SEMPURNA, satu kata yang terucap dari mulut Aslan Putra Benedict pada calon mempelai pengantin wanita yang berada di depannya. Gadis yang menggunakan ball gown wedding tema klasik pilihannya berdiri di pintu masuk. Tangannya di gandeng oleh Tyson Smith yang merupakan paman Aslan sebagai wali pengganti. Sedangkan Aslan menggunakan setelan Jas rancangan terbaik berwarna putih di lengkap dasi kupu kupu yang melekat di leher lelaki itu. Setelah satu bulan segala persiapan terlaksana dengan baik dan berjalan lancar tanpa hambatan. Hari ini pernikahan dua manusia dengan banyak perbedaan dari segi Strata Sosial saling berhadapan di depan Altar Pernikahan
Paman Smith menyerahkan Alena ketika Aslan sudah menyelesaikan acara pengikatan di hadapan Tuhan. Alena sudah berkaca kaca,meskipun ia belum mencintai lelaki yang sudah resmi menjadi suami nya sekarang. Namun bagi Alena keputusannya akan memulai hidup baru dengan Aslan merupakan keputusan yang tidak pernah terbayangkan dalam kehidupannya
Dirinya hanya seorang anak Panti Asuhan bisa bersanding dengan Sang Pewaris.
Ibu Panti yang menyaksikan dari kejauhan melalui sambungan video seperti yang Alena janjikan berderai airmata. Adik adik satu Panti nya bersorak dan bertepuk tangan dengan meriah kala melihat kakak cantik dan baik hati seperti Alena tampak seperti princess yang keluar dari negeri dongeng. Dulu ketika ia bersiap akan menikah dengan mantannya ,Alena sempat mampir ke Panti dan pamit kepada keluarga namun ketika yang ia dapat hanyalah bualan belaka serta kekecewaan. Alena berkata jujur kepada Ibu Panti sesaat ketika akan keberangkatannya ke Negara tetangga, sedikitpun wanita tua itu tidak menyalahkan Alena,dengan lembut ia menghibur Alena
Nak Garis Takdir tak ada yang tahu. Anggap lah ini sebuah lapisan awal dari kado terindah pemberian Tuhan yang kau akan buka di kemudian hari. Percayalah saat kau melihat isi kadonya maka kau bahkan akan lupa bahwa kau pernah terluka sebelumnya
Alena bersyukur,jika saat itu ia menikah dengan Rangga mungkin saat ini ia hanya akan menjadi kacung keluarga Rangga. Secara orang tua Rangga sendiri tidak menyukai Alena namun Lelaki itu yang selalu berusaha meyakinkannya bahwa mereka bisa melewati semua dan mendapat restu Orang tua. Berujung Lelaki itu juga yang menghempaskan dirinya di kala pernikahannya tiba.
Sekarang syukur tak henti henti nya Alena ucapkan. Lelaki yang sedang tersenyum manis di hadapannya ini yang menjadi suami nya, berawal dari pengasuh berakhir menjadi Nyonya Benedict. Jauh sekali dari ekspetasi diri Alena. Mereka memang belum mencintai tapi tidak salah jika mereka belajar saling mencintai satu sama lain
"Alena, hei kenapa menangis. Kau bahagia sekali seperti nya menikah dengan pria setampan diriku" ucap Aslan.
Alena tersenyum geli setiap kali mendengar tingkat kepercayaan diri seorang Aslan
"Anda benar Tuan Muda, Anda sangat tampan hari ini" kata Alena.
Itu benar ,suami nya sangat tampan hari ini. Ia memakai jas pilihan Alena, sebulan yang lalu mereka bertukar pikiran. Dia memilih jas acara formal untuk Aslan, lalu Aslan akan memilihkan Gaun pernikahan non formal untuknya.
"hei Nyonya Benedict, ubah panggilan mu mulai sekarang. Aku bukan lagi Tuan Muda,aku sekarang suami mu" wajahnya cemberut memandang Alena.
Gadis itu mulai berani mencubit pipi Aslan karena lucu.
"Iya iya , biarkan Saya pikirkan dulu ya Tuan Muda" Alena tertawa setelah mengucapkan kata yang semakin membuat wajah suami nya semakin lucu juga mulut Aslan yang sudah misuh misuh tak tentu.
Sepasang pengantin yang duduk di kursi pengantin yang berada di atas pelaminan kaca saling tertawa dan sesekali tampak saling mencubit bahkan tak segan Aslan akan mencium wajah Alena karena gemas. Semua nya terlihat jelas di mata tua seorang Oslan Benedict. Sebenarnya ia menyetujui perkataan Alena bulan lalu karena dia yakin bahwa anak dan menantu nya akan saling menerima.
"Benarkan, pilihan ku tak salah. Gadis itu memang pantas di sebut sebagai GADIS PILIHAN UNTUK SANG PEWARIS" ucapan lirih Oslan memandangi ke atas panggung.
"Nay, lihat lah Putra kita menikah hari ini. Aku yakin sayang, kau bahagia menyaksikannya dari atas sana! Sayang, terimakasih sudah melahirkan Aslan ke dunia ini,cintaku padamu sampai kapan pun akan abadi" ungkapan hati Oslan terucap bersama air mata yang menetes dari ujung matanya lelaki tua itu
Tyson Smith, adalah saksi hidup bagaimana kakak sepupu nya itu begitu mencintai Nayra Mustika Dewi ,wanita cantik nan lemah lembut. Kecantikan yang berasal dari kebaikan hatinya semakin membuat siapapun memuja Wanita itu. Dan sekarang pun sudah 30 tahun berlalu tak sedikit pun Oslan tertarik menika lagi. Ia tersenyum miris pada dirinya sendiri membayangkan bagaimana bisa ada wanita yang sehebat itu hingga mampu membuat seorang pengusaha besar memberikan seluruh cinta nya kepada istrinya. Bahkan kemat1annya pun tetap tidak bisa menggeser tahta dirinya di hati suami nya
" Tuan,selamat atas pernikahan Putramu. Wah menantu sangat cantik rupanya ya. Pantas saja Tuan Aslan tidak melirik putriku" ucapan dan tawa kecil seorang kolega bisnis perusahaan Benedict Junction.
"Ah anda bisa saja Tuan. Terimakasih sudah datang. Putri mu juga sangat cantik dia pasti bisa mendapatkan Aslan lainnya"
mereka saling menjabat tangan dan menepuk bahu pelan.
Teman yang sudah lama menjadi rekan bisnis nya ini, di masa lalu pernah beberapa kali berusaha menjodohkan Alsan dengan Putrinya yang merupakan Model Internasional namun Aslan menolak dengan mengatakan masih ingin sendiri.
Para tamu undangan yang sudah Oslan batasi namun masih mencakup seribu undangan ini begitu menikmati jamuan yang tersedia , gedung yang begitu besar tampak penuh di hadiri para pengusaha dan teman teman Oslan dan sang Putra juga berdatangan.
Aslan yang pernah berkuliah di dua Negara yang berbeda mengundang teman temannya agar menyaksikan pernikahannya. Ia sudah selalu di ejek Impoten hanya karena tidak pernah dekat wanita manapun apalagi berpacaran. Jika teman temannya mengajak one night stand. Seribu cara akan Aslan lakukan untuk melarikan diri.
......................
Waktu sudah berganti malam. Acara formal juga sudah usai, tamu tamu juga mulai bertukar dari para kolega dan orang tua teman Aslan juga kolega Oslan kini berganti para anak muda ,Aslan mengadakan acara party besar besaran dengan minuman rendah Alkohol demi menghindari kericuhan pada acara pernikahannya
Pengantin yang menjadi raja dan ratu hari ini juga sudah berganti kostum. Aslan memakai kemeja Maroon yang di gulung hingga siku dan dua kancing atas terbuka juga rambut yang biasa tertata rapi sekarang nampak sedikit berantakan semakin menambah kesan seksi pada diri pria matang itu. Alena sendiri menggunakan Gaun berbahan satin panjang berwarna Putih gading semata kaki dengan tali spaghetti model terikat di lehernya. Bahu dan punggung indah Alena terekspos kaki jenjang nya di balut dengan Ankle straps heels.
"kau cantik sekali malam ini Alena. Apa kau sudah menemukan panggilan yang pas untuk suami tampan mu ini?" Aslan bertanya ketika mereka sedang berdansa di ruangan yang temaram. Banyak pasangan lainnya di sekitar Aslan dan Alena
Alena mengangguk "Sudah, bagaimana jika Hubby?" ujar Alena. Aslan tampak berpikir, tangannya yang berada di pinggang Alena mengetuk ngetukkan jari nya
"Tidak buruk, aku juga akan memberikan nama baru padamu. Mau dengar tidak?" kata Aslan. Wajah tengilnya sudah kelihatan, cukup sudah selama setahun lebih Alena mengasuh Aslan. Jika sudah begini pasti akan ada yang aneh
Benarkan!!! Dirinya menarik Alena merapat ke tubuhnya, ia berbisik pelan kemudian meniup telinga Alena membuat gadis itu meremas bahu Aslan dengan mata terpejam
"My Sunshine,Alena Prameswari Benedict"
"My Sunshine, aku menantikan kau siap menjerit di bawah diriku"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 72 Episodes
Comments
Ruk Mini
mulai bucin.ye bank
2024-07-17
0