ETH Swiss
Raihanun bisa bernafas lega saat tugas yang diberikan oleh dosennya, mendapatkan approved dan gadis itu bisa memberikan penjelasan secara konkrit seperti yang sudah dikasih tahu oleh Jonathan Chen. Jujur, kalau tanpa si Mr Elsa, entah bagaimana nasib tugas Raihanun.
Gadis itu merasa hutang Budi ... Atau hutang Elsa pada pria yang awalnya dikira guide Tembok China. Raihanun bertekad untuk membalas kebaikan Jonathan meskipun dengan ucapan dingin serta pedasnya tapi mau membantu dirinya menyelesaikan tugas, itu something.
"Kira-kira Chen-ge suka makanan apa ya? Apa capjay? Mie goreng? Atau dimsum ? Eh tapi aku tidak bisa buat dimsum... Bakpau saja bantat..."gumam Raihanun sambil berjalan menuju apartemennya usai kuliah hari ini.
Raihanun tidak melihat Jonathan di kampus hari ini padahal dia ingin mengucapkan terima kasih.
"Dengar Nyun, yang namanya ucapan terimakasih itu jangan cuma di mulut doang... Harus kasih action sekalian... Bawakan makanan !" monolog Raihanun sambil membuka aplikasi Uber. "Belanja dulu ah ..."
Raihanun tersenyum saat mobilnya datang dan dirinya menuju toko yang menjual perlengkapan bahan makanan Asia.
***
Jonathan Chen masih berkutat di ruang studio membuat maket untuk tugasnya di bidang bangunan apartemen ketika melihat kakak kelasnya yang juga saingannya di Hongkong masuk ke dalam studio.
"Jonathan..." panggil Leon Wong.
"Leon. Ada apa kamu kemari?" tanya Jonathan tenang. Beberapa rekannya termasuk Jeff tampak melihat bagaimana dua orang anak anggota Triad Hongkong berhadapan. Jeff sedikit banyak tahu kalau Jonathan tidak pernah suka dengan Leon.
"Bisa kita bicara diluar ?" jawab Leon dengan wajah serius tapi tetap gaya arogannya tetap ada.
Jonathan menoleh ke arah Jeff. "Aku akan menjaga tugasmu..."
Jonathan pun keluar bersama dengan Leon Wong. Putra Sky Chen itu tampak bertanya-tanya sebenarnya Leon ingin membicarakan apa. Apakah berhubungan dengan kasus sekian puluh tahun yang membuat Gegeran Hongkong atau yang lain? Jonathan benar-benar tidak tahu.
"Oke, kita sudah diluar. Kamu mau bicara apa?" tanya Jonathan Chen yang bersama dengan Leon di sudut bangunan studio.
"Raihanun Park."
Jonathan mengerenyitkan dahinya. "Raihanun Park? Memang kenapa?"
"Apakah kalian pacaran?"
"Tidak. Kami berteman baik." Kalau bisa dibilang berteman sebab aku sering pusing dengan gadis Absurd itu. "Kenapa?" balas Jonathan Chen.
"Dia cantik."
"Dia sinting !"
Leon Wong terbahak. "Itu kan hanya perasaan kamu saja, Chen ..."
Kamu tidak tahu saja - batin Jonathan Chen. "Lalu apa maumu?"
"Aku hendak mendekatinya. Jika bisa menjadi milikku, berarti aku masuk di keluarga Pratomo dan kekuasaan bisa aku peroleh ... Untuk kali ini kamu jangan dekati Raihanun !" jawab Leon Wong.
Jonathan merasa merinding mendengar tujuan utamanya Leon adalah mendapatkan kekuasaan dari keluarga Pratomo. Mereka tidak seperti itu! Jonathan sangat tahu bagaimana karakter keluarga Raihanun yang memang memiliki kuasa tapi tidak pernah dipakai kalau tidak keterlaluan kejadian yang menimpa mereka.
"Keluarga Raihanun tidak gila kekuasaan. Mereka tidak seperti itu ..." ucap Jonathan Chen dingin.
"Bodo amat ! Yang penting jika Raihanun menjadi pasangan ku, apa yang aku pinta pasti akan dituruti !" ucap Leon yakin.
Jonathan hanya menatap datar ke Leon. Memangnya Nyunyun cewek lemah ? Untuk kali ini, Jonathan berharap agar Raihanun tidak tertarik dengan Leon. Nyun, cowok ini berbahaya !
***
Apartemen Aspen di Amsterdam
Aspen melihat tiga buah sepeda barunya yang langsung dibelinya setelah mendapatkan ijin dari Hyde Bianchi. Aspen juga langsung membeli sembilan gembok berbeda untuk masing-masing sepedanya. Aspen memang memilih gembok keluaran terbaru yang ada kameranya untuk masing-masing sepeda dan GPS.
Aspen memang pernah mendengar bahwa Amsterdam sering terjadi pencurian sepeda tapi dia tidak menyangka bahwa dirinya yang akan menjadi korban bahkan sampai dua kali sepedanya hilang digondol maling. Padahal Amsterdam adalah ibukota negara Belanda.
Sekilas tentang Amsterdam... Nama kota ini berasal dari kata Amstelredamme, yang merupakan asal-usul kota ini, yaitu sebuah bendungan di sungai Amstel. Dulunya dihuni sebagai desa nelayan kecil pada akhir abad ke-12, Amsterdam menjadi salah satu pelabuhan terpenting di dunia selama Masa Keemasan Belanda, akibat pengembangan perdagangan yang inovatif. Pada waktu itu, kota ini merupakan pusat keuangan dan permata terdepan. Pada abad ke-19 dan ke-20, kota ini memperluas diri dan banyak permukiman serta kota pinggiran yang dibangun. Kanal-kanal Amsterdam ( Belanda: Grachtengordel ) abad ke-17 yang berada di jantung Amsterdam dimasukkan ke Daftar Warisan Dunia UNESCO pada Juli 2010.
Kota ini adalah ibu kota keuangan dan budaya Belanda. Banyak perusahaan besar Belanda memiliki kantor pusat di sana, dan 7 dari 500 perusahaan teratas dunia, termasuk Philips dan ING, berpusat di kota ini.
"Kalau begini, aku jadi kangen Tokyo ... " gumam Aspen. Tokyo memang dikenal kota yang sangat aman dengan nilai kejahatan sangat kecil..
Suara telepon Aspen berbunyi dan dia tersenyum melihat siapa yang menelponnya. "Hai Ska..."
"Hai Spen. Kata bang Hyde, sepedamu hilang?" tanya Alaska panik.
"Iya. Aku sudah menyumbang maling sepeda dua..." kekeh Aspen.
"Terus kamu beli berapa lagi akhirnya?"
"Aku beli tiga lagi dan sudah aku pasang gembok tercanggih plus kamera dan alarm."
"Jangan sampai hilang lagi, Spen. Bisa-bisa nanti uang jajan kamu dihentikan bang Hyde" ucap Alaska.
"Kalau hilang ... Kali ini akan aku cari !"
***
Apartemen Raihanun di Geneva Swiss Keesokan Harinya
Raihanun menyingsingkan lengan bajunya setelah mengenakan apron di dapur apartemennya yang mungil. Gadis itu memutuskan untuk membuat kimbab untuk dia berikan pada Jonathan Chen nanti saat istirahat kuliah.
Raihanun sudah terbiasa masuk dapur apalagi dari TK sampai SMP di Jepang, anak-anak sudah diajarkan untuk tahu pekerjaan rumah tangga jadi bagi Raihanun bukanlah hal yang aneh. Apalagi ibunya, Kedasih, juga sangat ketat dalam mendidik Raihanun dan adiknya Raiden. Paling tidak kamu bisa dasar memasak seperti memotong sayuran, macam bumbu dan nama bahan makanannya.
Raihanun mulai menanak nasi dan menyiapkan semua bahan makanan lainnya sebagai isi dari kimbab yang akan dibawanya ke kampus.
Sementara yang sedang dibuatkan kimbab, berdiri di depan apartemen Raihanun dengan perasaan sangat khawatir..
***
Yuhuuuu Up Malam Yaaaaa gaeeesss
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu ❤️🙂❤️
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 152 Episodes
Comments
Sri
kalo kaka ipar mah suka bilang NL= Netherland
2024-01-28
1
Sri Desika Arfianti
Saka roso kuatir iso dadi roso tresno
2024-01-28
1
ellyana imutz
awal gegeran antar triad ni leon wong iki apa ank ny gerry wong y ? ayo u bs jagain nyunyun u pasti bs ...duchh nyun ko u mlh jd incaran org jht sih..
2024-01-28
1