" Siap Nama Nyai? " Ucapnya membuat Nara tertegun Menatap wajah nya.
" E-hh Aku Nara? " jawab Nara gugup.
pria itu tersenyum ke Arah Nara. membuat hatinya berbunga bunga, " Saya Arya Narendra." ia mengucapkan nya tampa Nara bicara terlebih dahulu.
Bermalam dengan pria Asing di dalam Hutan ternyat membuat nya langsung bisa move on dari Irwan. jika di bandingkan dengan irwan ia tidak ada apa-apa, karena irwan sawo matang kulit Arya putih bersih seperti keturunan bangsawan, mungkin jika Aku membawa dia pulang ke kampung ku dan menikah dengan nya bisa memperbaiki keturunan, Apa lagi ketampanan nya juga sangatlah beda jauh dengan si penghianat.
" Ya ampun Nara kamu mikir Apa sih! " Batin Nara, sambil Tersenyum malu Malu.
" Apa jangan jangan dia siluman? " tiba-tiba senyum Nara pudar saat ketakutan mulai ia Rasakan.
takut jika pria tampan di hadapnya berubah menjadi siluman menyeramkan, " Kamu kenapa? " Arya bingung Saat melihat Nara sedikit mundur.
" Kamu Manusia kan? " ucap Nara penuh selidik.
" iyah Aku Sama seperti kamu Mahluk Allah " jelas nya. tersenyum kikuk.
Nara kaget saat dia juga mengenal Allah,
" sebenernya siap sekarang yang ada di hadapan ku? Apa dia juga tahu Agama seperti ku? " Nara bertanya dalam diri nya.
ia bercerita pada Nara Kalau dirinya Mencari seseorang yang hilang, Dan kejadian tadi siang dirinya di kejar Oleh Musuh bebuyutan nya dari Negri Sebrang.
" Apa yang dia cari Adalah kekasih nya? " Batin Nara sambil mencari sesuatu di Tas nya
" sedang Mencari Apa nyai? "
" Mencari sesuatu " ucapnya Datar seperti menahan kesal.
padahal belum tentu ia sedang mencari kekasih nya, Namun Nara sudah kesal.
" Apa Kamu lapar. Nara? " panggilan pertama yang Arya ucapkan.
" Tidak aku sedang mencari korek untuk menyalahkan Api " Nara memegang korek yang ia Ambil dari Tas nya.
" untuk Apa? lagi pula Aku baru pernah melihat benda seperi itu."
Nara makin tambah kesal, karena Arya sangatlah Aneh tidak tahu korek, lalu saat tadi ia menyalahkan Api nya dengan Apa dengan kekuatan?
" Memang tadi kamu nyalain nya pakai Apa? " ucap Nara memicing sambil mengangkat sebelah Alis nya
" seperti Ini.." Arya memperlihatkan pada Nara cara menyalahkan Api.
Ranting yang Arya pegang ia patahkan dan dia menaruh pada tangan nya yang Menggenggam dan saat di keluarkan keluar Api dari Sana..
Nara berteriak mundur antara takut dan penasaran " Apa kamu tukang sulap Atau kamu ini Hantu " ucap Nara bergidik ngeri
" Aku mahluk biasa Sama seperti mu, jangan takut " Arya meyakinkan Nara.
karena Apa yang ia lihat barusan Adalah bagian dari keahlian Arya Yang memang memiliki kekuatan Panas di dalam tubuh nya.
Nara merasa lega karena Arya bukanlah hantu, sedangkan Hari sudah menjelang gelap Mereka bermalam di hutan yang Rindang, yang Nara takutkan jika Nanti dirinya di Terkam hewan buas sedangkan dirinya tidak tahu sedang berada dimana.
" Apa kamu mendengar Suara Rintihan Arya? " bisik Nara pelan, saat dirinya Mulai memejamkan Mata.
" iyah, kamu tidur Saja biar Aku yang berjaga " ucapnya juga Menahan takut.
Karna tengah malam seperti ini, tidak mungkin jika Manusia Menangis di tengah Hutan belantara.
Nara yang takut Akhirnya melanjutkan Memejamkan Mata, Meskipun Akalnya sekarang tidak bisa mencerna dengan jelas, dan berharap setelah dia membuka Mata nanti Sudah berada di dunia Asalnya bahkan di kamarnya yang sangat ia Rindukan.
🍁
🍁
🍁
Suasana dingin Mulai Terasa saat hari menjelang pagi, bahkan embuh yang menempel di dedaunan yang Ada di sekeliling mereka,
Nara membuka Mata saat melihat Arya sedang duduk bersila seperti orang yang sedang bersemedi mulutnya kamat kamit entah doa Apa mantra yang sedang ia ucapkan.
Tubuh dan Rambut Nara yang Mulai kusut dan lepek, karena Sudah Dua hari tidak Mandi, bermalam dengan pria Asing membuat dirinya sungkan melihat pria yang ada di samping nya sangat tampan, dan dirinya compang camping seperti gelandangan.
" Aku bau ngak sih? " Tanya Nara pada Arya
" bau apah? " Arya menggeleng dan tersenyum
karna Merasa wajah Nara sangat lucu jika sedang mengerutkan bibir nya.
" kita mau kemana Sekarang? " ucap Nara memberanikan diri.
" kita keluar dari hutan ini, dan pergi ke istana "
Membayangkan istana Mata Nara berbinar ia Merasa ada di negri dongeng Sekarang, " Apa Memang sekarang Aku lagi bertransmigrasi? " Nara mengigit bibir bawah nya saat membayangkan Dirinya sekarang sedang pindah Alam
Arya beranjak dari duduk nya, dan membuka ikatan pada kuda yang ia bawa, Arya mengulurkan tangan nya pada Nara, dan Nara langsung ikut naik bersama nya
karena memang jika tidak ikut bersama Arya ia juga belum tentu bisa mencari Jalan pulang sendiri, Karna Arya telah berjanji jika putri sang Raja sudah ia temukan ia Akan mengantar Nara pulang ke asalnya.
Mencari tempat Asal Nara tingal dan kenapa bisa sampai tersesat di hutan.
Nara memegang pinggang Arya saat mereka sudah di Atas kuda, " mungkin kalu di kota sekarang Aku lebih memilih menaiki motor karna berkuda membuat pinggang ku sakit "
" Apa kita masih jauh Arya? "
" tidak hanya tingal mencari Jalan keluar "
Arya memacu kudanya dengan sangat handal Mungkin di tempat nya ia adalah seseorang kesatria yang Hebat bahkan raja Saja sampai memutuskan Arya untuk mencari putri kadung nya yang hilang
kuda mulai berjalan melambat, Karena kami sudah memasuki kawasan kraton, Nara semakin yakin kalu dirinya Sekarang berada di masa lalu, karna ia melihat prajurit yang sama mengunakan pakaian seperti yang ia lihat di dalam filem kolosal
" entah Sekarang Aku harus bagai mana? karena Nasib ku bergantung pada Arya karena dialah orang yang ku kenal satu satunya di sini."
" Arya Aku takut " Rengek nara saat sudah memasuki Istana
" Tenang Saja Nara Ada Aku "
Semua orang yang melihat Nara merasa Aneh, Karna Nara tidak seperti mereka yang mengunakan kain, berbanding dengan nya yang mengunakan Celana jeans dan juga baju Rajut yang membuat Nara merasa Asing memakai pakaian paling aneh Layaknya seorang model, karna setiap kali seseorang yang memperhatikan Nara merasa lucu dan ada juga yang menatap nya sungkan
" kalau sudah di hadapan paduka Raja, kamu Harus ikuti cara Aku yah "
Nara mengangguk mengikuti Apa yang Arya katakan, karna memang mematuhi peraturan yang ada. tidak berselang lama, Nara dan Arya menghadap paduka Raja
dengan langkah yang menunduk, keduanya duduk bersimpuh di hadapan Raja indra loka.
Nara mengikuti Apa yang Arya lakukan, bahkan membuat yang ada disana Merasa aneh dengan pakian yang Nara pakai
" Siapa yang kau bawa Arya? " ucap Raja indra loka, Dengan Rahang Tegap
" Ini Adalah putri Murti Sari, dan belau saya temukan di Tengah Hutan "
Deg....
Ucapan Arya membuat Nara berdebar hebat sebenarnya Ap yang Laki-laki ini mau, Sampai ia Menuduh Nara Adalah Putri Murti Sari, Anak Raja indra loka!
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 81 Episodes
Comments
Shyfa Andira Rahmi
jadi inget film Upin Ipin🤭🤭🤭
2025-03-16
0
Msubhan Sahil
typoo thor
2025-01-24
1