Hari Pernikahan

" Jadi kamu memang sudah siap Menikah Putra ku? " ucap Raja Mawan

" Tentu Saja Ayah handa, karena memang Aku Sudah menunggu Saat-saat ini "

" jadi bagai Mana Raja indra loka Apa kau setuju dengan Pernikahan yang Akan di selenggarakan Besok? " Ucap Sang Raja

" Aku Setuju, Aku yakin putri ku Murti Juga Setuju "

Raja indra loka Merasa Senang karena melihat Putri nya, Murti Sari kini Akan segera Menikah. Setelah menikmati jamuan istana Nara dan Arya berkeliling Taman istana Bersama Tidak lupa Mereka juga di kawal oleh Beberapa Prajurit Dan bawahannya Arya.

" Kenapa Kamu menjebak ku " Ucap Nara langsung Yang memang Sudah Lama Memendam ini.

" Karna Aku Sudah Cape Dengan pencarian Murti, Untung Saja Aku mendapatkan mu Orang yang Sangat mirip dengan Murti " Tuturnya.

" kau Jahat "

" Maafkan Aku, Aku tidak bermaksud begitu, Memang sedari Kita kecil kita Sudah di Jodohkan "

" Lalu kenapa kalian tidak Langsung Menikah Saja kala itu "

" Kami memang Sudah merencanakan Pernikahan, Namun putri Murti Kabur ia tidak mau di Jodohkan Dengan ku, Dan Aku yang di Tugaskan Mencarinya. jika Aku tidak Menikah Segera Aku tidak Akan bisa mendapatkan Gelar Raja "

" Jadi kau Hanya Memanfaatkan ku, dan pernikahan ini, hanya Untuk Mendapatkan kekuasaan? "

Nara semakin Kesal Mendengar pengakuan Arya yang ternyata Hanya bisa memanfaatkan dirinya,

" Aku Akan pergi Saja kalau begini " Tutur Nara Kesal.

" tolong Jangan Seperti ini, kita Akan menikah, Aku janji Setelah Aku di lantik Menjadi Raja Aku Akan membantu Mu Mencari Tempat keluar Dari Sini "

Nara terduduk di bangku yang terbuat dari kayu, Nara merasa menyesal Telah mengikuti langkah Arya kalau Saja dari Awal Nara tahu Akan menjadi seperti ini Dia pasti tidak Akan sudi ikut dengan Arya

" Maafkan Aku, " Ucap Arya perlahan meninggalkan Nara yang Masih menatap Nanar di taman bunga di temani oleh beberapa Dayang

" di Dunia Aslinya Aku susah sekali Menikah, disini sangat Mudah Tetapi Sayang Aku harus menikah dengan Cara seperti ini " Nara melamun Merasakan kegundahan Hatinya.

🌷

🌷

🌷

Hari ini Adalaha hari Pernikahan Nara Dan Arya Meskipun sangatlah berbalik wajah Nara tampak sungkan dan wajah Arya sangat semangat, jelas saja Sungkan mengingat Dirinya yang Tidak tahu Harus menjalani Peran sebagi Ratu dan istri Raja

ibunda Ratu, memasuki Kamar Nara yang sudah selesai di Rias, " Cantik sekali putri ku ini " ibu Ratu tersenyum haru Di hadapan Nara.

" Andai Saja kau tahu Aku bukanlah Anak mu, entah Apa yang Akan terjadi Sekarang " Gumam Nara

" Apa kamu Sudah muali Mencintai Arya Nak? " ucap Ibunda Ratu

" Su-dah ibunda " Ucap Nara lirih ia takut jika Banyak bicara suaranya tidak sesuai dengan putri Murti Sari.

" ibunda Sangat Senang Akhirnya kamu bisa Mencintai pangeran Arya, karena waktu itu kamu juga kan kabur karena Akan di Nikahkan Dengan Pangeran Arya. Apa waktu itu kamu Ada pilihan lain Anak ku Makanya kamu pergi meningkatkan pangeran Arya " pertanyaan ibunda Ratu membuat Nara bingung menjawab nya.

" sudah jangan terlalu di pikirkan, yang terpenting sekarang kamu sudah kembali dan Akan menikah " Tutur Bunda Ratu setelah melihat Nara seperti bingung harus menjawab Apa.

Setelah ibunda Ratu pergi dari kamar nya Nara melamun, Mengingat Di dunia nya ia juga di tingal Nikah oleh Irwan Mungkin perasaan Arya Kala itu Sama dengan nya, hanya saja Puteri murti Entah pergi Kemana? dan irwan memang sudah Jelas Menghianati nya dengan sepupu nya Sendiri.

Dengan. hati yang bergetar Nara Di tuntun Oleh kedua Dayang menuju pelaminan, Adat nikah Kerjaan memang sangat berbeda Meskipun Memang Satu Agama, Tapi di kerajaan Pernikahan Ini tidak memiliki Buku Nikah Berbeda dengan di Dunia Nara Asli

" Apa aku sedang bermimpi? " Nara merasa ini Adalah Mimpi Menikah dengan Anak Raja dan pernikahan yang di Gelar pesta tujuh hari tujuh malam

Nara dan Arya bersungkeman. persis seperti Adat jawa, Bahkan kerajan Ayah handa nya Arya dan kerajan Raja indra loka saja ia tidak tahu, mana kala memang tidak masuk dalam buku sejarah

Setelah nya Arya dan Nara di iring ke Tempat khusus peristirahatan bagi pengantin baru yang Akan bercengkrama.

Nara dan Arya bergandengan menuju tempat itu. bahkan dengan Romantisnya Arya membopong Tubuh Ramping Nara menuju kamar mereka.

Hinga tidak Sadar mata Mereka saling Memandang " Ganteng banget ya Ampun " Gumam Nara tidak Sadar.

Saat Tubuh nya. di jatuhkan perlahan di kasur Nara malah kaget karena Arya Ingin Mencium Bibir Nara " Eh-Ini Apa apan " spontan Nara langsung sadar dan meremas bibir Arya dengan tangan nya.

" Kurang Ajar yah, Dasar otak Mesum "

Arya yang mendengar nya, hanya bisa Menahan tawa. karena Nara ternyat Tidak sadar kalau dia juga menikmati nya.

" Kamu tadi yang memulai nya " ledek Arya

" Ngak mungkin, perasaan waktu pertama kita ketemu kamu ngak kaya gini Kenapa sekarang malah Aku di grayangin " Ucap Nara dengan polos nya.

" Bukankah kita Sudah Suami istri? " Arya perlahan mendekati Nara

" jangan mendekat Apa Aku Akan teriak " Ancaman Nara membuat Arya makin semangat menggoda nya

" teriak saja, yang Ada kamu Akan di hukum Gantung karena tidak mau melayani Suami mu " Ledek nya

Ekspresi Nara berubah menjadi Takut, benarkah jika tidak melayani Suami Akan mendapatkan hukuman gantung?

" Tapi Aku kan Nara bukan Murti " Nara merengek kesal karna Arya terus menggoda nya.

" iyah Aku tidak Akan Melakukan nya, " Arya melepaskan tautan nya di tubuh Nara.

Karena wajah Wanita itu langsung memucat Ketika Arya meledek nya Meminta hak nya.

Tiba-tiba Nara menangis di Atas kasur membuat Arya nampak bingung.

" Ada Apa Nara kenapa kau menangis? "

" Apa karena ku, Maafkan Aku Nara aku tidak Akan mengulangi hal ini lagi " ucap Arya takut karena tangisan Nara Rada kencang

Bersusah payah Arya membujuk tapi tetap Saja Nara masih tersendu, membuat Arya frustasi. " Aku Kangen Aja Sama ibu ku " Tutur nya membuat Arya sedikit lega

" Ada apa? Ceritakan Saja Aku suamimu "

Setiap kali mendengar kata Suami ada rasa yang berdesir di hati, karena harusnya pernikahan ini Orang tua Nya tahu Namun Nara sendiri juga bingung Sekarang ia berada dimana Di Alam Apa?

Jika memang waktu itu dia sudah meninggal kenapa dia tidak bertemu dengan Malaikat? Malah harus tersesat di dunia kerajan yang tidak ia ketahui ini Abad berapa?

" jangan bersedih Ada aku, Aku janji Akan bantu kamu mencari jalan pulang ini " Arya menaruh kepala Nara di dadanya yang bidang meskipun sebenarnya Arya memang sudah jatuh cinta kepada Nara dari Awal dirinya bertemu.

karena meskipun Nara dan putri Murti sangat mirip Namun mereka dua orang yang berbeda dan sangat beda sifat dan karakternya.

🌹🌹🌹...happy Reading...🌹🌹🌹

Terpopuler

Comments

Frianty Frianty

Frianty Frianty

mulai suka dengan alur nya

2024-10-20

1

lihat semua
Episodes
1 Batal nikah
2 cahaya Misterius
3 Dimensi lain.
4 Bermalam Di Hutan
5 Menjadi Putri Bangsawan
6 Hari Pernikahan
7 Kencan di Dunia Kerajaan
8 Bertemu Dengan Jaka
9 Suami istri Sungguhan
10 Siapa Sebenarnya?
11 Hilang dan kembali
12 Putri Arogan
13 Berusaha Hidup
14 Mulai di jajah
15 Jaka Mulai Jatuh Hati
16 Perjuangan Nara untuk Arya
17 Nelangsa
18 Waktu yang Menentukan
19 Harapana Yang Semu
20 Antara Dua Pilihan
21 Dilema Hati dan perasa'an
22 Petunjuk Untuk Pulang
23 Nestapa Dan Prahara
24 Sebuah Firasat
25 Kembali ke Dunia nyata
26 Apa semua nyata?
27 Memulai Hidup Baru
28 Bertemu Di Dunia Nyata
29 Wijaya Kusuma
30 Air Terjun Keabadian
31 Mengenal Keluarga Wijaya Kusuma
32 Pengorbanan Wijaya Kusuma
33 Pernikahan Nara Dan Wijaya
34 Mimpi Wijaya Kusuma
35 Acara Unduh Mantu
36 Bunga Misterius
37 Antara Arya Dan Wijaya
38 Kembali Ke Masa Lampau
39 Menemui Orang Pintar
40 Mencari Keberadan Nara
41 Terjerat Cinta Dunia Lain
42 Pertemuan Arya Narendra Dan Naraya
43 Rencana Pernikahan Naraya Dan Arya
44 Pernikahan Naraya dan Arya
45 Menabur Benih Cinta
46 Sabana Rumpun Dan Bunga Mawar
47 Taman Sriwedari dan Terjun Keabadian
48 Awal Mula Di pisahkan
49 Kehilangan Separuh Jiwa
50 Ketika Takdir Tidak Berpihak
51 Ke'adaan Telah Berubah
52 Memanfaatkan Peran
53 Ketabhan Hati
54 Menghapus Jejak Cinta
55 Cinta Yang Tersembunyi
56 Jati Diri Sesungguhnya
57 Kebahagiaan Naraya, Kegundahan Untuk Arya
58 Kejutan Manis Dari Jaka
59 Kecurigaan Arya
60 Ziarah Bersama
61 Bermalam Bersama
62 Rasa Yang Telah Sirna
63 Hari Bahagia Jaka Arum
64 Hari Pernikahan
65 Malam Pengantin
66 Ciuman pertama
67 Tindakan Arya Narendra
68 Rencana Yang Telah Di Susun
69 Pengakuan Putri Murti
70 Rahasia yang Mulai Terbongkar
71 Semua Telah Berakhir
72 Penyesalan Yang Sia-Sia
73 Demi Buah Hati
74 Pilihan Yang Salah
75 Cinta Harus Setara
76 Intimidasi
77 Ungkapan Rasa Yang Ada
78 Penyerangan Istana Arum
79 Berpisah Untuk Selamanya
80 Kisah Akhir Masa Lampau
81 Mengubah Takdir
Episodes

Updated 81 Episodes

1
Batal nikah
2
cahaya Misterius
3
Dimensi lain.
4
Bermalam Di Hutan
5
Menjadi Putri Bangsawan
6
Hari Pernikahan
7
Kencan di Dunia Kerajaan
8
Bertemu Dengan Jaka
9
Suami istri Sungguhan
10
Siapa Sebenarnya?
11
Hilang dan kembali
12
Putri Arogan
13
Berusaha Hidup
14
Mulai di jajah
15
Jaka Mulai Jatuh Hati
16
Perjuangan Nara untuk Arya
17
Nelangsa
18
Waktu yang Menentukan
19
Harapana Yang Semu
20
Antara Dua Pilihan
21
Dilema Hati dan perasa'an
22
Petunjuk Untuk Pulang
23
Nestapa Dan Prahara
24
Sebuah Firasat
25
Kembali ke Dunia nyata
26
Apa semua nyata?
27
Memulai Hidup Baru
28
Bertemu Di Dunia Nyata
29
Wijaya Kusuma
30
Air Terjun Keabadian
31
Mengenal Keluarga Wijaya Kusuma
32
Pengorbanan Wijaya Kusuma
33
Pernikahan Nara Dan Wijaya
34
Mimpi Wijaya Kusuma
35
Acara Unduh Mantu
36
Bunga Misterius
37
Antara Arya Dan Wijaya
38
Kembali Ke Masa Lampau
39
Menemui Orang Pintar
40
Mencari Keberadan Nara
41
Terjerat Cinta Dunia Lain
42
Pertemuan Arya Narendra Dan Naraya
43
Rencana Pernikahan Naraya Dan Arya
44
Pernikahan Naraya dan Arya
45
Menabur Benih Cinta
46
Sabana Rumpun Dan Bunga Mawar
47
Taman Sriwedari dan Terjun Keabadian
48
Awal Mula Di pisahkan
49
Kehilangan Separuh Jiwa
50
Ketika Takdir Tidak Berpihak
51
Ke'adaan Telah Berubah
52
Memanfaatkan Peran
53
Ketabhan Hati
54
Menghapus Jejak Cinta
55
Cinta Yang Tersembunyi
56
Jati Diri Sesungguhnya
57
Kebahagiaan Naraya, Kegundahan Untuk Arya
58
Kejutan Manis Dari Jaka
59
Kecurigaan Arya
60
Ziarah Bersama
61
Bermalam Bersama
62
Rasa Yang Telah Sirna
63
Hari Bahagia Jaka Arum
64
Hari Pernikahan
65
Malam Pengantin
66
Ciuman pertama
67
Tindakan Arya Narendra
68
Rencana Yang Telah Di Susun
69
Pengakuan Putri Murti
70
Rahasia yang Mulai Terbongkar
71
Semua Telah Berakhir
72
Penyesalan Yang Sia-Sia
73
Demi Buah Hati
74
Pilihan Yang Salah
75
Cinta Harus Setara
76
Intimidasi
77
Ungkapan Rasa Yang Ada
78
Penyerangan Istana Arum
79
Berpisah Untuk Selamanya
80
Kisah Akhir Masa Lampau
81
Mengubah Takdir

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!