Hati Nara bergetar hebat Saat ia tahu kalu Arya tidak menggapa dirinya sebagi istri nya.
Kedua prajurit Terus menarik Tangan Nara dengan Paksa.
" Kanda Tolong Aku kanda, jagan Masukan Aku kedalam penjara Kanda Sungguh Kejam Kanda Jahat " Teriak Nara Wajah nya menatap ke Arah Keluarga indra Loka dan sangat sinis Menatap Murti Dan Arya Bergantian.
Tidak Ada Respon Dari Arya. Sampai lah Nara di masukan Kedalam Ruang Bawah Tanah, Disana Sudah banyak Tawanan yang Di penjarakan.
" Aku mohon Lepaskan Aku " Rengek Nara pilu.
" Diam kau Berisik " Salah seorang prajurit Mencubit Keras lengan Nara.
" Aduh Sakit,,,," Nara mengaduh
Rasa sesak dan penyesalan Bercampur Aduk menjadi Satu, kesal karna Nara sudah berkorban Demi Arya Namun Arya malah membuang nya seperti Sampah.
" Bau Apa ini " Rasa mual Tiba-tiba menguras isi perut nya.
Tercium bau Aroma bangkai yang menyeruap membuat Rasa Mual, hinga kepala nya pusing.
" Apa Jangan-jangan disini Ada bangkai " Nara berperang dengan isi kepala nya sendiri.
menyadari ia di masukan kedalam penjara seorang diri meskipun ada banyak penjara dan tahanan. Nara justru di masukan kedalam sel seorang diri.
udara yang pengap sekali Gus Bau tidak Sedap penjara yang lembab dan gelap seperti Berada di dalam kuburan.
" Ya Tuhan kalau Saja Aku tahu bakalan di masukan kedalam penjara mungkin Aku Akan tetap memilih berkeliaran di Hutan menemukan jalan pulang " Nara nelangsa
Ia duduk Luruh Kakinya memeluk Lutut nya. yang Gemetar karena cuaca nya sangat dingin.
Perlahan Nara Memejamkan Mata indah nya. berharap ketika bangun nanti ia sudah Berada di Masa depan, tidak bertemu Dengan Dunia Kerajan Dan Masuk ke Abad yang seharusnya ia belum di lahirkan.
💐
💐
💐
Sementara di Dalam Kamar nya, Arya sedang melamun memikirkan Nasib Nara di Dalam Tahanan.
" kanda sedang memikirkan Apa? " Lugas Murti yang melihat Arya berpangku Tangan.
Hening....
Tidak Ada jawaban Dari yang di Beri pertanyaan...
" Kanda..." Hardik Murti Nada nya sedikit Datar
" Ada apa? Menggapa kau berbicara keras di depan ku? " ucap Arya tampak kesal
" Yah aku beratnya pada mu kanda namun tidak Ada jawaban. kanda sedang memikirkan wanita itu? "
Raut wajah Murti nampak kecewa. kini Malah berbalik Murti yang terus membujuk Arya Agar mencintai nya.
" Sudah lah, jagan banyak bicara Kamu istirahat Saja, Aku Akan pergi menemui Ayah handa Mawa " ucap Arya tampa menoleh
Dan langsung pergi meningalkan Murti dalam keadaan kesal.
Sebelum pergi ke Kerajan nya. Arya menyempatkan Diri menemui Nara di Dalam penjara.
" Cepat Bukankan pagar besi nya " titah Arya pada Prajurit yang berjaga
" Baik Gusti " ia langsung membuka pintu besi nya.
Tak berselang Lama, meskipun Cahaya tidak Ada Namun Arya membawa sempor membuat yang gelap menjadi sedikit Terang, Bahkan Raut Wajah Nara sudah Tampak terlihat Saat dirinya di dapati Tengah tertidur Sambil memeluk Lutut
" dinda,,,kanda sangat merindukan mu " lirih Arya. sampai dirinya memeluk erat dan mencium ubun-ubun Nara
Ada rasa nyeri di ulung hati. saat ia sadar ada sebuah tangan kekar Memeluk Dirinya. Nara segera membuka Mata nya. Alangkah terkejut nya Saat Yang ia lihat Sekarang Adalah Arya.
" Kanda,,,," Bukanya Benci dengan Perilaku Arya baru Saja terhadap nya. kini malah Nara memeluk Arya terisak Sejadi-jadinya.
" Dinda Kanda sangat Merindukan mu, Kanda fikir Dinda telah Kembali ke Dunia mu " Kini Arya yang terisak
Keduanya Sama-sama mengungkapan Kerinduan nya. hingga Tahanan yang melihat kejadian ini Juga Samapi haru meskipun Tidak Terlalu Tahu Awal nya.
" Kanda Lepaskan Aku kanda, Jika kanda Memang Sudah Mencintai Wanita itu Biarkan Aku pergi Mencari Jalan Keluar Kanda "
" tidak jagan lakukan ini, Kanda Mohon. kanda tahu kanda Salah, tapi Cara ini yang membuat Kanda akan tetap Selalu Tahu keadan mu Dinda " kedua tangan nya memegangi pipi Nara yang basah terkena Air mata pilu nya.
" Tapi Dinda Takut Kanda, Lebih Baik Dinda pergi Saja " Tegas Nara
" jagan gegabah Dinda, Kita akan melewati ini Baik-baik, maafkan kanda. kanda Akan berusaha membawa mu pergi dari sini, Besok sebelum mata hari Tengelam kanda akan membawa mu pergi, izinkan kanda untuk menemui Ayah handa Mawa terlebih dahulu, Agar masalah kerajaan bisa di selesaikan Saat kanda pergi Bersama mu " Ucap Arya penuh keyakinan.
" berjanjilah kanda pada ku " Nara menggenggam erat. tangan Arya
" kanda berjanji, Akan memenuhi semua ini, Kanda akan kembali untuk mu, pakai lah ini Agar bisa menghangatkan Tubuh mu " Arya memeberikan kain Dengan Bulu Macan Asli.
Arya memeluk Nara, Nara membalas pelukan itu, Keduanya menangis dalam keheningan. Arya beranjak pergi Meningalkan Nara seorang diri kembali.
Nara menahan Sesak, Saat Laki-laki yang baru Saja memasukan nya kedalam penjara kini malah ia juga yang berjanji Akan melepaskan nya.
" Semoga Saja kau tidak mengecewakan Aku lagi Kanda "
Arya pergi dengan Berat Hati meningalkan Nara Di dalam Penjara, Berkali-kali ia menoleh, dan meminta pada Prajurit yang berjaga disana Agar terus memastikan ke adaan Nara, Dan Juga Memberikan Penerangan Disana.
" jagan sekali-kali, kalian mendekatinya Apa lagi Berusaha menganiayanya nya. Terus berikan Penerangan Agar ia tidak Merasa Pengap dan gelap " Hardik Arya dengan Nada Datar nya.
" Baik Gusti " ucap nya.
Arya melangkahkan kakinya meningalkan Goa, Membawa Dua prajurit Untuk Samapi di istana nya. Menemui Ayah handa nya Adalah tujuan Awal yang Akan dia lakukan.
" Gusti Raja, Apa kita Akan melewati Hutan Kulon Agar lebih Sampai di istana sebelum hari mulai Gelap? "
" Iyah baiknya memang Begitu, karna waktu ku tidak Lama " Tegas Arya dan langsung memacu kuda nya ke Arah barat
Beruntung tidak ada kendala Saat mereka Berjalan menyusuri Hutan dan Juga Sungai yang aliran Air nya. begitu dangkal.
" Sebentar lagi Sampai, Siapkan Aba-Aba nya " ujar Arya
Prajurit yang Arya bawa langsung meniup Tanduk kerbau Untuk di Jadikan Suling.
Prajurit yang berjaga di luar istana, mengetahui Hal ia, ia langsung membukakan Gerbang Kerajaan Untuk Arya.
" Cepat Buka...." Hardik nya
Dengan langkah Tergesa Arya langsung Turun Dari Kuda nya. dan Segera Memasuki Koridor Istana, Menuju Ruangan Sang Ayah handa nya.
" Aku harus Cepat,,,tidak Ada waktu Banyak " Batin Arya Gugup
🌹
🌹
🌹
Di dalam Mansion nya, Jaka telah membuat sebuah Rencana Besar yang akan ia lakukan pada Kerajan Linggar Sari, dan Juga Indra Loka.
Di tambah Dengan menghasut pimpinan Dari Tuan Simon Tekat Jaka Semakin bulat Untuk Menyerang Kerajaan, dan membuat Tunduk para Raja Pada Diri nya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 81 Episodes
Comments
Msubhan Sahil
seremmm
2025-01-24
1