Bertemu Dengan Jaka

Setelah Arya sudah sembuh Dari Sakit nya Arya telah di Nobatkan Menjadi Raja.

Nara menjalani Hari-harinya Dengan kebosanan karna Arya banyak mengurus tugas kerajan yang tidak Ada habis nya.

" Aku cape pengin jalan-jalan " Batin Nara kesal, padahal Setiap hari Nara sudah terbiasa dengan Dunia kerajan Bahkan menjadi Istri Raja.

" Bibi,,,Biasakan kau mengantar ku pergi keluar istana " Ucap Nara Kepada Dayang istana yang Memang selalu Bersama nya.

" Tapi Baginda Raja sedang Keluar Istana Ratu, jadi sebelum Baginda Raja pulang Saya tidak berani Membawa Ratu keluar Istana "

Nara kesal. karna bukan hanya peraturan nya yang sangat ketat, tapi juga Arya tidak mengizinkan Nara keluar tampa sepengetahuan nya. di Tambah sekarang Arya sedang bertugas sebagai Raja.

" Tapi kayanya Aku ngidam Bi, Aku pengin ke pasar " Nara beralasan pada Dayang yang menjaga nya.

Padahal Nara Dan Arya belum melakukan Apa pun di dalamnya.

" Ngidam? wah bisa gawat yah "

" iyah Bi, Aku ngidam Masa Akan Raja ileran kan ngak enak di pandang. Tolong yah bi, Antarkan saya ke pasar Saya pengin beli Mangga " Nara memohon

Dayang yang kebetulan juga tidak tega Dengan Ngidam nya Nara Akhirnya menuruti Nara ke Pasar Namun secara Diam-diam melewati Pintu belakang.

Nara bersiap menganti pakainya Agar tidak menjolok seperti Putri kerajan.

Nara menghela nafas senang karna bisa menikmati Suasana pasar di sebuah Dusun yang ia lihat. penduduknya sangat Ramah bahkan Nara bisa memilih buah sesuka Apa yang dirinya mau.

" buah ini enak kayanya " Batin Nara Sambil mengambil buah jamblang.

" sudah Tuan putri, hamba takut Raja mencari Tuan Putri " ucap Dayang lirih.

" baiklah..."

Nara dan Dayang nya Akhirnya berjalan keluar Pasar, Tiba-tiba Saja di tengah perjalan Nara di hadang Oleh Jaka.

" Dia kan Penjahat Yang melukai Arya " Nara ketar-ketir karna takut Jaka malah mengenali Dirinya.

" Berhenti..." Benar Saja Jaka menghentikan Langkah Nara, ia segera Turun Dari Kuda nya Dan menghampirinya

Nara dan Dayang Melangkah Mundur Namun Langkah mereka kalah cepat Jaka langsung menangkap Tangan Nara dan menarik nya.

" Putri.." pekik Dayang.

Dayang berteriak. Jaka menarik Nara Mata mereka Berpandangan Membuat Jaka tertegun Melihat Nara " Benarkah Ini Kau putri Murti. Aku merindukan Mu " Ucap Jaka

" Apa benar Mereka Ada hubungan? " Batin Nara mencari kejujuran Di mata Jaka

" jangan pergi Lagi Tetap bersama ku, Aku Akan segera membawa mu Pergi " Tutur Jaka Menarik Tangan Nara

" Lepaskan " Ucap Nara Tegas Pada Jaka

Jaka menoleh Nara dengan Tatapan Heran karna Putri Murti Kini berubah Pada Dirinya. jika Dulu Dirinya dan putri Murti Sering Diam-diam bertemu Di luar Istana kini Malah ia menolak nya.

Dayang yang mengantar Nya juga Merasa bingung karna Putri Murti Berani Membentak Jaka yang Dulu sering Putri Murti Temui

" Jangan Paksa Aku, Arya terluka karna Mu, karna Ulah Mu " Bentak Nara.

" Ada Apa dengan Mu? Bukankah Kau dulu Senang jika Aku menyakiti Arya? " Bantah Jaka

" Dia itu Suami ku, " Ucap Nara dengan Mata penuh Amarah.

Dayang Dan Jaka Heran Putri Murti telah Berubah Sepenuhnya. Jaka membiarkan. Nara pergi Bersama Dayang Pribadinya.

Sementara sepanjang perjalanan Nara menggerutu karna Kesal Pada Jaka Soal Sikapnya Yang Sangat tidak Sopan. jika Di Dunianya yang Sekarang Mungkin Nara bisa langsung Melaporkan Jaka pada Polisi

" Tuan Putri Tidak Apah? " Dayang mengecek Tubuh Nara

" Aku tidak papa. " jawab Nara Santai.

" Tuan Putri Sudah mencintai Raja? " ucap Dayang Tampak Gugup.

" Harusnya Saya bagai Mana? Bukankah Istri wajib mencintai Suaminya? " ucap Nara semestinya

" Iyah Maaf Tuan Putri, karna dulu Tuan Putri Sering meminta Saya mengantar Tuan Putri Bertemu Pangeran Jaka. secara Diam-diam, Hamba kaget Saat melihat Sikap Tuan Putri berbeda Pada Pangeran Jaka " Tuturnya.

" Pangeran? Apa jaka Adalah seorang Pangeran? " ucap Nara Bingung

" Apa tuan Putri lupa? "

" Iyah Mungkin Aku sedikit Lupa Bi, Saat Aku menghilang " Tutur Nara Asal padahal ia ingin menyelidik lanjut soal Jaka dan Murti.

" Maafkan Saya Putri " ucapnya

" Tidak papah, Aku juga Merasa heran pada diriku Sekarang "

Tidak berselang lama Arya datang menuju kamar Nara. para Dayang langsung bergegas keluar Ruangan.

" Kamu kenapa Wajah mu di Tekuk begitu? " ucap Arya

" Aku minta Maaf " Lirih Nara

" Untuk Apa? "

" tadi Pagi Aku berjalan ke pasar Bersama Dayang istana Tampa seizin mu. Maafkan Aku " ucap Nara jujur

Ada Wajah yang sulit Nara mengerti Rasanya Arya sekarang seperti Sedang kesal Pada Nara.

" Tapi Tunggu Dulu, Ada satu hal lagi. yang Akan Aku sampaikan "

" Hal Apa? bicaralah "

" Aku bertemu Dengan Jaka selepas pulang Dari Pasar "

" Apah?..." Mata Arya terbelalak Kaget

Ia tidak percaya Jaka Nekad Menemui Nara.

" Apa dia menyakiti mu? " Arya Juga Khawatir

" Tidak " Nara menggeleng

Arya mewanti Agar Nara tidak pergi keluar istana lagi terkecuali Dengan Dirinya. Namun Nara malah masih berfikir Dengan keras kemana sebenarnya Putri Murti menghilang?

Nara Bingung dan berfikir Apa Putri Murti sekarang pindah menjadi dirinya? tapi ini Sangatlah mustahil, Bahkan Nara berfikir Saja dirinya telah Mati dan Berharap Jasadnya Segera di pertemukan Agar tidak Terus bergentayangan Di dunia kerajan ini.

Nara menuju ke pinggir Jendela ia segera membuka nya, Meskipun di Istana ini tidak memakai penerangan lampu Namun Cahaya Bulan Cukup Terang untuk Menghiasi kamar ini Cahayanya Yang menembus Masuk

Nara menyenderkan kapal nya di jendela yang terbuat dari Mas. Ada rasa pilu di ulu hati. bayangan Mak dan Bapak nya terus berkelindan entah Apa yang sekarang Mereka Rasakan.

" Mak bapak? Apa kalian merindukan Aku? " Batin Nara. Air Matanya Jatuh Nara Segera mengusap nya.

Di susul oleh Arya, yang Memang sedari Tadi memperhatikan Nara di ujung jendela.

" Ada Apa? "

" Aku tidak Papah " Lirih Nara.

" jangan berbohong Aku sekarang Adalah Suami mu, kamu bisa bercerita Apa pun yang kamu mau " ucap Arya sambil mengangkat dagu Nara

" Benarkah Kau Adalah Suami ku Arya? " Nara memberanikan diri Menatap wajah Arya.

" iyah Aku Adalah Suami mu " ucap Arya bersungguh-sungguh.

" Aku memikirkan Nasib ku Arya? Bagai Mana jika Nanti Putri Murti yang Asli Tiba-tiba Kembali? dan Aku belum menemukan Jalan pulang, dan kau memilih putri Murti sesungguhnya, Sungguh begitu Memilukan Arya Nasib ku " Rintih Nara yang mulai terisak

Arya juga bingung di situasi ini. ia juga Merasa Bersalah karna telah memanfatkan keadaan Nara sebagai putri Raja hanya untuk menobatkan Dirinya menjadi seorang Raja.

Nara luruh di bawah sambil mendekap Kedua Lutut nya. " Nara maafkan Aku " Arya memeluk Nara dengan Hangat

" Antarkan Aku pulang Saja besok Arya, izinkan Aku mencari jalan pulang " Isak Nara.

happy reading...😗😗😗

Gambar Visual Nara dan Arya

Terpopuler

Comments

Mustika Wajok Mustika

Mustika Wajok Mustika

cocok banget tampan dan cantik ☺

2025-03-12

1

niken babyzie

niken babyzie

👍

2024-10-15

1

M Subahan Sahil

M Subahan Sahil

up

2024-08-04

0

lihat semua
Episodes
1 Batal nikah
2 cahaya Misterius
3 Dimensi lain.
4 Bermalam Di Hutan
5 Menjadi Putri Bangsawan
6 Hari Pernikahan
7 Kencan di Dunia Kerajaan
8 Bertemu Dengan Jaka
9 Suami istri Sungguhan
10 Siapa Sebenarnya?
11 Hilang dan kembali
12 Putri Arogan
13 Berusaha Hidup
14 Mulai di jajah
15 Jaka Mulai Jatuh Hati
16 Perjuangan Nara untuk Arya
17 Nelangsa
18 Waktu yang Menentukan
19 Harapana Yang Semu
20 Antara Dua Pilihan
21 Dilema Hati dan perasa'an
22 Petunjuk Untuk Pulang
23 Nestapa Dan Prahara
24 Sebuah Firasat
25 Kembali ke Dunia nyata
26 Apa semua nyata?
27 Memulai Hidup Baru
28 Bertemu Di Dunia Nyata
29 Wijaya Kusuma
30 Air Terjun Keabadian
31 Mengenal Keluarga Wijaya Kusuma
32 Pengorbanan Wijaya Kusuma
33 Pernikahan Nara Dan Wijaya
34 Mimpi Wijaya Kusuma
35 Acara Unduh Mantu
36 Bunga Misterius
37 Antara Arya Dan Wijaya
38 Kembali Ke Masa Lampau
39 Menemui Orang Pintar
40 Mencari Keberadan Nara
41 Terjerat Cinta Dunia Lain
42 Pertemuan Arya Narendra Dan Naraya
43 Rencana Pernikahan Naraya Dan Arya
44 Pernikahan Naraya dan Arya
45 Menabur Benih Cinta
46 Sabana Rumpun Dan Bunga Mawar
47 Taman Sriwedari dan Terjun Keabadian
48 Awal Mula Di pisahkan
49 Kehilangan Separuh Jiwa
50 Ketika Takdir Tidak Berpihak
51 Ke'adaan Telah Berubah
52 Memanfaatkan Peran
53 Ketabhan Hati
54 Menghapus Jejak Cinta
55 Cinta Yang Tersembunyi
56 Jati Diri Sesungguhnya
57 Kebahagiaan Naraya, Kegundahan Untuk Arya
58 Kejutan Manis Dari Jaka
59 Kecurigaan Arya
60 Ziarah Bersama
61 Bermalam Bersama
62 Rasa Yang Telah Sirna
63 Hari Bahagia Jaka Arum
64 Hari Pernikahan
65 Malam Pengantin
66 Ciuman pertama
67 Tindakan Arya Narendra
68 Rencana Yang Telah Di Susun
69 Pengakuan Putri Murti
70 Rahasia yang Mulai Terbongkar
71 Semua Telah Berakhir
72 Penyesalan Yang Sia-Sia
73 Demi Buah Hati
74 Pilihan Yang Salah
75 Cinta Harus Setara
76 Intimidasi
77 Ungkapan Rasa Yang Ada
78 Penyerangan Istana Arum
79 Berpisah Untuk Selamanya
80 Kisah Akhir Masa Lampau
81 Mengubah Takdir
Episodes

Updated 81 Episodes

1
Batal nikah
2
cahaya Misterius
3
Dimensi lain.
4
Bermalam Di Hutan
5
Menjadi Putri Bangsawan
6
Hari Pernikahan
7
Kencan di Dunia Kerajaan
8
Bertemu Dengan Jaka
9
Suami istri Sungguhan
10
Siapa Sebenarnya?
11
Hilang dan kembali
12
Putri Arogan
13
Berusaha Hidup
14
Mulai di jajah
15
Jaka Mulai Jatuh Hati
16
Perjuangan Nara untuk Arya
17
Nelangsa
18
Waktu yang Menentukan
19
Harapana Yang Semu
20
Antara Dua Pilihan
21
Dilema Hati dan perasa'an
22
Petunjuk Untuk Pulang
23
Nestapa Dan Prahara
24
Sebuah Firasat
25
Kembali ke Dunia nyata
26
Apa semua nyata?
27
Memulai Hidup Baru
28
Bertemu Di Dunia Nyata
29
Wijaya Kusuma
30
Air Terjun Keabadian
31
Mengenal Keluarga Wijaya Kusuma
32
Pengorbanan Wijaya Kusuma
33
Pernikahan Nara Dan Wijaya
34
Mimpi Wijaya Kusuma
35
Acara Unduh Mantu
36
Bunga Misterius
37
Antara Arya Dan Wijaya
38
Kembali Ke Masa Lampau
39
Menemui Orang Pintar
40
Mencari Keberadan Nara
41
Terjerat Cinta Dunia Lain
42
Pertemuan Arya Narendra Dan Naraya
43
Rencana Pernikahan Naraya Dan Arya
44
Pernikahan Naraya dan Arya
45
Menabur Benih Cinta
46
Sabana Rumpun Dan Bunga Mawar
47
Taman Sriwedari dan Terjun Keabadian
48
Awal Mula Di pisahkan
49
Kehilangan Separuh Jiwa
50
Ketika Takdir Tidak Berpihak
51
Ke'adaan Telah Berubah
52
Memanfaatkan Peran
53
Ketabhan Hati
54
Menghapus Jejak Cinta
55
Cinta Yang Tersembunyi
56
Jati Diri Sesungguhnya
57
Kebahagiaan Naraya, Kegundahan Untuk Arya
58
Kejutan Manis Dari Jaka
59
Kecurigaan Arya
60
Ziarah Bersama
61
Bermalam Bersama
62
Rasa Yang Telah Sirna
63
Hari Bahagia Jaka Arum
64
Hari Pernikahan
65
Malam Pengantin
66
Ciuman pertama
67
Tindakan Arya Narendra
68
Rencana Yang Telah Di Susun
69
Pengakuan Putri Murti
70
Rahasia yang Mulai Terbongkar
71
Semua Telah Berakhir
72
Penyesalan Yang Sia-Sia
73
Demi Buah Hati
74
Pilihan Yang Salah
75
Cinta Harus Setara
76
Intimidasi
77
Ungkapan Rasa Yang Ada
78
Penyerangan Istana Arum
79
Berpisah Untuk Selamanya
80
Kisah Akhir Masa Lampau
81
Mengubah Takdir

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!