Bab 5 Ulah si Badak Afrika

Cahaya matahari mengusik tidur Bianca, dengan perasaan malas gadis itu menarik selimutnya sampai menutupi mukanya, tangannya terlihat bergerilya mencari ponsel miliknya yang terletak di nakas samping ranjangnya.

Masih dari balik selimut Bian menghidupkan ponselnya, menatap sudut kanan atas benda pipih itu yang ternyata sudah menunjukkan pukul delapan pagi.

Dengan gontai ia menuju kamar mandi, belum sampai tangannya meraih gagang pintu sang keponakan masuk ke dalam kamarnya tanpa permisi, Bian memilih berjalan kembali untuk duduk ditepian ranjangnya melihat Nuna anak tunggal Billy.

"Bisa ga Nun, kalau mau masuk kamar onty ngetuk pintu dulu," ucap Bianca sedikit kesal.

Gadis itu hanya berdiri cengengesan mendengar ucapan tantenya.

"Lagian onty kalau tidur kenapa sih sering ga dikunci kamarnya, kalau pas onty tidur ada penjahat masuk gimana?" ucap gadis berumur empat belas tahun ini sambil duduk di samping Bian.

"Kamu ga sekolah?" tanya Bian melihat keponakannya yang masih santai di jam yang seharusnya sudah pergi dari rumah.

"Sekolah Nuna lagi jeda semester onty, jadi Nuna bolos aja," jawab bocah itu enteng lalu mengulurkan tangan kanannya ke arah Bianca.

"Ada informasi penting pagi ini, tapi onty harus bagi Nuna dua lembar gambar proklamator dulu," lanjut gadis berwajah imut berambut lurus itu ke tantenya.

Bianca mencebikkan bibirnya, sedikit kesal dengan kelakuan keponakannya itu. Padahal yang membuat Nuna seperti itu awalnya juga Bian sendiri, ia memberi iming-iming uang ke Nuna untuk menyampaikan informasi jika ada kabar di rumah atau kalau sang mama dan neneknya membicarakannya dibelakang.

Bian menyambar clutch yang tergeletak disofa kamarnya, mengambil dua lembar uang pecahan dua ratus ribuan untuk diberikan ke Nuna.

"Buruan apa Informasinya," ketus Bian.

"Onty semalam pulang mabuk kan? bahkan onty bawa pulang mobil BMW yang lampu bagian belakangnya pecah bukan si ruper kesayangan onty." Bak pewarta berita Nuna membeberkan fakta terlebih dulu ke tantenya.

"Tadi pagi ruper onty masuk berita utama di TV karena nyebur ke kali, plat mobil onty B 1 AN terpampang jelas dan nyata di kolom berita," oceh Nuna.

"Apa?" Bian membulatkan matanya karena terkejut mendengar cerita sang ponakan satu-satunya.

"Di TV beritanya onty kecelakaan tunggal dan tenggelam, orang-orang pada ngira tante mokat, banyak tim SAR dikerahkan buat nyari jasad onty, oppa dan papa bingung buat klarifikasi berita karena mereka tau anak dan adiknya baik-baik saja, eh malah baru bangun tidur sekarang," ucap Nuna sambil menggeleng-gelengkan kepalanya seolah menyayangkan tantenya yang bangun kesiangan.

Mata Bianca melotot tak percaya, ia menyambar ponselnya yang tergeletak di kasur, secepat kilat mencari info tentang berita yang diceritakan keponakannya tadi.

"Makanya onty pasang TV kek di kamar," saran Nuna mengingat Bianca memang tidak memiliki televisi di kamarnya.

Bian menjambak rambutnya sendiri dengan tangan kirinya, bersamaan dengan itu sebuah pesan masuk ke dalam aplikasi chat miliknya.

[ Ga usah loe ganti mobil gue, ambil aja!]

[ Kalau mau benerin aja tu mobil, terus loe jual deh ]

[ Lumayan kan bisa beli dua mobil yang gue tenggelemin ]

[ Loe pasti udah liat berita kan? hahahahaha 😛]

"Skalaaaa..... dasar gila."

Jeritan Bianca membuat Nuna terjingkat dan buru-buru kabur dari kamar tantenya sambil membawa uang hasil dari keemberan mulutnya tadi.

Skala meletakkan ponselnya sambil tertawa bahagia, laki-laki itu memasang dasi dan memakai jasnya dengan bersenandung ria. Ia sudah merasa akan menjalani harinya dengan penuh suka cita.

Bian turun dari kamarnya dengan penampilan paripurna siap untuk pergi ke tempatnya bekerja, tanpa menyapa mama tiri dan kakak iparnya yang tengah duduk berdua di ruang tengah, gadis itu melenggang keluar rumah dengan santai.

"Andai saja berita yang muncul di berita tadi benar adanya," gumam Salma sambil menyesap teh dari cangkirnya.

Diana sang menantu yang sedang berdiri sambil meletakkan teko teh yang baru saja dia tuangkan untuk mama mertuanya hanya terdiam sambil memandangi punggung adik iparnya menghilang dari jangkauan matanya.

***

Seperti biasa Bianca memasuki lobby perusahaan dengan penuh percaya diri, membalas senyuman dan sapaan dari karyawan yang berpapasan dengannya, sorot mata mereka jelas menunjukkan rasa penasaran dan heran melihat Bian yang baik-baik saja, berbanding terbalik dengan berita di televisi yang menggemparkan masyarakat tadi pagi.

"Dasar badak Afrika, gara-gara dia orang-orang pasti berpikir aku sedang mencari perhatian, berbohong bahkan bersandiwara," gumam Bianca.

Bayu sang sekretaris pribadi terlihat berdiri lalu tersenyum kepada Bian saat gadis itu sampai di lantai dimana ruangannya berada. Laki-laki itu membukakan pintu kemudian mengekor masuk ke dalam ruang kerja sang atasan.

Bayu langsung menyodorkan sebuah berkas laporan, dan beberapa persetujuan yang harus Bian tanda tangani.

"Bay, apa kamu tidak penasaran seperti yang lain melihat berita pagi tadi tentang aku?" tanya Bian ke sekretaris yang sudah menemaninya semenjak dia menjadi direktur Niel Fashion.

Bagi Bian sekretaris laki-laki lebih bisa diandalkan dari pada perempuan, lagipula jika bertemu dengan klien bersama Bayu ia tidak perlu susah payah mempercantik diri karena kliennya tidak akan mungkin membanding-bandingkan penampilannya dengan sang sekretaris karena berbeda jenis kelamin.

Bayu menggelengkan kepalanya. "Saya yakin nona akan bercerita sendiri," ucapnya.

Bian meletakkan kedua tangannya di meja lalu menopang dagunya "Bay, kalau kamu ingin membalas perbuatan orang yang sangat kamu benci, apa yang akan kamu lakukan?" tanyanya ke sekretaris yang sempat membuatnya terpesona karena terlalu tampan itu.

"Membalasnya dengan hal yang paling dia benci," jawab Bayu.

Bian sudah hampir mengucapkan suatu kalimat untuk menjawab Bayu, Namun percakapan mereka terhenti saat Billy mendobrak masuk ke dalam ruangan adiknya, laki-laki itu mengomeli Bianca karena belum selesai berita tadi pagi, muncul sebuah berita lagi bahwa Bian ternyata tengah mabuk saat mengendarai mobil itu, dia tertangkap kamera CCTV keluar dari Garald Klub sebelum kejadian.

"Kalau sampai perbuatanmu ini mempengaruhi nilai saham kita, aku pastikan kamu tidak akan lagi menjadi direktur Niel Fashion," ancam Billy sebelum pergi meninggalkan ruangan sang adik.

Bian terlihat marah rahangnya mengeras, ingin sekali rasanya saat itu juga dia menghajar si biang kerok Skala Prawira, Bianca mencoba tetap tenang, ia lantas menundukkan kepalanya sambil menghembuskan napasnya, perlahan ia menatap ke arah Bayu dengan pandangan dan senyuman khas seorang Bian.

"Bay, cari jadwal tuan Prawira dan katakan kepada sekretarisnya aku ingin bertemu untuk membicarakan perjodohanku dengan cucunya."

"Panggil beberapa wartawan dan bilang aku akan memberi klarifikasi soal kejadian terjunnya mobilku ke sungai," lanjut Bianca.

Bayu menganggukan kepala sebelum meninggalkan ruangan atasannya, Bian memutar kursinya menghadap jendela, seringai licik muncul dari bibir merahnya.

"Loe pikir segampang itu ngebales gue? jangan mimpi!"

Baca Novel di Mangatoon or Noveltoon gratis ya guys, so jangan lupa apresiasi Nasya dengan tekan :

LOVE ❤

LIKE👍

Tinggalkan KOMEN 💋

RATE ⭐⭐⭐⭐⭐

dan bagi VOTE kalian jika berkenan.

Add Favorite Novel ini juga ❤

LOVE YOU A TON

Na_Ma

Terpopuler

Comments

Rita

Rita

seru nich pada bales2an😂😂

2023-02-16

1

Just Rara

Just Rara

kira2 si bianca bakalan bls skala dfn cara apaan ya?🤔🤔

2022-04-21

0

eMakPetiR

eMakPetiR

😂

2022-04-08

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 Dua Manusia Arogan
2 Bab 2 Pertemuan Pertama
3 Bab 3 Makan Malam Keluarga
4 Bab 4 Tentang Bianca
5 Bab 5 Ulah si Badak Afrika
6 Bab 6 Klarifikasi
7 Bab 7 Kena Batunya
8 Bab 8 Lara Ska dan Bian
9 Bab 9 Perjanjian
10 Bab 10 Keputusan Menikah
11 Bab 11 Malam Pertama
12 Bab 12 Anaconda dan Piranha
13 Bab 13 Gigitan di Leher
14 Bab 14 Feelings
15 Bab 15 Rumah
16 Bab 16 Dikadalin Nuna
17 Bab 17 Bian Vs Feli
18 Bab 18 Demam
19 Bab 19 Kesucian Anaconda
20 Bab 20 Pindahan
21 Bab 21 Undangan Arisan
22 Bab 22 Pesta Dadakan
23 Bab 23 Bertemu GD
24 Bab 24 Indehoi?
25 Bab 25 Jatah
26 Bab 26 Tragedi Mikurame
27 Bab 27 Meminta Bantuan Geng
28 Bab 28 Aksi Geng Sultini
29 Bab 29 Hati yang Meronta
30 Bab 30 Don't judge
31 Bab 31 The Queen Miri
32 Bab 32 Bakat Terpendam
33 Bab 33 Pulau Kilikili
34 Bab 34 Gara-Gara Jungkook KW
35 Bab 35 Hamil
36 Bab 36 Adik Kakak?
37 Bab 37 Jatah Malam Jumat
38 Bab 38 Panas Panas Panas
39 Bab 39 Dua Hal Mengejutkan
40 Bab 40 Kenyataan Manis
41 Bab 41 Obrolan Di Markas
42 Bab 42 Kecebong Lucknut
43 Bab 43 Loe Gue End
44 Bab 44 Cemburu Berujung Anu
45 Bab 45 Melepas yang Tertunda
46 Bab 46 Lagi dan Lagi
47 Bab 47 Pasangan Pembuat Onar
48 Bab 48 Berkat Alarm Kebakaran
49 Bab 49 Salma Vs Rickha
50 Bab 50 Adu Mulut
51 Bab 51 Masalah
52 Bab 52 Persembahan Tim Design
53 Bab 53 Pacaran ala ABG
54 Bab 54 Double Sialnya
55 Bab 55 Hati Yang Terbakar
56 Bab 56 Dua Laki-Laki Childish
57 Bab 57 Curhat Jebakan
58 Bab 58 Bagaimana Kalau Hamil?
59 Bab 59 Detektif Conan
60 Bab 60 Side Story : Tama Felisya
61 Bab 61 Quality Control
62 Bab 62 Mau Bayi
63 Bab 63 Salah Sangka
64 Bab 64 Kontrak Pernikahan
65 Bab 65 Pesta Ala BPJS
66 Bab 66 Cemburunya Sultan
67 Bab 67 Mengulangi Malam Itu
68 Bab 68 Akankah Masih Mencintaiku?
69 Bab 69 Tetap Akan Mencintaimu
70 Bab 70 Kita Selesaikan Berdua
71 Bab 71 Harta Tahta Bianca
72 Bab 72 Bertemu Bibit Pelakor
73 Bab 73 Dementor Part 1
74 Bab 74 Gajah VS Anaconda
75 Bab 75 Analisis Kecebong
76 Bab 76 Demi Sertifikat
77 Bab 77 Bianca Pelakor
78 Bab 78 Side Story : Tama Felisya
79 Bab 79 Sidang Bu Dewan
80 Bab 80 Ska Aku ...,
81 Bab 81 Of Course You Baby
82 Bab 82 Mau Berapa Ronde?
83 Bab 83 Hadiah Terbaik
84 Bab 84 Little Peanut
85 Bab 85 Peresmian
86 Bab 86 Bodyguard untuk Bianca
87 Bab 87 Mr Arrogant Double Combo
88 Bab 88 Perbandingan Hidup
89 Bab 89 Banteng Betina
90 Bab 90 Excellent Service
91 Bab 91 Berkencan Dengan Skala
92 Bab 92 Taman Bermain
93 Bab 93 Side Story : Tama Felisya
94 Bab 94 Kencan Tiga Jam
95 Bab 95 Sebut Namaku
96 Bab 96 Titik Terang, Barbie?
97 Bab 97 Sungguh Teganya
98 Bab 98 Dua Belas Miliar
99 Bab 99 Jogjakarta Sayang
100 Bab 100 Menunggu Mba Barbie
101 Bab 101 Serpihan Petunjuk
102 Bab 102 Galak Sih
103 Bab 103 Jumpalitan
104 Bab 104 Anak Siapa?
105 Bab 105 Bertemu Si Kembar Fenomenal
106 Bab 106 Dua Monster Kecil
107 Bab 107 Merayu Skala
108 Bab 108 Rumah Papa
109 Bab 109 Tragedi Mencari Kacang
110 Bab 110 Bertemu sang Mafia
111 Bab 111 Tersesat
112 Bab 112 Karma Si Badak Afrika
113 Bab 113 Dementor Part 2
114 Bab 114 Master
115 Bab 115 Jebakan untuk Dementor
116 Bab 116 Pengorbanan Tama
117 Bab 117 NITIP BLURB MADAM ZI
118 Bab 118 Haru
119 Bab 119 Hand Sanitizer
120 Bab 120 Mengembang
121 Bab 121 Absurd
122 PENGUMUMAN GA VOTE 20 Des - 3 Jan
123 INFO SEASON 2 DI BUKU BARU
124 DIHAPUS
125 DIHAPUS
126 DIHAPUS
127 DIHAPUS
128 NOVEL MADAME ZI
129 Bukan Salah Nikah
130 INFO
Episodes

Updated 130 Episodes

1
Bab 1 Dua Manusia Arogan
2
Bab 2 Pertemuan Pertama
3
Bab 3 Makan Malam Keluarga
4
Bab 4 Tentang Bianca
5
Bab 5 Ulah si Badak Afrika
6
Bab 6 Klarifikasi
7
Bab 7 Kena Batunya
8
Bab 8 Lara Ska dan Bian
9
Bab 9 Perjanjian
10
Bab 10 Keputusan Menikah
11
Bab 11 Malam Pertama
12
Bab 12 Anaconda dan Piranha
13
Bab 13 Gigitan di Leher
14
Bab 14 Feelings
15
Bab 15 Rumah
16
Bab 16 Dikadalin Nuna
17
Bab 17 Bian Vs Feli
18
Bab 18 Demam
19
Bab 19 Kesucian Anaconda
20
Bab 20 Pindahan
21
Bab 21 Undangan Arisan
22
Bab 22 Pesta Dadakan
23
Bab 23 Bertemu GD
24
Bab 24 Indehoi?
25
Bab 25 Jatah
26
Bab 26 Tragedi Mikurame
27
Bab 27 Meminta Bantuan Geng
28
Bab 28 Aksi Geng Sultini
29
Bab 29 Hati yang Meronta
30
Bab 30 Don't judge
31
Bab 31 The Queen Miri
32
Bab 32 Bakat Terpendam
33
Bab 33 Pulau Kilikili
34
Bab 34 Gara-Gara Jungkook KW
35
Bab 35 Hamil
36
Bab 36 Adik Kakak?
37
Bab 37 Jatah Malam Jumat
38
Bab 38 Panas Panas Panas
39
Bab 39 Dua Hal Mengejutkan
40
Bab 40 Kenyataan Manis
41
Bab 41 Obrolan Di Markas
42
Bab 42 Kecebong Lucknut
43
Bab 43 Loe Gue End
44
Bab 44 Cemburu Berujung Anu
45
Bab 45 Melepas yang Tertunda
46
Bab 46 Lagi dan Lagi
47
Bab 47 Pasangan Pembuat Onar
48
Bab 48 Berkat Alarm Kebakaran
49
Bab 49 Salma Vs Rickha
50
Bab 50 Adu Mulut
51
Bab 51 Masalah
52
Bab 52 Persembahan Tim Design
53
Bab 53 Pacaran ala ABG
54
Bab 54 Double Sialnya
55
Bab 55 Hati Yang Terbakar
56
Bab 56 Dua Laki-Laki Childish
57
Bab 57 Curhat Jebakan
58
Bab 58 Bagaimana Kalau Hamil?
59
Bab 59 Detektif Conan
60
Bab 60 Side Story : Tama Felisya
61
Bab 61 Quality Control
62
Bab 62 Mau Bayi
63
Bab 63 Salah Sangka
64
Bab 64 Kontrak Pernikahan
65
Bab 65 Pesta Ala BPJS
66
Bab 66 Cemburunya Sultan
67
Bab 67 Mengulangi Malam Itu
68
Bab 68 Akankah Masih Mencintaiku?
69
Bab 69 Tetap Akan Mencintaimu
70
Bab 70 Kita Selesaikan Berdua
71
Bab 71 Harta Tahta Bianca
72
Bab 72 Bertemu Bibit Pelakor
73
Bab 73 Dementor Part 1
74
Bab 74 Gajah VS Anaconda
75
Bab 75 Analisis Kecebong
76
Bab 76 Demi Sertifikat
77
Bab 77 Bianca Pelakor
78
Bab 78 Side Story : Tama Felisya
79
Bab 79 Sidang Bu Dewan
80
Bab 80 Ska Aku ...,
81
Bab 81 Of Course You Baby
82
Bab 82 Mau Berapa Ronde?
83
Bab 83 Hadiah Terbaik
84
Bab 84 Little Peanut
85
Bab 85 Peresmian
86
Bab 86 Bodyguard untuk Bianca
87
Bab 87 Mr Arrogant Double Combo
88
Bab 88 Perbandingan Hidup
89
Bab 89 Banteng Betina
90
Bab 90 Excellent Service
91
Bab 91 Berkencan Dengan Skala
92
Bab 92 Taman Bermain
93
Bab 93 Side Story : Tama Felisya
94
Bab 94 Kencan Tiga Jam
95
Bab 95 Sebut Namaku
96
Bab 96 Titik Terang, Barbie?
97
Bab 97 Sungguh Teganya
98
Bab 98 Dua Belas Miliar
99
Bab 99 Jogjakarta Sayang
100
Bab 100 Menunggu Mba Barbie
101
Bab 101 Serpihan Petunjuk
102
Bab 102 Galak Sih
103
Bab 103 Jumpalitan
104
Bab 104 Anak Siapa?
105
Bab 105 Bertemu Si Kembar Fenomenal
106
Bab 106 Dua Monster Kecil
107
Bab 107 Merayu Skala
108
Bab 108 Rumah Papa
109
Bab 109 Tragedi Mencari Kacang
110
Bab 110 Bertemu sang Mafia
111
Bab 111 Tersesat
112
Bab 112 Karma Si Badak Afrika
113
Bab 113 Dementor Part 2
114
Bab 114 Master
115
Bab 115 Jebakan untuk Dementor
116
Bab 116 Pengorbanan Tama
117
Bab 117 NITIP BLURB MADAM ZI
118
Bab 118 Haru
119
Bab 119 Hand Sanitizer
120
Bab 120 Mengembang
121
Bab 121 Absurd
122
PENGUMUMAN GA VOTE 20 Des - 3 Jan
123
INFO SEASON 2 DI BUKU BARU
124
DIHAPUS
125
DIHAPUS
126
DIHAPUS
127
DIHAPUS
128
NOVEL MADAME ZI
129
Bukan Salah Nikah
130
INFO

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!