Mobil yang membawa Nyonya Amelia sudah berada di tempat kumuh,dimana dulu Mentari tinggal saat di usir dan di ambil harta peninggalan Ayah nya oleh Pak iniGunawan yaitu adik sepupu Ibu sambung nya,yang bernama Sekar.
Sesampai nya di rumah Mbok Surti,Mike mengutuk pintu dan memberi salam.Tidak lama kemudian pintu rumah Mbok Surti terbuka,nampak lah seorang pemuda tampan berdiri di sisi pintu yang sudah terbuka itu.
pemuda tampan itu menatap penuh tanya pada ketiga orang yang sekarang sudah berdiri di teras rumahnya.
"Maaf Mas kami ingin bertanya."Apa benar ini rumahnya Mbok Surti?"Tanya Jordan pada pemuda tampan itu yang tidak lain pemuda tampan itu adalah Rico Anak semata wayang nya Mbok Surti.
"Benar Bang,aku Anak nya.Kalian siapa?"Setelah menjawab kemudian Rico bertanya lagi karena dia penasaran pada ketiga orang yang ada di depannya sekarang.
Ada perlu apa orang ini mencari ibunya,apakah terjadi sesuatu dengan ibunya, atau ibunya terjerat sesuatu masalah, begitu,pikirnya.
"Aku Mike,ini Jordan,dan yang ini majikan kami nama nya Nyonya Amelia."ujar Mike mengenalkan dirinya dan juga majikan nya.
"Oh...nama saya Rico,kalau kalian mau bertemu dengan Ibu ku,maaf sekali beliau tidak ada di rumah,beliau belum pulang dari rumah Pakde di kampung."Rico memberitahu yang sebenarnya pada ketiga orang itu karena ibunya memang belum pulang.
"Begini Mas,kami ingin menanyakan seseorang pada Ibu anda,mungkin Ibu anda tau di mana orang itu berada,karena menurut informasi yang kami dapatkan,Ibu anda orang yang selalu dekat dengan orang itu."ujar Mike memberi tahu niat nya datang kesini.
"Maaf Bang,Nyonya,kalau boleh tau siapa yang ada cari?karena menurut ku orang yang dekat dengan Ibu ku pasti aku juga tau."imbuh Rico pada ketiga orang itu.Kini Rico semakin di buat penasaran,sebenarnya siapa orang yang ingin mereka cari.
"Nyonya Amelia Mencari gadis yang bernama Mentari,apakah Mas mengenal gadis itu?"tanya Mike pada Rico.
Dhug,jantung Rico berdegup,pikiran nya langsung Melayang pada temannya,Yaitu Mentari.Apakah mentari membuat kesalahan?orang yang sedang berada di depannya sekarang sepertinya bukan orang biasa.Dari penampilannya sangat jelas terlihat kalau Nyonya Amelia ini orang kaya raya,tidak mungkin dia ingin mencari Mentari kalau bukan karena ada sesuatu.
Ketiga orang itu melihat Rico terdiam,wajahnya seperti ada rasa khawatir dan gelisah.
Nyonya Amelia yang melihat perubahan di wajah pemuda di depannya langsung buka suara."jangan takut kami ini tidak mempunya masalah dengan gadis itu,jadi kamu tidak usah khawatir!"ujar Nyonya amelia.Karena Nyonya Amelia sudah bisa menebak kalau pemuda di depan nya ini mengenal Putrinya.
Rico menatap ketiga orang itu menyelidik,benarkah Nyonya ini tidak ada masalah dengan Mentari,begitu pikir nya.
"Baiklah,mari silahkan masuk,kita bicara di dalam aja,lagi pula kalian juga sudah berdiri sangat lama."Rico mempersilahkan ketiga orang itu masuk karena tidak ada yang mencurigakan pada ke tiga orang itu setelah menyelidik nya tadi.
Setelah masuk dan duduk di sofa lusuh yang ada di dalam rumah rico,Nyonya Amelia mulai menyampaikan maksud kedatangan nya lagi.
"Mentari dan Fajar mereka Putra-putri ku yang sudah lama aku cari,ada satu kejadian di masa lalu yang membuat aku dan suamiku juga Anak ku berpisah,karena setelah melahirkan Fajar aku mengalami koma."Setelah itu Nyonya Amelia menceritakan semua apa yang dia alami di masa lalu.
Air mata Nyonya Amelia jatuh tanpa tanpa bisa di bendung kan,semua orang tidak akan mengira kalau Nyonya arogan itu menangis hanya kerena kehilangan Anaknya.
Sekeras dan se arogan apapun wanita ,dia Akan rapuh ketika Anak nya pergi,apa lagi seperti Nyonya Amelia yang berpisah dengan Anak nya di saat tidak sadarkan diri,tidak bisa di bayangkan di saat Nyonya Amelia sadar dari komanya dan melihat Anak dan suaminya tidak ada di sisinya.
Betapa hancur hati wanita ini kalau tau kedua Anaknya hidup dalam derita selama ini hanya karena Obsesi seseorang yang tamak pada harta,begitu pikir Rico.
Setelah menceritakan semuanya Nyonya Amelia memohon pada Rico agar memberi tau di mana Anaknya sekarang.
"Ibu mohon sama kamu tolong kasih tau Ibu di mana Mentari sekarang?"mohon Nyonya Amelia mengiba kepada Rico.Nyonya Amelia sudah tidak peduli dengan wibawa dan jabatannya.Demi Anak nya bahkan dia rela menukarkan semua hartanya asalkan dia bisa bertemu dengan kedua Anak yang telah dia kandung dan lahir kan dengan mempertaruhkan nyawanya.
"Nyonya,aku dan Ibuku memang akrab dengan Mentari,apa lagi Fajar,kalau Fajar lebih akrab dengan Ibuku,karena saat Mentari jualan kue Fajar tinggal bersama Ibu di sini.Tapi dalam satu bulan ini aku tidak pernah melihat Mentari lagi dan begitu juga dengan Fajar.Aku sudah mencarinya beberapa kali namun nihil,Mentari tetap tidak aku temui."
Memang benar setelah kecelakaan Awan waktu itu,Mentari sudah tidak pulang lagi ke kontrakan,jangan kan ke kontrakan keluar dari rumah Awan aja Mentari jarang,kecuali di ajak oleh Mama Laras dan juga saat menjenguk Fajar di Asrama.
Sebab itulah Rico dan Anak buah Nyonya Amelia tidak dapat menemukan Mentari.
Betapa menderita nya hidup Anak ku,tinggal di tempat kumuh seperti ini,setiap hari menjual kue keliling demi sekolah adik mu.Kamu benar-benar benar putriku yang tangguh.begitulah isi pikiran Nyonya Amelia.
Setelah terdiam beberapa saat memikirkan Mentari,Rico teringat dengan cerita Ibunya.Ibunya pernah bercerita tentang seorang paruh baya yang mencari Mentari untuk pijat refleksi,dan mengaku kalau dia mertua Mentari.
"Aku ingat sekarang,tiga Minggu yang lalu Ibu pernah bercerita tentang seorang paruh baya yang mengaku sebagai mertuanya Mentari."Rico menceritakan sebagai mana yang ia dengar dari Ibunya.
"Apa...mertua,"Nyonya Amelia terkejut kala mendengar Rico menyebut mertua Mentari.
"Itu artinya Anak ku sudah menikah,tapi dengan siapa dan dimana,Ibu macam apa aku ini?Putri ku menikah aku tidak bisa menyaksikannya."Air mata Nyonya Amelia semakin bercucuran,kesedihan begitu terasa dalam dirinya.Dari Putrinya kecil hingga sudah menikah dia belum bisa bertemu dengan putrinya.
Kedua Anak buahnya juga sedih,mata keduanya juga sudah berkaca-kaca ikut merasakan kesedihan majikannya yang sudah sangat merindukan Anaknya.
Mike yang masih setia berdiri di sisi Nyonya Amelia mengusap air matanya yang belum sempat jatuh,kemudian dia berkata.
"Nyonya jangan menangis kita pasti akan bertemu dengan Nona muda dan Tuan muda Fajar.Kami akan terus berusaha mencari Nona muda dan Tuan muda Nyonya."Mike menenangkan Nyonya nya karena dia juga tidak tega melihat Nyonya nya berlarut-larut dalam kesedihan karena rindu pada buah hatinya.
"Benar Nyonya,sebaiknya sekarang kita urus Pak Gunawan dulu,dia yang sudah membuat Nona muda dan Tuan muda menderita."timpal Jordan ingin membalaskan penderitaan yang dialami oleh kedua Anak majikannya.
"Kamu benar Jordan.Kalau begitu mari kita selesaikan Gunawan itu,aku akan membuatnya hancur seperti yang sudah dia lakukan pada kedua Anak ku."imbuh Nyonya Amelia sembari bangkit dari sofa lusuh itu.
Sebelum melangkah Nyonya Amelia menoleh ke Rico yang juga sudah berdiri hendak mengiringi ketiga orang itu keluar dari rumahnya.
"Rico apa kamu sibuk?kalau tidak sibuk maukah kamu menunjukkan di mana dan yang mana Gunawan itu."minta Nyonya Amelia pada Rico.
"Bisa Nyonya lagi pula aku baru saja di pecat oleh istri Pak Gunawan,"jawab Rico memang benar dia sudah di pecat oleh Mama Alin karena tidak mau balik lagi bertunangan sama Arini.
"kalau begitu mari ikut kami".
Bersambung.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 82 Episodes
Comments
Nyonya Gunawan
Thor suami q nmanya gunawan loch tpi dia baik..😁😁
2024-03-08
2
Reogkhentir
Waduh........ Bakalan tak nyaman ini kehidupan pak Gunawan beserta keluarga......... atau bakalan hancur dalam hotel prodeo semua karena telah berani mengusik keluarga singa betina (Amel) serta memusnahkan pula........
2024-03-07
1