Acara penggagalan unboxing malam pertama Aizen dan Anya berlangsung dengan makan-makan di restauran PRC Hotel yang buka 24 jam. Awalnya mereka ingin melakukan acara di Dojo milik keluarga Pratomo tapi mengingat besok Arsyanendra, Avaro dan Alisha hendak ke Indramayu pagi-pagi, akhirnya mereka memutuskan untuk makan-makan sembari mengobrol ngalor ngidul.
"Kai, Saki, Gara dan Dendeng, besok diminta ikut Oma Freya ..." ucap Lachlan sambil menyesap cocktail nya.
"Hah? Kemana ?" seru keempatnya bingung.
"Karet Bivak ..."
Sontak semua orang langsung heboh mendengar jawaban Lachlan.
"Anjiiirrrrr ! Ke Bivak man !" seru Yukihiro heboh.
Alsaki dan Kaivan menatap wajah Lachlan judes. "Oma elu tuh memang deh L !"
"Lha daripada eyang elu di hutan sandy ?" balas Lachlan yang mengingat Bima dan Hoshi ribut unfaedah saat berada di hutan Sandy. ( Baca Love and Justice, The Story of Three Brothers ).
Arsyanendra yang melihat keributan unfaedah itu hanya menggelengkan kepalanya. "Sudah, kalian temani Oma Freya. Jangan sampai kenapa-kenapa..."
***
Keesokan malam harinya di pemakaman Karet Bivak
"Serius kita pada pakai Tesla gara-gara sensor hantunya lebih kuat?" tanya Sagara ke Kaivan yang menyetir teslanya sementara di belakang ada rombongan lainnya juga memakai Tesla milik Bima. Kedua mobil itu parkir di area parkir mobil pemakaman itu.
"Kita tunggu saja ... Whaaaatttt?" seru Kaivan yang melihat ada sensor orang di layarnya tapi mereka tahu tidak ada siapa-siapa.
"That's creepy man ..." bisik Sagara yang menoleh ke arah Raiden yang duduk di belakang dan tampak asyik mengobrol dengan makhluk tidak kasat mata.
"Jadi ada yang barusan bunuh diri?" tanya Raiden membuat Sagara dan Kaivan merinding.
"Kampret lu Dendeng !" umpat Kaivan.
"Ssshhh... Memang ada siapa saja ?" tanya Raiden serius.
***
Sementara itu di mobil Alsaki, Lachlan yang duduk di belakang melihat ada sosok hantu perempuan tampak memelas duduk di sebelahnya.
"L ... apakah ada orang lain ?" tanya Alasaki yang merasa merinding disco.
"Ada. Ini ada cewek mati bunuh diri ..." jawab Lachlan apa adanya.
"Kenapa dia mati bunuh diri, L ?" tanya Freya penasaran. Entah mengapa, Oma antik itu tampak penasaran dengan hantu yang berada di sebelah cucunya.
"Ini masih aku tanyakan Oma ..." jawab L "Apa yang terjadi sama kamu ?"
"Suamiku yang membuatku bunuh diri..." jawab hantu wanita itu.
"Bagaimana bisa ?" tanya Lachlan.
"Dia menahan semua uang aku. Hanya memberikan nafkah seratus ribu sebulan ... Apa yang bisa aku dapatkan... Aku sudah memohon agar dia lebih rasional tapi perlakuan kekerasan yang aku dapatkan... " jawab hantu wanita itu.
Lachlan menceritakan apa yang terjadi dan Freya serta Alsaki saling berpandangan.
"Siapa suami kamu ?" tanya Freya gemas mendengar ada pria pelitnya minta ampun. Sudah pasti ada udang di balik bakwan kalau begini.
"Oma mau ngapain ?" tanya Alasaki.
"Natar lambene dan otaknya !"
Lachlan dan Alsaki hanya bisa melongo mendengarkan Omelan Omanya.
"Oma, eyang Kosasih sudah pensiun lho ..." senyum Alsaki.
"Anak buahnya kan ada ! Tidak bisa, apa gunanya ustadz Randy Hutabarat?" eyel Freya.
"Tunggu. Jadi kamu bunuh diri karena ..." Alasaki menengok ke belakang meskipun tidak bisa melihat.
"Suamiku memiliki uang ratusan juta tapi semuanya disimpan agar aku tidak boros ..." jawab hantu itu yang disampaikan ke Alsaki dan Freya.
"Dia punya uang ratusan juta? Tapi sama istrinya pelit ? Aku kok curiga ya Saki ... Berikan nama suaminya dan nama hantu istrinya !" Freya langsung mengambil Ipad-nya.
***
Di mobil Kaivan, Raiden mendengarkan cerita hantu anak kecil yang laporan apa terjadi di mobil belakang.
"Jadi mbak Riri ini bunuh diri karena tidak tahan suaminya pelit bin medit ? Lagipula ya hari gini nafkah seratus ribu sebulan itu dapat apa !" Omel Raiden kesal.
"Kok aku gemas ya sama cowok modelan begitu ? Pelit sama istri itu malah membuat menutup pintu rejeki lah !" timpal Kaivan. "Opa yang bilang ..."
"Tapi memang bener sih ... Papa juga bilang begitu ... Buktinya papa tidak pernah pelit sama mama, rejeki ada terus ..." ucap Sagara.
"Kak Raiden, keluarga kalian itu baik-baik ya?" ucap hantu itu.
"Memang tole nggak punya keluarga yang baik?" tanya Raiden.
"Tole?" seru Kaivan dan Sagara bersamaan.
"Lha dia hantu anak kecil... Ya ta panggil Tole dong ..." jawab Raiden cuek.
"Haddeeeehhh..."
***
Freya bersama kelima cucunya pun turun dari mobil dan berjalan ke sekitar Karet Bivak. Sepanjang jalan, Oma itu tidak henti mengomeli suami hantu wanita yang bunuh diri bahkan sampai - sampai Lachlan harus menahan tawa karena hantu pun takut dengan Omanya yang galak banget.
"Oma kebiri ! Oma cincang ! Oma gantung di Monas !" omel Freya sambil mengacungkan baton miliknya.
"Oma ... Ingat encok ..." kekeh Raiden.
"Kalau begini, mana ingat encok ! Oma tidak sabar menunggu besok pagi ! Oma tidak sabar !" Freya langsung menghubungi Irjen Purn Randy Hutabarat. "Kisanak, aku tahu kamu jam segini sedang tahajud ..."
"Ada apa wahai kisanak..." balas Randy Hutabarat.
"Kisanak ... Apakah kamu ada anak buah yang bisa aku andalkan ? Aku tahu kasus bunuh diri tidak bisa diusut tapi bisakah aku menghukum orang yang membuat seorang istri bunuh diri ?" pinta Freya.
Kelima cucu Freya hanya memegang pelipisnya masing-masing karena bisa-bisanya jam tiga subuh membuat cerita kasus Oma satu ini.
"Seriously... Tidak bisakah kamu melakukannya besok pagi ?" kekeh Randy Hutabarat yang sudah hapal kacaunya keluarga Sultan itu.
"Aku tidak sabar ! Lagipula ini juga sudah pagi!" ucap Freya.
"Tuhanku ... Ini subuh Freyaaaaa !" hardik Randy Hutabarat gemas.
"Pokoknya aku tidak mau tahu ! Besok pagi kirim anak buah kamu yang paling kompeten ketemu denganku di rumah keluarga Lexington !"
***
FYI, ini adalah cikal bakal nantinya Lachlan dan Raiden akan membangun tim Ghost Detective.
***
Yuhuuuu Up Siang Yaaaaaaaa
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu ❤️ 🙂 ❤️
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 99 Episodes
Comments
Ita Xiaomi
Dah macam para pendekar jaman kerajaan Jawa kuno😁.
2024-12-06
1
Ita Xiaomi
Samalah papa aku ndak pelit ama mama ku.
2024-12-06
1
Ita Xiaomi
Kemunculan Nonik jg.
2024-12-06
1