Kediaman keluarga Al Jordan Bianchi Tokyo Enam Bulan kemudian
Akito Shinoda datang ke taman belakang keluarga Bianchi dan menghampiri Alaska yang sedang latihan Kendo.
"Apa yang kamu lakukan Ska?" hardik Akito saat melihat wajah Alaska memar.
"Menjaga namaku ..." jawab Alaska cuek.
"Kamu itu tinggal lulus SMP kok ya pakai acara gelut sih ..." Akito memegang pelipisnya. "Dua hari lagi kamu wisuda lho !"
"Pakai foundation, beres !" balas Alaska.
"Ska, dikurangin lah..." pinta Akito.
"Yaaaa... Kapan-kapan..." jawab Alaska cuek.
Akito hanya menggelengkan kepalanya. "Astagaaaa..."
***
Collège Alpin Beau Soleil, Switzerland Tiga Bulan Kemudian
Raihanun hanya menatap gemas dengan semua teman-temannya di laboratorium kimia yang tampak tidak serius belajarnya karena gurunya termasuk lemah. Gadis cantik itu hanya tersenyum smirk sambil terus membuat formula yang sudah dia patenkan di Jang Corp, milik Oma dan Oomnya.
Setelah dirasa pas, Raihanun lalu memberikan sentuhan terakhir dan dari botol kimianya terbang sebuah balon bewarna biru. Raihanun melihat sekelilingnya yang tampak tidak perduli dan gadis itu menghitung waktunya.
"3...2...1..."
POP ! BYUURRR !
"AAAARRGGHHHH ! KENAPA KITA JADI BIRUUUU !" teriak semua orang.
Raihanun hanya tertawa kecil. Kapokmu kapan Ndul ! Raihanun melihat wajah dan rambut hitam panjangnya menjadi biru. Aku jadi Smurfette!
***
Kamar Raihanun dan Alaska di Asrama
"What are you? Minions?" gelak Alaska melihat Raihanun biru semua.
"Smurfette dong Ska. Kalau Minions itu kuning... Tapi itu ide bagus buat next project kalau nggak ada yang niat sekolah ..." cengir Raihanun.
Suara panggilan video dari iMac Raihanun membuat kedua gadis itu menoleh.
"Aduh ! Mati aku ! Mas Arsya, Mas Enzo dan Mas Hyde video call lagi" keluh Raihanun. "Pasti sudah laporan deh kepsek minus akhlak itu..."
Alaska hanya cekikikan.
"Halo kakak-kakak aku sekalian..." cengir Raihanun sambil membawa kapas dan cairan pembersih wajah.
***
Dan kini semua generasi ketujuh hanya bisa melongo melihat Raihanun wajahnya biru dan sedang membersihkan diri. Gadis berusia lima belas tahun itu hanya nyengir macam ayahnya.
"Pak Kepsek udah laporan ya? Apa kepala asrama?" tanya Raihanun dengan wajah tanpa dosa sedangkan Alaska hanya bisa cekikikan.
"Guru kimia kamu yang laporan sama Alano dan Alano laporan ke mas..." jawab Arsyanendra. "Kenapa?"
"Lha gimana mas... Pada nggak perhatiin pelajaran jadinya aku membuat sensasi yang sangat spektakuler. Kok mas Al dapat laporan sih!"
Arsyanendra menatap judes ke Raihanun. "Alano itu wali kamu di Swiss ! Dan mas Arsya yang bertanggung jawab setiap kelakuan kamu, Ska dan Spen ! Seriously !"
"Ah, mas Arsya, jangan marah-marah dong. Nanti Akira ikutan lho ..." kerling Raihanun membuat Arsyanendra mendelik.
Tak lama semua kakak perempuannya ikut video call dan tampak terkejut saat melihat Raihanun sangat biru.
"Apa hal Nyunyun! Kok bisa kamu buat kekacauan macam itu?" teriak Rania gemas.
"Seperti biasa salah kalkulasi dan Halloween datang terlalu awal. Happy Halloween... I'm Smurfette."
"Astaghfirullah Anaknya pak Shinchan!" gerutu Hyde. "Aku out!! Beneran Nyun, kamu pulang ke Tokyo, butuh Penataran attitude!"
"Mas Hyde ku sayang, aku bakalan jadi Yakuza nanti!" kekeh Raihanun yang wajahnya sekarang belang bonteng.
"Kok bisa sih?" tanya Rase yang gemas dengan adiknya yang meskipun cantik tapi kelakuan sama dengan ayahnya yang super nyeleneh. Tak heran kalau akhirnya Shinichi dan Kedasih mengirimkan putri sulungnya ke asrama agar lebih benar tapi tampaknya salah. Ditambah bareng Alaska dan Aspen.
"Bisa dong mas Rubah... Buktinya ini nih mukaku biru."
"Yang kena siapa?"
"Satu ruangan lah! Seru tahu!" gelak Raihanun.
"Kamu diskors dong?" tanya Vicenzo.
"Yup, membersihkan lab kimia. Keren nggak tuh?" gelak Raihanun.
"Kalau ini aku setuju hukum Newton. Buah apel jatuh tidak jauh dari pohonnya. Bokapnya meledakkan lift, anaknya buat bom cat kimia warna biru. Seriously Nyunyun! Jangan suka bikin ulah!" hardik Biana.
"Dih, macam mbak Bia nggak pernah buat ulah saja di kampus!" cebik Raihanun.
"Tapi birunya keren lho" celetuk Aizen, putra Juliet dan Romeo.
"Keren kan mas Ai?" cengir Raihanun.
"Trio ABC tidak ada komentar?" tanya Ashley, putri Alessandro Moretti dan Sakura Park yang merupakan sepupu kandung Raihanun. Trio ABC adalah triplets Raj Rao dan Gemintang Lexington.
"Mau bilang apa? Cuma bisa bilang sudah kejadian" jawab Ararya atau biasa dipanggil Arya.
"Birunya keren" celetuk Benoit atau Ben.
"Nyun, mau dong bom nya" pinta Charusmita atau biasa dipanggil Mita.
"Mau buat apa Mita?" tanya Lachlan, putra Gemini Lexington dan Michel de Luca yang sudah curiga sepupu ceweknya itu pasti merencanakan sesuatu.
"Membuat ruang ganti balet biru! Drama kok nggak kelar-kelar!" gerutu Mita yang memang menggeluti balet.
"Boleh tuh Mit! Nanti aku buatkan formulanya!" seringai Raihanun.
"Nggak usah dikompori Mitaaaaa!" seru semua saudara sepupunya gemas.
"Eh tahun depan sudah berderet ya yang mau menikah. Alisha, mbak Bia, mbak Rania" celetuk Galena putri Garvita Schumacher dan Gabriel Luna.
"Asyiiik. Kumpul-kumpul lagi! Richard, rencananya mau dimana? Brussels atau London?" tanya Rania ke Richard.
"Brussels baru nanti apa istilahnya ngunduh mantu?" tanya Richard.
"Iya ngunduh mantu" jawab semua orang.
"Ngunduh mantu baru di London."
"Dua kali capek tapi aku senang" senyum Asher. "Aku bisa sekalian pemotretan di Morr London" lanjut bungsu Alessandro Moretti itu.
"Nyunyun, mas Hyde tidak mau tahu, kamu jangan berbuat ulah lagi! Nanti opa Hideo semakin pusing ngadepin kamu!"
"Mas Hyde, kan opa sudah biasa sama Appa. Jadi aku mah nggak ada apa-apanya."
Semua generasi ketujuh hanya melengos mendengarkan ucapan Raihanun. Richard tertawa terbahak-bahak melihat kekacauan keluarga Alisha.
"Benar-benar definisi keluarga rusuh dan kacau dal.am arti sesungguhnya" gelak Richard.
"Aku kan sudah bilang Rich" kekeh Arsyanendra. "Nyun, kamu bersihkan wajahmu. Macam Sully Monster Inc."
"Aku tuh Smurfette mas Arsya, bukan Sully" eyel Raihanun.
"Terserahlah!"
"Ska ! Kamu kasih tahu Nyunyun biar nggak nakal ! Eh... tapi percuma ding, kamu juga sama saja ..." ucap Vicenzo menyesali perkataannya .
"Percuma kamu minta Ska kasih tahu Nyunyun, wong mereka 11-12 ..." ucap Rase.
Raihanun dan Alaska hanya tersenyum manis.
***
"Ini bakalan hilang berapa lama ?" tanya Alaska melihat Raihanun sibuk mencuci rambut hitam panjangnya.
"Alah cuma tiga hari ilang. Anggap saja aku dapat cat baru di rambut. Tapi keren ya?" Raihanun melihat di kaca. "Kirim ah ke grup chat ..." ucapnya sambil selfie dengan kamera ponselnya.
Raihanun 'Nyunyun' Park
"Kamu kok ya kepikiran sih buat cat b*m..." gelak Alaska yang surprise dengan pola pikir Absurd sepupunya.
"Karena appa ku kan pernah bikin lift meledak, jadi aku bikin b*mnya ..."
Alaska terbahak. "Oh ya ampun... Nyunyun !"
***
Yuhuuuu Up Siang Yaaaaaa
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu ❤️🙂❤️
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 152 Episodes
Comments
Ninik Rochaini
wes...wes bener2 kacau...
2024-10-10
1
Chantika Boutique
cekikikan sendiri baca kacaunya anak wedok pak shincan..😂😂😂
2024-09-17
1
Herlina Lina
sk banget bc klan pratomo bacanya sk senyum senyum g jls
2024-07-19
1