Matsuyama, Akihabara Tokyo
Jonathan menatap ke arah Raihanun yang hanya memasang wajah sok imut. Cantik sih cantik, tapi otaknya miring. Heran, nurun siapa sih ? Perasaan Hyde-ge dan Yukihiro-chan nggak kayak gini deh.
"Kamu yakin masih ada hubungan saudara sama keluarga Bianchi?" tanya Jonathan penasaran.
"Lha kamu apa tidak lihat aku dan mas Yuki sama imutnya? Aku dan mas Hyde sama kerennya ? Kalau soal itu, tidak perlu diragukan, Chen-ge. Apa perlu test DNA ? Boleeeehhhh..." jawab Raihanun jumawa.
Lee Yoo Joon tidak bisa mengehentikan tawanya melihat sahabatnya bisa darting dengan adik angkatnya yang memang ancur dari bayi ...
"Yoo Joon, benar mereka bersaudara?" tanya Jonathan meminta kepastian.
"Lha Chen-ge tidak percaya... Oppa Kepiting, jelaskan ..."
Jonathan menatap Raihanun lagi. "Kok bisa kamu panggil dia Oppa kepiting?"
"Jadi gini ya Chen-ge. Di Indonesia, terutama di tanah Jawa Tengah dan Jawa Timur, kepiting itu ada banyak namanya, tergantung jenis dan ukuran, salah satunya Yuyu yaitu kepiting kecil-kecil. Nah, Oppa Yoo Joon itu kan terlalu biasa dipanggil begitu, jadi kenapa tidak aku ambil nama tengahnya YooYoo ... Kan lafalnya mirip sama Yuyu yang berarti kepiting... Maka dari itu, aku panggil Oppa kepiting yang untungnya, jalannya bisa lurus ke depan dan belakang, nggak cuma melipir kiri dan kanan..." papar Raihanun dengan wajah serius tapi Jonathan melongo mendengarnya.
"Kamu tahu ini ?" Jonathan menoleh ke Lee Yoo Joon yang tertawa geli mendengar penjelasan Raihanun.
"Dari Nyunyun kecil, dia memang sudah ajaib dan sebenarnya bisa-bisanya dia sih ..." senyum Lee Yoo Joon. "Nyun, sudah. Jangan bikin Jonathan stress... Nanti makin macam papan surfing ..."
Raihanun menoleh ke Lee Yoo Joon. "Oppa, masih bagus bilangnya papan surfing... Aku bilangnya papan setrikaan..."
Lee Yoo Joon menepuk jidatnya.
***
Jonathan menghabiskan liburan di Hongkong setelah menghabiskan waktu dua hari di Tokyo bersama dengan keluarga Bianchi. Jonathan ingin join bisnis dengan Yukihiro di bidang teknik sipil sesuai dengan bidang kuliah yang diambil apalagi dia tahu keluarga klan Pratomo memilik etika dalam berbisnis.
Bahkan ayahnya sendiri sangat percaya dengan keluarga cewek Absurd itu.
Selama dia berada di Hongkong, Jonathan melihat sendiri bagaimana Lee Yoo Joon bersama dengan opanya yang masih semangat, tampak serius dalam berbisnis. Ayahnya, Sky, ikut tertarik dengan bisnis yang ditawarkan keluarga Lee. Mereka berbicara dengan data yang riil bukan di Mark up, bukan ngadi-ngadi dan Sky bisa melihat keuntungan disana.
Jonathan sempat bertanya kenapa ayahnya tanpa ragu menanamkan modal dengan jumlah tidak sedikit di perusahaan Silver Shinning.
"Jon, alasannya adalah selama sekian generasi, hanya keluarga klan Pratomo yang tidak pernah curang dalam berbisnis. Mereka selalu memberikan plus minus bisnis mereka di depan, tidak pernah muluk-muluk dalam menunjukkan keuntungan hingga semuanya terasa sangat masuk akal hingga kita semua bersama-sama semangat mendapatkan keuntungan diatas prediksi dan perhitungan sebelumnya. Maka kami-kami tidak pernah ragu meletakkan dana yang tidak sedikit pada mereka, karena selalu mendapatkan keuntungan. Seterpuruknya ekonomi, mereka selalu memiliki cadangan dana yang sudah dikumpulkan sekian generasi hingga tidak merugikan para investor..." jawab Sky usai meeting bersama Lee Yoo Joon dan Lee Chan.
Jonathan mengakui jika tadi saat presentasi, Lee Yoo Joon memberikan perhitungan soal balik modal. Memang diatas kertas, modal mereka baru bisa kembali dalam waktu setahun. Hanya saja mengingat orang Hongkong memiliki gengsi dan pride yang tinggi, mendengar pemakaman luxury dan dijamin abu keluarga mereka tetap terjaga, sudah pastinya modal mereka akan kembali.
Sepertinya bisnis mereka akan merambah lebih luas lagi.
***
Rumah Kediaman keluarga Park
"Jadi kamu tidak mau dikawal?" tanya Shinichi ke putri sulungnya.
"Nggak Appa. Udah Gedhe kok dikawal..." jawab Raihanun sambil menikmati rawon buatan Kedasih. Sudah menjadi kebiasaannya, jika pulang ke Tokyo, Raihanun hanya mau masakan Jawa macam rawon, lodeh ataupun opor ayam. Mirip ayahnya yang memang pecinta masakan Jawa.
"Lha terus ... kamu berani sendirian?"
"Berani appa. Lagian kan ada Chen-ge... Kan dia Triad Hongkong. Kalau ada apa-apa, jadi tamengnya Nyunyun..." jawab Raihanun sambil memberikan piringnya ke Kedasih. "Eomma, bronggalan ( bronggolan ada yang bilang seperti itu ) sawahnya tambah ..."
Kedasih pun menyendokkan rawon yang dibilang Raihanun bronggalan sawah karena mirip dengan bongkahan tanah coklat di area persawahan. "Ini rawon, sayang. Bukan bronggalan sawah..." tegur Kedasih sambil memberikan piring ke Raihanun.
"Tunggu ... Jonathan Chen itu kakak kelas kamu?" seru Shinichi.
"Iya Appa. Bukankah dunia itu sempit bagaikan lubang di ikat pinggang?" sahut Raihanun sambil menyendok rawonnya.
"Duh alamat... Bisa pusing Jonathan ketemu kamu, Nduk Siti Baqilah ..." omel Shinichi yang tahu bagaimana bedanya Sky dan Jonathan.
"Tapi Appa, menurut Nyunyun nih, jadi orang itu janganlah kaku banget... Yang ada malah cepat tua ..." balas Raihanun.
Shinichi menggelengkan kepalanya. "Jangan bilang kamu niru Appa kalau membuat orang tertawa mendapatkan amal jariyah?"
"Tul. Kan Nyunyun anak Appa. Biar Nyun masuk surga, harus mengumpulkan pahala banyak-banyak sejak dini kan selain sholat dan mengaji?" jawab Raihanun polos.
Kedasih cekikikan melihat wajah Shinichi manyun. "Itu gambarannya mas Shin waktu dulu bikin darting almarhum Opa Ashley, Bang Sean dan Bang Lukie..."
"Masa sih burung merak?" Shinichi menoleh ke Kedasih.
"Perlu aku ingatkan mas?" goda istrinya.
"Wis Nyun, Appa tidak perlu test DNA ke kamu ya ..." jawab Shinichi sambil memegang pelipisnya.
"Lho buat apa test DNA? Wong sudah terbukti Nyun dapat wajah cantik ini dari Appa dan Eomma..." balas Raihanun.
Kedasih tertawa geli melihat wajah putri sulungnya yang seolah tidak ada salah apapun jika sudah berargumen yang menurutnya benar.
***
Yuhuuuu Up Malam Yaaaaaaa gaeeesss
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu ❤️🙂❤️
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 152 Episodes
Comments
Ninik Rochaini
Kyk ngaca ya Shin...kelakuan mu nurun ng Nyunyun/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
2024-10-10
1
The Way
nanti baru terasa kalo udah punya anak kayak dia, kayak mas shin liat kelakuannya dulu
2024-02-15
1
amilia amel
dah sekarang pak shinichi bukan kudo akhirnya merasa pusing juga... 😅😅😅😅😅
2024-01-22
2