Bab 14.Pijat Refleksi

"Pa,Papa harus memaksa Rico agar dia mau menikah dengan Putri kita,apa Papa tidak sayang sama Arini?dia Putri semata wayang yang kita Punya,"Mama Alin akan melakukan apa saja untuk kebahagiaan putrinya.

"Mama jangan terlalu memanjakan Arini,dia sudah besar,ajarkan dia hidup mandiri jangan selalu menuruti kemauan nya.Riko itu Anak orang miskin dia tidak akan bisa membuat Putri kita bahagia,"Pak Gunawan tidak setuju kalau Rico menjadi menantunya,karena Pak Gunawan ingin menjodohkan Arini dengan Anak teman nya yang kaya.

"Tapi Pa,Arini sangat mencintai Rico.Dia tidak akan mau menikah dengan orang lain selain Rico,jika Papa tidak mau mengancam Rico agar mau menikah dengan Arini Putri kita,Mama akan pergi dari rumah membawa Arini serta."Alin mengancam suaminya agar mau menuruti kemauan Anak nya.Alin tau kalau Pak Gunawan tidak akan rela kalau Alin dan Arini pergi meninggalkan nya.

Pak Gunawan menghela nafas nya dia tidak bisa berbuat apa-apa kalau istrinya sudah mengancam ingin pergi dari rumah.Pak Gunawan sangat menyayangi kedua wanita itu,demi kedua wanita itu agar bisa hidup berkecukupan dia rela menghilangkan nyawa Kakak sepupu dan suaminya untuk merebut harta yang di miliki suami Kakak sepupunya.

Pak Gunawan benar-benar bingung kalau sudah di hadapkan oleh dua pilihan seperti ini.Di satu sisi dia tidak rela kalau Anak gadis nya menikah dengan Rico.Di sisi lain dia tidak punya pilihan karena istrinya sudah mengancam akan pergi dari rumah.

Mau tidak Mau,rela tidak rela,dia terpaksa harus setuju dengan kemauan istrinya untuk memaksa Rico menikah dengan putrinya.

Setelah lama berpikir akhirnya Pak gunawan mengambil keputusan.

"Baik lah,Papa akan memaksa Rico dengan dalih hutang,asalkan Mama tidak pergi meninggalkan aku."dengan terpaksa Pak Gunawan mengatakan itu pada istrinya.

Alin tersenyum senang,dia tau kalau sudah mengancam seperti tada suaminya akan menurut,dia tidak akan berani menolak.

"Itu keputusan yang benar,Papa memang yang terbaik,Mama jadi tambah cinta sama Papa."rayu Alin agar Pak Gunawan meleleh hatinya.

***

Mama Laras yang sudah berada di depan rumah kontrakan Mbok Surti,Dia langsung memberi salam sembari tangan nya mengutuk pintu rumah Mbok Surti.

To...tok...tok... assalamualaikum,"Mama Laras memberi salam.

Hening sesaat,Mama Laras masih menunggu sahutan dari dalam rumah kontrakan di depannya sekarang.Karena sudah lama tidak ada sahutan,Mama Laras mencoba memberi salam sekali lagi.

"waalaikumsalam,terdengar sahutan dari arah jalan.Mama Laras memalingkan tubuhnya untuk melihat siapa yang menjawab salam.

Ternyata seorang wanita paruh baya sudah berdiri di depan nya.Mama Laras langsung menjulurkan tangan nya ber silaturrahmi

Mbok Surti pun menyambut hangat tangan Mama Laras lalu mempersilakan masuk.

"Mari masuk kedalam gebuk saya Nyonya."Mbok Surti mempersilakan Mama laras masuk kedalam.

"tidak usah Mbok,disini saja,"jawab Mama Laras sembari menunjuk pada kursi yang tersedia di teras kontrakan itu.

"Ada perlu apa Nyonya datang ketempat saya yang kumuh ini?"tanya Mbok Surti pada Mama laras.Mbok Surti bertanya seperti itu karena melihat penampilan Mama Laras yang modis dan elegan tapi tidak ilfill datang ketempat yang seperti ini.

"Saya Laras Mbok,maksud dan tujuan saya kesini untuk bertanya alamat seseorang,mungkin Mbok tau siapa orang itu."Mama Laras mengenalkan dirinya pada Mbok Surti dan maksud tujuan dia kesini.

"Apa yang ingin Nyonya tanya kan?"tanya Mbok Surti penasaran dengan pertanyaan yang akan Mama laras tanyakan.

"Saya mendapat rekomendasi alamat dari teman saya,saya mencari rumah dalam alamat ini,katanya ada seorang gadis yang pandai pijat refleksi,apa Mbok tau siapa dan dimana rumah nya?" Mama Laras menanya kan se detail mungkin.

"O...kalau yang pandai pijat refleksi rumah nya di situ,tapi sudah satu Minggu ini dia tidak pernah kesini.Biasanya setiap hari dia kesini,karena temanan dengan Anak saya Rico."Mbok Surti menunjukkan rumah Mentari yang sudah di datangi oleh Mama Laras tadi.

"Saya sudah datang tadi kerumah itu,dan kata tetangganya di suruh kesini."jawab Mama Laras.

"Maaf sekali Nyonya,kalau begitu saya juga tidak tau kemana Mentari pergi,biasanya juga adik nya Fajar selalu main kesini.,"Mbok Surti juga tidak tau kemana Mentari pergi karena Mentari tidak pamit sama Mbok Surti.

Dhug,jantung Mama Laras berdegup saat Mbok Surti menyebut nama Mentari dan adik nya Fajar,Mama Laras semakin penasaran,dia terus berpikir,apa mungkin gadis pijat refleksi itu Mentari menantunya?

"Maaf Mbok,tadi Mbok bilang gadis yang pandai pijat refleksi itu namanya Mentari dan adik nya bernama Fajar,apakah Mentari ini yang Mbok maksud?"tanya Mama Laras menunjuk kan foto Mentari di ponselnya saat menikah di rumah sakit.

Ketika Mbok Surti melihat foto di ponsel yang di sodorkan oleh Mama Laras jantung nya berdegup keningnya mengernyit karena melihat baju yang di gunakan Mentari di foto itu seperti baju pengantin.

"Benar dia Mentari,dia lah gadis yang pandai pijat refleksi itu,sudah banyak sekali orang yang di berikan kesembuhan oleh Allah dengan Mentari yang menjadi perantaranya.Mentari itu Anak yang baik sopan cantik dan juga pintar.Dia juga sangat menyayangi adik nya.Tapi ini Kok seperti baju pengantin?"tanya Mbok Surti di akhir penjelasan nya karena penasaran.

"Benar Mbok ini baju pernikahan nya dengan Putra saya,Mentari sekarang Menantu saya Mbok."ujar Mama Laras membuat Mbok Surti melongo.

"Benarkah itu Nyonya,kenapa Mentari tidak memberi tau saya?"tanya Mbok Surti bahagia karena Mentari sudah punya suami artinya sudah ada yang menjaga dan melindunginya,tidak akan menderita seperti yang sudah-sudah.

"Panjang ceritanya Mbok,"akhirnya Mama Laras menceritakan semuanya tidak tertinggal satu apapun.sehingga sampai dia kesini mencari gadis pijat refleksi itu.karena tidak dia tau kalau gadis yang pandai pijat refleksi itu adalah menantunya sendiri yang sekarang berada di rumah nya.

Setelah mendengar semua cerita dari Mama Laras,Mbok Surti jadi terharu,hatinya senang bercampur sedih.Di satu sisi dia senang kalau Mentari sudah menjadi istri orang kaya hidup nya tidak akan susah lagi memikirkan uang,Fajar juga sudah mendapatkan pendidikan yang baik.

Di sisi lain Mbok Surti juga sedih karena suami Mentari menderita lumpuh,tapi dia yakin kalau Awan suami Mentari akan sembuh apa lagi Mentari sendiri yang jadi tukang pijat nya.

Kadang Mama Laras kesal kalau mengingat Mentari yang tidak memberi tau nya kalau dia bisa melakukan pijat refleksi.kalau Mentari memberi tau nya lebih awal Mama Laras 'kan tidak perlu repot-repot mencari ke sini.

Setelah mengobrol dan berbagi cerita dengan Mbok Surti,Mama Laras pamit pulang, rencana nya mau mengomeli Mentari.

Bersambung.

Terpopuler

Comments

Sri Widjiastuti

Sri Widjiastuti

G nanya2 kan? lgs dipaksa aja

2025-01-09

2

🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🥑⃟🇩ᵉʷᶦbunga🌀🖌

🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🥑⃟🇩ᵉʷᶦbunga🌀🖌

mama laras kan gak nanya

2024-03-15

1

Nyonya Gunawan

Nyonya Gunawan

Jgn di omelin donk ma" laras..kn ma" laras jg g' prnh tnya ma mentari..😁😁

2024-03-05

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1.Kecelakaan.
2 Bab 2.Kondisi Awan.
3 Bab 3.Syarat
4 Bab 4.Rencana Licik Mama Laras
5 Bab 5.Awan Sadar
6 Bab. 6.Dapat Bini Juga Dapat Perawat
7 Bab 7.Pernikahan
8 Bab 8.Saling Punya Rasa
9 Bab 9.Panggil Aku Hubby
10 Bab 10.Cemburu
11 Bab 11.Drama Di Kamar Awan
12 Bab 12.Kepergian Fajar
13 Bab 13.Setitik Informasi
14 Bab 14.Pijat Refleksi
15 Bab 15.Sama Mencintai
16 Bab 16.Kecelakaan Yang Di Sengaja
17 Bab 17.Pahlawan Bertopeng
18 Bab 18.Posesif
19 Bab 19.Amelia Kerumah Surti
20 Bab 20.Bahigianya Om Anton
21 Bab 21.Hancurnya Pak Gunawan
22 Bab 22.Ke Khawatiran Mentari
23 Bab 23.Terungkap
24 Bab 24.Pengakuan Pak Gunawan
25 Bab 25.Cinta Belum Usai.
26 Bab 26.Masih Mencintai Mu
27 Bab 27.Artikel Mentari
28 Bab 28.Ke Gagalan Om Anton
29 Bab 29.Awan Berjalan
30 Bab 30.Nasip Arini
31 Bab 31.Tawaran Pekerjaan
32 Bab 32.Nyonya Amelia Ke Asrama
33 Bab 33.Awan Sembuh
34 Bab 34.Awan Yang Bucin
35 Bab 35.Menjenguk Fajar
36 Bab 36.Pertemuan Ibu dan Anak
37 Bab 37.Mama Laras VS Mama Amelia
38 Bab 38.Amelia Ke Rumah Subagio
39 Bab 39.Pewaris Perusahaan
40 Bab 40.Malam Pertama Yang Tertunda
41 Bab 41.Nasib Mama Aline
42 Bab 42.Berakhir Derita Arini
43 Bab 43.Awan Keperusahaan
44 Bab 44.Ide Licik Alex
45 Bab 45.Mentari Di Culik
46 Bab 46.Kecemasan Awan
47 Bab 47.Niat Licik Alex.
48 Bab 48.Keberadaan Mentari Terlacak
49 Bab 49.Kemarahan Awan
50 Bab 50.Pertarungan
51 Bab 51.Mimpi Buruk
52 Bab 52.Akting Mentari
53 Bab 53.Alex Curiga
54 Bab 54.Penyelamatan Mentari
55 Bab 55.Pertarunhan Sengit
56 Bab 56.Om Anton Tertembak
57 Bab 57.Penyesalan Alex
58 Bab 58.Pemakaman Om Anton
59 Bab 59.Permintaan Maaf Alex
60 Bab 60.Awan Setuju
61 Bab 61.Hati Alex Hancur
62 Bab 62.Patah Hati Alex
63 Bab 63.Suster Lily Kerumah Mike
64 Bab 64.Pertwmuan Rico Dan Mentari
65 Bab 65.Adelia Pingsan
66 Bab 66.Terkejut Nya Ningsih
67 Bab 67.Ningsih Galau
68 Bab 68.Kepulangan Nadia
69 Bab 69.Pasrah Ningsih
70 Bab 70.Resepsi
71 Bab 71.Semangat Untuk Alex
72 Bab 72.Bukan Malam Pertama
73 Bab 73.Getaran Hati Alex
74 Bab 74.Sonia Di Pecat
75 Bab 75.Jatuh Cinta
76 Bab 76.Menghibur Mentari
77 Bab 77.Kebingungan Awan
78 Bab 78.Tangis Haru Mentari
79 Bab 79.Kegugupan Alex
80 Bab 80.Pernyataan Cinta Alex
81 Bab 81.Selamat Untuk Mentari(end)
82 Pengemuman
Episodes

Updated 82 Episodes

1
Bab 1.Kecelakaan.
2
Bab 2.Kondisi Awan.
3
Bab 3.Syarat
4
Bab 4.Rencana Licik Mama Laras
5
Bab 5.Awan Sadar
6
Bab. 6.Dapat Bini Juga Dapat Perawat
7
Bab 7.Pernikahan
8
Bab 8.Saling Punya Rasa
9
Bab 9.Panggil Aku Hubby
10
Bab 10.Cemburu
11
Bab 11.Drama Di Kamar Awan
12
Bab 12.Kepergian Fajar
13
Bab 13.Setitik Informasi
14
Bab 14.Pijat Refleksi
15
Bab 15.Sama Mencintai
16
Bab 16.Kecelakaan Yang Di Sengaja
17
Bab 17.Pahlawan Bertopeng
18
Bab 18.Posesif
19
Bab 19.Amelia Kerumah Surti
20
Bab 20.Bahigianya Om Anton
21
Bab 21.Hancurnya Pak Gunawan
22
Bab 22.Ke Khawatiran Mentari
23
Bab 23.Terungkap
24
Bab 24.Pengakuan Pak Gunawan
25
Bab 25.Cinta Belum Usai.
26
Bab 26.Masih Mencintai Mu
27
Bab 27.Artikel Mentari
28
Bab 28.Ke Gagalan Om Anton
29
Bab 29.Awan Berjalan
30
Bab 30.Nasip Arini
31
Bab 31.Tawaran Pekerjaan
32
Bab 32.Nyonya Amelia Ke Asrama
33
Bab 33.Awan Sembuh
34
Bab 34.Awan Yang Bucin
35
Bab 35.Menjenguk Fajar
36
Bab 36.Pertemuan Ibu dan Anak
37
Bab 37.Mama Laras VS Mama Amelia
38
Bab 38.Amelia Ke Rumah Subagio
39
Bab 39.Pewaris Perusahaan
40
Bab 40.Malam Pertama Yang Tertunda
41
Bab 41.Nasib Mama Aline
42
Bab 42.Berakhir Derita Arini
43
Bab 43.Awan Keperusahaan
44
Bab 44.Ide Licik Alex
45
Bab 45.Mentari Di Culik
46
Bab 46.Kecemasan Awan
47
Bab 47.Niat Licik Alex.
48
Bab 48.Keberadaan Mentari Terlacak
49
Bab 49.Kemarahan Awan
50
Bab 50.Pertarungan
51
Bab 51.Mimpi Buruk
52
Bab 52.Akting Mentari
53
Bab 53.Alex Curiga
54
Bab 54.Penyelamatan Mentari
55
Bab 55.Pertarunhan Sengit
56
Bab 56.Om Anton Tertembak
57
Bab 57.Penyesalan Alex
58
Bab 58.Pemakaman Om Anton
59
Bab 59.Permintaan Maaf Alex
60
Bab 60.Awan Setuju
61
Bab 61.Hati Alex Hancur
62
Bab 62.Patah Hati Alex
63
Bab 63.Suster Lily Kerumah Mike
64
Bab 64.Pertwmuan Rico Dan Mentari
65
Bab 65.Adelia Pingsan
66
Bab 66.Terkejut Nya Ningsih
67
Bab 67.Ningsih Galau
68
Bab 68.Kepulangan Nadia
69
Bab 69.Pasrah Ningsih
70
Bab 70.Resepsi
71
Bab 71.Semangat Untuk Alex
72
Bab 72.Bukan Malam Pertama
73
Bab 73.Getaran Hati Alex
74
Bab 74.Sonia Di Pecat
75
Bab 75.Jatuh Cinta
76
Bab 76.Menghibur Mentari
77
Bab 77.Kebingungan Awan
78
Bab 78.Tangis Haru Mentari
79
Bab 79.Kegugupan Alex
80
Bab 80.Pernyataan Cinta Alex
81
Bab 81.Selamat Untuk Mentari(end)
82
Pengemuman

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!