Obsesi Alice

Reno melihat kabar berita tersebut, tapi hanya wajah datar namun tenang yang di perlihatkan olehnya, yang membuat Zenia merasa heran dengan respon atasan sekaligus temannya itu. Seolah kabar yang ramai saat ini tak mempengaruhi pikirannya.

"Bagaiman kamu setenang ini? Padahal ini beritanya sudah menyangkut Alice yang mengaku hamil anak mu loh?!" tanya Zenia keheranan.

"Menurutmu?" Reno bertanya balik pada Zenia yang sudah tak lagi tenang dengan berita tentang atasannya itu.

Pertanyaan balik Reno membuat Zenia sedikit kesal. Bukannya mendapatkan jawaban atas pertanyaannya, dia malah di ajak main teka teki oleh Reno.

"Ayolah Ren? Jangan buat aku cemas. Jika memang semua statement Alice tidak benar, Kau harusnya buat klarifikasi ke awak media."

Rasa kekhawatiran Zenia, tak lantas membuat Reno menyanggupi saran dari temannya itu. Dia hanya diam menyaksikan tingkah Zenia yang terlihat mulai kesal dengan sikapnya.

"Zenia dengarkan aku, yang nantinya klarifikasi itu bukan aku, tapi Alice sendiri" jelas Reno.

Zenia mengernyitkan dahinya penasaran, "maksud Mu?"

"Kau akan lihat sendiri nanti" ucap Reno. "Keluarlah, selesaikan pekerjaanmu" tambahnya, dengan menggerakkan tangannya. Zenia menghela nafasnya mencoba menghormati keputusan sahabatnya itu. Lalu beranjak pergi fari ruangan Reno.

Sedangkan Reno menyandarkan kepalanya sambil menatap langit-langit ruangannya. "Dasar kau Alice, apa kau ingin bermain-main denganku?" Suara rendah Reno.

Pemberitaan kehamilan Alice yang mengaku bahwa anak yang di kandungnya adalah anak Reno semakin menyebar. Bahkan sebagian besar publik menyayangkan Reno yang mungkin akan menikahi Alice namun ada beberapa yang setuju dengan pernikahan tersebut. Apalagi beredar foto yang tertangkap paparazi keduanya sedang berada di area apartemen mewah tempat Reno berada.

...----------------...

Isu hubungan dua orang terkenal itu pun sudah pasti terdengar oleh Resti. Setelah kelas selesai, wanita itu terus fokus pada ponselnya, mengikuti pemberitaan tentang Reno dan Alice.

"Ya ampun ini gila! Bagaimana pria pujaanku menghamili Alice" ucap Resti yang mulai kesal.

"Apa-an sih Res, biarkan saja si Reno itu menghamilinya, lagi pula mereka juga akan menikah kan?" Mona merasa heran sekaligus malas, mendengarkan keluhan Resti soal pernikahan Reno dan Alice. Terlebih platform berita isinya hampir semuanya tentang pengacara dan artis tersebut.

"Apa hebatnya pria sombong itu. Kasian sekali Alice, mungkin dia tidak tahu sifat pengacara sombong itu sebenarnya" gumam Mona mengumpat.

"Aku yakin, Alice pasti mengandung anak pria lain, aku berani taruhan" ucap Resti masih dengan rasa kesalnya yang tak berkesudahan.

"Hei sadarlah" ucap Mona sambil menjentikkan jarinya tepat di wajah Resti.

"Tidak mau, Reno belum saatnya menikah, lebih baik dia melajang seumur hidupnya" rengek Resti yang tidak terima. Entah seberapa besar Resti mengidolakan Reno,sampai sekesal itu mendengar kabar pria itu akan menikah.

"Kau mulai tidak waras" sambil menarik tangan Resti, "ayo berangkat kerja"

Dengan sedikit memaksa Resti yang sedang patah hati akut, akhirnya Mona berhasil membawanya ke alam kenyataan, dimana mereka harus bekerja sore ini.

Sampailah mereka di restoran siap saji tempat mereka mencari nafkah.

Setelah dua minggu mengambil cuti untuk pemulihan kakinya, Mona akhirnya dapat bekerja kembali, walau kakinya masih melangkah tertatih. Karena kondisi yang tak memungkinkan sebagai pengantar pizza, akhirnya dia di pindahkan sementara sebagai kasir.

Begitulah rutinitas Mona beberapa minggu ini sebagai kasir, sampai akhirnya kakinya sepenuhnya sembuh dan dapat berjalan normal kembali. Dia pun di tugaskan kembali sebagai pengantar pizza.

"Akhirnya aku bisa berkeliling kota lagi" ucapnya sambil membawa pesanan pizza pelanggannya.

Namun dari kejauhan ada seorang misterius yang sedang mengawasi Mona. Bahkan orang itu mengambil gambarnya.

"

"

Alice yang saat ini berada di apartemennya, terlihat gelisah. Dia mondar mandir sambil menggigit kuku ibu jarinya. "Kenapa? Kenapa dia tidak menghubungiku sama sekali?" gumamnya.

"Alice sudahlah, hentikan semua ini!" ucap manajernya yang bernama Yola.

Alice langsung menatap tajam Yola. "Apa kau bilang? Berhenti katamu? Kau pikir akan semudah itu aku melepas Reno. Dia harus menikahi ku" Alice yang tak terima ucapan managernya.

"Tapi, apa kau yakin dia anak Reno, bukankah kau pernah bilang dia tak pernah menyentuhmu?" Yola yang semakin tak percaya ucapan artisnya itu.

"Diam! Diam! Diam kau Yola! Jika kau tak bisa memberiku solusi, pergi dari hadapanku. Kau hanya membuatku kesal!" Alice yang semakin emosi.

Alice kini sedang mengandung, dan usia kandungannya saat ini sudah menginjak tiga bulan. Namun pada kenyataannya anak yang dalam kandungan Alice bukanlah anak Reno, tidak seperti pemberitaan yang beredar saat ini. Dia pun sadar, bahwa Reno tak pernah melakukan hubungan intim dengannya sekalipun dirinya dan Reno pernah saling memuaskan hanya dengan sentuhan tangan.

Tapi Alice ingin menggiring opini publik agar masyarakat percaya bahwa anak yang di kandungnya adalah anak sang pengacara. Dia melakukan itu untuk menekan Reno, agar mau menikahinya. Namun apalah daya, Reno sama sekali tak menggubrisnya, bahkan pria itu tak pernah menghubunginya. Seolah dia tak terpengaruh dengan pemberitaan yang berseliweran di media sosial.

Alice kemudian keluar apartemen dengan di temani Yola, untuk menuju ke suatu tempat. Sedangkan di luar apartemen, sudah banyak wartawan yang menunggu. Bahkan mereka mengikuti mobil Alice yang melaju.

"Alice, para wartawan mengikuti kita" ucap Yola yang mulai cemas.

"Biarkan saja" jawaban Alice membuat Yola semakin tak mengerti.

"Apa maksudmu?" tanya Yola yang penasaran.

Namun mendapatkan pertanyaan dari managernya itu, membuat Alice semakin kesal. "Bisakah kau diam saja, kau banyak bicara!" ucap Alice menatap tajam pada Yola.

Managernya itu pun langsung tak berkutik dengan perintah artisnya. "Kalau bukan karena diriku yang pontang panting mencarikan mu job, kau mungkin hanya artis receh saat ini" batin Yola kesal.

Sampailah mobilnya di sebuah gedung perkantoran, yang tidak lain kantor milik Reno. Sudah pasti Yola terkejut dengan hal bodoh yang di lakukan artisnya ini.

"Apa kau sudah gila, Alice! Kau hanya akan mendapatkan malu" Yola yang semakin kesal dengan tingkah Alice yang sesuka hatinya tanpa memikirkan dampak yang akan terjadi.

Wanita itu sengaja memancing wartawan untuk mengikutinya menuju kantor advokat milik Reno. Walaupun beberapa hari ini di depan kantor Reno pun sudah banyak wartawan yang sedang mencari berita tentang kebenaran rencana pernikahan mereka.

"Cukup! Kau diam saja, Yola. Hanya dengan cara ini, Reno pasti tak akan menolak ku di depan awak media" ucap Alice yang terlihat sangat frustasi. Karena segala cara yang di lakukan tidak di respon oleh Reno.

"Dasar wanita bodoh, apa dia tidak berfikir panjang, karirnya bisa hancur kalau dia salah mengambil keputusan" Yola meremas rambutnya sendiri merasa frustasi.

Alice pun keluar dari mobilnya diikuti Yola, serta beberapa bodyguard yang mengawal Alice dari kerumunan para wartawan yang meliput.

"Mbak Alice, apa benar anda akan menikah?" salah seorang wartawan yang bertanya.

"Mbak Alice, benarkah anda mengandung anak Pak Reno?" tanya wartawan lain.

..........

..........

Para wartawan saling berebut mengajukan pertanyaan. Isu pernikahannya dengan Reno merupakan bahan berita yang sangat di nanti para wartawan, karena topik tersebut merupakan berita yang banyak menyita perhatian publik. Bahkan pertama di keluarkannya berita tersebut langsung menjadi tranding topik di beberapa media besar.

"Bagaimana Mbak Alice, benarkah anda akan menikah dalam waktu dekat ini?" Para wartawan terus melempar pertanyaan pada Artis tersebut.

"Pokoknya, semua statement saya benar adanya. Saya sedang mengandung anak Reno" Begitulah jawaban Alice, membenarkan semua pemberitaan yang wara-wiri saat ini.

"Sudah ya? Saya mau menemui calon suami saya" ucap Alice dengan menguraikan senyuman ke awak media penuh percaya diri.

Sedangkan dari lantai atas, tepat di dalam ruang kerjanya, Reno menyaksikan apa yang terjadi di depan pintu gerbang kantornya. Dia menatap dingin apa yang sedang terjadi di bawah sana.

"Jadi kau ingin bermain-main denganku, Alice?" batin Reno.

Orang-orang yang ada di kantor pun mulai heboh menyaksikan kejadian tersebut. Terlebih Alice yang saat ini sudah memasuki kantor. Dia melenggang menuju lantai atas dimana ruangan pria pujaannya itu berada, di saksikan orang-orang yang berada di sana.

Terpopuler

Comments

Sunshine💐🤎

Sunshine💐🤎

Hai Thor aku kasih bunga juga for you🌹🌹 semangat terus Thor

2024-07-14

1

Sugiharti Rusli

Sugiharti Rusli

ni dia tipe orang yang ga tahu batasannya, menggali kuburannya sendiri si Alice

2024-07-14

0

lihat semua
Episodes
1 Mona Ayunda
2 Abraham Reno Winata
3 Talak cerai
4 Perceraian Yang di Syukuri
5 Pertemuan
6 Membencimu
7 Hangat-Menyesakkan
8 Obsesi Alice
9 Hancurnya Karir Alice
10 Pertemuan Yang Tak Diharapakan
11 Kehangatan keluarga
12 Kebencian dari Reno
13 Bibit Kebencian
14 Kehormatan Yang Terenggut
15 Meminta Pertanggung Jawaban
16 Peristiwa Berdarah Part 1
17 Peristiwa Berdarah Part2
18 Mengorbankan Diri
19 Menjadi Kuat dan Tegar
20 Situasi Memburuk
21 8 Tahun Penjara
22 Ingin Tetap Hidup
23 Di Selamatkan
24 Pengakuan
25 Siasat
26 Menolak
27 Menemukan Titik Terang Part 1
28 Menemukan Titik Terang Part 2
29 Bimbang
30 Hitam Di Atas Putih
31 Cinta Tak Terbalas
32 Mencari Bukti
33 Hukuman Yang Adil
34 Bersiap Menemui
35 Bertemu Calon Mertua
36 Menjalani Hariku Seperti Biasa
37 Hubungan Yang di Sembunyikan
38 Mengharap Lebih
39 Tersulut Amarah
40 Kembali Bertemu
41 Cinta Sepihak
42 Pernikahan Yang Terasa Hampa
43 Malam Pertama Tapi Bukan Yang Pertama
44 Pertemuan Yang Tak sengaja
45 Hubungan Persahabatan Yang Tak Wajar
46 Menutupi
47 Menuntut Kepatuhan
48 Tatapan Hina
49 Keadaan Rumah tangga Yang Di sembunyikan
50 Kesepakatan Baru
51 Tak Terkendali
52 Bebasnya Herman
53 Di Balik Hubungan Pernikahan
54 Ketahuan
55 Berakhirnya Hubungan Tak Sehat
56 Rencana Zenia
57 Jebakan
58 Hubungan Yang Di Akhiri
59 Pertemuan Yang Tak Di Duga
60 Jatuh Cinta
61 Tak Bisa Membohongi Hati
62 Mempertahankan
63 Rasa Bersalah
64 Bertemu Dengan Masa Lalu
65 Bertemu Sang Mantan
66 Jesslyn
67 Ketahuan
68 Hubungan Yang Semakin Dalam
69 Menguak Rahasia
70 Amarah Wilma dan Rencana Keluarga Murder
71 Kebenaran Masa Lalu
72 Rahasia Yang Terbongkar Part 1
73 Rahasia Yang Terbongkar Part 2
74 Rahasia Yang Terbongkar Part 3
75 Penyesalan
76 Dia Putriku
77 Hubungan Yang Di Pertanyakan
78 Bimbang
79 Mengagumi Dalam Diam
80 Situasi Semakin Menegang
81 Sebuah Pengakuan
82 Hubungan
83 Menyakitkan
84 Pembalasan
85 Membuatnya Berpisah
Episodes

Updated 85 Episodes

1
Mona Ayunda
2
Abraham Reno Winata
3
Talak cerai
4
Perceraian Yang di Syukuri
5
Pertemuan
6
Membencimu
7
Hangat-Menyesakkan
8
Obsesi Alice
9
Hancurnya Karir Alice
10
Pertemuan Yang Tak Diharapakan
11
Kehangatan keluarga
12
Kebencian dari Reno
13
Bibit Kebencian
14
Kehormatan Yang Terenggut
15
Meminta Pertanggung Jawaban
16
Peristiwa Berdarah Part 1
17
Peristiwa Berdarah Part2
18
Mengorbankan Diri
19
Menjadi Kuat dan Tegar
20
Situasi Memburuk
21
8 Tahun Penjara
22
Ingin Tetap Hidup
23
Di Selamatkan
24
Pengakuan
25
Siasat
26
Menolak
27
Menemukan Titik Terang Part 1
28
Menemukan Titik Terang Part 2
29
Bimbang
30
Hitam Di Atas Putih
31
Cinta Tak Terbalas
32
Mencari Bukti
33
Hukuman Yang Adil
34
Bersiap Menemui
35
Bertemu Calon Mertua
36
Menjalani Hariku Seperti Biasa
37
Hubungan Yang di Sembunyikan
38
Mengharap Lebih
39
Tersulut Amarah
40
Kembali Bertemu
41
Cinta Sepihak
42
Pernikahan Yang Terasa Hampa
43
Malam Pertama Tapi Bukan Yang Pertama
44
Pertemuan Yang Tak sengaja
45
Hubungan Persahabatan Yang Tak Wajar
46
Menutupi
47
Menuntut Kepatuhan
48
Tatapan Hina
49
Keadaan Rumah tangga Yang Di sembunyikan
50
Kesepakatan Baru
51
Tak Terkendali
52
Bebasnya Herman
53
Di Balik Hubungan Pernikahan
54
Ketahuan
55
Berakhirnya Hubungan Tak Sehat
56
Rencana Zenia
57
Jebakan
58
Hubungan Yang Di Akhiri
59
Pertemuan Yang Tak Di Duga
60
Jatuh Cinta
61
Tak Bisa Membohongi Hati
62
Mempertahankan
63
Rasa Bersalah
64
Bertemu Dengan Masa Lalu
65
Bertemu Sang Mantan
66
Jesslyn
67
Ketahuan
68
Hubungan Yang Semakin Dalam
69
Menguak Rahasia
70
Amarah Wilma dan Rencana Keluarga Murder
71
Kebenaran Masa Lalu
72
Rahasia Yang Terbongkar Part 1
73
Rahasia Yang Terbongkar Part 2
74
Rahasia Yang Terbongkar Part 3
75
Penyesalan
76
Dia Putriku
77
Hubungan Yang Di Pertanyakan
78
Bimbang
79
Mengagumi Dalam Diam
80
Situasi Semakin Menegang
81
Sebuah Pengakuan
82
Hubungan
83
Menyakitkan
84
Pembalasan
85
Membuatnya Berpisah

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!