Episode 9 Kau harus Menikah denganku

"Alasannya apa? Kakak ingin memutuskan pernikahan itu?" tanya Jesslyn yang terlihat penasaran.

Maura belum menjawab pertanyaan itu dan malah memberikan senyuman kepada Jesslyn yang membuat Jesslyn tampak sangat penasaran. Dia terus memperhatikan sorot mata Maura seolah memiliki arti lain. Tetapi entah mengapa perasaannya mendadak tidak enak dan seakan menakutkan sesuatu.

"Aku menyukai pria lain," jawab Maura dengan tersenyum lebar.

"Apa!" Jesslyn yang tampak kaget dengan dahi mengkerut.

Bagi Jesslyn hal itu sangat mustahil. Dia tumbuh bersama dengan Maura dan sangat mengenal bagaimana wanita itu yang sangat polos. Maura yang hanya mencintai Bian. Jesslyn sangat tahu bagaimana Maura yang rela berkorban demi Bian.

Sangat tidak masuk akal. Jika wanita yang di hadapannya masih mengeluarkan senyum yang benar-benar memperlihatkan sedang jatuh hati.

"Kakak serius?" tanya Jesslyn memastikan

"Apa aku terlihat berbohong!" Maura kembali bertanya.

"Siapa dia?" tanya Jesslyn sangat penasaran.

"Dia sangat tampan dan aku pikir kamu juga mengenalnya dan nanti aku akan perkenalkan kepada kamu siapa laki-laki itu," jawab Maura singkat yang tetap senyum-senyum.

Jesslyn perlihatkan wajah datar dan malah terlihat sangat penasaran. Maura menuruni ranjang.

"Aku mau mandi dulu!" ucap Maura melangkah menuju kamar mandi. Tetapi ekor matanya menoleh ke belakang yang ingin melihat bagaimana ekspresi wajah Jesslyn.

"Jatuh cinta pada orang lain. Apa itu benar? Lalu siapa pria yang sampai membuat dia senyum-senyum cengengesan seperti itu," gumam Jesslyn.

********

Mobil Maura berhenti di depan salah satu Hotel mewah yang menyediakan Restaurant. Maura yang turun dari mobil dengan melihat kearah dalam.

Maura menghela nafas dan melangkahkan kaki memasuki Restaurant itu. Dia berjalan dengan sangat elegan dan melewati orang-orang sedang menikmati makanan itu. Maura tampak sangat begitu gugup yang terlihat dari wajahnya bahkan berkali-kali membuang nafas ke depan.

Sampai akhirnya Maura berhenti di belakang tubuh seorang pria yang fokus pada ponsel. Maura kembali menghela nafas.

"Tuan Rafa!" tegur Maura membuat pria itu mengangkat kepala dan melihat kepada wanita yang berdiri di sampingnya dengan tersenyum.

Rafa mengkerutkan dahi dengan wajah penuh tanya dengan keberadaan wanita yang pasti dia kenal.

"Maaf mengganggu anda!" ucap Maura yang langsung duduk tanpa ada yang menyuruh.

"Untuk apa kau ada di sini?" tanya Rafa

"Saya ingin meminta anda untuk memutuskan hubungan dengan Jesslyn," jawab Maura yang langsung pada intinya.

Rafa menautkan kedua alis mendengar permintaan wanita itu. Rafa bahkan melihat sosok berbeda dari Maura. Dia berapa kali bertemu dengan Maura dan sekarang seperti orang lain dan bukan gadis yang dia tahu.

"Kau bilang apa?" tanya Rafa.

"Tuan Rafa hanya dimanfaatkan oleh keluarga saya. Keluarga saya mengalami masalah dalam Perusahaan. Dengan Anda dan Jesslyn yang menjalin hubungan dan bahkan sampai ke pernikahan hanya menguntungkan keluarga saya!" jelas Maura dengan sangat berani.

"Kau begitu sangat jujur yang tidak tahu jika itu akan merugikan Perusahaan keluarga mu," sahut Rafa.

"Karena pernikahan yang terjalin di antara anda dan Jesslyn hanya pernikahan bisnis!" ucap Maura.

"Bukankah pernikahan bisnis itu adalah hal yang biasa?" tanya Rafa

"Hah!" sahut Maura yang malah heran dengan tanggapan Rafa.

"Nona Maura, bukankah zaman sekarang orang-orang memang memerlukan pernikahan untuk memperlancar bisnis mereka," sahut Rafa.

"Jadi kau tidak masalah jika kau hanya dimanfaatkan dalam pernikahanmu nanti?" tanya Maura.

"Tidak!" jawab Rafa.

"What apa-apa ini. Bukankah dia orang yang sangat tegas dan paling tidak suka dimanfaatkan. Tetapi dia kenapa santai sekali saat aku mengatakan itu," batin Maura dengan kebingungan. Tetapi Rafa malah tersenyum geleng-geleng melihat wajah Maura yang begitu gelisah.

"Apa tujuanmu datang menemuiku hanya ingin mengatakan itu. Apa tidak merasa mengkhianati keluargamu saat jujur kepadaku?" tanya Rafa.

"Jesslyn berselingkuh!" sahut Maura tiba-tiba.

"Apa?" tanya Rafa.

"Aku membatalkan pernikahanku dengan calon suamiku karena aku mengetahui mereka berdua punya hubungan. Aku hanya dimanfaatkan oleh Bian dengan menikahiku agar dia bisa lebih dekat lagi dengan Jesslyn. Aku mendengar semua pembicaraan mereka dan mereka saling mencintai," jelas Maura yang terus berusaha agar Rafa bisa membatalkan pernikahannya dengan Jesslyn.

"Lalu?" tanya Rafa santai.

"Lalu! kau juga akan tetap menjalin hubungan dengan wanita yang jelas-jelas sudah berselingkuh?" tanya Maura.

"Lalu aku harus melakukan apa?" tanya Rafa.

"Hentikan hubunganmu dengan dia dan menikah denganku," jawab Maura dengan sangat berani yang mengumpulkan semua keberanian itu tetapi tangannya terlihat sangat berdebar yang meremas dressnya.

Mata Rafa juga melihat tangan itu dan dia tahu wanita yang dihadapannya itu sedang berperang dengan hatinya.

"Kau ingin aku membatalkan pernikahan dengan adikmu dan aku akan menikah denganmu?" tanya Rafa memastikan.

"Iya!" jawab Maura dengan yakin.

"Kau yakin itu?" tanya Rafa.

Maura mengangguk.

"Baiklah!" sahut Rafa dengan santai.

"Baiklah apa?" tanya Maura heran.

Rafa menegakkan kepalanya dan melihat di sekitar tempat itu dan matanya tertuju pada pelayan hotel dengan mengangkat tangan. Pelayan itu langsung menghampiri meja Rafa dan Maura.

"Apa ada kamar yang kosong?" tanya Rafa. Maura terkejut mendengar perkataan Rafa.

"Ada tuan," sahut pelayan itu.

"Kalau begitu saya pesan kamar yang paling bagus," ucap Rafa.

"Baik tuan sebentar!" pelayan itu langsung pergi.

"Apa maksud mu?" tanya Maura dengan wajah yang tampak shock dengan mata terbuka lebar seperti bola mata itu ingin jatuh dari tempatnya.

"Bukankah kau ingin menikah denganku dan aku harus tahu wanita seperti apa yang aku nikahi," jawab Rafa dengan santai.

"Apah! jadi kau ingin mencoba ku dulu sebelum menikah!" pekik Maura dengan wajah yang benar-benar kaget.

"Bukankah zaman sekarang itu hal yang sangat biasa," sahut Rafa dengan santai.

"Apa kau gila!" teriak Maura yang sampai membuat orang-orang di sekitar mereka melihat ke arah mereka. Maura menyadari hal itu dan mencoba menenangkan diri. Namun Rafa tersenyum miring melihat kepanikan di wajah Maura.

"Bagaimana ini? Masa iya aku harus menyerahkan kehormatanku untuk dia," Maura benar-benar kebingungan.

"Kak Maura, kak Rafa!" tiba-tiba Jesslyn menghampiri Rafa dan Maura yang memang Jesslyn dan Rafa punya janji untuk bertemu.

Maura menelan salivanya saat melihat kedatangan Jesslyn yang membuat dia tiba-tiba semakin gugup. Namun Rafa yang terlihat sangat santai.

"Hmmm, Kenapa kak Maura ada di sini?" tanya Jesslyn heran.

"Hmmm, aku sedang....aku..."

Maura yang begitu sangat gugup dan sementara Jesslyn yang merasa ada yang tidak beres berusaha untuk tenang. Di tengah ketegangan itu tiba-tiba pelayan yang tadi dipanggil Rafa muncul kembali.

"Tuan ini kunci kamarnya," ucap pelayan itu yang meletakkan kartu itu di atas meja.

"Terima kasih," sahut Rafa. pelayan itu mengangguk dan langsung pergi.

"Ada apa ini sebenarnya?" tanya Jesslyn dengan hati yang semakin tidak tenang.

Rafa tidak berbicara dan hanya memperhatikan Maura. Dia seolah ingin tahu apa yang akan dilakukan gadis yang sok berani di depannya itu.

Maura tiba-tiba tersenyum dan mengambil kartu hotel tersebut.

"Kami berjanji untuk bertemu dan kami memesan kamar," sahut Maura yang menunjukkan kartu itu yang membuat Jesslyn benar-benar terkejut dengan mata melotot. Namun Rafa hanya mendengus tersenyum.

Bersambung

Terpopuler

Comments

westi

westi

🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹

2024-09-18

0

Safa Almira

Safa Almira

haha

2024-08-19

0

lihat semua
Episodes
1 Episode 1 Hati Aneh.
2 Episode 2 Di Antara
3 Episode 3 Menegangkan
4 Episode 4 Kenyataan
5 Episode 5 Kecelakaan.
6 Episode 6 Hancur Berkeping-keping.
7 Episode 7 Niat Bala Dendam.
8 Episode 8 Membatalkan Pernikahan
9 Episode 9 Kau harus Menikah denganku
10 Episode 10 Kesepakatan Menikah
11 Episode 11 Melawan.
12 Episode 12 Aku Bukan Tandingan Mu
13 Episode 13 Di kurung
14 Episode 14 Dia Datang
15 Episode 15 Penegasan Rafa.
16 Episode 16 Pendekatan.
17 Episode 17 Rafa dan Maura.
18 Episode 18 Rasa simpatik
19 Episode 19 Persaingan.
20 Episode 20 Peringatan Rafa.
21 Episode 21 Kerumah Calon Mertua.
22 Bab 22 Maura Di Keluarga Rafa.
23 Episode 23 Gebrakan Maura.
24 Episode 24 Pertama Untuk Maura
25 Episode 25 Jadi Canggung
26 Episode 26 Pertemuan orang tua.
27 Episode 27 Tindakan bodoh.
28 Episode 28 Malah Di Salahkan.
29 Episode 29 Insiden.
30 Episode 30 Penolong.
31 Episode 30 Cukup Terkejut
32 Episode 31 Tanda Tangan Kontrak.
33 Episode 33 fitting
34 Episode 34
35 Episode 34 Sedikit Canggung.
36 Episode 36 Hari Pernikahan.
37 Episode 37 Hampir Saja.
38 Episode 38 Sah
39 Episode 39 Kedatangan Jesslyn.
40 Episode 40 Jadi Canggung.
41 Bab 41 Romantis Dikit.
42 Episode 42 Gebrakan Maura
43 Episode 43 Tidak bisa berkutik.
44 Episode 44 Tiba-tiba saja Aneh.
45 Episode 45 Malam Bersama.
46 Episode 46 Saling Canggung.
47 Episode 47 Kehangatan Yang Tidak Di di dapatkan.
48 Episode 47 Kebahagiaan double
49 Episode 49 Akhirnya di penjara
50 Episode 50 Sekamar.
51 Episode 51 Hal Baru
52 Episode 52 Malam Tidak Terduga.
53 Episode 53 Romansa Pasangan suami istri.
54 Episode 54 Makan Romantis.
55 Episode 55 Hadiah.
56 Episode 56 Ada-ada saja.
57 Episode 57 Harapan Satu-satunya.
58 Episode 58 Mempengaruhi.
59 Episode 59 Saling Menantang
60 Episode 60 Di Mana kamu?
61 Episode 61 Tidak Memliki Arah.
62 Episode 62 Rafa dan Maura
63 Episode 63 Rahasia.
64 Episode 65 Tiba-tiba Merasa aneh.
65 Episode 65 Keyakinan
66 Episode 66 Luka.
67 Episode 67 Penjelasan
68 Episode 68 Mencari Petunjuk.
69 Episode 69 Penegasan.
70 Episode 70 Perasaan Aneh.
71 Episode 71 Pertemuan Menegangkan.
72 Episode 72 Pertemuan itu
73 Episode 73 Rencana Apa.
74 Episode 74 Pertemuan.
75 Episode 75 Kebenaran.
76 Episode 76 Kenyataan.
77 Episode 77 Kebahagiaan Luar Biasa.
78 Episode 78 Aku Ibumu.
79 Episode 79
80 Episode 80 Lebih Baik Sadar
81 Episode 81 Maura dan Rafa.
82 Episode 82 Apa Ada Kesempatan.
83 Episode 83 Bukan Urusanku
84 Episode 84 Mode sensitif.
85 Episode 85 Kehilangan Kendali.
86 Episode 86 Pilihan Terbaik.
87 Episode 87 Pencerahan.
88 Episode 88
89 Episode 89
90 Episode 90.
91 Episode 91
92 Episode 92
93 Episode 93 Ungkapan Perasaan.
94 Episode 95
95 Episode 95
96 Episode 96 Persidangan.
97 Episode 97 Permintaan Maaf
98 Episode 98
99 Episode 99 Bimbang
100 Episode 100 Pengakuan
101 Episode 101
102 Episode 102
103 Episode 103
104 Episode 104 Tammmattt.
105 Untuk Pembaca
Episodes

Updated 105 Episodes

1
Episode 1 Hati Aneh.
2
Episode 2 Di Antara
3
Episode 3 Menegangkan
4
Episode 4 Kenyataan
5
Episode 5 Kecelakaan.
6
Episode 6 Hancur Berkeping-keping.
7
Episode 7 Niat Bala Dendam.
8
Episode 8 Membatalkan Pernikahan
9
Episode 9 Kau harus Menikah denganku
10
Episode 10 Kesepakatan Menikah
11
Episode 11 Melawan.
12
Episode 12 Aku Bukan Tandingan Mu
13
Episode 13 Di kurung
14
Episode 14 Dia Datang
15
Episode 15 Penegasan Rafa.
16
Episode 16 Pendekatan.
17
Episode 17 Rafa dan Maura.
18
Episode 18 Rasa simpatik
19
Episode 19 Persaingan.
20
Episode 20 Peringatan Rafa.
21
Episode 21 Kerumah Calon Mertua.
22
Bab 22 Maura Di Keluarga Rafa.
23
Episode 23 Gebrakan Maura.
24
Episode 24 Pertama Untuk Maura
25
Episode 25 Jadi Canggung
26
Episode 26 Pertemuan orang tua.
27
Episode 27 Tindakan bodoh.
28
Episode 28 Malah Di Salahkan.
29
Episode 29 Insiden.
30
Episode 30 Penolong.
31
Episode 30 Cukup Terkejut
32
Episode 31 Tanda Tangan Kontrak.
33
Episode 33 fitting
34
Episode 34
35
Episode 34 Sedikit Canggung.
36
Episode 36 Hari Pernikahan.
37
Episode 37 Hampir Saja.
38
Episode 38 Sah
39
Episode 39 Kedatangan Jesslyn.
40
Episode 40 Jadi Canggung.
41
Bab 41 Romantis Dikit.
42
Episode 42 Gebrakan Maura
43
Episode 43 Tidak bisa berkutik.
44
Episode 44 Tiba-tiba saja Aneh.
45
Episode 45 Malam Bersama.
46
Episode 46 Saling Canggung.
47
Episode 47 Kehangatan Yang Tidak Di di dapatkan.
48
Episode 47 Kebahagiaan double
49
Episode 49 Akhirnya di penjara
50
Episode 50 Sekamar.
51
Episode 51 Hal Baru
52
Episode 52 Malam Tidak Terduga.
53
Episode 53 Romansa Pasangan suami istri.
54
Episode 54 Makan Romantis.
55
Episode 55 Hadiah.
56
Episode 56 Ada-ada saja.
57
Episode 57 Harapan Satu-satunya.
58
Episode 58 Mempengaruhi.
59
Episode 59 Saling Menantang
60
Episode 60 Di Mana kamu?
61
Episode 61 Tidak Memliki Arah.
62
Episode 62 Rafa dan Maura
63
Episode 63 Rahasia.
64
Episode 65 Tiba-tiba Merasa aneh.
65
Episode 65 Keyakinan
66
Episode 66 Luka.
67
Episode 67 Penjelasan
68
Episode 68 Mencari Petunjuk.
69
Episode 69 Penegasan.
70
Episode 70 Perasaan Aneh.
71
Episode 71 Pertemuan Menegangkan.
72
Episode 72 Pertemuan itu
73
Episode 73 Rencana Apa.
74
Episode 74 Pertemuan.
75
Episode 75 Kebenaran.
76
Episode 76 Kenyataan.
77
Episode 77 Kebahagiaan Luar Biasa.
78
Episode 78 Aku Ibumu.
79
Episode 79
80
Episode 80 Lebih Baik Sadar
81
Episode 81 Maura dan Rafa.
82
Episode 82 Apa Ada Kesempatan.
83
Episode 83 Bukan Urusanku
84
Episode 84 Mode sensitif.
85
Episode 85 Kehilangan Kendali.
86
Episode 86 Pilihan Terbaik.
87
Episode 87 Pencerahan.
88
Episode 88
89
Episode 89
90
Episode 90.
91
Episode 91
92
Episode 92
93
Episode 93 Ungkapan Perasaan.
94
Episode 95
95
Episode 95
96
Episode 96 Persidangan.
97
Episode 97 Permintaan Maaf
98
Episode 98
99
Episode 99 Bimbang
100
Episode 100 Pengakuan
101
Episode 101
102
Episode 102
103
Episode 103
104
Episode 104 Tammmattt.
105
Untuk Pembaca

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!