Aizen sedang memegang pelipisnya setelah matanya tampak lelah usia menyelesaikan maket untuk hotel di Surabaya. Pria berusia 25 tahun itu memilih minum air putih banyak-banyak meskipun dirinya ingin minum bir dingin tapi karena dia masih menyetir, Aizen harus bertanggung jawab atas dirinya sendiri.
Aizen mengambil jurusan arsitek seperti halnya Oomnya, Arkananta Baskara. Sejak kecil Aizen sangat senang dengan Lego dan dekorasi hingga saat besar dia memilih masuk arsitektur di Universitas Trisakti. Sekarang Aizen bekerja di PRC Group sebagai salah satu arsitek di divisi desain dan arsitektur.
"Haaaahhh... Mataku pedas !" omel Aizen.
"Mau pulang jam berapa?"
Aizen menoleh dan tersenyum saat melihat siapa yang datang. "Hai sayang ..."
Seorang wanita dengan wajah cantik berdiri di kusen pintu ruang kerja Aizen yang memang tidak tertutup karena dia sedang tidak memakai AC di ruangannya.
"Ai, katanya mau makan malam bersama ... Yuk !" ajak gadis itu.
"Kamu sudah Sholah Maghrib?" tanya Aizen sambil menyimpan semua data di iMac nya sebelum mematikan komputernya.
"Sudah. Kamu belum ? Ya sudah aku tunggu .." senyum wanita itu.
Aizen menghampiri gadis itu dan mencium pipinya. "Tunggu ya ..." Aizen pun menuju kamar mandi untuk mengambil air wudhu dan melaksanakan ibadah sholat Maghrib. "Anya ... Mau makan apa?"
Introducing Anya Fukuchi
"Yang ada tunjang !" seru Anya Fukuchi.
Aizen menatap gadis blasteran Jepang Indonesia itu. "Kamu itu cewek Jepang tapi demen masakan Padang ..."
"Hei... Ibuku masih ada darah Padang meskipun tiga generasi keatas karena habis itu ketemu wong Jowo... Meskipun endingnya di aku dapat bokap orang Jepun..." kekeh Anya.
"Iya deh ... Tunggu ya aku mau sholat dulu."
***
Rumah Makan Padang Pagi Sore
Aizen hanya menggelengkan kepalanya melihat kekasihnya makan nasi Padang tanpa jaim sama sekali. Anya dengan santainya makan dengan tangan bahkan mencampur semuanya dengan super niat.
"Ampun deh gadisku... Kalau sudah makan Padang ..." kekeh Aizen.
"Kalau makan Padang ... Jangan ragu-ragu !" senyum Anya.
Aizen bertemu dengan Anya saat acara pesta ulang tahun Giandra Otomotif Co. Anya adalah putri mantan pembalap Daytona dan Tokyo racing yang menjadi penasehat di perusahaan milik keluarga Giandra peninggalan Abimanyu Giandra.
Keduanya saling berkenalan dan Aizen baru tahu jika gadis itu adalah mahasiswi Tokyo University jurusan teknik sipil. Usai lulus dari Todai, Anya iseng melamar PRC Group dan diterima tanpa tahu jika Aizen adalah salah satu pegawai disana juga. Keduanya baru tahu ketika hendak makan siang di kantin kantor.
Terlepas ada aturan pegawai tidak boleh berpacaran, Anya tahu diri dengan akhirnya dipindahkan oleh Valentino ke MB Enterprise yang berhubungan dengan desain tempat bisnis FnB. Meskipun demikian semua orang tahu jika Aizen dan Anya berpacaran, serta mereka sudah berencana menikah secepatnya.
"Ai, bokap ngajak golf tuh besok Sabtu. Bisa ?" tanya Anya sambil menggigit kerupuk kulit.
"Boleh. Bisa kok... Dimana ?"
"Biasa di club punya kalian ... Kata bokap disana enak tempatnya..." senyum Anya.
Hoshi dan Aji Yung bersama dengan Falisha Hassan memang membuat beberapa gym sekitar Jakarta, driving golf dan club golf di area Senayan serta PIK selain di Surabaya, Bali dan Yogyakarta. Sekarang semua itu dipegang oleh Radyta Yung.
"Yang di Senayan atau PIK ?"
"Senayan aja. Tahu sendiri kan bokap habis itu cari bubur ayam Senayan..." senyum Anya.
"Oke ..." jawab Aizen.
Introducing Aizen Reeves Akihiro
***
Ketika mereka sedang makan, ponsel Aizen berbunyi dan pria itu tersenyum saat melihat siapa yang menelpon.
"Assalamualaikum Opa Hoshi ..." sapa Aizen.
"Wa'alaikum salam... Kamu dimana Ai?" tanya Hoshi.
"Di pagi sore. Opa pengen nitip sesuatu?" tawar Aizen yang tahu Hoshi sangat suka rendang dan ayam Pop.
"Rendang dan Ayam Pop ya. Omamu ngambek tidak mau masak makan malam ... Opa cuma makan roti ini. Mana kenyang ..." adu Hoshi membuat Aizen melengos sementara Anya cekikikan. "Sama Anya kamu ?"
"Iyalah. Sama siapa lagi ?" kekeh Aizen.
"Bawain ya .. Dua. Eh kalau buat Oma kamu kasih dendeng batokok... Asal bukan Raiden !"
Aizen terbahak karena Raiden, adik sepupunya memang panggilannya Dendeng atau Denden Mushi.
"Iya ... Nanti Ai bawain ... Sama apa lagi Opa ?"
"Oh, Ai ... Opa pengen minuman yang dibawain Anya kemarin ..."
Aizen menatap Anya. "Kamu bawain apa ke Opa ?"
"Cha time pure chocoa pakai boba."
"Opa ... Itu manis ... Mbok diingat nanti gulanya naik lho ..." ucap Aizen.
"Kan seminggu sekali..." eyel Hoshi.
"Iya deh..." Aizen tersenyum tahu jika Hoshi memiliki diabetes tapi tetap rutin berobat serta mengontrol pola makannya. Ayah Aizen, Romeo Akihiro, memberikan dispensasi ke ayah mertuanya jika ingin curang, hanya tiga kali sebulan.
"Terima kasih cucu kesayangan..."
***
Kediaman Keluarga Reeves
Aizen dan Anya tiba di rumah Hoshi Reeves yang merupakan peninggalan Eiji Reeves. Aizen memang tidak tinggal disini dari kecil karena kedua orangtuanya, Romeo dan Juliet tinggal di rumah sendiri begitu menikah.
Awalnya Oomnya, Valentino dan istrinya, Katya, tinggal di apartemen tapi setelah Hoshi divonis gejala diabetes, Valentino kembali ke rumah tempat dia dibesarkan untuk menjaga kedua orangtuanya. Valentino tidak masalah pindah karena rumah Hoshi jauh lebih dekat ke kantor PRC Group sementara kalau Juliet yang pindah, lebih jauh jika Romeo harus bertugas di rumah sakit dan Juliet mengawasi cafe serta toko pastry peninggalan Rain Reeves.
"Assalamualaikum..." salam Aizen yang membawa banyak nasi Padang karena tadi dia bertanya pada Kaivan apakah sudah pada makan malam. Kaivan bilang sudah tapi mereka tahu, Hoshi paling tidak suka makan sendirian.
"Wa'alaikum salam..." balas keluarga Reeves yang ada di ruang tengah.
"Nasi Padang lengkap dengan rendang, ayam pop, tunjang, Dendeng batokok, cha time, es teh kekinian..." Aizen dan Anya memperlihatkan bawaan mereka usai Salim ke para orang tua.
"Yuk makan !" ajak Hoshi sambil mengambil bawaan Aizen dan menuju ruang makan.
Kaivan pun menghampiri sepupu nya. "You're our savior ( kamu penyelamat kami )."
"Apa yang terjadi ? Kenapa Oma tidak mau masak ?" tanya Aizen.
"Opa Hoshi memakan red velvet yang disimpan Oma Rina buat aku ... Marah plus ngambek deh ..." kekeh Kaivan yang geli melihat kedua opa dan Omanya makin tua makin aneh-aneh ributnya.
"Hah? Hanya gara-gara cake red velvet?" tanya Anya bingung.
"Wis ngunu lah ..."
"Ai ! Nya ! Kai ! Ayo makan !" panggil Hoshi.
"Ya Opa !" jawab mereka bertiga.
"Aku rasa Opa Hoshi makin tua makin macam Opa Eiji deh ..." gumam Kaivan yang tahu kalau opa buyutnya memang super kacau.
"Lha gimana ... Gennya juga ..." kekeh Aizen sambil berjalan menuju ruang makan.
***
Yuhuuuu Up Pagi Yaaaaaa
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu ❤️ 🙂 ❤️
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 99 Episodes
Comments
Ita Xiaomi
Semuanya pd mirip2x Eiji.
2024-11-16
1
awesome moment
gen kacau mksd.nya?
2024-06-04
1
Elsa Fanie
ya Allah pokok ny seru smw ny 💪💪💪 kk Hana 🥰
2024-05-23
2