Ketua squad besar.

didalam kelas Oliv masih bisa bernafas lega, karna Kevin baik-baik saja tapi dia juga terlihat takut ternyata sekolah ini hanya luar ya terlihat bagus ternyata didalamnya benar-benar penuh kejutan, banyak anak-anak laki-laki membuat squad untuk menjatuhkan squad lainnya, lalu bergabung disquad yang mendominasi dan lainnya untuk sebuah posisi.

Riska yang melihat itu menenangkan Oliv" tenang saja disini jarang ada kekerasan sama wanita seperti pemukulan itu gak pernah aman aja."

"tenang Matamu, lihat lah aku aja hampir..." ucap Oliv yang mulutnya ditutup oleh Kevin menggunakan tangannya.

"Jangan bicara begitu! Tenang saja aku akan menjagamu, itu janjiku" ucap Kevin melepaskan tangannya dari mulut Oliv.

"Benar Oliv, dalam kelas ada beberapa anggota scorpio boy's jika kamu dalam bahaya mereka akan bergerak menjaga kamu dan wanita disini." ucap Juan dengan santai.

"Lalu! apa yang kau dapat dari membuat squad2 seperti ini"

"Jangan tanya aku, tanya kepala sekolah bagiamana sekolah sejak scorpio boy's ada?"

"Lagian kami tidak bisa membubarkan mereka semua atau memaksa mereka tidak membuat sebuah squad, itu bukan tugas kami!" ucap Juan terlihat santai

Wajah Oliv masih terlihat masih terkejut dengan sistem disekolah ini dia mengira sistem ya sama aja kaya sekolah lain ternyata tidak lebih seram yang disini.

Kevin melihat kearah ponselnya ekspresinya berubah seketika mendapatkan pesan itu, Kevin menengok ke arah Juan.

"Ayo Juan ada tamu yang tidak di undang datang!" Kevin berjalan Pergi diikuti oleh Juan

Mereka berdua kemudian pergi dari sekolah menuju markas Scorpio boy's yang bertempat disalah satu gudang tua yang cukup besar. dalam gudang itu tersusun rapi, ada tempat bermain biliar, Permainan Dart Board , dan banyak permainan dalam ruangan untuk menghibur saat waktu istirahat. Lalu ada beberapa computers juga disana.

Logo Squad Scorpio boy's terpampang sangat jelas di ruangan itu.

Disana terlihat Seorang pria yang menggunakan Hoodie putih sedang duduk di sofa yang ada diruang itu dan terlihat salah satu temannya sedang menyandera salah satu anggota mereka.

Kevin datang bersama dengan Juan kesana dengan santai terlihat tempat itu sudah rame dimana sebagian anggota Kevin mengelilingi pria itu dan manjaga jarak.

Kevin duduk di depan pria itu kebetulan sofa ya saling menghadap satu sama lain. " Katakan apa mau mu Leo?"

Leo adalah ketua dari grup Ice Boyz squad terkuat yang menempati posisi kedua di kota ini dia menjaga bagian wilayah B dikota A terbagi menjadi 5 wilayah dan masing-masing ada 1 squad yang menjaganya.

"Akhirnya kamu muncul juga Vin?" ucap Leo yang memberi aba2 kepada wakilnya untuk melepaskan anggota Kevin.

"Hmm... Apa mau mu?"

"Hahaha... benar-benar harus dipancing seperti ini baru kau mau muncul, singkat saja Bos besar menyuruh kita untuk datang ke pertemuan kali ini, jadi datanglah sebelum aku pakai cara seperti ini lagi Kevin" ucap Leo dengan tersenyum lebar.

" Baik aku akan datang "

Setelah mendengar itu Leo dan wakilnya pergi setelah mememberi tahu tempat dan waktu yang telah disepakati bersama. Dirasa mereka telah pergi Kevin langsung menyandarkan tubuhnya di sofa.

"Apa ada terluka."

"iya... Ada. beberapa yang terluka gara-gara Leo." ucap salah satu anggota Kevin.

"obati mereka semua " ucap Juan

mendengar kata-kata itu Anggota tersebut segera membantu teman mereka yang terluka gara-gara squad Leo.

"Kevin apa kau yakin akan pergi kesana?" tanya Juan

"kenapa tidak, sepertinya mereka merindukan ku sampai mereka datang kesini dan membuat keonaran." ucap Kevin Duduk disofa dengan santai.

"Aku ikut!"

"Ya jelas kamu akan ikut."

(Tempat pertemuan)

Kevin sengaja datang terlambat agar para ketua squad kesal, benar saja saat Kevin masuk kedalam ruangan itu semua mata tertuju kepada Kevin dan Juan.

"Seperti biasa ketua scorpio boy's selalu terlambat." ucap Leo.

Didalam ruangan itu semua ketua dan wakil.

Ketua squad besar di kota A

Kevin (scorpio boy's)

Leo (Ice Boyz)

Alvin (VSB squad)

Zack (ziko_SXz )

Jack (JJ swad)

Jack yang melihat Kevin langsung menengur ya dengan ramah " akhirnya peringkat pertama muncul juga. Setiap ada rapat kamu pasti tidak hadir."

"Sebenarnya aku sama sekali tidak tertarik datang kesini, kalo bukan karna Leo yang mengancam ku tak mungkin aku datang"

"Selemah itu kamu! Hahahah... Sampai kau takut dengan ancaman." ucap Alvin mengejek Kevin.

"Karna aku bukan orang egois seperti mu! Yang membuat sebagian besar anggota squadnya terluka." ucap Kevin yang membuat Alvin mengepalkan tangan ya.

"apa kau ingin memukul wajah sombong itu!" ucap Alvin.

"Silahkan, dengan begitu kamu tau perbedaan kita dimana?" ucap Kevin yang membuat Alvin hampir kehilangan kesabaran.

"sabar Alvin terkadang yang baru naik daun sering sombong biar akan saja" ucap Zack.

"Setidaknya aku berada di atas!" ucap Kevin yang membuat raut wajah Jack dan Zack merah.

"sudah-sudah kita ini rekan jadi tidak boleh berkelahi bnr?" ucap Leo tersenyum kepada mereka semua

Sebelum suasana semakin panas tak lama kemudian seorang pria dengan jas biru tua muncul membawa banyak kertas.

"Ku lihat kalian semakin akrab" ucap pria itu menyimpan tumbukan kertas diatas meja.

ruangan terlihat diam seperti biasa."Hmm Kevin tumben kamu ikut, tapi bagus lah" lanjut pria itu

"Katakan saja kali ini masalahnya apa?"

"Mudah saja! Kalian mempunyai kinerja yang bagus tapi sayang sekali kalian kurang kompak yang membuat kita beberapa kali kecolongan, yang membuat bos besar marah." ucap pria itu

"kami kerja sama hanya saja cara kami berbeda " jawab Kevin yang dijawab anggukan oleh ketua dan wakil yang ada di ruangan itu.

"Walaupun kami, begini kami kompak hanya saja diwaktu yang tepat."jawab Jack tersenyum.

"wilayah masing-masing urusan masing-masing, kecuali benar-benar terdesak kami akan membantu, tapi kalo masih bisa mereka hadapi biar kan saja." ucap Zack.

"Masalah kecolongan beberapa itu kami akan bereskan nanti, tenang saja." ucap Leo yang melipat kedua tangannya di atas meja.

"Baiklah, kita punya saingan baru jadi aku perlu Kevin dan Juan memata-matai mereka di tgl 25 karna aku mendengar info bahwa barang mereka akan sampai tanggal itu dan itu ada di wilayah mu Kevin."

"Hmm.. Baiklah " ucap Kevin

"jika terjadi sesuatu Alvin dan Zack akan datang membantu mu." ucap pria itu.

"Aku dan Juan sudah cukup."

"Kevin ini keputusan ku. Jadi jangan membantahnya." ucap pria yang membuat Kevin menatapnya dengan kesal tapi ia tetap menuruti ya.

Setelah beberapa lama rapat itu akhirnya selesai mereka semua keluar dari ruangan tersebut.

"Kevin mari pergi karaoke?" ucap Jack mengajak Kevin yang langsung merangkul pundak Kevin.

Kevin dengan perlahan menyingkirkan tangan Jack dari bahunya. "Aku sibuk, lain kali saja."

"Apa kau masih dendam dengan kami?" ucap Alvin

"Aku atau kalian?" ucap Kevin yang membuat Alvin mendekat ke arah Kevin yang membuat mereka saling menatap yang menunjukkan kemarahan.

"Sudahlah, lain kali saja Kevin." ucap Leo yang menarik Alvin menjauh karna mereka tau yang paling temperamental di antara mereka Adalah Alvin

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!