Ella baru memahami apa yang dikatakan Dexter setelah melihat undangan yang dibawakan oleh Erza. Undangan itu langsung dikirimkan oleh Baginda Kaisar. Tentu ini memiliki makna bahwa mereka harus hadir dan tidak boleh menolak.
" Ambilkan aku kertas dan pena Er, aku akan mengirimkan balasannya sekarang juga. Lalu panggilkan pembuat baju. Bukankah kami harus menggunakan baju berpasangan untuk menghadiri pesta yang sudah disiapkan oleh Baginda Ratu?"
Erza bergerak cepat, ia langsung melaksanakan kedua tugas itu. Biasanya ini menjadi tugas Butler, tapi Rober sedang sakit maka dari itu Erza lah yang harus menghandle semuanya.
" Apakah ini adalah rencana Baginda Ratu, Tuan Duke?" Ella bertanya untuk memastikan. Sepertinya kejadian dia melawan sang ayah sudah benar-benar sampai ke telinga Ratu Aretha. Dan sang ratu sudah tidak sabar ingin membuktikannya sendiri.
" Ya benar, Baginda Kaisar tidak akan melakukan hal seperti ini. Jadi sudah bisa dipastikan bahwa semuanya atas dasar ide dari Ratu Aretha."
Penjelasan Dexter membuat Ella paham. Tidak berselang lama, pembuat baju dari salah satu butik yang terkenal di kekaisaran sampai juga. Keduanya pun langsung diukur. Awalnya si pembuat baju tidak percaya saat mendapat panggilan dari kastel Duke Agler, tapi saat kereta kuda yang dikirim oleh kastel Duke sampai, ia pun percaya sepenuhnya.
Keluarga Duke Agler memiliki lambang keluarga macan tutul, dan itu tertampak di kereta kuda yang dikirimkan oleh kastel Duke. Maka dari itu si pembuat baju langsung percaya bahwa memang Duke Agler lah yang mengundangnya.
" Warna apa yang Anda inginkan Yang Mulia Duke?"
" Istriku yang akan memutuskannya. Apapun yang istriku katakan, ikuti saja. Selanjutnya silakan bicarakan dengan istriku."
Setelah mengatakan itu, Dexter keluar dari ruangan tersebut dan menuju ke ruang kerjanya. Ternyata di sana sudah ada Jake yang siap memberikan laporan.
Dari wajah Jake sudah bisa diketahui bahwa tugas yang Dexter berikan tidak berjalan dengan lancar. Tapi Dexter tidak beraksi apapun, dia lebih dulu menunggu penjelasan yang akan Jake sampaikan.
" Maaf Yang Mulia, jejak itu memang ada yang tertinggal, sebuah pin. Ini bentuk pin tersebut. Namun saat ditelusuri, tidak ada pembunuh bayaran ataupun guild ( serikat) yang menggunakan lambang itu untuk organisasinya."
Dexter mengambil pin yang diberikan oleh Jake. Pin itu dibuat dari perak dan berbentuk lingkaran yang ditengahnya ada lambang segitiga. Ditengah segitiga terdapat sebuah lambang rantai yang membelitnya.
" Hmmm, aku belum pernah melihat lambang ini sebelumnya. Apa kah ini guild baru? Selidiki lebih lanjut Jake. Ah iya dimana Luz?"
" Sedang berada di dapur Yang Mulia."
Dexter hanya berdecak pelan, dia sangat tahu mengenai sikap anak itu. Luz baru berusia sekitar 16 tahun, namun dia memiliki kemampuan berpedang yang sangat mumpuni, hanya saja dia sangat suka makan. Maka dari itu kalau kembali ke kastel, yang jadi tujuan utamanya pasti dapur.
" Minta dia langsung menemui ku setelah selesai dengan urusannya."
" Baik Yang Mulia."
🍀🍀🍀
Luz sedang menyantap semua makanan yang disiapkan oleh koki kastel. Ia tidak pernah protes dengan makanan yang dihidangkan, terlebih jika itu kukis, maka dia akan menerima dengan senang hati.
" Tuan Luz, apalagi yang Anda inginkan?"
" Apa saja yang kau punya, aku akan memakannya tanpa ragu. Ah iya, katanya Duchess banyak berubah, apakah itu benar?"
Cerita mengalir dengan sendirinya, bukan hanya satu orang yang bercerita melainkan hampir semua orang yang ada di dapur itu menceritakan apa yang mereka lihat tadi pagi dan beberapa hari yang lalu. Intinya mereka mengatakan bahwa Duchess berubah setelah peristiwa Duchess ditemukan di hutan belakang kastel.
Luz hanya mengangguk-angguk kan kepala. Dia hanya mendengar cerita itu sambil lalu dengan fokus utama ke makanan yang ada di depannya. Baginya mau seperti apa Duchess, tidak akan mengubah pandangannya. Luz merupakan salah satu pengikut Dexter yang tidak setuju dengan pernikahan tuannya dengan Estrella. Tapi sekeras apapun dia menentang, tetaplah tidak bisa mengubah apapun.
" Luz! Cepatlah ke ruangan Yang Mulia, beliau sudah dari tadi menunggu."
Jake datang dengan meneriaki Luz yang masih terlihat santai menyantap makanan di atas meja. Dan tanpa mengatakan apapun, Luz bangkit dari kursi dan melenggang pergi.
Jake hanya berdecak pelan, anak itu memang seperti itu dan Jake sudah sangat paham. Satu hal yang jadi kekhawatiran Jake, Luz dipanggil oleh Duke pasti bukan tanpa alasan. Kemarin Duke mengatakan untuk menambah keimanan bagi Duchess, mungkin Luz akan dijadikan ksatria pelindung Duchess. Jika ini terjadi apakah Luz akan cocok dengan Duchess, mengingat anak itu tidak menyukai Duchess sejak pertama datang ke kastel.
Baginya Duchess sama saja dengan keluarga Osmund, orang yang ingin menjatuhkan Duke bersama dengan ratu. Maka dari itu Luz sangat tidak menyukai semua yang berhubungan dengan keluarga Osmund.
" Salam Yang Mulia."
" Masuk Luz, ada yang ingin aku tugaskan kepadamu. Mulai sekarang, kau akan jadi ksatria pelindung Estrella."
" Apa, saya jadi ksatrianya Duchess? Apa Duke tidak salah menugaskan saya? Duke kan tahu saya pemimpin pasukan, masa iya saya harus menjadi ksatria Duchess."
Dexter tahu bahwa Luz akan protes, tapi tugas ini memang hanya bisa diberikan kepada Luz. Kemampuan Luz bisa dipercaya untuk melindungi Estrella. Apalagi jika Ella menjalankan perannya sebagai seorang Duchess yang jahat. Dia sungguh membutuhkan Luz untuk selalu ada disampingnya.
" Untuk itu kau tidak perlu memikirkannya. Aku tahu bahwa kau tidak terlalu menyukai keluarga Count Osmund, namun perlu aku ingatkan sekali lagi Luz, Estrella adalah istriku sekarang. Dia bukan lagi bagian dari Osmund. Dia sekarang adalah De Agler, maka dari itu kau harus menghormatinya seperti kau menghormati ku."
Paaatsss
Luz tertohok, baru kali ini dia mendengarkan ucapan tegas soal posisi Estrella. Entah mengapa kali ini Dexter terlihat sangat bersungguh-sungguh mengatakan itu. Sudah menikah lumayan lama, tapi Dexter belum pernah menunjukkan perhatiannya seperti saat sekarang ini.
" Baik Yang Mulia Duke, saya akan melakukan perintah Anda. Saya akan mengawal Duchess."
" Bagus, siapkan dirimu dan hati-hati. Seminggu lagi kita akan datang ke istana. Ada undangan pesta, yang mana pasti akan banyak hal terjadi di sana. Aku butuh kepekaan dan kejelian mu."
Luz mengerti, ini merupakan sebuah perintah sekaligus peringatan. Masuk ke istana maka berarti mereka harus bersiap terhadap sesuatu yang mungkin akan terjadi di sana.
" Apakah saya harus menyiapkan pasukan juga Yang Mulia Duke?"
" Bawa secukupnya saja, kamu pasti paham. Sekarang temui lah dulu Ella dan kenalkan dirimu."
" Baik. Siap laksanakan."
TBC
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 77 Episodes
Comments
Nanik Kusno
Kalau dah lihat Ella yang sekarang...Luz pasti langsung suka ..
2024-12-15
0
V-hans🌺
terlalu banyak typo gnggu bgt buat baca..
2024-07-23
1
puding telor
seandainya gak banyak typo /Sob/
2024-05-25
1