13. Kembalinya Jefferi. OSC 13

"Apa yang sebenarnya Mama sembunyikan dariku?"

Charles kembali berkutat dengan komputernya, mencari data ibunya sendiri. Namun hanya menemukan tentang nama sang ibu yang menjadi pemilik dari lima cafe dan menjadi pembuat dessert terbaik di kota.

"Semua hanya tentang cafe beserta alamatnya,"

Charles kembali bergumam, lalu menyandarkan punggungnya. Pikirannya kembali ke saat dimana dirinya masih kecil dan ia mendengar apa yang dikatakan ibunya namun tidak bisa membuka kedua matanya, termasuk menggerakkan tubuhnya sendiri. Ia hanya tahu ketika bangun tidur pada keesokan harinya, ia sudah berada di tempat asing bersama Jay tanpa ibunya.

"Saat itu, aku mendengar semua yang Mama katakan,"

"Kenapa Mama menyebut diri Mama sebagai pem_,,,"

Charles memejamkan kedua matanya, tidak bisa melanjutkan kalimat yang akan ia ucapkan meski dua kata itu melekat kuat dalam ingatannya.

'Pembunuh bayaran? Mustahil! Mama tidak mungkin menjadi pembunuh,' batin Charles.

'Aku hanya tahu Mama mahir dalam beladiri dan menghajar mereka yang menyakiti orang-orang yang berada disekitar Mama. Hanya sebatas itu saja,'

'Membuat mereka di rawat di Rumah sakit, namun tidak sampai membunuh,'

Charles menggelengkan kuat kepalanya, menepis semua pikiran buruk yang selama ini mengganggu pikirannya.

"Kak Jay juga tidak mau mengatakan apapun meski aku bertanya,"

"Aku tidak mengatakan bahwa aku mendengar semua yang Mama katakan malam itu karena aku tidak ingin membuat Mama bersedih,"

"Mama sudah merawatku, memberiku kasih sayang berlimpah, mencurahkan semua perhatian Mama untukku, dan memastikan aku selalu mendapatkan yang terbaik,"

"Bahkan selalu mengabulkan apapun yang aku inginkan walau itu berat,"

Charles kembali menghela napas panjang, menatap layar komputer dengan putus asa sembari mengacak kasar rambutnya sendiri. Tanpa menyadari di tempat yang berbeda Claira justru tengah tersenyum mengetahui pergerakan Charles yang berusaha masuk ke server miliknya melalui laptop.

"Dasar, anak ini selalu saja penasaran dengan semua hal yang berkaitan denganku. Bagaimana aku tidak begitu menyanyanginya jika dia semanis ini," ujar Claira setengah bergumam.

"Dia bahkan bisa masuk Biro Intelijen dalam waktu singkat dan membuktikan ucapannya. Menyembunyikan kemampuan peretasan dari ibumu sendiri adalah tindakan ceroboh, Baby. Kamu justru membuat dirimu terlihat karena terus membuka dataku," imbuhnya, lalu tersenyum.

"Hal apa yang bisa membuatmu sampai tersenyum seperti itu, Clai?"

Suara pertanyaan seseorang tiba-tiba menyela di tengah kegiatan Claira yang sedang menatap layar laptop disalah satu kursi cafe, membuat ia mengangkat wajahnya hanya untuk melihat wajah seseorang yang sangat ia kenali, namun sudah lama tidak ia lihat.

"Jeff,,,?" Claira mendesis lirih dengan kedua mata melebar.

"Apakah aku terlihat seperti sosok hantu yang berkeliaran di siang hari? Kenapa kamu terlihat seterkejut itu?" seloroh Jefferi seraya menarik kursi kosong untuk dirinya duduk.

"Kapan kamu tiba?" sambut Claira bertanya.

"Baru saja, aku langsung kemari setelah pesawatku mendarat," jawabnya.

"Kalau begitu, selamat datang kembali," sambut Claira tersenyum.

Selama beberapa saat Jefferi terpana kala melihat sosok wanita di depannya yang sudah lebih dari satu tahun tidak ia lihat karena urusan bisnis yang harus ia kerjakan. Jens longgar dengan atasan yang di lapisi jaket dan memakai topi namun mengerai rambutnya, penampilan yang justru membuat Claira tampak manis menurut pandangannya.

Wanita yang sebelumnya ia sangka sebagai pria di pertemuan pertama mereka, wanita yang menyembuhkan luka dihatinya saat sang kekasih mengkhianati dirinya dan berakhir dengan pertemanan yang terjalin sejak ia masih berada dalam progam belajar beberapa tahun lalu sampai kini.

"Kenapa kamu tidak memberikan kabar jika kembali hari ini?" tanya Claira.

Lamunan Jefferi seketika terputus saat Claira kembali mengajukan pertanyaan untuk dirinya.

"Jika aku memberitahumu, sama saja aku gagal memberikan kejutan," jawab Jefferi.

Claira tergelak singkat, menatap pria yang tengah duduk didepannya. Tampan, mewarisi bisnis keluarga, dan sikap lembut yang ada di dalam diri pria itu, mampu membuat wanita manapun jatuh hati. Namun, Claira justru menolak pria itu ketika Jefferi mengungkapkan perasaannya dan memilih untuk tetap berteman.

"Ah,,, apakah kau ingin minum sesuatu?" tawar Claira.

"Aku lebih ingin mengajakmu keluar untuk makan siang, tentu saja jika kamu tidak keberatan," jawab Jefferi.

"Dengan senang hati," sambut Claira.

"Sungguh?" sahut Jefferi berbinar senang.

"Kamu baru saja tiba dan langsung kemari disaat kamu baru saja selesai dengan perjalanan bisnismu, aku akan merasa buruk jika menolak ajakan darimu," jawab Claira.

"Kenapa jawabanmu justru terdengar seperti aku memaksamu dengan dalih aku baru saja kembali?" sambut Jefferi menyipitkan matanya.

"Apakah aku terlalu memperlihatkannya?" jawab Claira tanpa beban.

"Clai,,," tegur Jefferi seraya menepuk dahinya.

"Aku hanya bercanda," jawab Claira terkekeh pelan seraya menekan tombol off pada laptopnya.

"Ayo pergi," imbuhnya berdiri.

Jefferi tersenyum senang, lalu berdiri dan melangkahkan kakinya beriringan dengan Claira setelah menyimpan laptop yang tadi ia gunakan. Mereka pergi dengan mobil yang dikemudikan langsung oleh Jefferi sendiri.

"Apakah kamu tidak lelah setelah menempuh perjalanan panjang dan sekarang kamu mengemudi sendiri?" tanya Claira memecah keheningan.

"Aku tidak keberatan jika itu untukmu," jawab Jefferi tersenyum.

"Apakah begini caramu dalam merayu seorang wanita?" sindir Claira.

"Bisa dipastikan mereka akan segera jatuh hati padamu," imbuhnya.

"Nyatanya, hal itu tidak berlaku untukmu," balas Jefferi.

"Sepertinya aku tidak termasuk dari salah satu wanita itu," sahut Claira.

"Aku bahkan ragu apakah kau benar-benar wanita," balas Jefferi.

"Dan aku meragukan penglihatanmu karena menganggap aku pria," jawab Claira.

"Hei,,, jangan salahkan aku disaat penampilanmu saja mencerminkan seorang pria. Bukankah karyawanmu juga mengatakan hal itu?" sambut Jefferi tak mau kalah.

"Errrrr,,,,,, (memutar bola matanya).Apapun,,," jawab Claira pada akhirnya.

Jefferi tergelak, sesekali pandangannya melirik kesisi penumpang dimana Claira duduk, lalu kembali fokus pada jalan didepannya, sementara tangannya memutar kemudi memasuki area parkir sebuah restoran dan segera turun dari mobil diikuti Claira.

Mereka masuk kedalam restoran, memilih tempat duduk sekaligus memilih menu setelah seorang pelayan mendekati mereka. Jeda keheningan singkat yang terjadi diantara mereka terputus ketika suara ponsel mereka berdering serentak, membuat mereka saling pandang sejenak sebelum mengeluarkan ponsel masing-masing dan mengerutkan kening mereka.

'Siapa? Nomor asing,' batin Jefferi setelah menatap layar ponselnya.

'Felix? Apakah terjadi sesuatu yang membuat dia sampai menghubungiku?' batin Claira.

Dalam gerakan sama, mereka menggeser layar untuk menerima panggilan, menempelkan ponsel mereka ke telinga masing-masing.

📞📞📞📞

"Ya?" sambut Claira.

"Bisakah kamu menemuiku sekarang?" tanya Felix.

"Aku tahu ini terlalu tiba-tiba, kita bahkan mengenal belum lama dan tidak seharusnya aku meminta hal seperti ini disaat akulah yang meminta bantuanmu,"

"Tapi, aku hanya ingin mengatakan sesuatu sebelum kita menjalankan rencana yang pernah kita bicarakan," tuturnya.

"Dimana?" tanya Claira.

"Casino. Pergilah ke Rooftop, pintu menuju atas berada di samping bar," jelas Felix.

"Bukankah seharusnya itu tutup di jam sekarang?" sambut Claira sesekali melirik kearah Jefferi.

"Khusus hari ini tidak, Casino akan buka sebentar lagi," jawab Felix.

"Baiklah, aku segera kesana," sahut Claira.

"Terima kasih, sampai jumpa lagi," jawab Felix.

📞📞📞📞

>>Obrolan Jefferi.

"Ya? Siapa ini?" sambut Jefferi.

"Hai, Karl. Ini aku. Bisakah kita bertemu?"

"Kumohon,,,"

>>>

Jefferi seketika menjauhkan ponsel dari telinganya, keterkejutan di wajahnya terihat sangat jelas hingga ia mengarahkan pandangannya pada wanita yang kini tengah bersamanya. Hanya dengan mendengar sebentar suaranya, ia tahu yang baru saja berbicara melalui ponsel adalah Feyrin, mantan kekasihnya.

'Kenapa dia harus datang lagi?' batin Jefferi.

"Maafkan aku, Jeff. Sepertinya aku tidak bisa menemanimu makan siang kali ini. Aku harus pergi," ucap Claira.

"Apakah terjadi sesuatu?" tanya Jefferi cemas.

"Ada sedikit masalah dengan cafe cabang baruku," kilah Claira.

"Aku antar," sahut Jefferi.

"Tidak perlu, aku akan pergi sendiri, aku sungguh-sungguh minta maaf," ucap Claira.

"Tidak apa-apa, aku bisa mengerti. Sebagai gantinya, tolong beri aku kabar saat kamu sudah kembali ke Apartemen," harap Jefferi.

"Baiklah, kalau begitu sampai nanti," jawab Claira seraya berdiri.

Claira melambai singkat sebelum menghilang dari pandangan Jefferi, menghentikan taksi yang kebetulan tengah melaju kearahnya dan segera naik. Sementara Jefferi hanya bisa menatap nanar kearah perginya wanita yang sudah ia sukai sejak beberapa tahun lalu dan tidak pernah bisa menghilangkan nama Claira dari hatinya.

...@@@@@@@@@@...

#### Di Rooftop...

"Apa maksudmu dengan membatalkan rencana yang sudah kita susun?" tanya Claira.

"Apa kau berpikir aku tidak bisa menghadapi mereka?" imbuhnya.

Intonasi suara Claira sedikit meninggi setelah mendengar alasan mengapa Felix memintanya untuk datang ke Casino.

Suasana berubah hening, Felix diam selama beberapa saat setelah Claira bertanya, mengatur napasnya sebelum ia kembali berbicara.

"Mereka sudah membunuhnya,"

. . . . .

. . . . .

To be continued....

Terpopuler

Comments

Atha Diyuta

Atha Diyuta

🌹 smngt thor

2024-09-05

1

Ucy (ig. ucynovel)

Ucy (ig. ucynovel)

2🌹 buat kak author

2024-09-02

0

Ucy (ig. ucynovel)

Ucy (ig. ucynovel)

klw masih ada rasa sm mantan, cepat buang jauh2 jeff. drpd entar nyesal clai di embat sm org lain.

2024-09-02

0

lihat semua
Episodes
1 1.PROLOG
2 2. OSC 2
3 3. OSC 3
4 4. OSC 4
5 5 OSC 5
6 6. OSC 6
7 7. OSC 7
8 8. OSC 8
9 9. OSC 9
10 10. OSC 10.
11 11. OSC 11
12 12. Pertemuan dengan Felix. OSC 12
13 13. Kembalinya Jefferi. OSC 13
14 14. Saling Terhubung. OSC 14
15 15. Pertemuan Tak Sengaja. OSC 15.
16 16. Sisi Lain. OSC 16.
17 17. Nyata Dan Tidak. OSC 17.
18 18. Benar Dan Salah. OSC 18.
19 19. Anggota Baru. OSC 19.
20 20. Resmi. OSC 20.
21 21. Masalah Tanpa Disengaja. OSC 21.
22 22. Bertemu. OSC 22.
23 23. Rencana. OSC 23.
24 24. Setengah Lancar. OSC 24.
25 25. Mengenal. OSC 25
26 26. Terjadi Begitu Saja. OSC 26.
27 27. Di Incar. OSC 27.
28 28. Siapa Mereka? OSC 28.
29 29. Tepat Waktu OSC 29.
30 30. Asing OSC 30.
31 31. Mengenal OSC 31.
32 32. Bersikap OSC 32.
33 33. Situasi OSC 33.
34 34. Fakta OSC 34.
35 35. Kebenaran OSC 35.
36 36. Masa Lalu (Claira- Ricardo) OSC 36.
37 37. Masa Lalu (Claira-Ricardo 2) OSC 37.
38 38. Masa Lalu (Claira-Ricardo 3) OSC 38.
39 39. Masa Lalu (Claira-Ricardo 4) OSC 39.
40 40. Masa Lalu (Claira - Ricardo ) OSC 40.
41 41. Masa Lalu ( Claira - Ricardo 5 ) OSC 41.
42 42. Masa Lalu (Claira- Ricardo 6) OSC 42.
43 43. Masa Lalu ( Claira- Ricardo End) OSC 43.
44 44. Berubah OSC 44.
45 45. Bersikap Sama OSC 45.
46 46. Mencairkan Suasana OSC 46.
47 47. Bersama OSC 47.
48 48. Rencana Pergi OSC 48.
49 49. Panggilan Pertama OSC 49.
50 50. Perubahan Perlahan OSC 50.
51 51. Pergi Di Luar Rencana OSC 51.
52 52. Melindungi OSC 52.
53 53. Damai OSC 53.
54 54. Jägermeister OSC 54.
55 55. Bertindak OSC 55.
56 56. Penyusup OSC 56.
57 57. Kiss OSC 57.
58 58. Jägermeister 2 OSC 58.
59 59. Merencanakan Sesuatu OSC 59.
60 60. Makan Bersama OSC 60.
61 61. Intensitas OSC 61.
62 62. Kilasan Singkat OSC 62.
63 63. Membujuk OSC 63.
64 64. Membuka Diri OSC 64.
65 65. Sebuah Subjek Ancaman OSC 65.
66 66. Kedatangan Seseorang OSC 66.
67 67. Ancaman OSC 67.
68 68. Kekonyolan Dua C OSC 68.
69 69. Ancaman 2 OSC 69.
70 70. OSC 70.
71 71. OSC 71.
72 72. OSC 72.
73 73. OSC 73.
74 74. OSC 74
75 75. OSC 75.
76 76. OSC 76.
77 77. OSC 77.
78 78. OSC 78.
79 79. OSC 79.
80 80. OSC 80.
81 81. 0SC 81.
82 82. OSC 82.
83 83.OSC 83.
84 84. OSC 84.
85 85. OSC 85.
86 86. OSC 86.
87 87. OSC 87.
88 88. OSC 88.
89 89. OSC 89.
90 90. OSC 90.
91 91. 0SC 91.
92 92. OSC 92.
93 93. OSC 93
94 94. OSC 94
95 95. OSC 95.
96 96. OSC 96.
97 97. OSC 97.
98 98. OSC 98.
99 99. OSC 99
100 100. OSC 100
101 101. OSC 101.
102 102. OSC 102
103 103. OSC 103.
104 104. OSC 104
105 105. OSC 105
106 106. OSC 106.
107 107. OSC 107.
108 108. OSC 108.
109 109. OSC 109.
110 110. OSC 110.
111 111. OSC 111.
112 112. OSC 112.
113 Ucapan Terima Kasih dan Karya Baru
Episodes

Updated 113 Episodes

1
1.PROLOG
2
2. OSC 2
3
3. OSC 3
4
4. OSC 4
5
5 OSC 5
6
6. OSC 6
7
7. OSC 7
8
8. OSC 8
9
9. OSC 9
10
10. OSC 10.
11
11. OSC 11
12
12. Pertemuan dengan Felix. OSC 12
13
13. Kembalinya Jefferi. OSC 13
14
14. Saling Terhubung. OSC 14
15
15. Pertemuan Tak Sengaja. OSC 15.
16
16. Sisi Lain. OSC 16.
17
17. Nyata Dan Tidak. OSC 17.
18
18. Benar Dan Salah. OSC 18.
19
19. Anggota Baru. OSC 19.
20
20. Resmi. OSC 20.
21
21. Masalah Tanpa Disengaja. OSC 21.
22
22. Bertemu. OSC 22.
23
23. Rencana. OSC 23.
24
24. Setengah Lancar. OSC 24.
25
25. Mengenal. OSC 25
26
26. Terjadi Begitu Saja. OSC 26.
27
27. Di Incar. OSC 27.
28
28. Siapa Mereka? OSC 28.
29
29. Tepat Waktu OSC 29.
30
30. Asing OSC 30.
31
31. Mengenal OSC 31.
32
32. Bersikap OSC 32.
33
33. Situasi OSC 33.
34
34. Fakta OSC 34.
35
35. Kebenaran OSC 35.
36
36. Masa Lalu (Claira- Ricardo) OSC 36.
37
37. Masa Lalu (Claira-Ricardo 2) OSC 37.
38
38. Masa Lalu (Claira-Ricardo 3) OSC 38.
39
39. Masa Lalu (Claira-Ricardo 4) OSC 39.
40
40. Masa Lalu (Claira - Ricardo ) OSC 40.
41
41. Masa Lalu ( Claira - Ricardo 5 ) OSC 41.
42
42. Masa Lalu (Claira- Ricardo 6) OSC 42.
43
43. Masa Lalu ( Claira- Ricardo End) OSC 43.
44
44. Berubah OSC 44.
45
45. Bersikap Sama OSC 45.
46
46. Mencairkan Suasana OSC 46.
47
47. Bersama OSC 47.
48
48. Rencana Pergi OSC 48.
49
49. Panggilan Pertama OSC 49.
50
50. Perubahan Perlahan OSC 50.
51
51. Pergi Di Luar Rencana OSC 51.
52
52. Melindungi OSC 52.
53
53. Damai OSC 53.
54
54. Jägermeister OSC 54.
55
55. Bertindak OSC 55.
56
56. Penyusup OSC 56.
57
57. Kiss OSC 57.
58
58. Jägermeister 2 OSC 58.
59
59. Merencanakan Sesuatu OSC 59.
60
60. Makan Bersama OSC 60.
61
61. Intensitas OSC 61.
62
62. Kilasan Singkat OSC 62.
63
63. Membujuk OSC 63.
64
64. Membuka Diri OSC 64.
65
65. Sebuah Subjek Ancaman OSC 65.
66
66. Kedatangan Seseorang OSC 66.
67
67. Ancaman OSC 67.
68
68. Kekonyolan Dua C OSC 68.
69
69. Ancaman 2 OSC 69.
70
70. OSC 70.
71
71. OSC 71.
72
72. OSC 72.
73
73. OSC 73.
74
74. OSC 74
75
75. OSC 75.
76
76. OSC 76.
77
77. OSC 77.
78
78. OSC 78.
79
79. OSC 79.
80
80. OSC 80.
81
81. 0SC 81.
82
82. OSC 82.
83
83.OSC 83.
84
84. OSC 84.
85
85. OSC 85.
86
86. OSC 86.
87
87. OSC 87.
88
88. OSC 88.
89
89. OSC 89.
90
90. OSC 90.
91
91. 0SC 91.
92
92. OSC 92.
93
93. OSC 93
94
94. OSC 94
95
95. OSC 95.
96
96. OSC 96.
97
97. OSC 97.
98
98. OSC 98.
99
99. OSC 99
100
100. OSC 100
101
101. OSC 101.
102
102. OSC 102
103
103. OSC 103.
104
104. OSC 104
105
105. OSC 105
106
106. OSC 106.
107
107. OSC 107.
108
108. OSC 108.
109
109. OSC 109.
110
110. OSC 110.
111
111. OSC 111.
112
112. OSC 112.
113
Ucapan Terima Kasih dan Karya Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!