated 105 Episodes

1
Episode 1 Hati Aneh.
2
Episode 2 Di Antara
3
Episode 3 Menegangkan
4
Episode 4 Kenyataan
5
Episode 5 Kecelakaan.
6
Episode 6 Hancur Berkeping-keping.
7
Episode 7 Niat Bala Dendam.
8
Episode 8 Membatalkan Pernikahan
9
Episode 9 Kau harus Menikah denganku
10
Episode 10 Kesepakatan Menikah
11
Episode 11 Melawan.
12
Episode 12 Aku Bukan Tandingan Mu
13
Episode 13 Di kurung
14
Episode 14 Dia Datang
15
Episode 15 Penegasan Rafa.
16
Episode 16 Pendekatan.
17
Episode 17 Rafa dan Maura.
18
Episode 18 Rasa simpatik
19
Episode 19 Persaingan.
20
Episode 20 Peringatan Rafa.
21
Episode 21 Kerumah Calon Mertua.
22
Bab 22 Maura Di Keluarga Rafa.
23
Episode 23 Gebrakan Maura.
24
Episode 24 Pertama Untuk Maura
25
Episode 25 Jadi Canggung
26
Episode 26 Pertemuan orang tua.
27
Episode 27 Tindakan bodoh.
28
Episode 28 Malah Di Salahkan.
29
Episode 29 Insiden.
30
Episode 30 Penolong.
31
Episode 30 Cukup Terkejut
32
Episode 31 Tanda Tangan Kontrak.
33
Episode 33 fitting
34
Episode 34
35
Episode 34 Sedikit Canggung.
36
Episode 36 Hari Pernikahan.
37
Episode 37 Hampir Saja.
38
Episode 38 Sah
39
Episode 39 Kedatangan Jesslyn.
40
Episode 40 Jadi Canggung.
41
Bab 41 Romantis Dikit.
42
Episode 42 Gebrakan Maura
43
Episode 43 Tidak bisa berkutik.
44
Episode 44 Tiba-tiba saja Aneh.
45
Episode 45 Malam Bersama.
46
Episode 46 Saling Canggung.
47
Episode 47 Kehangatan Yang Tidak Di di dapatkan.
48
Episode 47 Kebahagiaan double
49
Episode 49 Akhirnya di penjara
50
Episode 50 Sekamar.
51
Episode 51 Hal Baru
52
Episode 52 Malam Tidak Terduga.
53
Episode 53 Romansa Pasangan suami istri.
54
Episode 54 Makan Romantis.
55
Episode 55 Hadiah.
56
Episode 56 Ada-ada saja.
57
Episode 57 Harapan Satu-satunya.
58
Episode 58 Mempengaruhi.
59
Episode 59 Saling Menantang
60
Episode 60 Di Mana kamu?
61
Episode 61 Tidak Memliki Arah.
62
Episode 62 Rafa dan Maura
63
Episode 63 Rahasia.
64
Episode 65 Tiba-tiba Merasa aneh.
65
Episode 65 Keyakinan
66
Episode 66 Luka.
67
Episode 67 Penjelasan
68
Episode 68 Mencari Petunjuk.
69
Episode 69 Penegasan.
70
Episode 70 Perasaan Aneh.
71
Episode 71 Pertemuan Menegangkan.
72
Episode 72 Pertemuan itu
73
Episode 73 Rencana Apa.
74
Episode 74 Pertemuan.
75
Episode 75 Kebenaran.
76
Episode 76 Kenyataan.
77
Episode 77 Kebahagiaan Luar Biasa.
78
Episode 78 Aku Ibumu.
79
Episode 79
80
Episode 80 Lebih Baik Sadar
81
Episode 81 Maura dan Rafa.
82
Episode 82 Apa Ada Kesempatan.
83
Episode 83 Bukan Urusanku
84
Episode 84 Mode sensitif.
85
Episode 85 Kehilangan Kendali.
86
Episode 86 Pilihan Terbaik.
87
Episode 87 Pencerahan.
88
Episode 88
89
Episode 89
90
Episode 90.
91
Episode 91
92
Episode 92
93
Episode 93 Ungkapan Perasaan.
94
Episode 95
95
Episode 95
96
Episode 96 Persidangan.
97
Episode 97 Permintaan Maaf
98
Episode 98
99
Episode 99 Bimbang
100
Episode 100 Pengakuan
101
Episode 101
102
Episode 102
103
Episode 103
104
Episode 104 Tammmattt.
105
Untuk Pembaca

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!