Cerita Fahmi

Fahmi kesal kenapa dirinya tidak bisa jujur. Dia takut kakak nya terkejut apabila tau kenyataan bahwa ibu nya telah menduakan bapak.

"Sial" teriak Fahmi di atas motor

Motor terus melaju tanpa tujuan, tiba-tiba saja berhenti di depan kost Agus. "Kenapa berhenti disini sih motor" ucap Fahmi bingung

"Om Fahmi" teriak Agam senang melihat om nya dan Fahmi juga tersenyum

"Agam lagi apa?" tanya Fahmi mendudukan Agam di atas motor

"Lagi main" Agam menekan-nekan tombol klakson

"Hust, nanti di pak rt marah. ibu mana?" Fahmi memarkirkan motor di dalam kost Agus

"Ada di dalam, Agam sudah izin main di luar" Agam di gendongan Fahmi

"Assalamualaikum" Fahmi dan Agam

"Wa'alaikumussalam, loh Fahmi. Agam kok bisa sama kamu" Namira

"Ini teh, ketemu di depan. Aa kerja ya" Fahmi menurunkan Agam dan mencium tangan kakak iparnya

"Masih siang begini pasti aa kerja atuh, dek" Namira memberikan minuman

"Teh" panggil Fahmi

Namira melihat keanehan dari wajah Fahmi, dari mata nya terlihat kesedihan yang mendalam.

"Fahmi ada masalah?" tanya Namira baik-baik

"Bisa telepon aa untuk pulang" pinta Fahmi, sebab dia bingung harus ke siapa lagi cerita

Namira ragu untuk menelpon suaminya, apalagi masih siang kalau pulang sekarang pasti uang makan hariannya juga akan di potong oleh perusahaan. Tetapi dia juga kasihan dengan adik iparnya yang hanya menunduk.

"Sebelum teteh menelepon aa, teteh mau tanya sama Fahmi. Apa Fahmi melakukam kesalahan besar?" Namira sangat berhati-hati bicara pada Fahmi seperti mental Fahmi benar-benar sedang goyah

Fahmi hanya menggelengkan kepala.

Namira mencoba menghubungi suaminya sambil melirik ke arah Fahmi yang masih menunduk.

📱Namira

Assalamualaikum

📱Agus

Wa'alaikumussalam, ada apa neng?

📱Namira

Sebelum nya neng minta maaf a, sudah ganggu waktu kerja aa

📱Agus

Bicaranya nggak boleh begitu ya, aa juga lagi istirahat jadi nggak ada yang ganggu

📱Namira

Aa bisa pulang sekarang

📱Agus

Hah, Neng sehat kan? (khawatir)

📱Namira

Alhamdulillah neng sehat, a. Cuma ada seseorang yang menunggu dan membutuhkan aa saat ini

📱Agus

Siapa?

📱Namira

Aa pulang ya, neng tunggu.

Agus segera izin ke bagian HRD. Setelah dapat izin dia segera bergegas pulang mengendarai sepeda motor nya sedikit kencang sambil bershalawat.

Perjalanan 45 menit dari tempat kerja ke kost.

"Assalamualaikum" Agus

"Wa'alaikumussalam"

"Fahmi disimi" Agus heran ada adiknya

"Fahmi, teteh bicara sebentar dengan aa ya" Namira

"Iya teh, terima kasih" Fahmi

Namira mengajak suaminya ke luar.

"Bocah itu ngapain kesini, orang yang tunggu aa siapa?" Agus mencari seseorang

"Dengerin neng dulu, yang minta aa pulang itu Fahmi. Dia minta tolong ke teteh suruh telepon aa, seperti Fahmi lagi ada masalah dirumah, aa aja bicara baik-baik ya" Namira

"Sudah makan, dek?" tanya Agus melihat Fahmi yang menunduk

"Belum lapar" Fahmi menjawab jujur bahwa dirinya belum makan

"Makan ya, mau sama bakso apa nasi padang" Agus

"Nggak lapar, a" Fahmi

Namira sibuk melipat pakaian sambil menemani Agam main mobil-mobilan.

"Dek" panggil Agus menyentuh Fahmi

"Fahmi berantem dengan ibu, Fahmi membentak ibu, Fahmi juga teriak di depan wajah ibu" Fahmi mulai bicara dengan kepala menunduk

Terkejut!! Agus sangat terkejut adiknya berani melakukan itu. Namira mengelus punggung suami nya.

"Astaghfirullah" ucap Agus beristighfar

"Alasannya apa?" tanya Agus mencoba tenang

"Fahmi benci ibu" Fahmi meneteskan air mata

"Coba Fahmi istighfar, sebut nama Allah" Agus menatap Fahmi

"Apa salah Fahmi melakukan itu semua sama ibu?" Fahmi menatap kakak laki-laki nya

"Jelas salah, sesalah atau seburuk apapun ibu kita tetap saja kita wajib menghormati dan menghargai sebab kita lahir dari rahim beliau. Ibu rela melahirkan kita mempertaruhkan nyawa nya agar anak-anak bisa melihat dunia" tutur Agus

"Fahmi, benci ibu" Fahmi

"Boleh aa tau kenapa dari tadi Fahmi bilang benci ibu" Agus

"Beberapa kali Fahmi melihat ibu jalan bersama laki-laki di mall yang jauh dari rumah, semenjak bergaul dengan bu Sarah, Fahmi sudah curiga tapi selalu Fahmi tepis nggak mungkin ibu Fahmi begitu ibu Fahmi orang baik. Tapi kenyataannya ibu selingkuh selama ini Fahmi diam dan tadi Fahmi tanpa sadar membentak dan berteriak di depan wajah ibu" tutur Fahmi terisak

Apa iya ibu selingkuh, untuk apa? Bukannya usaha bapak lagi maju-maju nya. Batin Agus belum bisa berbicara banyak dengan Fahmi

Batin nya juga ikut tergoyah mendengar ibu nya selingkuh. Namira terus mengelus punggung sang suami untuk memberikan kekuatan.

"Siapa yang sudah tau masalah ini" Agus

"Hanya Fahmi dan aa" Fahmi

"Saat Fahmi marah apa ada yang tau" Agus melihat adiknya dengan rasa iba, Fahmi menganggukkan kepala

"Siapa?" tanya Agus

"Teteh" Fahmi menjawab singkat

"Apa Fatimah nggak marah kamu membentak ibu?" Agus

"Marah banget, cuma Fahmi tinggal pergi. Aku juga nggak tau mau pergi kemana tapi arah motor berhenti disini" Fahmi

"Kenapa nggak bilang pada Fatimah?" Agus

"Fahmi takut teteh lebih down" Fahmi

"Alangkah baiknya kita cari bukti terlebih dahulu apa benar ibu selingkuh siapa tau itu hanya teman bu Sarah yang kebetulan terlihat cuma berduaan" Agus mencoba berpikir positif

"Ini sudah Fahmi duga, pasti nggak akan ada yang percaya dengan Fahmi" Fahmi berdiri hendak pergi lagi dari kost Agus

Dengan cepat Agus menahan tangan adiknya.

"Duduk dulu, bukan aa nggak percaya sama Fahmi. Aa kan bilang alangkah baiknya kita cari bukti yang lebih akurat apa benar ibu selingkuh dari bapak supaya nggak jadi fitnah, dek" Agus

Fahmi hanya menatap kakaknya. "Fahmi nggak butuh bukti apapun lagi, apa yang Fahmi lihat sudah cukup jelas dan nyata" ucap Fahmi segera berlari ke arah parkiran

Agus mengejar adiknya yang lagi rapuh. "Kamu mau kemana?" tanya Agus khawatir

"Kemana pun motor ini berjalan" Fahmi memakai jaket dan helm nya

"Ayo masuk lagi, istirahat di dalam" Agus membuka resleting jaket Fahmi dan mengajak ke dalam kamar nya lagi.

Rumah

"Ibu jangan buruk sangka, mana mungkin Arifin ngajarin Fahmi menjadi anak durhaka" Fatimah tidak percaya

"Arifin itu pasti dendam sama keluarga kita, karena bapak usaha nya maju sedangkan bapaknya si Arifin jualan begitu-begitu aja nggak ada kemajuan" bu Intan

"Rezeki orang sudah diatur dan masing-masing punya takaran tersendiri. mungkin bapaknya Arifin jualan masih biasa tapi siapa yang tau bahwa mereka menjadi keluarga yang bahagia dibandingkan orang yang banyak uang dan kekuasaan tapi menjadi keluarga yang berantakan" tutur Fatimah

Bersambung...

...🍌Happy Reading🍌...

Terpopuler

Comments

🍁FAIZ❣️💋🄻🄴🄱🄰🅁🄰🄽👻ᴸᴷ

🍁FAIZ❣️💋🄻🄴🄱🄰🅁🄰🄽👻ᴸᴷ

ahirnya ada juga keluarga nya yg tau perselingkuhan bu Intan

2024-09-05

0

𝓐𝔂⃝❥EᷤIᷴNᷫAͥ●⑅⃝ᷟ◌ͩ🏡 ⃝⃯᷵Ꭲᶬ

𝓐𝔂⃝❥EᷤIᷴNᷫAͥ●⑅⃝ᷟ◌ͩ🏡 ⃝⃯᷵Ꭲᶬ

bagus juga fahmi terus ke rumah a'a agus yaa, alhamdulillah a'a agus abg yg baik, teteh juga ngak kemakan ucapan ibunya, semoga segera terbongkar yaa.

2024-09-04

0

🍒⃞⃟🦅🦁ˢʰᵉʳᴀʀᴠᴀᵖᶦˢᶜᵉˢ🍉🔥

🍒⃞⃟🦅🦁ˢʰᵉʳᴀʀᴠᴀᵖᶦˢᶜᵉˢ🍉🔥

mungkin ini pengaruh atau efek samping dari memakai pesugihan 🤔

2024-08-06

0

lihat semua
Episodes
1 Kedai Mie
2 Awal Mula
3 Praktek Pertama
4 Menunggu Hasil
5 Pembeli Pertama
6 Ludes Tak Tersisa
7 Pak Min Kesal
8 Merasa Di Kerjain Orangtua Sendiri
9 Bu Intan Mulai Berbohong
10 Perempuan Selain Sarah & Intan
11 Protes Rahayu
12 Kedai Yang Lebih Luas
13 Mutiara Melihat
14 Nasehat Untuk Jeje
15 Fahmi Melawan
16 Cerita Fahmi
17 Meninggal
18 Keanehan
19 Merasa Di Fitnah
20 Ada Rasa Menyesal
21 Mengikuti Bu Intan
22 Tutup Lebih Awal
23 Berkumpul
24 Mimpi Fahmi
25 Kejujuran Fahmi
26 Pengumuman
27 Menemui Mutiara
28 Bu Intan Kembali
29 Mencari Cara
30 Ada Apa Dengan Fahmi?
31 Bu Intan Gelisah
32 Tragis
33 Kekacauan
34 Celaka
35 Kondisi Tenang
36 Keresahan Namira
37 Ustadz Ilham
38 Berulah Terus
39 Kematian
40 Ternyata...
41 Pemakaman
42 Tidak Nyaman
43 Kejiwaan Pak Min
44 Mie Ayam Becek Rasa Mangga
45 Jualan Laris
46 Mencari Yang Tak Tau Dimana
47 Menemukan Ponsel
48 Kenyataan Baru
49 Canda Tawa Keluarga Namira
50 Bertamu Ke Rumah Bu Sarah
51 Ki Idam Di Ancam Istri
52 Pak Min Sadar
53 Bertemu Zahwa
54 Bertemu Pak Sumitro
55 Kemana Keluarga Zahwa?
56 Musibah
57 Pak Sumitro Bebas
58 Petunjuk Selanjutnya
59 Perjalanan
60 Kejadian
61 Iwan Tidak Mau Ikut
62 Iwan Tidak Salah
63 Misi Penyelamatan
64 Bilik
65 Ada Apa Dengan Rudy?
66 Titik Temu
67 Wajah Intan Nampak
68 Ada Yang Hilang
69 Di Serang Hewan
70 Pertarungan Ustadz Arifin
71 Bertemu
72 Selamat dan Kembali Ke Desa Hideung
73 Rudy Kembali Sadar
74 Pulang
75 Keputusan Besar
76 Diskusi Keluarga Sudirman
77 Keputusan Agus
78 Pak Min Kurang Setuju
79 Bandara
80 Bertemu Paman dan Bibi
81 Beradaptasi
82 Mendapat Informasi Tentang Pak Min
83 PENGUMUMAN
Episodes

Updated 83 Episodes

1
Kedai Mie
2
Awal Mula
3
Praktek Pertama
4
Menunggu Hasil
5
Pembeli Pertama
6
Ludes Tak Tersisa
7
Pak Min Kesal
8
Merasa Di Kerjain Orangtua Sendiri
9
Bu Intan Mulai Berbohong
10
Perempuan Selain Sarah & Intan
11
Protes Rahayu
12
Kedai Yang Lebih Luas
13
Mutiara Melihat
14
Nasehat Untuk Jeje
15
Fahmi Melawan
16
Cerita Fahmi
17
Meninggal
18
Keanehan
19
Merasa Di Fitnah
20
Ada Rasa Menyesal
21
Mengikuti Bu Intan
22
Tutup Lebih Awal
23
Berkumpul
24
Mimpi Fahmi
25
Kejujuran Fahmi
26
Pengumuman
27
Menemui Mutiara
28
Bu Intan Kembali
29
Mencari Cara
30
Ada Apa Dengan Fahmi?
31
Bu Intan Gelisah
32
Tragis
33
Kekacauan
34
Celaka
35
Kondisi Tenang
36
Keresahan Namira
37
Ustadz Ilham
38
Berulah Terus
39
Kematian
40
Ternyata...
41
Pemakaman
42
Tidak Nyaman
43
Kejiwaan Pak Min
44
Mie Ayam Becek Rasa Mangga
45
Jualan Laris
46
Mencari Yang Tak Tau Dimana
47
Menemukan Ponsel
48
Kenyataan Baru
49
Canda Tawa Keluarga Namira
50
Bertamu Ke Rumah Bu Sarah
51
Ki Idam Di Ancam Istri
52
Pak Min Sadar
53
Bertemu Zahwa
54
Bertemu Pak Sumitro
55
Kemana Keluarga Zahwa?
56
Musibah
57
Pak Sumitro Bebas
58
Petunjuk Selanjutnya
59
Perjalanan
60
Kejadian
61
Iwan Tidak Mau Ikut
62
Iwan Tidak Salah
63
Misi Penyelamatan
64
Bilik
65
Ada Apa Dengan Rudy?
66
Titik Temu
67
Wajah Intan Nampak
68
Ada Yang Hilang
69
Di Serang Hewan
70
Pertarungan Ustadz Arifin
71
Bertemu
72
Selamat dan Kembali Ke Desa Hideung
73
Rudy Kembali Sadar
74
Pulang
75
Keputusan Besar
76
Diskusi Keluarga Sudirman
77
Keputusan Agus
78
Pak Min Kurang Setuju
79
Bandara
80
Bertemu Paman dan Bibi
81
Beradaptasi
82
Mendapat Informasi Tentang Pak Min
83
PENGUMUMAN

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!