12.

Venter tampak sibuk memandangi Vee dari jauh saat wanita itu tengah bermain bersama kedua putranya. Demi tuhan, senyuman wanita itu membuatnya begitu nyaman.

Rasanya ia akan melakukan apapun demi mendapatkan senyuman Vee. Senyuman yang membuatnya tenang.

"Tangan kanan orang tuamu sudah datang," ucap Nick.

Venter menoleh. "Jack datang?" tanyanya.

Nick mengangguk, Venter terdiam lalu kembali menatap Vee. "Kenapa dia datang lebih awal?" tanyanya.

Nick mengangkat bahunya. "Mungkin untuk memastikan. siapa wanita yang berhasil melahirkan gen Venson," ucapnya.

"Karena keluargamu meragukan kalau kau pria yang normal," ucap Nick meringis saat dirinya mendapat tatapan tajam dari Venter.

Venter berdecih. Ia juga tidak tau sejak kapan dia jatuh cinta yang pasti semenjak malam itu. Bukan hanya tubuh Vee, wajahnya, senyumannya bahkan semua yang ada pada Vee membuatnya jatuh hati. Dan Venter tidak menyesal dengan yang terjadi malam itu.

"Apa kabarmu Venter?" Venter menoleh saat melihat Jack memasuki ruangannya.

Venter mengacuhkannya. "Lebih baik dari pada di sekitarmu," ucapnya.

Jack terkekeh, ia pun tersenyum tipis. "Kau tidak pernah berubah," gumamnya.

Jack ikut menatap objek yang sedang di tatap oleh Venter. "Jadi apa dia wanitanya?" tanyanya namun Venter hanya diam.

"Benar," Nick menjawab.

"Sangat cantik," puji Jack membuat Venter langsung menoleh dan menatap tajam.

Jack terkekeh, ia rasa dirinya tau sekarang jika Venter sedikit sensitif jika ada orang yang berurusan dengan wanitanya.

"Jangan tatap aku dengan tatapan membunuhmu aku hanya memuji, bukan merebut milikmu," ucap Jack dengan santai.

...∆∆∆...

Vee menatap bingung saat dirinya dalam ruang lingkup Venter bahkan dari tadi Venter tidak mau jauh darinya semenjak pria asing ada di depannya.

"Apa kau tidak bisa jauh dariku sedikit?" tanya Vee, dirinya sedikit tidak nyaman karena ia tidak pernah di perlakukan seperti ini oleh pria.

Dan lihatlah yang di lakukan pria itu, duduk di sampingnya sambil memegang ujung bajunya seperti anak yang takut kehilangan ibunya.

Jack menatap penuh arti sedangkan Venter, ia menatap tajam kearahnya. "Jadi siapa namamu?" tanya Jack pada Vee.

"Mon--"

"Untuk apa kau bertanya namanya?" potong Venter dengan ketus.

Jack menggelengkan kepalanya, ia rasa iblis di depannya ini memang sedang jatuh cinta. Bahkan dirinya hanya menanyakan nama wanita itu saja dirinya seperti ingin merebut wanita di samping Venter.

"Apa salahnya?" tanya Jack.

Nick menggelengkan kepalanya, dirinya hanya diam sambil bermain dengan Alvaro dan Alano

"Kau tidak ada kerjaan ya?" tanya Venter. "Kau sibuk menanyakan hal yang tidak berguna disini," sambungnya.

Jack tersenyum tipis. "Kau sensitif sekali," gumamnya. Ia pun menatap Alano dan Alvaro yang tengah menatapnya.

"Jadi mereka anakmu?" Jack menatap Venter. "Sangat mirip tanpa tes DNA pun sudah pasti mereka berdua adalah anakmu," sambungnya.

Venter mendengus. "Kau tidak ada urusan yang lain?" ucapnya.

Jack mengangkat bahunya acuh. "Aku hanya harus memastikan sebelum orang tua mu datang. Apa benar mereka anakmu dan yang aku lihat 100% pasti mereka memang anakmu," ucapnya. Venter menatap kesal.

"Orang bodoh juga pasti akan menjawab kalau mereka adalah anakku!"

...∆∆∆...

Venter menggendong kedua putranya untuk mengalihkan pikirannya sejenak tanpa harus memikirkan orang tuanya yang akan datang. Sebenarnya ia lebih setuju jika mereka datang dari pada dirinya yang datang ke tempat mereka yang seperti neraka.

"Apa yang kau pikirkan?" tanya Vee. Pria itu menoleh lalu menggelengkan kepalanya.

"Tidak ada. Aku hanya memikirkan aset mana yang harus aku berikan pada Alvaro dan Alano," ucap Venter.

Vee melongo. "Kau gila? Alano dan Alvaro baru berusia belum sampai tiga tahun!" protesnya.

Venter menatap Alano dan Alvaro. "Kalian menyukai pantai atau pesawat?" tanyanya.

"Aku suka pantai!" ucap Alvaro. "Mommy selalu mengajakku kesana," sambungnya.

Venter menatap Alano yang tampak berpikir keras. "Aku tidak suka dengan pesawat," ucapnya.

Venter mengerutkan keningnya. "Kenapa?" tanyanya.

"Mommy selalu menangis saat melihat pesawat," ucap Alano sambil menatap Vee. "Aku tidak suka kalau Mommy menangis,"

Venter menatap Vee yang memalingkan wajahnya. Lalu Venter kembali menatap Alano sambil tersenyum tipis.

"Lalu apa yang kau inginkan?" tanya Venter pada Alano.

Alano tampak berpikir keras. "Aku ingin uang," ucap nya membuat Vee terkejut.

"Uang untuk apa?" tanya Vee. "Kau bahkan belum bisa menghitung jumlah uang," sambungnya.

"Aku bisa belajar," ucap Alano. "Uang untuk membahagiakan Mommy! Karena aku mempunyai Mommy yang hebat!" sambungnya.

Venter menyunggingkan senyumnya. Ia mengusap rambut Alano dan Alvaro. "Kalau begitu akan aku berikan uang untukmu," ucapnya.

Alano menatap dengan berbinar. "Seberapa banyak?" tanya nya.

"Sebanyak yang kau mau. Bahkan untuk membeli sebuah pulau kau bisa," ucap Venter membuat Vee melotot mendengarnya.

Vee mencubit pinggang Venter membuat pria itu mengaduh kesakitan. "Kau jangan mengajari yang tidak tidak," ucap nya kesal.

Venter terkekeh pelan. "Kenapa? Selagi aku ada uang. Semua akan aku beri apapun itu untuk anakku,"

"Dan semuanya akan ku penuhi. Termasuk kau. Sekalipun kau meminta sebuah pulau akan aku belikan untukmu, atau kau mau membuat adik untuk Alano dan Alvaro? Dengan senang hati aku kabulkan, jangan remehkan gen Venson,"

...∆∆∆...

...TBC...

Terpopuler

Comments

❣️**@beybie💋

❣️**@beybie💋

seharus nya 5 taun atw 6 taun ka dtinggalinnya,,umur 2atw 3 taun ngomng masih kurang jelas,terkecuali untuk anak jenius,,,tpi bsa masuk sih d dunia novel mau umur berapa pun sbb yang namnya novel itu kn dunia halusinasi,,semangat ka novel mu thebest ko😍

2024-05-03

2

sherly

sherly

ngarep tipis2 boleh lah ya

2024-05-02

1

Rhenii RA

Rhenii RA

seharusnya mereka masih cadel dan ngomong juga masih kurang dimengerti dong

2024-02-02

2

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!