10 ( sudah revisi )

BRUG!

Ara terkejut dan mundur beberapa langkah setelah menabrak seseorang. Laki-laki itu hanya menatapnya sejenak tanpa mengatakan apa-apa, lalu berlalu begitu saja dari hadapannya.

Sebelum ara berbicara laki-laki itu sudah pergi terlebih dahulu dari hadapan ara.

“Idih si anjir, sombong amat, orang mau minta maaf juga” ucap Ara kesal karena sebelum berbicara sudah ditinggal pergi begitu saja.

Ara menghela napas panjang dan melanjutkan langkahnya menuju mobil untuk mengambil handphonenya yang tertinggal. Setelah mendapatkannya, dia kembali ke tempatnya duduk untuk menikmati pemandangan matahari terbenam yang indah.

Sementara itu, laki laki yang menabrak ara tadi sedang melihat ara yang tampak senang menikmati pemandangan sore itu, dia tersenyum kecil melihat ara yang terlihat seperti anak kecil.

Dia menatap Ara sekali lagi dari kejauhan dan tersenyum tipis sebelum akhirnya berlalu pergi.

Ara duduk ditepi Pantai, matanya menatap cakrawala di mana matahari perlahan tenggelam, mewarnai langit dengan semburat oranye dan merah muda. Angin sepoi-sepoi menerpa wajahnya, dan suara ombak yang lembut seakan membawa pikirannya melayang. Di momen seperti ini, pikiran ara dipenuhi dengan berbagai hal.

Ara memikirkan masa lalunya, ara teringat saat orangtuanya meninggal dan hidupnya berubah dalam sekejap, ara merenungkan kenangan-kenangan manis yang pernah ia alami. Tentang kenangan saat dia bekerja dan mendapat beasiswa yang membuat ara senang karna bisa mewujudkan cita-citanya.

Kadang-kadang, ara berpikir tentang masa depannya didunia yang baru ini, membayangkan jalan yang akan ia tempuh, impian yang ingin dicapai, atau tantangan yang menanti di depan. Di bawah langit yang berubah warna, semuanya terasa mungkin dan penuh harapan.

Atau mungkin, ara sekadar menikmati saat ini, merenungkan betapa indahnya dunia yang baru ini, betapa kecilnya dirinya di tengah orang orang yang memiliki peran penting sedangkan dia tidak, serta merasa damai dengan kehadirannya di sini dengan orangtua yang sangat menyayanginya.

Matahari terbenam selalu mengajaknya untuk berhenti sejenak, merasakan keindahan hidup, dan mengingat bahwa setiap akhir juga adalah awal yang baru.

Setelah menikmati sore yang tenang di pantai dan melihat matahari terbenam, Ara memutuskan untuk pulang. Mobilnya melaju pelan menuju rumah, dengan perasaan puas setelah seharian penuh me time. Sesampainya di rumah, Ara dipenuhi rasa damai yang menyenangkan. Dia masuk ke dalam rumah yang hangat dan langsung menuju ruang tamu, di mana orang tuanya sedang bersantai.

“Mami, Daddy, aku sudah pulang!” Ara berseru ceria sambil melepaskan sepatunya di pintu masuk.

“Hey, sayang! Bagaimana harimu?” tanya mami, sambil meletakkan majalah yang sedang dibacanya.

“Seru banget, Mi! Aku jalan-jalan ke mall, makan sushi, main di Timezone, dan habis itu ke pantai untuk lihat sunset,” jawab Ara dengan antusias, sambil bergabung duduk di sofa.

“Wah, sounds like a fun day,” kata daddy, tersenyum melihat putrinya yang terlihat begitu bahagia. “Apa kamu menikmati waktu sendirimu?”

“Iya, aku sangat menikmatinya. Rasanya seperti benar-benar melepaskan diri dari rutinitas,” Ara menjawab sambil mengambil segelas jus jeruk dari meja dan meminumnya.

Mami menatap Ara dengan senyum penuh kasih. “Mami senang kamu bersenang-senang, sayang. Lain kali, mungkin kita bisa pergi bersama-sama ke pantai.”

“Boleh, Mi! Pasti seru kalau kita semua pergi bareng-bareng,” jawab Ara sambil tersenyum lebar.

Tiba-tiba, ara teringat bahwa mungkin kebahagiannya saat ini mungkin hanya sementara, bahwa mungkin dia akan Kembali kedunianya dulu Kembali sebagai maura dan akan melupakan dirinya sebagai ara. Meninggalkan orang-orang yang dia sayang disini, walau ara baru disini namun dia merasa sudah sangat lama disini. Ara sedikit gelisah.

“Ada yang menarik di pantai?” tanya daddy, memperhatikan raut wajah Ara yang sepertinya sedang murung.

“ah ga ada apa apa kok” jawab ara yang langsung tersadar dari pikiran-pikiran buruknya.

“beneran?” tanya daddy memastikan.

“iya dad, mam, gapapa kok beneran” jawab ara berusaha meyakinkan orangtuanya yang terlihat khawatir melihat ara yang murung.

“yauda kalo gitu aku kekamar dulu mau bersih bersih” ucap ara berpamitan kepada mami dan daddynya.

“iyaa bye sayang” ucap mami dan daddy bersamaan dan melihat ara yang mulai menjauh dari mereka dan berjalan menuju kamarnya.

Setelah pamit ara pun bergegas menuju kamarnya karna dia merasa perlu beristirahat setelah hari yang panjang dan penuh petualangan.

Setelah seharian beraktivitas di luar, ara pulang ke rumah dengan tubuh lelah namun puas. Begitu masuk kamarnya, ia melepaskan tas dari pundaknya dan menyalakan lampu. Kamar yang tenang dan nyaman menyambutnya, tempat di mana ia bisa benar-benar bersantai.

Ara segera menuju kamar mandi, membiarkan air hangat mengalir di tubuhnya, membersihkan sisa keringat dan debu yang menempel. Di bawah pancuran, ia merasakan ketegangan di tubuhnya perlahan hilang, memberikan perasaan segar yang begitu dinantikan. Setelah mandi, ia mengenakan piyama yang nyaman, kemudian duduk di tepi ranjang sambil mengeringkan rambut dengan handuk.

Setelah itu, ara mengambil secangkir teh hangat yang mungkin tadi saat dia mandi diantar oleh maminya kekamar dan duduk di dekat jendela, menikmati waktu tenangnya. Beberapa saat kemudian, ara membuka laptop untuk memeriksa email atau media sosial, menuntaskan hal-hal kecil sebelum tidur. Tak lupa, ara mengoleskan pelembap di wajahnya, menjaga rutinitas perawatan kulit yang selalu ia jalani, Ara memandang ke luar jendela, melihat bintang-bintang yang berkelip di langit malam.

Akhirnya, setelah menata pikirannya dan merasa benar-benar rileks, ara berbaring di kasur, menarik selimut lembut, dan perlahan-lahan tenggelam dalam tidur yang nyaman, siap untuk hari esok.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!