Riska yang melihat raut wajah Oliv berubah menjadi cemberut, segera bertanya, "Kamu kenapa, oliv? Kok tiba-tiba nanya Kevin? Ada masalah apa?"
Sebelum Oliv sempat menjawab, beberapa cowok populer di kelas itu langsung menghampiri mereka. Dengan santainya, mereka mulai menyapa Oliv dan melemparkan pujian. Oliv dan Riska hanya menanggapinya seadanya, lebih karena sopan santun daripada ketertarikan.
Tak lama kemudian, Kevin dan temannya memasuki kelas. Wajah Kevin terlihat sedikit lelah, tapi tetap saja aura ketampanannya terpancar. Saat mata mereka bertemu, Oliv langsung berdiri dan menarik lengan Kevin cukup keras. Semua mata di kelas terbelalak kaget.
"Hey, apa-apaan sih, Oliv?" protes Kevin, sedikit terkejut dengan tindakan Oliv.
Riska menutup mulutnya tak percaya. "oliv, apa yang kamu lakukan?"
Oliv menatap tajam ke arah Kevin. "Kamu kira aku suka sama tingkah laku kamu yang suka datang terlambAt terus? Ayah bayar sekolah kamu mahal-mahal, tapi kamu malah jadi anak nakal!"
Teman-teman Kevin yang lain saling berbisik, tak percaya dengan keberanian Oliv.
Semua orang di kelas terbelalak kaget melihat adegan itu. Riska rasanya ingin pingsan saja melihat Oliv yang tampak begitu berani. Tepat saat Riska hendak melerai, seorang pria tinggi besar tiba-tiba muncul dan memisahkan mereka.
"Maaf, Kevin. Pacarku sedikit kelewatan," ucap pria itu sambil melepaskan tangan Oliv dari lengan Kevin.
Oliv hanya bisa menatap pria itu dengan tatapan bingung. Sebelum dia sempat bereaksi, pria itu sudah menarik tangannya dan mengajak Oliv pergi.
"Lepaskan tanganmu dari adikku!" teriak Kevin, membuat seluruh kelas semakin heboh.
"Apa?!" Pria itu terkejut mendengar ucapan Kevin.
Apa!!" Riska ikut terkejut
pria itu langsung melepaskan tangannya dari Oliv dan memohon maaf pada Kevin dan pergi, Kevin tak mempermasalahkannya dia menggap pria tadi pemberani jadi dia respect.
Kevin mengambil kursi disampingnya dan langsung duduk didepan Oliv sedangkan sahabat Kevin duduk diatas meja dekat Kevin sambil menguyah permen lolipop.
"Maaf kalo kemarin aku cukup menyebalkan, itu karna gigiku sedang sakit dan aku sedikit sensitif karena kurang tidur akibat sakit gigi" ucap Kevin dengan lembut.
"Heyy dimana Kevin yang menyebalkan kemarin." ucap Oliv terkejut pria didepan ternyata sikapnya lembut walaupun auranya bad boy.
"Giginya patah karna habis berkelahi dengan ketua geng...auu.. sakit" Kevin segera memukul paha pria disebelahnya yang membuat pria tersebut sedikit kesakitan.
"Juan diam sebelum kau ku goreng" ancam Kevin kepada sahabatnya Juan.
"Kau berkelahi?"
"begitulah, biasa kesalah pahaman aj" ucap Kevin mencoba mencari aman.
Juan merasa Kevin sedang berpura-pura terlihat dari wajah temannya. membuatnya ingin menganggu sahabatnya itu. Kevin yang tau itu segera menarik kerah baju Juan pergi dari sana.
" Aku akan masuk jam ke 4 nanti, Sampai jumpa dirumah Oliv." ucap Kevin pergi bersama Juan yang lebih tinggi sedikit dari Kevin.
Seorang siswa dikelas itu merekam kejadian itu dan menguploadnya di situs web sekolah mereka khusus siswa saja, Berita itu menjadi sangat viral di sekolah dan jadi pembicara bahwa adik Kevin bersekolah disana.
Saat menuju kearah kantin Oliv dengan Riska mereka melihat sekumpulan laki-laki sedang Menganggu setiap siswi masuk kedalam kantin.
"itu ad apaa?"
"Ah, kita ke kantin lain aja yuk mereka dikenal geng paling gak sopan terhadap wanita malas aku." ucap Riska Menarik Oliv Pergi.
"gak ah, kita kesana jika mereka macam-macam akan ku laporkan pada Guru"
"haduh.. Disekolah ini tuh Setiap tempat punya penguasa disatu tempat disekolah ini sedang ada 5 grub besar yang paling ditakutin disekolah ini."
"Ha apaan sih! Ini sekolah bukan arena perang."
"Astaga aku tidak menyalahkan mu karna tidak tau, tapi Kevin itu ketua squad Scorpio boy's ia menempati posisi pertama di sekolah sebagai grub paling di takutin." ucap Riska yang membuat ia semakin terkejut.
"Jadi, Kevin ditakuti bukan? Baik kita kesana kita gunakan nama Kevin pasti mereka tidak akan menyentuh kita " ucap Oliv dengan ide yang akan membuat ya dalam masalah.
Mereka kemudian bejalan kearah kantin benar saja mereka di ganggu oleh ketua squad itu dan beberapa anggota nya mulai mengganggu Oliv
"Kamu sepertinya baru disini, sangat cantik boleh dong temani kamu hahha..." ucap ketua mereka yang akan mencolek dagu Oliv tapi gadis itu menepisnya.
"uhh.. Galak... Suka nih aku sama kaya gini hahah.. Cantik² tapi garang" ucap ketua itu lagi
Mereka terus menganggu Oliv, gadis itu bersikap tenang walaupun rasa ingin memukul nya lebih besar dibandingkan rasa jijiknya, tak berapa lama salah satu anggota squad itu memberikan hormat dengan cara membungkuk kepada Oliv yang membuat mereka heran.
"Apa kau bodoh, berdiri!!" ucap bos mereka.
pria itu langsung bangkit dan memberitahu bosnya "Bos maaf tapi biar kan saja dia lewat itu adik Kevin."
"Apa dari mana kamu mendapat info itu. Jangan bersikap menjadi pahlawan"
Pria itu segera mengeluarkan ponsel ya dan memberikan rekaman yang viral disekolah yaitu : Oliv adalah adik tiri Kevin bisa terlihat ketakutan dan memberikan jalan bagaimana tidak takut ia pernah dihajar Kevin hingga tak berdaya lebih tepatnya Juan yang menghajar mereka.
Saat itu Kevin dan Juan menuju kantin mereka melihat seorang gadis diganggu mereka hingga menangis, Kevin yang tidak suka melihat itu menegur mereka tapi mereka tidak mau mendengar dan malah menantang Kevin 2 vs Everybody, Kevin tersenyum dan berkata "Jangan terlalu yakin Lawan dulu Juan apa kau sanggup jika ia aku akan melawan kalian." senyum sinis Kevin yg meremehkan mereka membuat mereka mendidih dan akan menyerang Kevin tapi benar saja cukup Juan saja yang menumbangkan squad itu. Kevin terlihat puas melihat mereka bonyok tak berdaya. Juan jongkok dihadapan mereka yang terbaring ditanah menahan sakit.
"Jika kami melihat ini lagi, ku pastikan tanganmu patah !" ancam Juan yang membuat mereka gemetar. Juan menghampiri gadis itu dengan tenang dan menyuruh gadis itu tidak takut lagi karna dia akan menjaga gadis itu dari para binatang tadi. Kevin hanya melihat dan memberikan Juan jempol karna terlihat keren.
"Dengar jika kalian memukul wanita, atau mengganggu mereka hingga menangis itu tidak keren tapi itu tindakan pengecut yang tidak berdaya, Itu tak akan membuat mu terlihat kuat tapi seperti laki-laki paling rendah 4!" ucap Kevin pergi bersama Juan setelah memberitahu mereka
Nah, itu sebabnya mereka segera mempersilahkan Oliv dan Riska masuk walaupun sudah diberikan pelajaran mereka masih saja tetap melakukan itu Tampa sepengetahuan Kevin.
mereka masuk dengan deg-degan "kita selamat."
"Ngeri juga, jika enggak ada bekingan nama Kevin, kamu juga keren bisa tetap tenang menghadapi mereka "
"matamu bestie lihat!" Oliv memperlihat tangannya yang gemetar takut tapi ia paksa terlihat kuat
"Anjir tangan mu gemetar Cok"
"Sekolah ini ternyata tidak terlihat seperti sekolah biasa ternyata banyak calon pekerja dunia gelap (perkejaan yang ilegal atau berbahaya)"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 34 Episodes
Comments