Jujur Saja Arya merasa tidak Tega jika terus bersih keras Menahan Nara Agar tidak pergi Namun Tetap Saja Arya sudah mulai Jatuh hati pada Nara, Meskipun tidak bisa dipungkiri, Kalu putri Murti Adalah Cinta pertama nya.
Awal mula Arya bertemu dengan Putri Murti Memang Saat mereka Sudah di Jodohkan. hanya Saja ketika Arya mendapatkan undang di kerajan indra Loka Sifat Putri Murti Selalu dingin Padanya. bahkan Arya berusaha Agar putri Murti bisa Mencintai nya.
Namun Sayang saat hari itu pernikahan Akan di laksakan putri Murti Kabur meningkatkan Istana dan pesta pernikahan nya.
sudah berminggu minggu para pengawal istana mencari Namun hasilnya Nihil. bahkan sampai beberapa kesatria hebat Bahkan orang Sakti tidak bisa melacak keberadaan putri Murti Yang Entah hilang kemana?
Hingga Akhirnya Arya memutuskan untuk Turun tangan Mengembara meninggalkan istana mencari Calon Permaisuri nya.
" Aku ingin Pulang Arya " Rintih Nara
" ku mohon jangan lakukan ini, Aku mau kamu tetap tingal di sini di kerjaan ini bersama ku, dan keturunan kita " Ucapan Arya membuat Nara menoleh
" Maksud kamu? " Nara memandang Arya
" izinkan Aku Menjadi Suami mu sungguhan Lahirkan keturunan Untuk ku, dan tetap Tingal bersama ku untuk Selamanya disini? " Arya mengangkat Tangan Nara Sambil mencium nya dan Meneteskan Air Mata.
Nara haru, Susana di kamar ini menjadi hangat, Arya membopong Tubuh Nara ke kasur keduanya sama-sama menyatu.
" izinkan Aku Menjadi Suami Sungguhan Mu Nara " Arya berbisik lirih di telinga Nara.
keduanya saling memberi Rasa, kini Nara sudah pasrah Akan takdir nya. membawa kemana? dan Akan melahirkan keturunan untuk Arya. di kerajaan nya Sekarang.
💐
💐
💐
Pagi berselang Arya Dan Nara seperti Kekasih Pada Umumnya Nara sudah melupakan Kesedihan Nya, bahkan Nara juga sudah Mulai Lupa Akan dunia nyata nya.
" Kamu jangan Pergi Sendiri lagi. Aku takut Jaka Akan kembali " Ucap Arya Sambil membelai Halus Rambut Nara
" Tidak Akan Arya " ucap Nara menatap Mata Arya
" Jangan panggil Arya, Panggil Saja Kanda " ucap Arya
" Kanda? " Nara terbelalak
" Iyah Kanda, panggilan Untuk Sang Suami " jelas Arya
Nara tersenyum simpul Memandang Wajah Suaminya...
" baik Kanda, Aku akan memanggil mu Kanda " Nara tersenyum manis
Mereka Berdua Tertawa Ringan. Arya makin dekat Kini Nara sudah Terbiasa Berdekatan Dengan Arya. Bahkan Nara sering di Ajak oleh Arya Mendatangi Beberapa Kerajan di Masa nya.
" Nara berjanjilah, Kamu Akan tetap Tinggal disini Bersam ku " Ucap Arya memasang Wajah serius, dengan Tatapan penuh permohonan.
" bukankah Sudah Aku katakan Malam itu Kanda " kini Nara yang berganti Menatap Arya
Arya membuang Wajah kikuk Dan tampaknya berfikir Sambil Nanar Pandangan.
" Bagai Mana jika Murti sesungguhnya Kembali Kanda? " kali ini gantian Nara yang berbicara Pada Arya
" Apa Kanda Akan tetap Memilih ku menjadi istri Kanda? " ucap Nara kembali karna Arya Masih terdiam.
" Kanda Akan tetap Memilih mu " ucap Arya Sambil Mengulum Senyum.
Nara tersenyum Sumringah, karna tidak Percaya Arya Akan mencintainya, Setelah Kala itu Cintanya Dikhianati Nara Kini Merasa Di Cintai.
kebetulan hari Ini Nara Dan Arya berniat Mengunjungi Istana Ayah handa nya. Raja indra Loka...
Nara bersiap di bantu oleh Beberapa Dayang dan di hias secantik Mungkin untuk menemui Ayah handa nya. Bahkan untuk Sampai di Kerajan indra Loka Arya Dan Nara membutuhkan Waktu Dua jam jika berjalan mengunakan Kereta Kencana
selesai bersiap Nara bergandengan Dengan Arya menaiki kereta kencana Yang sudah di sediakan oleh prajurit istana.
" Cantik Sekali Istri Ku " Arya terkagum Melihat ke cantik Nara.
Kali ini memang Nara sangar Cantik. Bahkan lebih Anggun Dari Putri Murti Sesungguhnya. sifat Nara yang juga Aslinya petakilan. Namun semuanya Telah Berubah setelah Nara di Pertemukan Dengan Arya
Nara Kini sudah Terbiasa dengan Tata cara yang Ada di dalam Kerajan Suaminya...
" Apa Masih Lama Kanda? "
" kemungkinan Sebentar lagi "
" Kamu Sudah pegal? " imbuh Arya
" iyah Apa lagi Jalan nya sangat Naik turun " protes Nara sambil memegangi kening nya.
" Tidurlah Di pundak ku, mungkin Akan lebih Nyaman " Arya langsung menarik tubuh Nara kedalam pundak dan pelukan nya.
" Ya Ampun nyaman banget, ngak nyangka bisa di peluk Sama suami tampan ku. wajahnya sangat Mirip Bintang Filem ngak nyangka juga Masuk ke Negri Lain, Apa ini yang Namanya di Ratukan? " Batin Nara sambil tersenyum
entah sudah berapa lama Nara tertunduk di pelukan Arya. kini Mereka Berdua Sampai di Kerajan Ayah handa indra Loka.
keduanya turun Bergandengan Tangan. Raja indra Loka, dan ibunda Ratu yang melihat nya langsung menyambut Hangat kedatangan Putri Dan menantunya.
" Ibunda " Sapa Nara dan langsung memeluk Ibunda nya.
Kini mereka sangat Melepas Rindu karna pernikahan Nara dan Arya sudah Hampir Satu bulan Lama nya.
" Bagai Mana keadan mu Disana Ratu Murti? " ucap Ibunda nya.
" Aku baik Ibunda, ibunda tetap saja panggil Aku Murti " ucap Nara dengan lembut.
" kau sudah Membawa banyak perubahan Nak " Ibunda mengusap Wajah Nara
Matanya mulai berlinangan Air Mata. karena tidak Percaya Putri Murti yang tidak pernah mencintai Arya kini malah terlihat Bahagia di samping Arya.
Ibunda Ratu mengajak Nara berjalan ke taman istana karena ibunda Ratu Akan menunjukan Tanam Mawar yang Baru Saja ia dapatkan Dari Belanda Mawar Biru Namun memiliki Bau yang sangat Khas dan harum yang Tanah lama.
" Ibunda Apa ibunda langsung mendapatkan nya di Belanda? " pikir Nara karena di Zaman ini belum Ada pesawat yang bisa berakses keluar Negri.
jika pun Ada. mungkin itu pesawat Jaman dahulu yang dimiliki Bangsa Dari Negara Lain untuk Menjajah Negri ini.
" bukan itu Dari Tuan Potter " ucap Ibunda.
" Apa bangsa Belanda Sudah Memasuki Negri Ini? " Batin Nara sambil melihat Tanaman Mawar di depan nya.
" Kamu Masih Suka membuat Wewangian Anak ku? " ucap Ibunda sambil mengusap Punggung Nara.
" Masih Ibunda. baru-baru ini Aku juga melakukan pembuatan wewangian Terbaru Dari Bunga Melati Dan bunga kantil "
" Apa kamu membawa nya Nak? "
" Aku membawanya Ibunda ini..." Nara menunjukan botol kecil yang Memang ia siapkan di selipan Amben nya.
" ini Wangi Sekali dan Sangat Segar, Apa ini Boleh Untuk Ku? " ucap Ibunda Ratu
" tentu Saja boleh Ibunda, Aku senang ibunda menyukai nya. " Nara tersenyum Sumringah
" Kamu sungguh pandai membuat Wewangian Murti, Cobalah kamu membuatnya dengan Mawar ini, mungkin wangi nya. Akan lebih menawan "
" Baik ibunda Akan Aku coba, "
" Dayang tolong Petikan Mawar ini semua Untuk Putri Murti " ibunda Ratu sangat Antusias Karan Nara bisa menciptakan wewangian Dengan berbagai Macam Tumbuhan...
Bersambung.....❤🌷
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 81 Episodes
Comments
Mutia Rmdhani
semagat ❤
2025-01-05
1