"Itu memakai tungku nona" xiao puci memahami isi pikiran Lan mei.
"Diamana kita mendapatkan tungku?" Ya, dia baru ingat, di dunia zaman kuno mereka membuat sebuah pil itu memakai Cauldrons.
Semakin bagus level Cauldrons yang mereka miliki, maka semakin bagus hasil pil yang mereka dapat. Di tambah dengan memakai tenaga internal dan kultivasi si pembuat, semakin bagus juga hasil yang di dapat.
"Di toko - toko farmasi dan alkemis banyak menjualnya nona, kalau saat ini, sepertinya anda harus menggunakan tungku yang ada di sudut belakang rumah ini nona." Xiao Pu menunjukkan sebuah tungku dan Cauldrons tua yang berada di sudut.
Keadaanya memang usang, karena sudah lama tidak di pakai, sepertinya sudah berpuluh tahun. Di tutupi oleh banyaknya sarang laba- laba.
"Oh, baiklah" jawabnya dan langsung melanjutkan lagi membaca tentang membuatan obat - obatan yang lain.
Dan sampailah dia di mana tertulis tentang resep bagaimana cara membuka meridian yang tersegel. Dia menarik nafas, ternyata tidak semuda yang dia bayangkan. Banyak proses yang harus dia lakukan dan membutuhkan tenaga orang lain juga.
"Ohh, ini agak susah, dan saya juga akan mengalami sakit luar biasa saat proses pembukaan meridian dan proses penyembuhan pusat kekuatan saya."
Tapi dia bertekat untuk melakukannya. Jika dia tidak bersemangat, bagaimana dia bisa untuk maju membalaskan penderitaan pemilik tubuh ini. Dia memberi semangat untuk dirinya sendiri.
Kemudian dia kembali lagi ke gubuk reot mereka, tanpa sepengetahuan Yen tang pelayannya.
"Nona, ayo silahkan makan, selagi panas enak di makan sup ini" Ternyata Yen Tang telah selesai memasak dan dia keluar dari dapur sambil membawa semangkuk Sup sayur yang panas.
"Ok lah, saya juga sudah lapar." Sambung Lan mei
Kemudian mereka mulai makan bubur sayur dan jamur yang sudah di masak Yen tang tadi.
Walau serba ke kurangan mereka berdua tidak mengeluh.
"Nona, nona, sepertinya berat badan anda sudah berkurang banyak." Ucap Yen tang di sela - sela mereka makan. Dia memperhatikan bahwa baju Lan Mei yang biasanya ketat jika di pakainya, kini terlihat melonggar.
"Iya, tapi tidak terlalu signifikan, aku rasa beratku sekarang berkisar 80 atau 90 kiloan, masih perlu lebih banyak di kurangi lagi ini." Dia melihat tubuhnya sendiri.
"Iya nona, tapi saat ini anda tidak sebesar pertama datang. Sudah banyak kemajuan ." Dia mengangguk senang dan masih melanjutkan makanannya.
"Oh, begitu ya, saya juga rencananya mulai besok hendak belajar berjalan lagi." Ucap Lan mei untuk membuat alasan biar dia bisa berjalan lagi. Karena kalau dia langsung jalan bisa - bisa Yen tang akan curiga.
Setelah selesai makan malam, Yen tang kembali merebus rempah -rempah penguapan untuk di taruh di bawah ranjang Lan mei, gunanya agar badan yang lama pakum bisa mengeluarkan keringat yang banyak.
Dan bisa membuat sisa - sisa racun yang mengendap di dalam tubuh keluar melalui keringat.
Rencana Lan mei malam ini mau masuk lagi ke dalam ruang dimensi, tapi melihat uap ramuan yang bermanfaat dalam penurunan berat badannya, dia menunda lagi.
'Besok aku bisa menemui xiao puci, malam ini aku gunakan untuk penguapan saja.' Ucap Lan mei dengan suara pelan.
Ketika ramuan rebusan sudah di taruh di bawah ranjang, Lan mei berbaring di atasnya.
Walaupun dia merasa badannya remuk redam saat bangun tidur, tapi tetap dia lalukan.
Bagaimana tidak pegal, dia tidur selalu telentang sampai pagi, dan biasanya dia tidak bergerak. Di karenakan kayu - kayu alas ranjang itu di jarangkan jaraknya agar uap air panas itu mengenai kulitnya.
"Eh..?" Ucap wanita itu terbata - bata.
"Kenapa nona,,?"
"Ini sepertinya terlalu renggang Yen tang, badan ku jadi sedikit tidak enak."
"Jadi harus apa yang akan hamba lakukan kedepannya agar punggung anda tidak sakit sekali nona?"
"Tolong rapatkan sedikit lagi alas ranjang ini, soalnya kayunya sudah tidak sama besarnya jadi ukuran lubang mereka pasti berbeda - beda. Membuat punggungku sakit."
"Anda berdiri dulu nona biar hamba rapikan."
Kemudian Yen tang membantu nonanya untuk bangun dari ranjangnya, dan memperbaiki posisi kayu - kayu yang di pakai sebagai alas tidurnya itu.
Begitulah malam itu dia lewatkan dengan tidur telentang sambil sauna dengan diam.
Begitu juga Yen tang yang tidur tidak jauh dari Lan mei. Walau dia tidak memiliki ranjang, tapi dia membuat alasnya dengan rumput - rumput yang sudah kering.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 145 Episodes
Comments
Ds Phone
kena kuat kan hati
2024-10-19
1
zylla
*vakum
2024-07-02
1