Ludes Tak Tersisa

Pembeli pertama sedikit berpikir kira-kira mau pakai topping tambahan apa.

"Ini serius tambahan topping 3500 tanggung banget harganya"

"Itu harga gencet bu" Fatimah sedikit bercanda

"Boleh deh kasih topping tambahannya otak-otak ikan"

Ibu itu langsung membayar nya di awal karena di gerobak ada tulisan "apabila pesanan di tinggal mohon di bayar terlebih dahulu".

Fatimah sudah menyiapkan buku bon. Jadi setiap ada yang beli akan di kasih bon agar terlihat berapa banyak mie ayam yang terjual setiap hari nya.

Fahmi datang membawa bantal duduk dan juga topping mie ayam. "Ini apaan" ucap Fahmi melihat kertas yang di tempelkan dekat gerobak.

"Itu pesanan pertama kita, jam 11 di ambil uangnya nya sudah pertama sudah teteh ikat dengan karet ada di dalam laci" Fatimah senyum

"Alhamdulillah, semoga ketagihan" Fahmi senang

"Ini mie ayam sudah lengkap, kapan bapak kesini nya" Fatimah hanya menunggu bapaknya

"Lagi di jalan naik becak, bawa kompor gas kecil sama olahan ayam 1 panci besar" Fahmi

"Sudah kamu kasih tau yang benar belum tempat dagangnya disini" Fatimah khawatir

"Jelas sudah teh, itu kan terlihat keluar gang kalau bapak datang. Becak juga muat ini masuk ke dalam gang sini" Fahmi mengira-ngira

Hampir 15 menit akhir pak Min datang, Fahmi dengan sigap membantu bapaknya menurun kan semua barang yang dibawa lalu di simpan ke bagian belakang.

"Teh yang di sebelah kios jauh lebih besar ya pintu juga pakai kaca" Fahmi mengintip ke kios sebelah

"Itu juga punya bos teteh, memang enak ada lantai 2 dan lantai 3 bisa di pakai untuk tidur" Fatimah santai

"Wow, kapan ya bisa sewa disini. Shalawat dulu deh" Fahmi tersenyum sambil bershalawat memegang pintu kios

Fatimah melihat tingkah adiknya hanya tersenyum. "Sedang apa adikmu?" tanya pak Min heran

"Biasa lagi mengagumi" Fatimah "Bapak ngapain bawa air di ember" Fatimah aneh melihat bapaknya

"Buat membersihkan gerobak sebelum mulai berjualan" Pak Min menjawab dengan simple

"Oh, itu sudah aku bersihkan pak. Tinggal mulai jualan" Fatimah memberitahu

"Belum afdol kalau bukan bapak yang membersihkan gerobak. Kamu siapkan daging ayam nya ke panci kecil simpan di gerobak sini" pak Min secara tidak langsung mengusir anaknya agar menjaga jarak

Fatimah patuh saja karena apa yang di pinta bapaknya kebutuhan penting dalam mie ayam.

Pak Min mulai membaca-baca sambil meniup gerobak sekeliling.

"Harus ramai ya" pak Min berucap sendiri pada gerobak

"Pak teteh tinggal ya. Bapak disini sama Fahmi" Fatimah ingin merapikan rumahnya.

"Iya tinggal aja" pak Min

"Itu pesanan jam 11 di ambil sama yang beli" Fatimah menunjuk ke kertas yang dia tempek di gerobak

"Sudah ada pesanan aja ini" tersenyum lah pak Min

"Kasih bonus pembeli pertama" ledek Fatimah

"Pasti dong" pak Min

Semakin siang kedai pak Min mulai ramai entah karena suasana baru, orang-orang baru ataupun pesugihan yang dinyatakan berhasil dan bekerja dengan baik.

Fahmi juga terlihat sangat happy melayani para pembeli yang silih berganti. Menjelang maghrib mie ayam habis terjual bahkan olahan ayam serta topping juga tak tersisa sama sekali.

"Pak, mie ayam becek nya 3 porsi ya" ucap pembeli baru

"Maaf sekali bang, mie nya sudah habis semua" Fahmi menyahut dengan senyuman

"Yah habis, sebungkus nggak aja juga" pembeli masih penasaran

"Kosong" Fahmi menunjukan beberapa wadah ke pembeli

"Besok buka jam berapa?" pembeli

"Jam 11 pagi sudah buka dan siap" Fahmi sengaja bilang jam 11 siang supaya ayahnya tidak terlalu terburu-buru membuat keperluan mie ayam

"Waduh siang juga ya" pikir pembeli

"Bisa di antar nggak?" tanya pembeli

"Kemana?" Fahmi juga masih ragu untuk mengantar makanan

"Ke tempat kerja nanti saya kasih biaya ongkosnya juga deh" pembeli

"Bagaimana kalau nanti yang antar ojol aja, saya yang pesankan ojol nya" Fahmi memberi saran

"Boleh deh, apa mie ayam ini sudah ada di aplikasi?" pembeli

"Belum, inshaallah akan kami buat nanti jika sudah ada pekerja tambahan" Fahmi

"Baiklah saya pesan mie ayam becek nya 5 deh yang 3 level 1 yang 1 level 3 satunya lagi level 5 supaya ada perbandingan rasa untuk topping campur aja ya" pembeli itu memberikan uang untuk membayar 5 pesanan

"Alhamdulillah, siap nanti akan saya kirim" Fahmi senang dan menulis bon untuk diberikan kepada pembeli

Pak Min sibuk di belakang mencuci alat-alat masak yang kotor.

"Pak masih lama" tanya Fahmi

"Sebentar lagi, kamu sudah rapihkan semuanya" pak Min

"Sudah rapih pak. Fahmi mau belanja ini pak" Fahmi sudah memegang pulpen dan kertas

Pak Min berhenti sejenak untuk membahas belanjaan yang habis. Setelah diskusi dengan Fahmi pak Min kembali melanjutkan mencuci.

Fahmi belanja ke pasar, ternyata belanjaannya cukup banyak hari ini.

"Malam pak Rojak" Fahmi senyum

"Fahmi, mau pesan mie" tanya pak Rojak

"Aku sudah pesan pak Rojak. Tinggal ambil doang ini" Fahmi

"Tumben diambil sekarang biasanya besok pagi" pak Rojak heran

"Sudah habis total dirumah, besok mau buka sedikit pagi" Fahmi menjelaskan

Pak Rojak pemilik pabrik mie ayam. Walaupun pabriknya tidak besar tapi kualitas mie pak Rojak sangat bagus kecil-kecil dan enak.

Mie buatan pak Rojak juga lebih berasa butter sangat beda dari mie yang lain. Belanjaan sudah terbeli semua, Fahmi kembali ke kios untul di siapkan disana.

"Kok dibawa ke sini belanjaannya" pak Min terkejut melihat Fahmi menurunkan semua belanjaan

"Begini pak, lebih baik kita mengolah disini bahan mie supaya nggak repot bawa ini itu dari rumah. Jadi lelahnya sekalian mumpung masih sore belum terlalu malam" Fahmi memberikan ide pada bapaknya

"Kamu benar jadi lelahnya sekalian disini, sampai rumah kita bisa istirahat" pak Min senang dengan ide Fahmi

Tin!!!

Fatimah dan ibu Intan datang ke kios.

"Akhirnya kita punya kios lagi" bu Intan antusias

"Alhamdulillah bu" tegur Fahmi dan Fatimah

"Iya, iya" bu Intan mengabaikan kedua anaknya

"Ini sudah tutup" Fatimah bingung melihat gerobak sudah rapih

"Kenapa tutup pak, bapak lelah sini ibu bantu buka lagi aja" bu Intan tidak terima kalau kedai nya tutup lebih cepat

"Apa yang mau di jual bu?" pak Min

"Loh kok apa yang dijual, ya pasti mie ayam" bu Intan heran melihat pak Min

"Bu, Fahmi baru aja pulang belanja ini masih berantakan. Bahan mie ayam habis semua nya, ludes hari ini" Fahmi menjawab

"Alhamdulillah, lalu kenapa bahannya di simpan disini" Fatimah sangat bersyukur

Bersambung...

...🥑Happy Reading🥑...

Terpopuler

Comments

❅𝖊£ios⚜🖤

❅𝖊£ios⚜🖤

Jadi pen nyobain mie ayam na/Hunger/

2024-09-05

1

𝓐𝔂⃝❥ɳαɳƈყ

𝓐𝔂⃝❥ɳαɳƈყ

iya rame ludes karena udah didoakan yah , bukan karena rasa dong ramenya

2024-09-04

0

🪐🦁§͜¢◌ᷟ⑅⃝ͩ●ⁿᶦᵗᵃᴸᵉᵉ●⑅⃝ᷟ◌ͩ🍁❣️

🪐🦁§͜¢◌ᷟ⑅⃝ͩ●ⁿᶦᵗᵃᴸᵉᵉ●⑅⃝ᷟ◌ͩ🍁❣️

bon kan hutang ya ga sih... /Facepalm//Facepalm/

2024-08-14

0

lihat semua
Episodes
1 Kedai Mie
2 Awal Mula
3 Praktek Pertama
4 Menunggu Hasil
5 Pembeli Pertama
6 Ludes Tak Tersisa
7 Pak Min Kesal
8 Merasa Di Kerjain Orangtua Sendiri
9 Bu Intan Mulai Berbohong
10 Perempuan Selain Sarah & Intan
11 Protes Rahayu
12 Kedai Yang Lebih Luas
13 Mutiara Melihat
14 Nasehat Untuk Jeje
15 Fahmi Melawan
16 Cerita Fahmi
17 Meninggal
18 Keanehan
19 Merasa Di Fitnah
20 Ada Rasa Menyesal
21 Mengikuti Bu Intan
22 Tutup Lebih Awal
23 Berkumpul
24 Mimpi Fahmi
25 Kejujuran Fahmi
26 Pengumuman
27 Menemui Mutiara
28 Bu Intan Kembali
29 Mencari Cara
30 Ada Apa Dengan Fahmi?
31 Bu Intan Gelisah
32 Tragis
33 Kekacauan
34 Celaka
35 Kondisi Tenang
36 Keresahan Namira
37 Ustadz Ilham
38 Berulah Terus
39 Kematian
40 Ternyata...
41 Pemakaman
42 Tidak Nyaman
43 Kejiwaan Pak Min
44 Mie Ayam Becek Rasa Mangga
45 Jualan Laris
46 Mencari Yang Tak Tau Dimana
47 Menemukan Ponsel
48 Kenyataan Baru
49 Canda Tawa Keluarga Namira
50 Bertamu Ke Rumah Bu Sarah
51 Ki Idam Di Ancam Istri
52 Pak Min Sadar
53 Bertemu Zahwa
54 Bertemu Pak Sumitro
55 Kemana Keluarga Zahwa?
56 Musibah
57 Pak Sumitro Bebas
58 Petunjuk Selanjutnya
59 Perjalanan
60 Kejadian
61 Iwan Tidak Mau Ikut
62 Iwan Tidak Salah
63 Misi Penyelamatan
64 Bilik
65 Ada Apa Dengan Rudy?
66 Titik Temu
67 Wajah Intan Nampak
68 Ada Yang Hilang
69 Di Serang Hewan
70 Pertarungan Ustadz Arifin
71 Bertemu
72 Selamat dan Kembali Ke Desa Hideung
73 Rudy Kembali Sadar
74 Pulang
75 Keputusan Besar
76 Diskusi Keluarga Sudirman
77 Keputusan Agus
78 Pak Min Kurang Setuju
79 Bandara
80 Bertemu Paman dan Bibi
81 Beradaptasi
82 Mendapat Informasi Tentang Pak Min
83 PENGUMUMAN
Episodes

Updated 83 Episodes

1
Kedai Mie
2
Awal Mula
3
Praktek Pertama
4
Menunggu Hasil
5
Pembeli Pertama
6
Ludes Tak Tersisa
7
Pak Min Kesal
8
Merasa Di Kerjain Orangtua Sendiri
9
Bu Intan Mulai Berbohong
10
Perempuan Selain Sarah & Intan
11
Protes Rahayu
12
Kedai Yang Lebih Luas
13
Mutiara Melihat
14
Nasehat Untuk Jeje
15
Fahmi Melawan
16
Cerita Fahmi
17
Meninggal
18
Keanehan
19
Merasa Di Fitnah
20
Ada Rasa Menyesal
21
Mengikuti Bu Intan
22
Tutup Lebih Awal
23
Berkumpul
24
Mimpi Fahmi
25
Kejujuran Fahmi
26
Pengumuman
27
Menemui Mutiara
28
Bu Intan Kembali
29
Mencari Cara
30
Ada Apa Dengan Fahmi?
31
Bu Intan Gelisah
32
Tragis
33
Kekacauan
34
Celaka
35
Kondisi Tenang
36
Keresahan Namira
37
Ustadz Ilham
38
Berulah Terus
39
Kematian
40
Ternyata...
41
Pemakaman
42
Tidak Nyaman
43
Kejiwaan Pak Min
44
Mie Ayam Becek Rasa Mangga
45
Jualan Laris
46
Mencari Yang Tak Tau Dimana
47
Menemukan Ponsel
48
Kenyataan Baru
49
Canda Tawa Keluarga Namira
50
Bertamu Ke Rumah Bu Sarah
51
Ki Idam Di Ancam Istri
52
Pak Min Sadar
53
Bertemu Zahwa
54
Bertemu Pak Sumitro
55
Kemana Keluarga Zahwa?
56
Musibah
57
Pak Sumitro Bebas
58
Petunjuk Selanjutnya
59
Perjalanan
60
Kejadian
61
Iwan Tidak Mau Ikut
62
Iwan Tidak Salah
63
Misi Penyelamatan
64
Bilik
65
Ada Apa Dengan Rudy?
66
Titik Temu
67
Wajah Intan Nampak
68
Ada Yang Hilang
69
Di Serang Hewan
70
Pertarungan Ustadz Arifin
71
Bertemu
72
Selamat dan Kembali Ke Desa Hideung
73
Rudy Kembali Sadar
74
Pulang
75
Keputusan Besar
76
Diskusi Keluarga Sudirman
77
Keputusan Agus
78
Pak Min Kurang Setuju
79
Bandara
80
Bertemu Paman dan Bibi
81
Beradaptasi
82
Mendapat Informasi Tentang Pak Min
83
PENGUMUMAN

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!