Hukuman Bon Cabe

Markas Klan Pratomo

"Saiki, kamu tadi kasih bius berapa lama?" tanya Hoshi.

"Tidak dibius Opa ... Cuma dipukul pakai pistol..." jawab Alsaki apa adanya.

"Kasih bau kentut.. Bangun dia !" ucap Hoshi.

"Lha kentutnya siapa Opa ?" Aizen menatap sebal ke opanya yang main asal njeplak.

"Kamu kebelet kentut nggak ZenZen ?"

"Nggak Opa .. "

"Ya udah ... Guyur aja pakai air comberan ... "

Alsaki dan Aizen hanya bisa menggelengkan kepalanya mendengar ucapan Hoshi.

Masih bagus eyang Bima tidak ikutan. Bisa nggak selesai-selesai nanti urusannya.

***

Sementara itu di sebuah area pemakaman pinggiran kota Jakarta

Lachlan, Sagara, Nareswari, Raiden, Shohei dan Nonik sudah mempersiapkan semua untuk menemui pembunuh Nonik. Nareswari dan Raiden sudah menggelar tikar, makanan kecil dan minuman untuk mereka semua.

"Ini nggak bakalan seram kan?" bisik Shohei yang duduk sambil bersandar tembok bangunan pos kamling di pinggir jalan masuk ke makam.

"Tergantung..." jawab Sagara.

"Duh..." Shohei semakin mendekat ke Sagara.

"Pak Samsul... Jika bapak disini, tolong pencet tombol hijau" pinta Lachlan setelah semua siap.

"Nggak muncul kak L" ucap Nonik Belanda.

"Yang muncul malah yang lain..." lapor mas Muka Rata.

"Seriously?" seru Raiden sedangkan Sagara dan Shohei sudah merasa merinding. Tanpa sadar, keduanya saling berdekatan dan Shohei memegang lengan Sagara.

"Kalian pada ngapain ? Cari pesugihan ya?" seru seseorang sambil menyorotkan senter ke arah lima orang di sana.

Lachlan dan Raiden menoleh ke belakang dimana dua orang berpakaian hansip berdiri dekat bangunan kantor pemakaman.

"Nggak pak ... Kita cuma lagi jaga lilin" jawab Raiden asal membuat semua saudaranya menegurnya.

"Dendeng !"

Kedua hansip itu melotot mendengar jawaban Raiden yang diluar perkiraan hingga bisa membuat banyak orang salah paham.

"Mas nya mau ngepet?" tanya salah satu hansip itu dengan wajah galak.

"Duh pak, belum dapat babinya. Kan katanya haram jadi baru nyalain lilin dulu..." jawab Raiden membuat Lachlan menoyor kepala sepupunya itu.

"Begini pak..." Lachlan pun maju menemui kedua hansip itu.

"Mas nya ... Orang beneran kan?" tanya hansip kedua dengan sedikit gemetar.

"Orang beneran pak. Memang kenapa?" balas Lachlan bingung. "Nih saya injak tanah lho kakinya."

Kedua hansip itu melihat kedua kaki Lachlan yang memakai sepatu Reebok.

"Saya kira hantu tentara Belanda... Soalnya masnya bule dan disini ada orang Belanda yang dimakamkan. Eh tapi mas bule ... Meneer... Kok bisa bahasa Indonesia?" ucap hansip yang pertama.

"Eyang saya orang Indonesia pak, dari Solo. Cuma karena orang tua saya keturunan bule, jadinya saya bule. Kalau boleh tahu, nama bapak siapa ya?" senyum Lachlan.

"Saya Kusno, dan ini Pungkas. Masnya?" jawab hansip yang lebih tua.

"Saya Lachlan tapi biasa dipanggil L kalau susah. Itu adik saya Raiden dan Sagara, lalu Nareswari dan Shohei."

"Masnya ngapain kemari ? Benar nggak cari pesugihan?" tanya Pungkas.

"Eh nggak ya pak. Alhamdulillah kami keluarga berkecukupan. Jadi begini pak, kami hendak membuat keadilan bagi arwah yang bergentayangan dan salah satunya dimakamkan disini. Dan..."

"Masnya nggak bercanda kan?" potong Kusno.

"Nggak pak. Saya bisa bicara dengan hantu..."

Kedua hansip itu tampak ketakutan. "Kenapa sih bule sukanya aneh-aneh..."

"Nggak aneh-aneh kok pak. Biasa aja .. Apa bapak mau ikutan biar tahu?" ajak Lachlan.

"Nanti kami tidak... Kesurupan?" bisik Kusno.

"Selama bapak nggak melamun, insyaallah nggak apa-apa."

***

Di Markas Klan Pratomo

David yang datang bersama Irjen Purn Randy Hutabarat, hanya tertawa kecil saat Chocky dan Ethan benar-benar mengguyur Anton dengan dua ember berisikan air comberan. Jangan ditanya baunya seperti apa sampai para pengawal membuka jendela bagian atas gedung yang dipakai untuk latihan para pengawal Ramadhan Securitas tapi kini dipakai untuk menyidang Anton.

Sontak pria itu terbangun dari pingsannya dan berteriak kencang karena seluruh wajahnya dan tubuhnya bau air comberan.

"Memang itu pantas buat kamu, Curut ! Bukankah Curut itu tinggal di Got? Kecuali Remy si tikus elite di Ratatouille... " ucap Hoshi dingin sambil bersandar di kursi dengan tangan bersedekap dan kaki disilangkan.

Anggap aja udah tuwir ya

Anton terkejut melihat siapa yang ada disana. "Tu... Tuan... Quinn?"

"Zen, berapa yang diambil si Curut ?" tanya Hoshi.

"Lima milyar dari penggelapan pajak mobil yang kita jual di showroom, lima milyar masing-masing dari penjualan dua mobil Lamborghini Aventador yang total harganya 20milyar.... Jadi total 15 milyar dan dia memang tidak sendiri mainnya. Lisa, asistennya juga ikutan mendapatkan bagian dan..." Aizen tersenyum ke Anton. "Gobloknya Lisa ke Jepang, dan sudah jadi santapan piranha setelah semua asetnya kita ambil untuk mengganti uang kerugian perusahaan... Lisa dapat dua milyar kan?"

Wajah Anton memucat. Jika sudah di piranha..

"Aku masih bisa mentolerir jika kamu korupsi satu milyar dan hanya aku lempar ke Cipinang atau Salemba tapi ini sudah 13 milyar kamu ambil dan mungkin tidak akan berhenti jika kami memberikan clue akan menangkap kamu... Gaji kamu itu sudah sembilan digit setahun dan itu masih kurang .. " Hoshi tertawa sinis. "Tentu saja masih kurang mengingat gaya hedonisme kamu ..."

"Tuan Quinn... Tolong jangan ... Ke Empang ..." pinta Anton dengan wajah ketakutan.

"Uang dari 13 milyar itu tinggal berapa Zen ?"

"Lima milyar termasuk investasi di club Casablanca..." jawab Aizen.

"Masih ada selisih delapan milyar... Saki, berikan pergerakan uang Anton sampai ke sen paling kecil !" pinta Hoshi.

Alsaki yang memang sarjana akuntansi bisnis, itu menyalakan proyektor dan memperlihatkan semua data keuangan Anton termasuk barang-barang apa saja yang dibeli.

"Oke tiket pesawat dan kamar hotel ... Tidak bisa kita ambil tapi apartemen, mobil Range Rover, satu motor Harley Davidson, satu motor BMW ... Bisa. Total berapa itu ?"

"Empat milyar, Opa ..."

"Masih ada empat milyar kerugian Giandra Otomotif Co ... Bagi kamu Anton, uang empat milyar pasti kamu pikir itu uang receh bagi kami. Tapi, kamu tidak tahu bagaimana uang itu dikumpulkan dengan perjuangan. Kami tidak akan seperti ini jika tidak komitmen jujur dalam keuangan... Kalau berani korupsi... Cukup dihitung pakai jari, kami sudah bangkrut ! Bukan kami yang membuat bangkrut tapi curut-curut koruptor macam kamu itu yang tidak hanya bikin perusahaan bangkrut tapi juga negara pun bisa !" ucap Hoshi pedas.

"Opa, ada uang di rekening Anton senilai dua milyar..." lapor Alsaki. "Di bank London dan Swiss."

"Bekukan ! Biar opa bilang sama Jayde untuk mengurus semuanya bersama Nelson ..." Hoshi menatap Anton. "Mainmu lumayan jauh ya. Siapa channel kamu di bank London dan Swiss ?"

Anton tidak menjawab.

"Tidak perlu kamu jawab. Kami akan tahu sendiri dan jika sudah mendapatkan Curut lainnya, akan dilemparkan ke Loch Ness..."

"Apa yang hendak kamu lakukan pada Anton, Hoshi?" tanya David.

Hoshi menoleh ke Randy Hutabarat. "Kamu masih ada channel di Nusakambangan?"

"Masih..." Randy Hutabarat menyeringai. "Mau kamu masukkan kemana Pak Quinn?"

"Jadikan satu sama penjahat kelas kakap ..." Hoshi menyeringai. "Kulit dia kan bersih ... Pasti pria-pria itu suka sama dia ..."

Anton langsung pingsan.

***

Yuhuuuu Up Siang Yaaaaaaaa gaeeesss

Thank you for reading and support author

Don't forget to like vote and gift

Tararengkyu ❤️🙂❤️

Terpopuler

Comments

Ita Xiaomi

Ita Xiaomi

Benar sih🤣🤣🤣

2024-12-07

1

awesome moment

awesome moment

wkkwkwkwk...curut dimakan tikus. abislah dia. nikmat membawa sengsara y, Anton. nrimo in pandum, mmg syusyah.

2024-06-17

4

Sistiningsih Ika Dewi

Sistiningsih Ika Dewi

itu L dkk lg dipemakaman koq gelar tikar komplit pake cemilan segala kyk lg piknik ditaman kota aja,,,,, duuh pak Hoshi udah bener keren pasang tampang judes bin galak tp koq ya yg diingat si Remy Si tikus elite, itu kan film kartun pak

2024-06-17

2

lihat semua
Episodes
1 Alsaki dan Kaysa
2 Brondong dan Pringles
3 Kaivan Reeves dan Raiden Park
4 Sagara Hadiyanto
5 Aizen Reeves Akihiro
6 Mbak Nita
7 Raiden dan Sagara
8 Khadijah Al Khafi
9 Kamu Naksir ?
10 Lima Kampret Beda Situasi
11 Ini Fakta Jeng Alina !
12 Hideo dan Raiden
13 Acara Pernikahan Aizen dan Anya
14 Ke Karet Bivak
15 Freya Lupa Umur
16 Raiden Dihukum
17 Nonik
18 Kaivan Bertemu Anastasia
19 Mungkin Doppelganger?
20 Hukuman Bon Cabe
21 Hari Jumat
22 Sagara Terluka
23 Empat Orang Masuk Bui
24 Semua Bingung Kecuali ...
25 Khadijah dan Nareswari
26 Hoshi Khawatir
27 Bahasa Ala Raiden
28 Kapan Mereka Bebas Sih?
29 Kasus Sudah Menunggu
30 Pra Ghost Detective
31 Nonik dan Mbak Nita
32 Kisah Di Hari Rabu
33 Doppelganger Yang Beda Generasi
34 Paijo bin Paino bin Paijem
35 Ghost Whisperer?
36 Khadijah Pergi
37 No Benalu
38 Bagas, Dewa dan Sagara
39 Nakula dan Sadewa
40 Berkumpul di RR's Meals
41 Tidak Usah, Nik!
42 Safira Pratomo Hadiyanto
43 Hilangnya Seorang Arsitek
44 Pening Sana Sini
45 Gelut Abadi
46 Anastasia Penasaran
47 Anastasia Terkejut
48 Anastasia dan Katya
49 Kasus Di Gatot Subroto
50 Rencana Raiden
51 Raiden dan Calon Pawangnya
52 Anastasia Sakit
53 Dewi Mentari
54 Judesnya Kaivan
55 Khadijah di Jakarta
56 Ide Hoshi
57 Tujuh Belasan Ala Hoshi
58 Keputusan Hoshi
59 Masih Tujuh Belasan Ala Hoshi
60 We're Not A Perfect Family
61 Masa Lalu Kaivan
62 Empat Wanita
63 Nonik Mengadu
64 Hoshi Tahu
65 Oma Buyut dan Buyut Berbakti
66 Hukuman Hoshi
67 Karena Anastasia Saja
68 Nonik Oh Nonik ...
69 Ancaman Kaivan
70 Kisah Khadijah di London
71 Alina dan Sagara
72 Kasus Alvinas
73 Raiden Gabut
74 Kehidupan Empat Kampret
75 Kaivan Yang Anti Romantic
76 Rencana Kaivan
77 Raiden dan Dewi Srengege
78 Rencana atau Wacana
79 Simple ala Sultan
80 Penggagalan Unboxing Buat Kaivan
81 Gini Aja Kok Serem?
82 After Midnight
83 Nonik Oh Nonik
84 Raiden Manyun
85 Bertemu Duo S
86 Itu Bukan Sagara!
87 Sagara Marah
88 Masuk Sel ... Lagi
89 Di Sel
90 The Avengers versi Nonik
91 Mematenkan Divisi Kasus Dingin
92 Keceplosan
93 Kasus Membagongkan
94 Bertemu Hoshi
95 Hoshi, L dan Iptu Dindong
96 Dendam Arwah dan ... Hoshi
97 Hukuman Hoshi
98 Bakal Apaan?
99 Lebaran Ala Klan Pratomo
Episodes

Updated 99 Episodes

1
Alsaki dan Kaysa
2
Brondong dan Pringles
3
Kaivan Reeves dan Raiden Park
4
Sagara Hadiyanto
5
Aizen Reeves Akihiro
6
Mbak Nita
7
Raiden dan Sagara
8
Khadijah Al Khafi
9
Kamu Naksir ?
10
Lima Kampret Beda Situasi
11
Ini Fakta Jeng Alina !
12
Hideo dan Raiden
13
Acara Pernikahan Aizen dan Anya
14
Ke Karet Bivak
15
Freya Lupa Umur
16
Raiden Dihukum
17
Nonik
18
Kaivan Bertemu Anastasia
19
Mungkin Doppelganger?
20
Hukuman Bon Cabe
21
Hari Jumat
22
Sagara Terluka
23
Empat Orang Masuk Bui
24
Semua Bingung Kecuali ...
25
Khadijah dan Nareswari
26
Hoshi Khawatir
27
Bahasa Ala Raiden
28
Kapan Mereka Bebas Sih?
29
Kasus Sudah Menunggu
30
Pra Ghost Detective
31
Nonik dan Mbak Nita
32
Kisah Di Hari Rabu
33
Doppelganger Yang Beda Generasi
34
Paijo bin Paino bin Paijem
35
Ghost Whisperer?
36
Khadijah Pergi
37
No Benalu
38
Bagas, Dewa dan Sagara
39
Nakula dan Sadewa
40
Berkumpul di RR's Meals
41
Tidak Usah, Nik!
42
Safira Pratomo Hadiyanto
43
Hilangnya Seorang Arsitek
44
Pening Sana Sini
45
Gelut Abadi
46
Anastasia Penasaran
47
Anastasia Terkejut
48
Anastasia dan Katya
49
Kasus Di Gatot Subroto
50
Rencana Raiden
51
Raiden dan Calon Pawangnya
52
Anastasia Sakit
53
Dewi Mentari
54
Judesnya Kaivan
55
Khadijah di Jakarta
56
Ide Hoshi
57
Tujuh Belasan Ala Hoshi
58
Keputusan Hoshi
59
Masih Tujuh Belasan Ala Hoshi
60
We're Not A Perfect Family
61
Masa Lalu Kaivan
62
Empat Wanita
63
Nonik Mengadu
64
Hoshi Tahu
65
Oma Buyut dan Buyut Berbakti
66
Hukuman Hoshi
67
Karena Anastasia Saja
68
Nonik Oh Nonik ...
69
Ancaman Kaivan
70
Kisah Khadijah di London
71
Alina dan Sagara
72
Kasus Alvinas
73
Raiden Gabut
74
Kehidupan Empat Kampret
75
Kaivan Yang Anti Romantic
76
Rencana Kaivan
77
Raiden dan Dewi Srengege
78
Rencana atau Wacana
79
Simple ala Sultan
80
Penggagalan Unboxing Buat Kaivan
81
Gini Aja Kok Serem?
82
After Midnight
83
Nonik Oh Nonik
84
Raiden Manyun
85
Bertemu Duo S
86
Itu Bukan Sagara!
87
Sagara Marah
88
Masuk Sel ... Lagi
89
Di Sel
90
The Avengers versi Nonik
91
Mematenkan Divisi Kasus Dingin
92
Keceplosan
93
Kasus Membagongkan
94
Bertemu Hoshi
95
Hoshi, L dan Iptu Dindong
96
Dendam Arwah dan ... Hoshi
97
Hukuman Hoshi
98
Bakal Apaan?
99
Lebaran Ala Klan Pratomo

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!