Kebencian dari Reno

Sudah lewat beberapa hari Herman bekerja di keluarga terpandang itu. Dia begitu sangat bersemangat dengan pekerjaannya saat ini, walau dia sadar butuh kerja keras lebih untuk mengembalikan kehidupan keluarganya seperti dulu yang berkecukupan.

Waktu menjelang petang, dan waktunya dia pulang. Dia melangkah keluar namun tiba-tiba.

"Ayah!" suara yang tidak asing di telinganya. Begitu terkejutnya Herman mendapati putrinya yang berada di luar gerbang.

"Mona? Apa yang kamu lakukan di sini?" tanya Herman kebingungan.

"Ayah tidak lihat Mona sedang bekerja" sambil menunjukkan pizza yang di antarnya. Tentu saja wanita itu sampai di rumah elit itu karena mengantar pesanan pelanggannya.

"Ayah ternyata bekerja di sini ya?" ucap Mona yang baru tahu tempat ayahnya bekerja.

"Iya, Ayah bekerja disini"

"Mbak itu pesanan saya kan?" saut seorang pria dengan setelan pakaian hitamnya, dan ternyata yang memesan adalah penjaga rumah mewah tersebut.

"Oh....iya Kak, Ini pesanan anda" ucap Mona sambil memberikan dua kotak pizza ke pria tersebut. Dan pria itu menerimanya sambil memberikan uang pecahan dua ratus ribuan pada Mona.

"Ayah mau aku antar?" tanya Mona.

"Boleh, tapi bagaimana dengan pekerjaanmu?"

"Ayah tenang saja, pizza yang aku antar selanjutnya, tempatnya searah dengan rumah kita kok."

Herman pun menyanggupi ajakan putrinya. Keduanya pun meninggalkan komplek perumahan elit itu, berboncengan dengan motor butut kesayangannya menelusuri jalanan ibu kota yang mulai nampak gemerlap lampu kendaraan, lampu penerangan dan lampu dari gedung pencakar langit yang menjulang tinggi dan kokoh.

"Kita sampai Ayah" ucap Mona.

"Terimakasih nak."

Mona menganggukkan kepalanya, lalu berkata, "Mona lanjut kerja dulu ya, Yah" Kemudian meninggalkan ayahnya dan melanjutkan pekerjaanya.

Sampai lah waktu menunjukkan pukul 9 malam, dan itu artinya waktunya Mona pulang. Namun dia harus mengantarkan pesanan terakhirnya ke pelanggan. Dan sialnya dia harus mengantar pesanan itu ke alamat seorang pria yang pernah hampir mencelakai dirinya. Siapa lagi kalau bukan Reno.

"Astaga, kenapa aku harus ke tempat ini lagi?" Mona menggerutu sambil meremas rambutnya sendiri kesal. Sudah pasti dia seperti itu, karena setelah kejadian kecelakaan yang di alaminya, berharap tak bertemu lagi. Namun pada akhirnya sekarang dia harus mengantar kembali pesanan ke pria yang begitu dia benci.

Tapi apa boleh buat, itu adalah pekerjaanya. Suka atau tidak suka dia harus mengantar pesanan terakhir, yaitu satu paket ayam goreng pesanan sang pengacara.

Dengan berat hati, dia melajukan motornya menuju apartemen mewah tersebut, melewati jalan malam gemerlap kota yang masih ramai.

...----------------...

"Dimana Ayah?!" tanya Reno pada Budiman. Reno saat ini berada di kediaman ayahnya.

"Tuan Teddy ada di ruang kerjanya nya" jawab Budiman yang tak berani menatap putra atasannya yang terlihat murka itu.

"Dasar pria tua itu" gumam Reno, lalu melangkahkan kakinya dengan lebar dan cepat menuju ruang kerja ayahnya. Sudah bisa di tebak, Reno pasti akan bersi tegang dengan ayahnya kali ini.

Sampailah dia di depan ruang kerja Ayahnya, lalu membuka pintu itu dengan kasar. Teddy yang sudah mengira kedatangan putranya itu hanya menatap dingin.

"Apa maksud ayah?!" sambil melemparkan map berisi berkas di atas meja kerja Teddy.

Teddy menatap putranya sambil menopang dagu. "Itu syarat dariku, jika kau ingin menjadi ahli warisku."

Sudah pasti semakin tersulut emosi Reno mendengar jawaban ayahnya itu. Terlihat mata Reno yang memerah menahan amarah dengan kedua tangan terkepal. "Aku tidak peduli harta Ayah, dan aku tak butuh warisan Ayah."

"Aku lakukan ini demi kebaikanmu" jawab Teddy.

Reno mengernyitkan dahinya, tatkala mendengar alasan Teddy "Ayah jangan bicara omong kosong, alasan seperti itu tidak akan membuatku percaya."

"Reno!" teriak Teddy yang mulai emosi. "Bisakah kamu menurut apa kata Ayah?!"

"Tidak, Aku sudah muak dengan tingkah Ayah, dari dulu aku menuruti semua perintah Ayah. Bahkan aku yang sekarang menjadi pengacara pun itu bukan keinginanku, tapi karena ambisi Ayah." tegas Reno.

"Diam kau! Tahu apa kau tentang ambisiku?! Aku melakukan ini demi dirimu" jelas Teddy.

Reno tersenyum sinis mendengar alasan ayahnya. "Dari dulu Ayah tak pernah berubah, hanya menganggap diri Ayah yang paling benar. Bahkan kematian ibuku, Ayah anggap sebuah kecelakaan biasa!" Reno kembali mengingat bagaimana ibunya meninggal karena kecelakaan. Dan itu sesuatu yang menyakitkan baginya.

Terlebih kecelakaan ibunya di sebabkan depresi yang di alaminya, karena pernikahan kedua ayahnya.

Kau bahagia di atas kematian ibuku, apa kau lupa itu Teddy?!" teriak Reno dengan membulatkan matanya penuh amarah.

Teddy melempar segelas air minum di mejanya ke arah Reno, tapi meleset.

Lengkingan suara pecahan gelas itu semakin menambah ketegangan di ruangan tersebut. Terlihat pecahan gelas yayang berserakan di lantai. Keduanya saling melempar tatapan tajam tanpa berkata, hingga sesaat ruangan itu berubah hening.

Tiba-tiba suara pintu terbuka memecah ke keheningan. "Sayang, apa yang terjadi?" dan rupanya itu adalah Wilma, yang tidak sengaja mendengar pertengkaran keduanya.

Wanita itu menghampiri sang suami yang nampak di penuhi rasa amarah.

"Sayang kamu tidak apa-apa?" tanya Wilma khawatir, lalu memicingkan mata ke arah Reno, "apa yang kamu lakukan Reno?! Harusnya kamu bisa menjaga sopan santun mu terhadap Ayahmu." ucap Wilma dengan tatapan kesal ke arah Reno.

"Hahaha" tawa keras Reno mengisi seluruh ruangan tersebut.

"Apa yang kau tertawakan, kau pikir ini lucu?" saut Wilma yang hatinya semakin dongkol pada putra tirinya itu.

"Jelas ini lucu, karena aku bisa melihat dua manusia munafik yang saling mendukung" kalimat sarkas yang keluar dari mulut Reno.

"Jaga mulutmu Reno!" teriak Teddy, yang kembali mendapat ucapan kebencian dari putranya itu. Teddy sama sekali tak mengira putranya akan memberontak seperti ini.

"Aku akan menjaga mulutku kalau Ayah tak mengusikku." Reno menatap keduanya dengan tatapan kebencian.

Lekas pria itu meninggalkan ruangan itu dengan rasa amarah serta kebencian dalam hatinya.

Bukan tanpa sebab sang pengacara membenci kedua orang tuanya. Itu karena bagaimana masa lalu pahitnya yang membentuk emosinya saat ini.

Terpopuler

Comments

Sugiharti Rusli

Sugiharti Rusli

apa si Teddy tetap akan menjodohkan si Reno yah makanya dia marah

2024-07-14

0

lihat semua
Episodes
1 Mona Ayunda
2 Abraham Reno Winata
3 Talak cerai
4 Perceraian Yang di Syukuri
5 Pertemuan
6 Membencimu
7 Hangat-Menyesakkan
8 Obsesi Alice
9 Hancurnya Karir Alice
10 Pertemuan Yang Tak Diharapakan
11 Kehangatan keluarga
12 Kebencian dari Reno
13 Bibit Kebencian
14 Kehormatan Yang Terenggut
15 Meminta Pertanggung Jawaban
16 Peristiwa Berdarah Part 1
17 Peristiwa Berdarah Part2
18 Mengorbankan Diri
19 Menjadi Kuat dan Tegar
20 Situasi Memburuk
21 8 Tahun Penjara
22 Ingin Tetap Hidup
23 Di Selamatkan
24 Pengakuan
25 Siasat
26 Menolak
27 Menemukan Titik Terang Part 1
28 Menemukan Titik Terang Part 2
29 Bimbang
30 Hitam Di Atas Putih
31 Cinta Tak Terbalas
32 Mencari Bukti
33 Hukuman Yang Adil
34 Bersiap Menemui
35 Bertemu Calon Mertua
36 Menjalani Hariku Seperti Biasa
37 Hubungan Yang di Sembunyikan
38 Mengharap Lebih
39 Tersulut Amarah
40 Kembali Bertemu
41 Cinta Sepihak
42 Pernikahan Yang Terasa Hampa
43 Malam Pertama Tapi Bukan Yang Pertama
44 Pertemuan Yang Tak sengaja
45 Hubungan Persahabatan Yang Tak Wajar
46 Menutupi
47 Menuntut Kepatuhan
48 Tatapan Hina
49 Keadaan Rumah tangga Yang Di sembunyikan
50 Kesepakatan Baru
51 Tak Terkendali
52 Bebasnya Herman
53 Di Balik Hubungan Pernikahan
54 Ketahuan
55 Berakhirnya Hubungan Tak Sehat
56 Rencana Zenia
57 Jebakan
58 Hubungan Yang Di Akhiri
59 Pertemuan Yang Tak Di Duga
60 Jatuh Cinta
61 Tak Bisa Membohongi Hati
62 Mempertahankan
63 Rasa Bersalah
64 Bertemu Dengan Masa Lalu
65 Bertemu Sang Mantan
66 Jesslyn
67 Ketahuan
68 Hubungan Yang Semakin Dalam
69 Menguak Rahasia
70 Amarah Wilma dan Rencana Keluarga Murder
71 Kebenaran Masa Lalu
72 Rahasia Yang Terbongkar Part 1
73 Rahasia Yang Terbongkar Part 2
74 Rahasia Yang Terbongkar Part 3
75 Penyesalan
76 Dia Putriku
77 Hubungan Yang Di Pertanyakan
78 Bimbang
79 Mengagumi Dalam Diam
80 Situasi Semakin Menegang
81 Sebuah Pengakuan
82 Hubungan
83 Menyakitkan
84 Pembalasan
85 Membuatnya Berpisah
Episodes

Updated 85 Episodes

1
Mona Ayunda
2
Abraham Reno Winata
3
Talak cerai
4
Perceraian Yang di Syukuri
5
Pertemuan
6
Membencimu
7
Hangat-Menyesakkan
8
Obsesi Alice
9
Hancurnya Karir Alice
10
Pertemuan Yang Tak Diharapakan
11
Kehangatan keluarga
12
Kebencian dari Reno
13
Bibit Kebencian
14
Kehormatan Yang Terenggut
15
Meminta Pertanggung Jawaban
16
Peristiwa Berdarah Part 1
17
Peristiwa Berdarah Part2
18
Mengorbankan Diri
19
Menjadi Kuat dan Tegar
20
Situasi Memburuk
21
8 Tahun Penjara
22
Ingin Tetap Hidup
23
Di Selamatkan
24
Pengakuan
25
Siasat
26
Menolak
27
Menemukan Titik Terang Part 1
28
Menemukan Titik Terang Part 2
29
Bimbang
30
Hitam Di Atas Putih
31
Cinta Tak Terbalas
32
Mencari Bukti
33
Hukuman Yang Adil
34
Bersiap Menemui
35
Bertemu Calon Mertua
36
Menjalani Hariku Seperti Biasa
37
Hubungan Yang di Sembunyikan
38
Mengharap Lebih
39
Tersulut Amarah
40
Kembali Bertemu
41
Cinta Sepihak
42
Pernikahan Yang Terasa Hampa
43
Malam Pertama Tapi Bukan Yang Pertama
44
Pertemuan Yang Tak sengaja
45
Hubungan Persahabatan Yang Tak Wajar
46
Menutupi
47
Menuntut Kepatuhan
48
Tatapan Hina
49
Keadaan Rumah tangga Yang Di sembunyikan
50
Kesepakatan Baru
51
Tak Terkendali
52
Bebasnya Herman
53
Di Balik Hubungan Pernikahan
54
Ketahuan
55
Berakhirnya Hubungan Tak Sehat
56
Rencana Zenia
57
Jebakan
58
Hubungan Yang Di Akhiri
59
Pertemuan Yang Tak Di Duga
60
Jatuh Cinta
61
Tak Bisa Membohongi Hati
62
Mempertahankan
63
Rasa Bersalah
64
Bertemu Dengan Masa Lalu
65
Bertemu Sang Mantan
66
Jesslyn
67
Ketahuan
68
Hubungan Yang Semakin Dalam
69
Menguak Rahasia
70
Amarah Wilma dan Rencana Keluarga Murder
71
Kebenaran Masa Lalu
72
Rahasia Yang Terbongkar Part 1
73
Rahasia Yang Terbongkar Part 2
74
Rahasia Yang Terbongkar Part 3
75
Penyesalan
76
Dia Putriku
77
Hubungan Yang Di Pertanyakan
78
Bimbang
79
Mengagumi Dalam Diam
80
Situasi Semakin Menegang
81
Sebuah Pengakuan
82
Hubungan
83
Menyakitkan
84
Pembalasan
85
Membuatnya Berpisah

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!