Keanehan

Apa yang terjadi dengan Sarah. Kenapa bisa sampai meninggal. Aku harus cek sendiri kerumah nya. pikiran bu Intan penuh dengan pertanyaan

"Bu, belum siap-siap" tegas pak Min melihat istrinya masih duduk

"Ah, iya ini mau ganti baju dulu" bu Intan segera berlari ke kamar

"Aneh sekali ibu mu" ucap pak Min pelan

"Ibu belum bisa terima kalau bu Sarah meninggal, apalagi terakhir ini bu Sarah menjadi sahabat ibu" jawab Fatimah

"Bisa jadi" lirih pak Min

Pak Min dan bu Intan hanya berjalan kaki menuju rumah keluarga Sumitro. Selama di jalan banyak warga yang sedang bergosip.

"Nggak disangka ya, pak Sumitro tega membunuh bu Intan" bisik tetangga dengan tetangga lain

"Itu laki-laki nggak bersyukur, istri kerja keras buka usaha untuk membantu kebutuhan keluarga eh masih aja bu Sarah dapat kekerasan dalam rumah tangga" warga lainnya

Bu Intan memegang lengan sang suami karena ada rasa khawatir yang luar biasa.

"Pak" bisik bu Intan

"Jangan mudah percaya, kita sampai dulu kerumah itu baru cari tau penyebab kematian bu Sarah" jawab pak Min pelan

Gandengan tangan pak Min membuat bu Intan menjadi lebih tenang dari sebelumnya. Sampai dirumah bu Sarah ada beberapa polisi disana untuk mengintrogasi anak-anak almarhumah.

Bu Sarah memiliki 3 anak, 2 perempuan 1 laki-laki anak bungsu.

"Assalamualaikum" ucap pak Min dan bu Intan

"Wa'alaikumussalam, silahkan masuk bapak, ibu" Zahwa anak kedua bu Sarah

"Jenazahnya ada didalam?" tanya pak Min

"Ada" jawabnya dengan sedih

Saat melihat jenazah bu Sarah penuh dengan lebam di wajah.

"Astaga, jadi benar bu Sarah dapat kekerasan dari suaminya" bisik bu Intan

Malang sekali nasib mu, Sar. Kamu berjuang demi anak-anak hingga memakai pesugihan tetapi suami mu melakukan hal yang sangat kasar. Pikir bu Intan sedih

Bu Intan mendekati Zahwa yang duduk di luar menyambut tamu.

"Nak Zahwa" bu Intan memeluk "Sabar ya. Ibu kenapa bisa sampai begitu?" tanya bu Intan penasaran

"Zahwa juga kurang tau bu. saat Zahwa pulang subuh papa dan mama lagi bertengkar, pas Zahwa dekati kamar mereka mama sudah babak belur di pukul sama papa" isak tangis Zahwa mengenang ibu nya

"Papa mu sekarang ada dimana?" bu Intan mengelus bahu Zahwa

"Ada di kamar, bapak seperti menyesal" Zahwa

"Menyesal pasti belakangan, apa yang dilakukan bapak mu salah, nak" bu ntan menguatkan Zahwa

Pihak polisi membawa Sumitro keluar dari kamar.

"Saya nggak 100% bersalah pak, saya khilaf karena istri saya selingkuh" teriak Sumitro

"Jelaskan di kantor polisi saja, pak" polisi menggiring Sumitro

"Zahwa" panggil Sumitro melihat anaknya

"Papa harus bertanggungjawab, Zahwa ikhlas. Inshaallah Zahwa akan sering berkunjung menemui papa" Zahwa tersenyum melihat papa agar lebih kuat dan menerima kenyataan

"Assalamualaikum" kakak pertama Zahwa dan adik bungsu Zahwa datang

"Wa'alaikumussalam"

Adik lelaki Zahwa bernama Zatman tinggal di pondok pesantren, kakak pertama Zahwa bernama Zulaikha sudah berumah tangga dan memiliki 1 orang putri.

"Aku kira papa akan menjaga mama, apa salah mama hingga papa tega bertindak keji seperti itu" Zatman kecewa

"Maaf, Nak" lirik Sumitro

"Kami ikhlas atas kematian mama, yang kami tau papa adalah orang yang bertanggungjawab atas segala hal. Maka kali ini papa harus mencoba ikhlas dan bertanggungjawab atas semua yang papa perbuat. Kami tetap sayang papa dan mama" tutur Zulaikha

"Silahkan bawa orangtua kami, pak" timpal Zatman

Walaupun ada rasa kecewa dalam diri anak-anak tetapi mereka harus tegar.

"Apa boleh saya melihat pemakaman istri saya" izin Sumitro

"Baiklah, kami akan memberikan izin. Tapi tetap dalam pengawasan kepolisian" tegas polisi

Mayit sudah dimandikan dan juga di shalatkan.

Pemakaman sangat dekat dari rumah bu Sarah hanya dengan jalan kaki sudah sampai.

"Lubangnya banjir" penggali kubur

"Di buang saja airnya" pak ustadz

"Tiba-tiba bau busuk ya" gaduh warga

"Bau nya berasal dari bu Sarah" bisik warga mulai heboh

Lubang pemakaman sudah siap dan tidak ada lagi air.

"Segera di turunkan jenazahnya" pak ustadz membimbing

Zatman turun untuk mengantarkan dan mengazankan terakhir kali mama nya. Saat membuka tali di bagian kepala Zatman berucap "Zatman sayang dan cinta sama mama, anak-anak mama ikhlas semoga mama mendapatkan tempat terbaik. Aamiin" ingin sekali rasanya Zatman berteriak

Gundukan tanah mulai ditaburi bunga segar.

"Segera bawa papa saya, pak" ucap Zatman pada polisi

"Baik" polisi kembali menggiring Sumitro

Ketiga anak itu pulang kerumah. Rumah yang dulunya selalu penuh canda tawa kini berubah menjadi duka terdalam. Tak ada satu orangtua yang menemani mereka.

Di jalan pulang bu Intan kepikiran tentang Sumitro yang mengatakan Sarah selingkuh, berarti Sumitro pernah memergoki Sarah.

Jangan sampai nasib ku seperti Sarah. Tetapi bagaimana dengan Fahmi, anak itu sempat melihat ku jalan dengan laki-laki selain bapaknya. Pikir bu Intan mencoba mencari cara agar selamat tidak bernasib sial seperti temannya

"Nggak sangka ya bu, pak Sumitro terkenal orang yang sangat ramah serta dermawan tapi tega sama istri. Dia juga ibadahnya bagus" ucap pak Min

"Ingat ucapan Fahmi, itu semua takdir" timpal bu Intan

"Oh iya bu, tadi bapak dengar pak Sumitro melakukan kekerasan karena bu Sarah selingkuh. Selama ini ibu dekat sekali dengan bu Sarah, apa ibu tau semua tentang hal itu?" pak Min mulai curiga

"Mana ibu tau pak. ibu memang dekat dengannya bukan berarti ibu mencari tahu apa aja yang bu Sarah lakukan apalagi masalah selingkuh ribet, pak" elak bu Intan

"Ya siapa tau bu Sarah terbuka, aneh aja kenapa bu Sarah bisa selingkuh padahal suaminya sempurna" pikir pak Min

"Sempurna dimata orang, pak. Kita nggak pernah tau masalah apa yang ada dalam rumah tangga orang lain, urus rumah tangga sendiri aja udah repot" sinis bu Intan

"Bukan begitu bu, selama ini pak Sumitro panutan warga sini" pak Min

"Jadi aja diri sendiri, nggak perlu memuja atau memuji seseorang berlebihan" bu Intan meninggalkan pak Min yang berjalan pelan

"Kenapa si ibu" pikir pak Min santai

Pulang takziah bu Intan masuk ke dalam kamar.

"Aku harus segera menghubungi Ki Idam. ada yang nggak beres juga, belakangan ini aku sering di ancam akan di bunuh sama jin gila itu" lirih bu Intan memikirkan cara agar bisa berkunjung ke rumah Ki Idam

"Bu, temani bapak ke kedai" pak Min berharap

"Nggak bisa pak, ibu mau bikin kue buat acara tahlil. Kasihan anak bu Sarah" bu Intan kali ini jujur

bersambung...

...🍐Happy Reading🍐...

Terpopuler

Comments

🍁FAIZ❣️💋🄻🄴🄱🄰🅁🄰🄽👻ᴸᴷ

🍁FAIZ❣️💋🄻🄴🄱🄰🅁🄰🄽👻ᴸᴷ

Bu Sarah kena rahasia ilahi, akhir hidupnya suul khotimah

2024-09-05

1

𝓐𝔂⃝❥EᷤIᷴNᷫAͥ●⑅⃝ᷟ◌ͩ🏡 ⃝⃯᷵Ꭲᶬ

𝓐𝔂⃝❥EᷤIᷴNᷫAͥ●⑅⃝ᷟ◌ͩ🏡 ⃝⃯᷵Ꭲᶬ

wahh ketahuan selingkuh dia nahh giliran bu intan pula ntar hurmm, bertobat segera bu intan haish ngeri.

2024-09-04

0

◌ᷟ⑅⃝ͩ● Marlina Bachtiar ●⑅⃝ᷟ◌ͩ

◌ᷟ⑅⃝ͩ● Marlina Bachtiar ●⑅⃝ᷟ◌ͩ

Tinggal Bu intan yg belum ketahuan selingkuh sama suaminya 🤫

2024-08-07

0

lihat semua
Episodes
1 Kedai Mie
2 Awal Mula
3 Praktek Pertama
4 Menunggu Hasil
5 Pembeli Pertama
6 Ludes Tak Tersisa
7 Pak Min Kesal
8 Merasa Di Kerjain Orangtua Sendiri
9 Bu Intan Mulai Berbohong
10 Perempuan Selain Sarah & Intan
11 Protes Rahayu
12 Kedai Yang Lebih Luas
13 Mutiara Melihat
14 Nasehat Untuk Jeje
15 Fahmi Melawan
16 Cerita Fahmi
17 Meninggal
18 Keanehan
19 Merasa Di Fitnah
20 Ada Rasa Menyesal
21 Mengikuti Bu Intan
22 Tutup Lebih Awal
23 Berkumpul
24 Mimpi Fahmi
25 Kejujuran Fahmi
26 Pengumuman
27 Menemui Mutiara
28 Bu Intan Kembali
29 Mencari Cara
30 Ada Apa Dengan Fahmi?
31 Bu Intan Gelisah
32 Tragis
33 Kekacauan
34 Celaka
35 Kondisi Tenang
36 Keresahan Namira
37 Ustadz Ilham
38 Berulah Terus
39 Kematian
40 Ternyata...
41 Pemakaman
42 Tidak Nyaman
43 Kejiwaan Pak Min
44 Mie Ayam Becek Rasa Mangga
45 Jualan Laris
46 Mencari Yang Tak Tau Dimana
47 Menemukan Ponsel
48 Kenyataan Baru
49 Canda Tawa Keluarga Namira
50 Bertamu Ke Rumah Bu Sarah
51 Ki Idam Di Ancam Istri
52 Pak Min Sadar
53 Bertemu Zahwa
54 Bertemu Pak Sumitro
55 Kemana Keluarga Zahwa?
56 Musibah
57 Pak Sumitro Bebas
58 Petunjuk Selanjutnya
59 Perjalanan
60 Kejadian
61 Iwan Tidak Mau Ikut
62 Iwan Tidak Salah
63 Misi Penyelamatan
64 Bilik
65 Ada Apa Dengan Rudy?
66 Titik Temu
67 Wajah Intan Nampak
68 Ada Yang Hilang
69 Di Serang Hewan
70 Pertarungan Ustadz Arifin
71 Bertemu
72 Selamat dan Kembali Ke Desa Hideung
73 Rudy Kembali Sadar
74 Pulang
75 Keputusan Besar
76 Diskusi Keluarga Sudirman
77 Keputusan Agus
78 Pak Min Kurang Setuju
79 Bandara
80 Bertemu Paman dan Bibi
81 Beradaptasi
82 Mendapat Informasi Tentang Pak Min
83 PENGUMUMAN
Episodes

Updated 83 Episodes

1
Kedai Mie
2
Awal Mula
3
Praktek Pertama
4
Menunggu Hasil
5
Pembeli Pertama
6
Ludes Tak Tersisa
7
Pak Min Kesal
8
Merasa Di Kerjain Orangtua Sendiri
9
Bu Intan Mulai Berbohong
10
Perempuan Selain Sarah & Intan
11
Protes Rahayu
12
Kedai Yang Lebih Luas
13
Mutiara Melihat
14
Nasehat Untuk Jeje
15
Fahmi Melawan
16
Cerita Fahmi
17
Meninggal
18
Keanehan
19
Merasa Di Fitnah
20
Ada Rasa Menyesal
21
Mengikuti Bu Intan
22
Tutup Lebih Awal
23
Berkumpul
24
Mimpi Fahmi
25
Kejujuran Fahmi
26
Pengumuman
27
Menemui Mutiara
28
Bu Intan Kembali
29
Mencari Cara
30
Ada Apa Dengan Fahmi?
31
Bu Intan Gelisah
32
Tragis
33
Kekacauan
34
Celaka
35
Kondisi Tenang
36
Keresahan Namira
37
Ustadz Ilham
38
Berulah Terus
39
Kematian
40
Ternyata...
41
Pemakaman
42
Tidak Nyaman
43
Kejiwaan Pak Min
44
Mie Ayam Becek Rasa Mangga
45
Jualan Laris
46
Mencari Yang Tak Tau Dimana
47
Menemukan Ponsel
48
Kenyataan Baru
49
Canda Tawa Keluarga Namira
50
Bertamu Ke Rumah Bu Sarah
51
Ki Idam Di Ancam Istri
52
Pak Min Sadar
53
Bertemu Zahwa
54
Bertemu Pak Sumitro
55
Kemana Keluarga Zahwa?
56
Musibah
57
Pak Sumitro Bebas
58
Petunjuk Selanjutnya
59
Perjalanan
60
Kejadian
61
Iwan Tidak Mau Ikut
62
Iwan Tidak Salah
63
Misi Penyelamatan
64
Bilik
65
Ada Apa Dengan Rudy?
66
Titik Temu
67
Wajah Intan Nampak
68
Ada Yang Hilang
69
Di Serang Hewan
70
Pertarungan Ustadz Arifin
71
Bertemu
72
Selamat dan Kembali Ke Desa Hideung
73
Rudy Kembali Sadar
74
Pulang
75
Keputusan Besar
76
Diskusi Keluarga Sudirman
77
Keputusan Agus
78
Pak Min Kurang Setuju
79
Bandara
80
Bertemu Paman dan Bibi
81
Beradaptasi
82
Mendapat Informasi Tentang Pak Min
83
PENGUMUMAN

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!