Bau-bau ada rasa nih

Setelah selesai dari markas Scorpio boy's, mereka pulang menggunakan motor support milik kevin walaupun sakit ia masih bisa bawa motor. Tak lama Oliv dan Kevin sampai dirumah mereka .

sebelum masuk kedalam rumah Kevin menghentikan langkah Oliv, Kevin meraih tangan Oliv agar tidak masuk dulu. "Oliv boleh bisa kamu rahasiakan luka ku dari ayah?" Oliv menghentikan langkahnya dan mendengarkan Kevin yang membuat gadis itu bingung.

"Hm... Baiklah, tapi kamu harus mendengarkan ku selama kamu sakit bagiamana?"

"Baiklah kurasa itu kesempatan yang adil." ucap Kevin yang setuju langsung melepaskan tangannya dari Oliv dan berjalan melewati gadis itu. Oliv hanya tersenyum tipis melihat Kevin pergi.

Ayah ibu sedang duduk diruang tamu sambil menunggu mereka dengan khawatir. ibu segera menghampiri putrinya yang baru pulang, dengan khawatir ibu bertanya " Oliv kamu dari mana ibu sangat khawatir."

"Benar nak, ayah sampai menghubungi kami berkali-kali loh" Ayah berkata dengan Sangat khawatir, reflek Oliv melihat ponselnya benar saja disana banyak panggilan masuk.

Ibu Kembali menambah "kamu izinnya pergi sama teman Sampai lama.banget ini tau."

Terlihat jelas ayah dan ibu tiri Kevin sangat khawatir dengan kondisi adik tirinya itu, tampa sepata kata Kevin langsung Pergi dari sana menuju kamarnya.

"Kevin!" panggil ayah tapi Kevin berjalan dengan santainya.

Oliv memegang lengan ayahnya untuk tidak mengejar Kevin " Ayah tau, aku lama karna kak Kevin mengajak aku keliling kota seru banget. Jadi jangan marah dengan ya seharian aku dengan kak Kevin."

Ibu menghampiri Oliv dan menyentuh pundak gadis itu dengan lembut "Ah, syukurlah kalo gitu, lain kali kabari ya sayang jangan buat panik."

"Hmm.. Maaf Bu ponselku baterai ya habis." ucap Oliv sambil memeluk ibunya.

Melepaskan pelukan anak gadisnya " udah sana ganti baju terus, jangan lupa makan tuh mama dah masak banyk."

"Iya mah"

"Jangan lupa ajak kakakmu."

"baik" teriak Oliv yang segera berjalan menuju tangga rumah yang mengarah ke lantai 2 rumah itu.

Setelah berganti pakaian Oliv segera keluar dari kamar kebetulan ia berpapasan dengan Kevin yang sama keluar kamar mereka saling melihat satu sama lain. Kevin terlihat rapi dengan Hoodie dan celana pendek terlihat akan keluar ditambah ditangannya ia memegang kunci motor.

"Kevin kamu mau ke mana?" tanya Oliv melihat kearah Kevin sambil melipat kedua tangannya di depan dadanya.

Dengan gugup Kevin menjawab "Aku cuma mau ambil air untuk mengompres luka."

"Pembohong, kalo cuma ke dapur gak akan sewangi ini dan kunci motor? Kau mau naik motor ke dapur " Oliv menatap dengan curiga.

"Baiklah aku mau keluar sebentar ketemu Teman ku." Kevin mengucapkan dengan jujur.

Oliv Tampa basa basi menarik Kevin kedalam kamarnya dan ia menyuruh kakaknya untuk istirahat. "Kevin kamu tau kan, Saga menyuruhku untuk menjagamu dan menyuruh mu istirahat sampai sembuh baru boleh ikut² grub lagi."

Kevin langsung meletakkan ponsel dan Kunci motornya di meja dengan ranjang Oliv lalu ia berbaring di kasur Oliv dengan tenang.

"Ah.. Baiklah aku menurut saja."

"Tunggu, aku akan mengompresnya." ucap Oliv yang langsung keluar kamar mengambil air.

Tak lama Oliv masuk kedalam kamar sambil membawa air dingin untuk Mengompres rusuk Kevin. "Kevin Aku akan mengompresnya."

Wajah kevin terlihat terkejut " tak perlu aku akan melakukannya sendiri." tolak Kevin dengan lembut lembut.

"Gak apa-apa biar aku saja, sebagai permintaan maaf ku, soal kejadian itu."

Kevin yang tidak bisa menolak kemudian duduk dan bersandar di Headboard atau kepala tempat tidur. Oliv kemudian mengambil kain bersih dan mencelupkannya di air dingin tadi lalu membuka setengah Hoodie Kevin untuk melihat mengompresnya, Oliv terlihat kesulitan, Oliv kemudian berinisiatif naik ke atas tubuh Kevin, pria itu terkejut dengan keberanian Oliv.

"Hey apa yang kamu lakukan, kalo dia lihat orang bagaimana." ucap Kevin dengan wajah memerah, karna posisi ini sedikit memprovokasi.

Oliv Tampa sadar berkata yang membuat Kevin semakin terprovokasi "orang apa cuma ada kita berdua disini, lagian pintu sudah ku tutup." ucap Oliv sambil mengompresnya bagian rusuk Kevin yang sikat.

Oliv yang mengompresnya dengan lembut tak sengaja melihat kearah kevin, terlihat Kevin menahan sakitnya tapi tatapannya tidak teralihkan dari wajah cantik Oliv.

Gadis itu malahan teralihkan dari tugasnya mengompres Kevin, ia malah fokus ke wajah Kevin yang Tampan dan terlihat sangat menggoda Tampa sadar Oliv menekan Kain itu agak keras yang membuat Kevin terkejut dan meringis kesakitan "Agkhhh.."

Oliv terkejut dan tersadar dari lamunannya saat melihat Kevin terkejut dan Memegang pinggul Oliv ia takut Oliv jatuh dan terluka saat Kevin terkejut tadi.

"Maaf ya Kevin." ucap Oliv yang meminta maaf.

"Iya, tapi bisakah kamu berhenti bergerak hmm..."ucap Kevin yang takut ada yang bangun.

"Hmm.. Aku akan mengompresnya dengan serius." ucap Oliv yang melanjutkan nya

Disaat Oliv sedang fokus pada luka Kevin, pria itu malah fokus pada tangannya yang masih berada di pinggul Oliv yang mungil terlihat sangat indah, Kevin menghentikan aktivitas Oliv dengan memegang tangan Oliv, mata mereka saling bertemu Oliv malah terhipnotis dengan tatapan mata Kevin yang membuat bibir mereka akan saling bersentuhan hanya tinggal beberapa inci saja, tapi tiba-tiba ponsel Oliv berbunyi yang membuat mereka berdua tersentak dan langsung tersadar.

Oliv kemudian mengambil ponselnya yang berada di sebelah Kevin, ia melihat nama kekasihnya ia langsung tersenyum dan mengakat panggilan video pacarnya .

(📱video call)

Oliv dengan tersenyum seneng melihat wajah pacarnya walaupun hanya dilayar ponsel "Sayanggg!!"

"Hay bagimana kabarmu?"

"Baik.. Kamu sendiri "

Kevin yang mendengarnya sedikit terkejut dan ada rasa kecewa saat mendengar kata-kata Oliv yang memanggil seseorang dengan kata sayang, Oliv saja tidak sadar bahwa dia masih berada di atas tubuh Kevin.

"Maaf baru mengabari sekarang aku sibuk banget." ucap pacar Oliv.

"gak apa-apa melihat mu saja membuat ku bahagia."

pacar Oliv mulai bercerita tentang kesehariannya, tapi Oliv malah melihat Kevin Yang terlihat tidak nyaman dengan mata yang menatap kearah lain.

pacar Oliv yang merasa Oliv tak memperhatikan dirinya " sayang ada apa?"

"Hmmm.. Gak kok syng" ucap Oliv dan terkejut dengan tindakan kevin yang mengelus pinggang Oliv dengan lembut membuat Oliv sedikit geli dan memukul dada Kevin.

"Agkhhh.." Kevin merasa. Sedikit kesakitan dan menghentikan perbuatannya.

"Sayang suara siapa itu." tanya pacar Oliv.

Oliv langsung menutup mulut Kevin " Gak ada sayang, hmm.. Kalo gitu nanti kita lanjut lagi aku mau belajar masak dulu udah ditunggu bibi"

Saat pacar Oliv akan berkata sesuatu Oliv dengan cepat mengakhiri panggilan video call

(off vc📱)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!