Istana Brussels Belgia
"Van welke kant van de familie kom jij ( kamu dari pihak keluarga mana )?" tanya Mahira sambil memasukkan biola cantiknya ke dalam casenya.
"Mas Arsya, Mbak Alisha dan Mas Varo" jawab Aspen. "Jij ( kamu )?"
"Sis Violet, de vrouw van Mas Arsya ( Kak Violet, istri mas Arsya )" jawab Mahira.
"Ben jij de Nederlandse prinses ( kamu putri Belanda )?" seru Aspen heboh.
"Hanya gelar. Nothing serious" gelak Mahira.
"Mahiraaaa..."
Keduanya menoleh dan melihat Violet Van Bummel datang dengan baju santai.
"Ya ampun kamu tuh, dicariin papa dan mama kamu ... Malah main biola disini... Hai Aspen ..." sapa Violet yang selalu ramai seperti biasanya.
"Halo kak Violet" sapa Aspen sambil memberikan hormat.
"Lho kalian sudah kenalan? Jadi aku tidak usah mengenalkan ya" cengir Putri Belanda bermata ungu itu.
"Tidak usah kak Violet, kita sudah kenalan kok" senyum Aspen.
"Vioo, kamu dimana?"
"Disini sayang, cari adik sepupuku yang menghilang dan seperti biasanya, di balkon main biola. Nanti bawakan lagu yang asyik ya Mahira" senyum Violet yang tidak lama pinggangnya dipeluk oleh seseorang.
"Lho Aspen? Mahira ? Pada ngapain?" tanya Arsyanendra sambil menatap dua ABG itu.
"Tadi aku sedang ngemil terus dengar suara biola, penasaran... Eh ternyata yang main Mahira..." jelas Aspen.
"Oalah... Ohya Mahira biasa dipanggil Mai, dia jago anggar lho..." senyum Arsyanendra.
Aspen menoleh. "Iya kah ?"
Mahira mengangguk. "Kamu bisa anggar Aspen ?"
"Panggil Spen aja. Aku bisa anggar... Kan di sekolah ada kurikulum itu."
"Kapan-kapan kalau ke Belanda, latihan saja berdua" seru Violet. "Gimana?"
"Good idea. Soalnya kalau disini tidak mungkin..." jawab Arsya.
"Memang kenapa mas Arsya?" tanya Mahira.
"Kan mau acara pernikahan... Masa kalian mau ngilang tanding anggar? Yang benar saja !" ucap Arsyanendra serius.
Aspen dan Mahira saling berpandangan. Kalau sudah keluar gaya pangerannya, kadang mas Arsya mukanya nyebelin.
***
Acara pernikahan Alisha dan Richard berlangsung dengan khidmat dan tidak ada drama... sepertinya.
Hyde memarahi Raihanun gara-gara kelakuannya namun gadis itu macam masuk kuping kanan, keluar bablas anginnya ke kuping kiri. Bahkan dengan cueknya, Raihanun membersihkan telinganya di depan Hyde yang semakin nyolot dengan sikap adiknya yang diluar Nurul.
"Kamu tuh !" Hyde menoyor dahi Raihanun. "Dikasih tahu malah sok budheg !"
"Lha percuma mas Hyde sayang, karena Nyunyun akan mengulangi lagi kalau memang ada ketidakadilan di muka bumi ini. Macam jadi super Nyunyun !" balas Raihanun tanpa beban.
"Astaghfirullah... Aku stress !" gumam Hyde.
"Pak Yakuza, janganlah stress .. Kalau stress, Monggo Pak Shohei jadi sasaran tembak..." senyum Raihanun manis.
"Kok bawa-bawa aku Nyunyun-chan ?" protes Shohei Kawaguchi, tangan kanan Hyde.
"Karena muka kamu paling enak dijadikan sasaran tembak..." seringai Raihanun.
"Hyde -chan... Lihat kelakuan adikmu ..." rengek Shohei.
"Urusai ( berisik ), badut !"
***
Usai acara pernikahan, Sean dan Zinnia menggelar acara resepsi santai khusus bagi keluarga dan sahabat dekat karena untuk resepsi resminya baru akan diadakan nanti malam di istana milik Zinnia yang memiliki ballroom paling luas.
Dalam kesempatan itu, Chris Armstrong, kekasih Rania Bianchi Prasetyo menyempatkan diri untuk mengisi acara dengan menyanyikan lagu khusus buat kekasihnya yang bertajuk Baby Baby milik Amy Grant.
Semua kaum muda pun ikut menari santai sambil mendengar suara empuk quarterback Dallas cowboys itu yang tidak diduga memiliki suara yang bagus.
Chris menyelesaikan lagunya dan berlutut di hadapan Rania. "I love you baby and will you marry me?" ucapnya sambil membuka kotak beludru dengan cincin berlian di dalamnya.
"Tapi kamu sudah melamar aku, De... Eh Chris..." Rania menatap bingung.
"Kan baru ke keluarga kamu. Kamunya belum. So? Will you?" Chris menatap Rania penuh harap.
Rania menatap wajah Chris yang masih on bended knee dengan wajah memerah dan mata berkaca-kaca. "Kamu benar-benar cinta sama aku, Demit?" tanya Rania membuat semua orang heboh.
"Astaghfirullah! Rania!" ucap Blaze sambil menepuk jidatnya.
"Namanya Chris, mbaaaakkk!! Bukan Demit!" teriak Rase, adik Rania gemas hingga membuat orang-orang tertawa.
"Nggak papa, panggilan kesayangan" jawab Chris kalem. "Rania, lama-lama kakiku pegal ini. Yes, darling, aku sudah jatuh cinta sama kamu sejak SMA. Dan meski kamu mendengar aku tebar pesona sana sini, itu hanya ingin membuat kamu cemburu... Tapi gagal total... Kamu malah cuek jadi desperate times, desperate measure... Aku tidak mungkin terbang ke London setiap tahun demi mengganggu kamu kalau aku tidak cinta sama kamu. Apalagi Opamu sangat sangat sangat...mafia"
Rania tertawa dalam tangis karena mendengar lamaran paling absurd. "Of course demit, kapan lagi kamu mendapatkan dukun yang tepat" ucap gadis itu semakin ngaco membuat keluarganya hanya bisa menggelengkan kepalanya mendengar jawaban lamaran paling ngawur.
Chris pun berdiri lalu menyematkan cincin berlian itu di jari manis Rania. Pria bertubuh besar itu pun memeluk Rania dan mencium bibirnya lembut.
"Aaawwww..." ucap semua orang.
Raihanun dan Alaska tertawa melihat kejadian itu karena kedua kakak perempuannya memiliki panggilan kesayangan buat pacar masing-masing. Biana Pascal yang sudah memiliki kekasih bernama Leonardo Rossi dipanggil Singa Gurun atau koboi cengeng, sedangkan Rania sendiri memanggil Chris Armstrong, demit, karena sering datang tidak diundang selama pacaran long distance relationship karena Chris di Dallas sementara Rania di London.
"Lamaran terkacau yang pernah aku lihat" ucap Raihanun.
"Tapi romantis lho, Nyun. Berani melamar di depan orang banyak termasuk kedua orangtuanya..." jawab Alaska.
"Memang kamu suka cowok macam apa Ska?" tanya Raihanun sambil menikmati makanan yang dihidangkan.
"Aku ? Suka yang ngemong... Kan kamu tahu sendiri, aku terkadang merasa ditolak sana sini..." jawab Alaska getir.
"Kamu sudah lumayan lama bersama kita, Ska. Kenapa masih merasa ditolak? Janganlah selalu berpikir seperti itu karena nanti kamu sakit ... Dan memandang semuanya dari sisi negatif terus padahal banyak sisi positifnya. Jangan ya Ska... Buang jauh-jauh perasaan itu. Kayak aku ini lho. Ndablek, bodo amat dan selalu menganggap semuanya positif sebab jika kamu memendam penyakit hati terus-menerus, yang ada kamu membangun penyakit dalam tubuh kamu. Fyi, darah tinggi, asam lambung, sembelit itu berawal dari otak dan hati kamu yang selalu merasa negatif terus. Nanti bakalan menjalar kemana-mana... Jadi kanker... Eeeuuuwww, amit-amit !" ucap Raihanun panjang lebar.
Alaska menatap Raihanun sambil tersenyum. "Memang aku harus terus belajar memanage penyakit hati..."
"Yup ! Kamu kan cerdas, pasti bisa lah membuat diri kamu mendapatkan kebahagiaan sendiri. Kasarannya, if you want to feel happy, find your own happiness. Dan itu bisa berbagai hal lho..." ucap Raihanun yakin.
Alaska tertawa geli. "Kok tumben kamu bisa dewasa dan benar nasehatnya?"
Raihanun menggaruk kepalanya. "Kayaknya kebanyakan coklat, bikin otak aku waras ya?"
Alaska terbahak.
***
Yuhuuuu Up Pagi Yaaaaaa
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu ❤️🙂❤️
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 152 Episodes
Comments
Ninik Rochaini
Oalaaahh Nyun...nyun...
2024-10-10
1
ellyana imutz
plek pak shin nek lagi waras d so bijak ngomong wes 1112 y nYun m bpk e...
2024-01-06
1
amilia amel
apakah nyunyun minta dibacakan surat yasin ya... macam bon cabe dulu waktu di dubai😅😅😅
2024-01-05
2