Draft

tiba-tiba Oliv menampar pipi Kevin dengan keras suara tamparan itu bergema di ruangan itu.

Plakk..!

semua disana terkejut dengan kejadian itu Kevin langsung terdiam sejenak ia mengingat sesuatu tapi ia segera sadar dan langsung memeluk gadis itu walaupun ia terus meronta-ronta tapi dengan kesabaran pelukan Kevin akhirnya Oliv bisa membuat Oliv tenang.

Kevin kemudian mengangkat Oliv ke kasur dan akhirnya bisa membuat gadis itu tenang. "Kalian keluar aku akan menemani oliv."

Juan dan Hanzo langsung turun dan meninggalkan mereka, Kevin segara menutup pintu kamarnya menguncinya gak lupa. Setelahnya ia duduk sambil menatap kearah Oliv yang sedang tertidur rasa bersalah mengiringi perasan Kevin.

"Maaf Oliv, salah ku!" Kevin yang akan mengecup kening Oliv tapi tak jadi karna ia masih merasa bersalah.

Oliv berbalik ia merasa seseorang tapi ia tau baru parfum laki-laki disampingnya adalah Kevin yang membuatnya memeluk Kevin dengan erat. Tampa sadar gadis itu tersenyum karna merasa lebih baik.

Kevin yang bersandar di Headboard atau kepala tempat tidur Tampa sadar Kevin malah tertidur dengan posisi duduk sambil tangannya mengelus Oliv yang sedang memeluknya.

Keesokan harinya Juan masuk untuk memberikan sarapan ia dibuat kaget dan merasa tersentuh dengan Kevin yang tidur duduk membiarkan Oliv tertidur memeluk Kevin.

Juan menghampiri sambil membangunkan temannya " Vin"

Kevin yang membuka matanya dan melihat kearah Oliv yang tertidur nyenyak disampingnya.

"Juan Katakan gimna?"

"beres semalam mereka sudah kami ratakan."

Semalam grub Scorpio boy's menyerang tempat para Mafia itu untuk membalas dendam atas apa yang dilakukan ya pada Oliv walaupun Kevin tidak ikut tapi Juan sudah bisa mewakili.

Flashback on💠

Setelah Kevin menyuruh mereka keluar Juan yang dichat Kevin untuk membuat perhitungan agar mereka tau siapa pengusaha wilayah A. Juan yang Pergi bersama dengan Hanzo menuju markas Scorpio boy's dengan kecepatan tinggi sesampainya disana terlihat sebagain anggota yang jumlahnya banyak sudah siap menyerang terlihat dari ekspresi mereka yang sangat senang semangat ditambah dengan marah. Juan mematikan Motornya seketika semua diam

"Saga sudah memberi tahu kalian bukan" teriak Juan.

"Ya!" teriak serentak anggota grub Scorpio boy's.

"KITA HARUS KASIH TAU SIAPA PENGUASA WILAYAH INI!! KITA SUDAH TERLALU DIAM SAMPAI BEBERAPA GRUB BARU TIDAK TAU SIAPA ITU SCORPIO BOY'S JADI KITA TUNJUKKAN SIAPA KITA!!" Kata-kata Juan membuat Anggota Scorpio boy's manjadi semangat.

Tampa basa basi mereka Pergi untuk menyerang grub mafia itu suara motor bergemuruh dimana-mana saat Juan jalan mereka semua mengikutinya. Sesampainya mereka di markas itu tampa basa basi mereka langsung masuk dan memukul anggota yang ada disana... pukulan demi pukulan terdengar Dimana-mana.

Bos mereka keluar dengan kesal dengan keributan yg ada "Apa-apaan ini berisik sekali, anakku sedang istirahat" ucap ayah dari laki-laki yang hampir menodai Oliv.

Juan yang berada dibelakang orang tua itu langsung saja mendaratkan pukulan di wajah orang tua itu yang membuat pria tua itu jatuh ketanah sambil memegang pipinya yang sakit terkena pukulan.

"Siapa kalian?"

"Wakil ketua Scorpio boy's!" ucap Juan yang membuat laki-laki paruh baya itu terkejut.

"Apa!!"

"Kau telah mencari masalah dengan scorpio boy's? Wanita yang kalian ambil paksa dari bos kami adalah Adik boss ku"

laki-laki paruh baya itu terkejut bagaimana tidak scorpio boy's cukup terkenal namanya hanya saja ketuanya hanya sedikit yang tau karna Kevin sengaja membuat nama Juan terkenal.

Dengan suara bergetar "Juan! kamu Juan!"

"menurut mu! ini adalah pembelajaran untukmu dan grub mu agar tidak sembarang Bertindak!"

Setelah membuat keonaran disana mereka Pergi dengan gembira tapi orang tua itu mengepalkan tangannya melihat semua anggotanya babak-belur dendam mulai tersulut

Flashback off💠

Kevin bangun pelan-pelan sambil melepaskan tangan Oliv yang sedang memeluknya agar tidak terbangun. "Juan Aku akan menyusul mu nanti"

Juan langsung keluar dari sana, Kevin langsung menuju ke dalam kamar mandi. Suara air terdengar dari kamar mandi yang membangunkan Oliv dari tidurnya.

"Kevin?" mencari Kevin yang berada di samping nya tapi tidak ada.

Gadis itu langsung membuka matanya dan mulai ketakutan ia berfikir sudah tidur dengan laki-laki lain, Oliv langsung menutupi tubuhnya dengan selimut merasa jijik pada dirinya, tak lama dari itu Kevin keluar dari kamar mandi dengan menggunakan handuk yang melilit area pribadinya, sambil mengacak-acak rambutnya yang masih basah. Kevin melihat kearah Oliv yang sedang meringkuk dikasur sambil menutup tubuh dengan selimut.

Kevin segara menghampiri Oliv untuk menenangkan gadisnya " Oliv ada apa kau baik-baik saja?" duduk diatas kasur.

Oliv dengan lembut memeluk tubuh Kevin "Kevin aku takut, kamu dari mana?"

Kevin mengelus punggung gadis itu untuk menenangkan gadisnya "Hey tenanglah, tidak akan ada orang yang menyakitimu lagi selama aku ada!" Tampa sadar Kevin mengecup kening Oliv yang membuat pelukan Oliv semakin erat.

"Berjanjilah selalu melindungi ku"

"tentu saja, Tampa harus berjanji aku akan menjaga mu"

Oliv yang sadar memeluk tubuh Kevin yang setengah telanjang membuatnya langsung melepaskan pelukannya, Oliv sedikit terkejut dan agar terpukau dengan bentuk tubuh Kevin yang sixpack, benar dipahat dewa wajah tampan, tinggi, badan yang sixpack.

"Ada apa?" Kevin terkejut dengan tindakan tiba-tiba Oliv.

gadis itu langsung menutup matanya dengan selimut setelah melihat Kevin tampa pakaian.

"Oliv? Semua baik-baik saja!"

"KEVIN PAKAI BAJUMU" teriak oliv yang membuat Kevin langsung bangun dan segera berpakaian.

"Baiklah!"

Beberapa menit Kevin ditendang keluar oleh Oliv karna gadis itu ingin mandi, dengan cepat menutup pintu kamarnya.

"Kau yakin tak mau aku didalam"

"Kau gila Kevin! Aku baik-baik saja pergi sanaaa.."

"baik-baik aku akan kebawa klo ada apa-apa panggil saja."

Setelah mereka selesai berbicara lewat pintu akhirnya Kevin turun ke bawa bersama teman-temannya.

Oliv yang mengatur nafasnya karna perbuatan Kevin kemudian bergegas mandi, setelah mandi ia bingung ingin memakai baju apa Kevin tidak memiliki baju wanita sama sekali, Oliv kemudian mencari di lemari Kevin terpaksa ia menggunakan Hoodie milik Kevin yang oversize yang menutupi tubuhnya TPI hanya sampai pahanya.

kemudian ia turun untuk sarapan, gadis itu menuruni tangga dengan santai Kevin dan yang lain sedang makan bersama disana ada saga, si kembar dan tentu saja Juan & Hanzo.

mereka dibuat melongo melihat kearah Oliv yang turun dengan Hoodie oversize yang memperlihatkan sebagai paha.putih mulus, saat gadis itu menghampiri mereka Kevin dengan cepat menutupi tubuh Oliv dengan jaketnya.

"Mata kalian kemana! Bangst" ucap Kevin melirik kearah mereka berlima, mereka langsung melihat kearah lain pokoknya jangan melihat ke Oliv.

"Ada apa dengan bajumu?"

"aku gak ada baju jadi aku pakai Hoodie mu, apa kamu marah?"

"Ha? Gak jadi kamu gak pakai dalaman."

"hanya yang atas yang gak."

"f*ck, sini " Kevin langsung menggendong Oliv naik keatas lagi menuju kamarnya .

Terpopuler

Comments

Anonymous

Anonymous

Lanjut thor kok gk up sih🙏🙏😭😭

2024-10-26

2

Supriatun Khoirunnisa

Supriatun Khoirunnisa

lnjut ceritanya thor

2024-10-24

2

Supriatun Khoirunnisa

Supriatun Khoirunnisa

Lnjut dan tetap smngat thor

2024-10-23

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!