Jalan dengan Arka

Hari ini adalah hari yang hampir semua orang tunggu. Akhir pekan, hari yang banyak dimanfaatkan orang untuk melakukan kegiatan yang menyenangkan, sedang akhir pekan bagi ku adalah hari membersihkan.

Pagi sekali aku bangun mengingat jumlah cucian kotor yang menumpuk aku harus segera mencuci semuanya. sebelum itu lebih dulu aku merapikan kamar ku lalu mulai melakukan kegiatan lainnya

Matahari bersinar terang membuat ku semakin semangat mencuci mengingat beberapa hari kemarin hujan terus turun membuat cucian basah ku menumpuk tapi hari ini semua cucian ku pasti kering.

Di dalam ruang kamar mandi aku sibuk mengosok pakaian sembari bernyanyi mengusir kesunyian di ruangan ini. setelah semua pakaian kotor ku selesai ku cuci aku segera membawanya ke jemuran depan asrama. Jujur saja rasanya malas sekali untuk mencuci pakaian karena selain mencuci kita juga musti menjaganya dari jatuh dan mengangkatnya ketika hujan ditambah lagi harus dilipat kembali. Ingin ku bawa di tukang laundry tapi harganya mahal jadi bagaimana lagi aku musti mencucinya sendiri.

Setelah menjemur pakaian, aku lanjut ke dapur memasak makanan untuk ku makan. Saat membuka kulkas ku lihat ada Ikan kemarin yang belum ku olah. segera ku keluarkan ikan itu dari kulkas lalu ku rendam ikan itu agar tak beku, sembari menunggu ikannya tak beku aku memasak nasi di rice cooker. saat aku memasak nasi ikannya masih beku jadi ku putuskan untuk memotong sayuran dahulu.

Saat mengiris wortel aku mengingat kak Arka yang suka makan sayur wortel, ku lepas pisau dan sayur yang ku potong. Aku masuk ke kamar tidur ku guna mencari handphone ku berniat menghubungi kak Arka mengundangnya datang makan ke rumah ku. mengingat dia juga seorang mahasiswa beasiswa pasti tinggal di asrama seorang diri juga

"Halo!" ucapnya saat pangilan telepon kami terhubung. Beberapa saat aku diam ingin tahu apakah dia menyimpan nomor ku atau tidak

"Halo ini siapa?" tanyanya membuat ku tersenyum kecil. ternyata, dia tidak menyimpan nomor telepon ku. Ide jahat mulai bermunculan di kepala ku

"Saya dari cicilan Simpan Pinjam." ucap ku sembari berusaha menahan tawa ku

"Simpan pinjam apa?"

"Gua nggak punya pinjaman!" ketusnya, dengan telapak tangan aku menutup mulut ku agar suara tawa ku tak didengarnya

"Ada apa Zur?" tanyanya membuat ku bingung sebab tadi dia bersikap seolah-olah tak mengenali ku

"Ini kamu tahu aku terus kenapa tadi pakai acara nanya siapa?" ketus ku membuatnya langsung tertawa

"Bercanda!" jawabnya dengan sedikit tertawa kecil

"Ada apa Azura?" tanyanya lagi

"Ke rumah ku yuk, aku lagi masak enak nih!" tawar ku sedikit antusias

"Bagus nih makan gratis." ucapnya

"Yaudah buruan ke sini!" ajak ku

"Aku mandi dulu terus otw ke tempat mu." ucapnya lalu memutuskan sambungan telepon kami

Ku letakkan ponsel ku diatas meja lalu aku kembali ke dapur melanjutkan kegiatan masak memasak ku. tepat setelah nasi masak, sayur ku juga masak sekarang hanya tinggal menunggu ikan yang ku goreng masak juga.

Tepat setelah penyajian makanan di meja selesai bel lonceng rumah berbunyi.

"Hy apa benar ini rumah nyonya Azura?" candanya saat aku membuka pintu. penampilannya saat ini bisa di bilang sangat rapi dengan kemeja hitam dan celana panjang tak lupa kacamatanya.

"Benar ada apa ya tuan?" canda ku balik sembari tersenyum padanya

"Saya ingin memberikan tagihan cicilan!" candanya lalu tertawa. aku ikut tertawa bersamanya

"Bersih banget!" ucapnya

"Terima kasih ayok ke dapur." ajak ku.

"Wah ini pasti enak sekali!" ucapnya saat melihat makanan yang ku hidangkan

"Duduk terus makan sampai kenyang." ucap ku dan dia menurut

"Emm masakan mu enak!" pujinya

"Terima kasih untuk pujian mu." ucap ku lalu memasukkan sesendok makanan di mulut ku

Setelah makan kak Arka membantu ku mencuci piring dan membereskan dapur

"Habis ini kamu mau ngapain?" tanyanya sambil memberikan piring kotor untuk ku cuci

"Nonton TV atau main handphone!" jawab ku

"emm, jalan yuk!" ajaknya.

"Ke mana?" tanya ku

"Nonton,"

"Ini temen ku pesen 2 tiket untuk nonton sama pacarnya tapi tiba-tiba pagi tadi dia sama pacarnya berantem terus mereka nggak jadi nonton." jelasnya memberikan 2 lembar tiket pada ku

"Yaudah kalau gitu mumpung gratisan!" ucap ku

"Aku cuci piring dulu!" ucap ku, ku lihat dia keluar dari dapur lalu aku mempercepat gerakan ku.

Setelah selesai mencuci piring, kak Arka lebih dulu turun dari rumah ku menuju parkiran sebab aku harus menganti pakaian dulu.

Tak ingin membuat kak Arka menunggu terlalu lama ku putuskan memakai dress pink kesukaan ku saja, mempercepat pergerakan ku aku segera menguncir rambut dan memakai sedikit make up saja agar tak terlihat begitu pucat. aku segera keluar dari kamar setelah selesai berpakaian dan merias diri. tepat di depan pintu aku memilih sepatu berwarna putih bersih untuk ku pakai. setelah memilih sepatu dan tas selesai aku segera keluar dari rumah ku itu.

Dalam perjalanan menuruni tangga beberapa kali ku dengar handphone ku berdering pertanda adanya yang mengirim pesan namun ku acuhkan dering itu sebab yakin itu bukanlah hal yang penting

"Kita berangkat!" tanyanya sembari menyodorkan helm bogo berwarna coklat pada ku

"Ayo!" jawab ku mengambil helm itu dari tangannya

Menyusuri jalanan sore yang indah, ditemani angin sepoi-sepoi yang membuat hati terasa nyaman dan teduh. Ini kali pertama setelah sekian lama di asrama akhirnya aku bisa berkeliling di kota kerajaan Alfyr yang dahulu saat kecil keindahannya hanya ku dengar melalui cerita orang. sekarang keindahannya bisa ku saksikan dengan mata kepala ku sendiri

"Kerajaan ini sangat indah!" ucap ku mengagumi setiap keindahan yang kami lewati

"Setiap orang yang melewati Kerajaan Alfyr pasti mengagumi keindahannya." ucap kak Arka

Saat masih asik mengagumi keindahannya kota ini tiba-tiba kak Arka menekan rem motornya membuat ku tersandung padanya.

Aku segera mundur menjaga jarak

"Ada apa kak?" tanya ku

"Tadi di depan ada kucing yang lewat."

"Hallo guys kalau ada kata yang kalian rasa nggak nyambung komen aja nanti aku perbaiki🥰✨, jika tumbuhan perlu matahari untuk hidup maka aku butuh kalian untuk membuat hidup cerita ku lebih baik."

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!