Episode 8 Membatalkan Pernikahan

Maura yang terlihat rapi-rapi yang menuruni anak tangga dengan menggunakan dress berwarna biru langit sepanjang mata kakinya yang berjalan keluar rumah.

Langkah Yura terhenti ketika melihat Jesslyn yang berbicara dengan Bian hubungan mereka berdua yang berdiri saling berhadapan dan seperti biasa wajah Jesslyn akan tampak sangat ceria.

Sampai akhirnya Jesslyn menyadari kedatangan Maura.

"Kak Maura," sahut Jesslyn. Maura tersenyum palsu dan menghampiri 2 orang itu.

"Maaf aku mengganggu kalian berdua," sahut Maura yang terlihat begitu santai.

"Apa yang kakak katakan. Kami hanya mengobrol saja, seperti biasa," sahut Jesslyn.

"Ya. Memang aku sendiri memikirkan apa?" tanya Maura balik.

Ekspresi wajah Jesslyn langsung berubah seperti merasa ada sesuatu dan begitu juga dengan Bian.

"Aku tidak memikirkan hal aneh kok," lanjut Maura tertawa.

Jesslyn dan Bian saling melihat dengan penuh kebingungan. Apalagi melihat Maura yang malah tertawa dan membuat mereka berdua tersenyum dengan wajah yang tampak heran.

"Maura, kita harus cepat melakukan fitting baju pengantin. Aku masih ada pekerjaan setelah ini," sahut Bian.

"Oh benarkah. Ya sudah!" sahut Maura santai.

"Kak Maura, nanti aku akan menyusul kakak," ucap Jesslyn. Maura hanya mengangguk saja.

Maura bahkan berjalan terlebih dahulu menuju mobil dan kemudian Bian menyusul.

"Kenapa aku merasa kak Maura belakangan ini sangat aneh," gumam Jesslyn.

********

Maura dan Bian yang sudah berada di tempat fitting baju pengantin. Dengan mereka yang berada di dalam mobil. Bian yang langsung membuka sabuk pengamannya.

"Ayo cepat turun!" ucap Bian tampak buru-buru.

"Aku tidak ingin menikah dengan mu!" ucap Maura yang membuat tangan Bian yang hendak membuka pintu mobil tidak jadi menoleh ke arah Maura.

"Kau mengatakan apa?" tanya Bian.

"Aku tidak ingin menikah denganmu," jawab Maura mengulang sekali lagi.

"Kau sedang bercanda," sahut Bian.

"Kau yang bercanda dalam hubungan ini!" jawab Yura tersenyum sinis.

"Maksud mu?" tanya Bian.

Maura tidak menjawab dan hanya mendengus dan langsung keluar dari mobil Bian.

"Maura tunggu!" Bian yang buru-buru menyesal Maura dan menahan tangan Yura dan Yura langsung melepaskan tangan itu.

"Jangan menyentuhku!" bentak Yura.

"Yura tunggu dulu. Sebenarnya ada apa? kita berdua sudah berada di depan butik dan kita akan melakukan fitting baju pengantin. Lalu kenapa kamu mengatakan tidak ingin menikah denganku. Apa membuat kamu harus membatalkan semua rencana pernikahan...

"Karena kamu!" sahut Maura yang langsung memotong pembicaraan Bian.

"Aku! Apa yang aku lakukan?" tanya Bian.

"Aku tidak bodoh sama sekali dan aku akan menjadi perempuan yang paling bodoh jika tetap melanjutkan pernikahan ini! Aku tidak akan menikah dengan laki-laki yang hanya memanfaatkan ku!" tegas Maura.

Bian masih terlihat begitu bingung dan tidak mengerti dengan semua yang di katakan Maura.

"Sudahlah Bian, jangan memperlihatkan wajah seperti itu. Aku tahu kamu senang bukan tidak jadi menikah denganku. Oh tidak kamu akan sangat gelisah karena tidak menikah denganku. Karena semua rencana kamu tidak akan terpenuhi," ucap Maura dengan sinis.

"Tuan Bian, sudah tiba!" tiba-tiba seorang wanita yang lain dari butik tersebut menghampiri Maura Dan Bian.

"Mari tuan Bian dan Nona Maura silahkan masuk," ucap pelayan itu dengan ramah.

"Saya tidak jadi masuk. Karena Saya tidak jadi menikah dengan dia dan dia saja yang suruh masuk ke dalam untuk mencoba baju pengantin sendiri!" tegas Maura.

Pelayan itu tampak kaget, Namun terlihat tidak mengerti dengan apa yang dikatakan Maura. Maura yang tidak berbicara apa-apa lagi langsung pergi begitu saja.

"Maura tunggu!" panggil Bian.

"Saya akan membuat janji nanti, hari ini di tunda," ucap Bian yang tampak berburu-buru dan langsung kembali mengejar Maura.

Pelayan itu menggaruk kepalanya dengan satu jarinya.

"Memang itulah ujian terberat menjelang pernikahan. Pasangan akan terus bertengkar," ucap pelayan itu geleng-geleng kepala yang membuat pelayanan menghela nafas dan kembali masuk ke dalam butik.

***********

Maura merasa sangat puas berani mengambil keputusan di dalam hidupnya yang membatalkan pernikahan nya. Maura langsung pulang ke rumah dan melihat Jessica yang duduk di ruang tamu dengan kaki yang menyilang sembari membuka buka majalah.

Kedatangan Maura sama sekali tidak di lihat Jessica yang sibuk sendiri dan pasti sangat berbeda jika itu Jesslyn yang akan ditanya dari mana sampai akar-akarnya yang perlu sampai tidak perlu.

"Aku membatalkan pernikahanku dengan Bian," ucap Maura membuat Jessica sempat berhenti saat membuka halaman berikutnya.

"Mama pura-pura tidak mendengar?" tanya Maura yang tidak mendapatkan respon apa-apa.

"Jika bertengkar dengan pasangan. Jangan di bawa kerumah ini," jawab Jessica.

"Aku tidak bertengkar dan memang tidak akan menikah dengan Bian!" tegas Maura. Jessica menghela nafas dan kembali membolak-balikkan Majalah yang seolah tidak peduli.

Maura mendengus dan langsung menaiki anak tangga.

"Mah aku pulang!" langkah Maura terhenti ketika mendengar suara Jesslyn dan lihatlah Jesslyn yang langsung duduk di Sofa.

"Bagaimana Jesslyn hari-hari kamu?" tanya Jessica. Maura menoleh kebelakang dan melihat bagaimana Jessica yang meninggalkan pekerjaanmu hanya untuk berbicara dengan Jesslyn.

"Cukup melelahkan Mah!" jawab Jesslyn.

"Oh iya Mah. Bagaimana? Apa Mama sudah mengatur pertemuan aku dan kak Rafa?" tanya Jesslyn.

"Kamu tenang saja sayang mama sudah mengatur semuanya dan Rafa setuju untuk bertemu dengan kamu. Jadi kalian berdua bisa makan malam bersama dan akan lebih dekat lagi. Jadi kamu gunakan kesempatan itu untuk menarik perhatian Rafa. Agar hatinya bisa nempel pada kamu," jawab Jessica.

"Itu pasti," sahut Jesslyn.

Maura terlihat berpikir dengan apa yang telah di dengar dan tiba-tiba seuntas senyum penuh arti terlihat di wajahnya.

"Kau mungkin tidak akan peduli dengan apa yang aku katakan. Tetapi setelah ini kau akan sangat peduli," batin Maura yang langsung menaiki anak tangga.

********

Maura yang berada di dalam kamar yang duduk di atas ranjang dengan persilahkan dengan laptop yang berada di atas pahanya. Ternyata Maura sedang melihat artikel mengenai Grup Unitex. Grup yang di kelolah keluarga Rafa dan Maura juga melihat data-data Rafa yang tak lain CEO di Perusahaan Unitex.

Tiba-tiba Maura mengambil ponselnya dan menghubungi seseorang.

"Elin! Aku ingin kamu memberiku informasi valid tentang Rafa Ardana Putra!" titah Maura yang mengucapkan satu kalimat itu dan langsung mematikan teleponnya.

Ceklek

Pintu kamar Maura yang tiba-tiba terbuka mau membuat Maura menoleh ke arah pintu yang ternyata Jesslyn yang memasuki kamar Maura. Dengan cepat Maura langsung menutup laptopnya.

"Apa Kakak sibuk?" tanya Jesslyn yang duduk di pinggir ranjang.

"Tidak! Ada apa?" tanya Maura.

"Kenapa membatalkan pernikahan?" tanya Jesslyn tanpa basa-basi.

"Mama memberitahu kamu?" tanya Maura.

"Jadi Kakak sudah memberitahu Mama?" Jesslyn malah balik bertanya.

"Aku tahu dari Kak Bian. Kenapa memberitahu mama. Bukankah itu hanya candaan kakak saja," ucap Jesslyn.

"Jadi dia langsung melapor padamu. Lalu apa yang akan kalian lakukan dengan aku membatalkan pernikahan ini," batin Maura dengan tersenyum getir.

"Kak Maura bukankah Kakak sangat mencintai kak Bian. Lalu Kenapa harus membatalkan pernikahan. Tetapi ini pasti tidak nyata bukan, Kakak sedang dalam tahap marah dan sangat wajar kita langsung mengambil keputusan itu," sahut Jesslyn.

"Tidak! Aku tidak marah dan aku memang membatalkan pernikahan dan tidak akan berubah sama sekali!" tegas Maura dengan santai dan sampai tersenyum.

Wajah Jesslyn tampak kaget mendengar keputusan Maura.

Bersambung.

Terpopuler

Comments

Dwi Setyaningrum

Dwi Setyaningrum

banyak sekali nama mauranya thor..td aselin skrg Yura..🤔😁

2024-10-11

0

اختی وحی

اختی وحی

yura apa maura kok beda

2024-09-14

0

yoyoh sm

yoyoh sm

namanya Maura atau yura sih thor

2024-08-29

0

lihat semua
Episodes
1 Episode 1 Hati Aneh.
2 Episode 2 Di Antara
3 Episode 3 Menegangkan
4 Episode 4 Kenyataan
5 Episode 5 Kecelakaan.
6 Episode 6 Hancur Berkeping-keping.
7 Episode 7 Niat Bala Dendam.
8 Episode 8 Membatalkan Pernikahan
9 Episode 9 Kau harus Menikah denganku
10 Episode 10 Kesepakatan Menikah
11 Episode 11 Melawan.
12 Episode 12 Aku Bukan Tandingan Mu
13 Episode 13 Di kurung
14 Episode 14 Dia Datang
15 Episode 15 Penegasan Rafa.
16 Episode 16 Pendekatan.
17 Episode 17 Rafa dan Maura.
18 Episode 18 Rasa simpatik
19 Episode 19 Persaingan.
20 Episode 20 Peringatan Rafa.
21 Episode 21 Kerumah Calon Mertua.
22 Bab 22 Maura Di Keluarga Rafa.
23 Episode 23 Gebrakan Maura.
24 Episode 24 Pertama Untuk Maura
25 Episode 25 Jadi Canggung
26 Episode 26 Pertemuan orang tua.
27 Episode 27 Tindakan bodoh.
28 Episode 28 Malah Di Salahkan.
29 Episode 29 Insiden.
30 Episode 30 Penolong.
31 Episode 30 Cukup Terkejut
32 Episode 31 Tanda Tangan Kontrak.
33 Episode 33 fitting
34 Episode 34
35 Episode 34 Sedikit Canggung.
36 Episode 36 Hari Pernikahan.
37 Episode 37 Hampir Saja.
38 Episode 38 Sah
39 Episode 39 Kedatangan Jesslyn.
40 Episode 40 Jadi Canggung.
41 Bab 41 Romantis Dikit.
42 Episode 42 Gebrakan Maura
43 Episode 43 Tidak bisa berkutik.
44 Episode 44 Tiba-tiba saja Aneh.
45 Episode 45 Malam Bersama.
46 Episode 46 Saling Canggung.
47 Episode 47 Kehangatan Yang Tidak Di di dapatkan.
48 Episode 47 Kebahagiaan double
49 Episode 49 Akhirnya di penjara
50 Episode 50 Sekamar.
51 Episode 51 Hal Baru
52 Episode 52 Malam Tidak Terduga.
53 Episode 53 Romansa Pasangan suami istri.
54 Episode 54 Makan Romantis.
55 Episode 55 Hadiah.
56 Episode 56 Ada-ada saja.
57 Episode 57 Harapan Satu-satunya.
58 Episode 58 Mempengaruhi.
59 Episode 59 Saling Menantang
60 Episode 60 Di Mana kamu?
61 Episode 61 Tidak Memliki Arah.
62 Episode 62 Rafa dan Maura
63 Episode 63 Rahasia.
64 Episode 65 Tiba-tiba Merasa aneh.
65 Episode 65 Keyakinan
66 Episode 66 Luka.
67 Episode 67 Penjelasan
68 Episode 68 Mencari Petunjuk.
69 Episode 69 Penegasan.
70 Episode 70 Perasaan Aneh.
71 Episode 71 Pertemuan Menegangkan.
72 Episode 72 Pertemuan itu
73 Episode 73 Rencana Apa.
74 Episode 74 Pertemuan.
75 Episode 75 Kebenaran.
76 Episode 76 Kenyataan.
77 Episode 77 Kebahagiaan Luar Biasa.
78 Episode 78 Aku Ibumu.
79 Episode 79
80 Episode 80 Lebih Baik Sadar
81 Episode 81 Maura dan Rafa.
82 Episode 82 Apa Ada Kesempatan.
83 Episode 83 Bukan Urusanku
84 Episode 84 Mode sensitif.
85 Episode 85 Kehilangan Kendali.
86 Episode 86 Pilihan Terbaik.
87 Episode 87 Pencerahan.
88 Episode 88
89 Episode 89
90 Episode 90.
91 Episode 91
92 Episode 92
93 Episode 93 Ungkapan Perasaan.
94 Episode 95
95 Episode 95
96 Episode 96 Persidangan.
97 Episode 97 Permintaan Maaf
98 Episode 98
99 Episode 99 Bimbang
100 Episode 100 Pengakuan
101 Episode 101
102 Episode 102
103 Episode 103
104 Episode 104 Tammmattt.
105 Untuk Pembaca
Episodes

Updated 105 Episodes

1
Episode 1 Hati Aneh.
2
Episode 2 Di Antara
3
Episode 3 Menegangkan
4
Episode 4 Kenyataan
5
Episode 5 Kecelakaan.
6
Episode 6 Hancur Berkeping-keping.
7
Episode 7 Niat Bala Dendam.
8
Episode 8 Membatalkan Pernikahan
9
Episode 9 Kau harus Menikah denganku
10
Episode 10 Kesepakatan Menikah
11
Episode 11 Melawan.
12
Episode 12 Aku Bukan Tandingan Mu
13
Episode 13 Di kurung
14
Episode 14 Dia Datang
15
Episode 15 Penegasan Rafa.
16
Episode 16 Pendekatan.
17
Episode 17 Rafa dan Maura.
18
Episode 18 Rasa simpatik
19
Episode 19 Persaingan.
20
Episode 20 Peringatan Rafa.
21
Episode 21 Kerumah Calon Mertua.
22
Bab 22 Maura Di Keluarga Rafa.
23
Episode 23 Gebrakan Maura.
24
Episode 24 Pertama Untuk Maura
25
Episode 25 Jadi Canggung
26
Episode 26 Pertemuan orang tua.
27
Episode 27 Tindakan bodoh.
28
Episode 28 Malah Di Salahkan.
29
Episode 29 Insiden.
30
Episode 30 Penolong.
31
Episode 30 Cukup Terkejut
32
Episode 31 Tanda Tangan Kontrak.
33
Episode 33 fitting
34
Episode 34
35
Episode 34 Sedikit Canggung.
36
Episode 36 Hari Pernikahan.
37
Episode 37 Hampir Saja.
38
Episode 38 Sah
39
Episode 39 Kedatangan Jesslyn.
40
Episode 40 Jadi Canggung.
41
Bab 41 Romantis Dikit.
42
Episode 42 Gebrakan Maura
43
Episode 43 Tidak bisa berkutik.
44
Episode 44 Tiba-tiba saja Aneh.
45
Episode 45 Malam Bersama.
46
Episode 46 Saling Canggung.
47
Episode 47 Kehangatan Yang Tidak Di di dapatkan.
48
Episode 47 Kebahagiaan double
49
Episode 49 Akhirnya di penjara
50
Episode 50 Sekamar.
51
Episode 51 Hal Baru
52
Episode 52 Malam Tidak Terduga.
53
Episode 53 Romansa Pasangan suami istri.
54
Episode 54 Makan Romantis.
55
Episode 55 Hadiah.
56
Episode 56 Ada-ada saja.
57
Episode 57 Harapan Satu-satunya.
58
Episode 58 Mempengaruhi.
59
Episode 59 Saling Menantang
60
Episode 60 Di Mana kamu?
61
Episode 61 Tidak Memliki Arah.
62
Episode 62 Rafa dan Maura
63
Episode 63 Rahasia.
64
Episode 65 Tiba-tiba Merasa aneh.
65
Episode 65 Keyakinan
66
Episode 66 Luka.
67
Episode 67 Penjelasan
68
Episode 68 Mencari Petunjuk.
69
Episode 69 Penegasan.
70
Episode 70 Perasaan Aneh.
71
Episode 71 Pertemuan Menegangkan.
72
Episode 72 Pertemuan itu
73
Episode 73 Rencana Apa.
74
Episode 74 Pertemuan.
75
Episode 75 Kebenaran.
76
Episode 76 Kenyataan.
77
Episode 77 Kebahagiaan Luar Biasa.
78
Episode 78 Aku Ibumu.
79
Episode 79
80
Episode 80 Lebih Baik Sadar
81
Episode 81 Maura dan Rafa.
82
Episode 82 Apa Ada Kesempatan.
83
Episode 83 Bukan Urusanku
84
Episode 84 Mode sensitif.
85
Episode 85 Kehilangan Kendali.
86
Episode 86 Pilihan Terbaik.
87
Episode 87 Pencerahan.
88
Episode 88
89
Episode 89
90
Episode 90.
91
Episode 91
92
Episode 92
93
Episode 93 Ungkapan Perasaan.
94
Episode 95
95
Episode 95
96
Episode 96 Persidangan.
97
Episode 97 Permintaan Maaf
98
Episode 98
99
Episode 99 Bimbang
100
Episode 100 Pengakuan
101
Episode 101
102
Episode 102
103
Episode 103
104
Episode 104 Tammmattt.
105
Untuk Pembaca

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!