Mesjid Istiqlal Jakarta
Aizen dan Anya mendengarkan wejangan dari imam besar mesjid Istiqlal tentang syarat dan prasyarat untuk melaksanakan pernikahan di mesjid yang paling iconic di Jakarta dan Indonesia.
Pasangan yang sudah berpacaran hampir dua tahun itu menyetujui persyaratan yang diberikan oleh imam besar.
"Maaf bapak, tapi saya minta maaf sebelumnya jika nanti terjadi keabsurdan di keluarga besar saya ..." ucap Aizen sebelum terjadi hal-hal yang sering terjadi di acara keluarga klan Pratomo.
Imam besar itu tertawa kecil. "Saya tahu mas Aizen ... Siapa yang tidak tahu siapa keluarga anda ... Tapi saya harap tidak terlalu brutal ya..."
Aizen dan Anya saling berpandangan lalu terbahak. "Semoga kami bisa mengondisikan..."
***
Boston, Massachusetts
Kaivan berseru senang saat melihat hasil ujian semesternya nyaris sempurna karena sudah pasti dirinya tidak akan digantung di pohon mangga opanya. Pohon mangga kesayangannya Hoshi Reeves itu memang menjadi saksi sejarah saat ayahnya, Valentino, digantung saat SD macam piñata saat ujian matematika mendapatkan nilai nol gara-gara semalaman bermain game.
Pohon mangga itu juga jadi saksi saat Kaivan dan Aizen berkelahi gara-gara tidak ada yang mau mengaku siapa yang merusakkan Lego istana Saruman. Akibatnya keduanya digantung Hoshi di pohon mangga dan ajaibnya pohon itu kuat menahan beban dua anak yang emosional itu.
Kaivan tersenyum saat mengingat kejadian itu. Dirinya baru enam tahun dan Aizen berusia sepuluh tahun. Dan sekarang bocah itu akan menikah. Semua orang di keluarganya sangat menyukai Anya Fukuchi, gadis blasteran Jepang - Jawa - Padang itu.
Anya sangat pintar dalam memasak apalagi dia lebih suka bersama dengan Rina dan Juliet jika weekend berkumpul di rumah Hoshi. Kaivan mengakui meskipun darah Padang Anya sudah berkurang, tapi rendang buatannya sangat enak. Tak heran Hoshi dan Rina sampai harus dikontrol kolesterol nya jika sudah makan rendang oleh Romeo Akihiro, ayah Aizen yang seorang dokter jantung.
"Akhirnya nikah juga lu chuy ..." kekeh Kaivan saat melihat foto Aizen dan Anya bersama di mesjid Istiqlal dalam grup chat generasi ketujuh.
***
Tokyo Jepang
Hideo membaca hasil ujian semester cucunya, Raiden Park dan mengerenyitkan dahinya saat nilai budaya Jepang hanya mendapatkan nilai 80.
"Dendeng, kenapa sastra Jepang kamu paling jelek?" tanya Hideo bingung.
"Lha itu sudah bagus aku dapat contekan, Opa ..." jawab Raiden asal.
Hideo mendelik. "Jangan bilang ... Ya Allah, Dendeeenngggg ! Kamu minta tolong kaum hantu ?"
"Aku ngantuk Opa kalau sudah soal sastra ... Masih bagus 80 daripada 60 ..." eyel Raiden.
Hideo menggelengkan kepalanya. Raihanun dan Raiden adalah dua cucunya yang paling sering membuatnya sakit kepala, sangat berbeda dengan Ashley dan Asher, putra dari Alessandro Moretti dan Sakura Park.
"Karena kamu ini jujur nyontek, uang jajan kamu opa tahan seminggu !"
Raiden pun melongo. "Lhooooo ! Aku sudah jujur lho Opaaaaa !"
"Ya bagus kamu sudah jujur kalau menang contek berkat bantuan teman astral kamu tapi kamu juga harus ada konsekuensinya! Paham ?" ucap Hideo tegas.
Semua orang tahu ada dua keturunan Pratomo yang indigo dan semuanya di generasi ketujuh. Pertama ada Lachlan de Luca, putra Gemini Lexington dan Michel de Luca ( Baca Gemini and Gemintang Stories ). Lachlan bisa melihat, berkomunikasi bahkan bisa membantu para arwah itu untuk menyebrang ke alamnya. Kedua adalah Raiden Park, namun bedanya Raiden hanya bisa mendengar dan berkomunikasi tapi tidak bisa melihat.
Secara tidak langsung, Raihanun dan Raiden dibawah asuhan dan didikan Hideo serta istrinya, Fayza, karena Shinichi Park bersama istrinya Kedasih sering disibukkan dengan pekerjaannya sebagai dosen di Tokyo University. Lagipula, Hideo lebih tegas dari Shinichi membuat kedua anaknya tetap di jalurnya meskipun sering Absurd tidak jelas.
Raiden pun manyun karena sudah pasti dirinya tidak bisa membeli game yang diincarnya dan harus menunggu Minggu depan. Padahal dia akan terbang ke Jakarta buat menghadiri acara pernikahan Aizen dan Anya. Aku kan jadi tidak bisa main sama Yosuke.
"Opa njelehi !" bisik Raiden kesal.
***
PRC Hospital Jakarta Indonesia
Apa yang membuat Kaysa kesal ? Jaga di hari Minggu. Sebab apa ? Sebab dia tidak bisa berhibernasi macam beruang di musim dingin ditambah dirinya sedang maraton serial tv criminal kesukaannya yang diputar di platform streaming. Nonton serial tv criminal itu membutuhkan effort banyak. Pizza, es teh satu pitcher dan otak waras.
Kalau dirinya di rumah sakit, mana bisa konsentrasi penuh?
Kaysa memilih bermain rubik daripada main hp karena jauh membuatnya gemas. Dulu jaman dia kecil, jika rubiknya tidak jadi, stikernya dia lepas dan disusun ulang supaya bisa jadi semuanya. Tapi ternyata ada tekniknya dan Kaysa baru bisa memainkannya tanpa harus melakukan kecurangan yang haqiqi.
Kaysa melirik saat ponselnya bergetar dan tersenyum saat melihat siapa yang menelpon.
"Ya Saki ..." sapa Kaysa usai menggeser tombol hijau dan meloud speaker karena tangannya masih sibuk dengan rubik.
"Jaga Bu ?" goda Alsaki.
"Jaga pak. Gara-gara bapak ..."
"Lho kok gara-gara saya bu?"
"Lha bapak yang bikin jadwal !"
"Saya bukan bagian administrasi bu. Saya bagian keuangan ..." gelak Alsaki.
Kaysa cekikikan karena percakapan mereka sangat jauh dari kata mesra. Alsaki bukan tipe pria main gombal mukiyo yang membuat Kaysa berbunga-bunga. Oh tidak! Alasaki adalah pria yang berbicara apa adanya tidak perduli orang itu tersungging selama dia merasa benar.
"Belum ada pasien Bu ?" tanya Alasaki yang tahu Kaysa paling sebal jaga di hari Minggu.
"Belum pak. Saya masih operasi rubik..."
Alsaki tertawa. "Kacau kamu Kay, cewek Chitato..."
"Mau gimana lagi Brondong ..."
"Apa perlu aku temani ?"
"Tidak usah..." Kaysa mendengar suara ribut-ribut dari ruang residen yang dekat dengan bagian IGD. Tak lama setelahnya seorang suster datang tergopoh-gopoh.
"Dokter Kaysa ! Ada pasien gawat darurat ! Kakinya tertimpa batang kayu ... Parah !" ucap suster itu.
"Saki, aku pergi dulu ..." ucap Kaysa.
"Oke sayang, selamatkan kaki nya ..." jawab Alsaki. Kaysa mematikan ponselnya dan menyimpannya di dalam lokernya yang ada di ruang residen itu.
"Kita selamatkan orang sekarang !" ucap Kaysa sambil keluar ruang residen.
***
Yuhuuuu Up Pagi Yaaaaaa
Oh, novel ini ganti judul ya biar sesuai dengan isi ceritanya karena ada lima anggota keluarga Pratomo yang diceritakan
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu ❤️🙂❤️
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 99 Episodes
Comments
Ita Xiaomi
Aku diberi rubrik ama bpk ku saat aku msh bocil. Waktu itu aku ndak tau mainan apa itu. Aku asyik aja sendiri sampai sama gitu gambar2x nya. Udah dewasa baru aku tau tuh namanya rubik😁.
2024-12-06
1
Sayem Sayem
tak apa brondong asal lbh dewasa sifat bs ngimbangi u kay ..jgn pandang umur ny tp pandang lh isi dompet ny kay... lumayan kay ngurangi pusing ny opa Bima
2024-06-08
3
Noey Aprilia
Eehhh.....
pntsn aku cari ga ktmu,trnyta gnti jdul...he...he...
Cba ky tnggu,ada kjdian apa pas aizen nkah nnti???cincin glinding kah???🤣🤣🤣
2024-06-08
2