Pemuda tampan tersebut ingin menjatuhkan Putri Kasandra namun tanpa sengaja menarik ikatan rambut Putri Kasandra. Ikatan rambut Putri Kasandra otomatis terlepas hal itu membuat rambut Putri Kasandra tergurai.
"Wanita." Ucap pemuda tampan tersebut dengan wajah terkejut karena mengira seorang pria.
Putri Kasandra yang tidak ingin terjatuh memegang lengan pemuda tampan tersebut sedangkan pemuda tampan tersebut mengarahkan tangannya ke leher Putri Kasandra.
"Di mana Dia?" Tanya seseorang yang tiba - tiba datang.
"Ayo kita ke sana dan cari pria itu." Ucap temannya sambil berlari ke arah lorong.
"Oke. Kita harus temukan pria itu dan membunuhnya." Jawab pria Kedua.
Pemuda tampan rupawan yang tidak ingin tertangkap memeluk tubuh Putri Kasandra kemudian menutup mulutnya agar tidak bicara.
"Dia harus ditemukan, hidup atau mati." Ucap pria pertama sambil menarik pedangnya begitu pula dengan temannya.
Mereka berjalan dengan perlahan sambil masing - masing memegang pedang ke arah Putri Kasandra dan pemuda tampan rupawan.
Pemuda tampan rupawan berpikir dengan keras agar dirinya tidak tertangkap hingga dirinya melihat Putri Kasandra.
"Maaf." Ucap pemuda tampan rupawan tersebut sambil memegang pakaian yang dikenakan Putri Kasandra.
Putri Kasandra hanya menatap pemuda tampan rupawan dengan tatapan bingung karena tidak mengerti kenapa pemuda tampan tersebut meminta maaf.
Pemuda tampan rupawan tersebut menarik pakaian Putri Kasandra hingga terlihat bahunya kemudian mendorongnya ke tembok. Sedangkan Putri Kasandra sangat terkejut dengan apa yang dilakukannya.
"Tidak!" Teriak Putri Kasandra.
Pemuda tampan tersebut berpura - pura ingin mencium dada Putri Kasandra sedangkan dua pria yang ingin membunuh pemuda tampan tersebut melihat mereka berdua.
"Si*l, pasangan mesum." ucap pria pertama dengan nada kesal.
"Mari kita cari ke arah lain." Usul pria kedua.
Kedua pria tersebut tidak begitu melihat dengan jelas wajah mereka berdua karena suasananya gelap. Hal itu membuat mereka membalikkan badannya dan pergi meninggalkan tempat tersebut.
Pemuda tampan tersebut yang melihat mereka pergi berdiri dengan tegak sedangkan Putri Kasandra menggenggam erat tangannya karena menahan amarahnya.
"Fiuhhhhhh."
Pemuda tampan tersebut menghembuskan nafasnya dengan lega sambil merapikan pakaian milik Putri Kasandra agar tidak terlihat ke dua pundaknya yang mulus.
"Dasar pria mesum!" Ucap Putri Kasandra sambil mengeluarkan jarum perak untuk melumpuhkan pemuda tampan tersebut.
Putri Kasandra menancapkan jarum perak tersebut ke leher pemuda tampan tersebut membuat pemuda tampan tersebut terkejut karena mendapat serangan mendadak.
Pemuda tampan tersebut tiba - tiba pandangannya mulai kabur ketika melihat Putri Kasandra yang terlihat menahan amarahnya.
Tubuh pemuda tampan tersebut langsung ambruk namun matanya masih terbuka dan melihat wajah Putri Kasandra yang terlihat samar.
"Anda terlihat baik tapi kenapa Anda bisa melakukan hal kotor seperti itu?" Tanya Putri Kasandra sambil duduk berlutut di samping pemuda tampan tersebut.
"Astaga, ternyata kamu sangat tampan dan seksi." Ucap Putri Kasandra sambil tersenyum ngeledek.
"Apa kamu marah?" Tanya Putri Kasandra sambil mencapit dagu pemuda tampan tersebut.
"Kamu ..." Ucap pemuda tampan tersebut menggantungkan kalimatnya sambil menahan amarahnya.
"Sepertinya kamu di racuni." Ucap Putri Kasandra yang melihat bibir pemuda tampan tersebut mulai membiru.
Pemuda tampan tersebut memejamkan matanya untuk menekan agar racun tersebut tidak menyebar ke organ vital bersamaan di lehernya mulai membiru.
Putri Kasandra sangat terkejut membuat Putri Kasandra mendekati leher pemuda tampan tersebut sambil berpikir.
'Aneh, Aku baru melihat racun jenis ini.' Ucap Putri Kasandra sambil memperhatikan wajah dan leher pemuda tampan tersebut.
'Racun ini telah membangkitkan minatku karena Aku belum pernah melihat sebelumnya dan tidak tahu apakah Aku bisa menyembuhkannya atau tidak.' Ucap Putri Kasandra dalam hati.
'Apapun itu, Aku akan mencobanya dan pria ini adalah percobaan pertamaku.' Ucap Putri Kasandra dalam hati.
'Apa yang akan Dia lakukan?' Tanya pemuda tampan tersebut dalam hati.
Putri Kasandra tiba - tiba menarik paksa pakaian pemuda tampan tersebut. Hal itu tentu saja membuat pemuda tampan tersebut terkejut dengan apa yang dilakukan oleh Putri Kasandra.
'Waduh tubuhnya seksi banget.' Ucap Putri Kasandra dalam hati sambil meraba perut berbentuk kotak - kotak milik pria tampan tersebut.
Wajah pemuda tampan tersebut sangat terkejut karena baru kali tubuhnya di sentuh oleh seorang gadis.
Hal itu membuatnya berusaha untuk bangun dan ingin mendorong tubuh Putri Kasandra namun tubuhnya sulit digerakkan.
'Titik akupuntur yang mana dulu ya?' Tanya Putri Kasandra sambil masih meraba perut pemuda tampan tersebut.
'Lebih baik pilih salah satu secara acak dan Aku akan tahu apa yang akan terjadi selanjutnya.' Ucap Putri Kasandra setelah beberapa saat dirinya berpikir.
"Akhhhhhhh!" teriak pemuda tampan tersebut.
Putri Kasandra mengarahkan jarum peraknya ke dada pemuda tampan tersebut. Hal itu tentu saja membuat pemuda tampan tersebut berteriak kesakitan.
"Melihat reaksinya, Aku rasa itu tidak benar." Ucap Putri Kasandra sambil duduk di kedua paha pemuda tampan tersebut.
Ketika Putri Kasandra ingin mengeluarkan jarum perak kedua bersamaan tubuh yang membiru berangsur menghilang tanda racun di tubuh pemuda tampan tersebut sudah tidak ada lagi.
"Aku tidak merawat pasien secara gratis jadi Aku meminta bayaranmu." Ucap Putri Kasandra sambil menarik jarum perak yang ada di dada pemuda tampan tersebut.
"Apakah kamu tahu bahwa Aku adalah seorang ...." Ucapan pemuda tampan tersebut terpotong oleh Putri Kasandra.
"Aku tidak perduli siapa kamu." Ucap Putri Kasandra.
"Kamu ..." Lagi - lagi ucapannya terpotong oleh Putri Kasandra.
'Karena tubuhmu tidak bisa digerakkan maka Aku akan mengambil uangmu." Ucap Putri Kasandra sambil tangannya masuk ke dalam pakaian milik pemuda tampan tersebut.
"Hentikan ... Aku bilang hentikan!" Teriak pemuda tampan tersebut ketika tubuhnya di sentuh oleh Putri Kasandra.
"Maafkan Aku. Karena Aku tidak punya uang di tambah Anda terlihat sangat kaya maka Aku terpaksa mengambil uang Anda. Anggap saja sebagai kompesasi karena Aku telah menyembuhkanmu." Ucap Putri Kasandra sambil menarik kantung kecil yang berisi uang.
Pemuda tampan tersebut hanya memejamkan matanya karena saat ini dirinya ingin menidurkan adik kecilnya yang sudah tegak dengan sempurna.
Hal itu dikarenakan Putri Kasandra duduk di kedua pahanya di tambah Putri Kasandra tanpa sengaja menggerakkan tubuhnya dan tangannya menyentuh tubuhnya.
Selesai mengambil uangnya Putri Kasandra pergi meninggalkan pemuda tampan tersebut namun baru beberapa langkah Putri Kasandra menghentikan langkahnya.
"Sebentar lagi tubuhmu bisa digerakkan." Ucap Putri Kasandra.
Selesai mengatakan hal itu Putri Kasandra melanjutkan langkahnya meninggalkan pemuda tampan tersebut sendirian dan masih tergeletak di jalan.
Pemuda tampan tersebut berusaha menggerakkan tubuhnya hingga beberapa saat dirinya bisa menggerakkan tubuhnya.
Pemuda tampan tersebut kemudian berlutut dengan wajah memerah mengingat apa yang telah terjadi.
Tiba - tiba datang dua pria berseragam hitam - hitam melompat dari tembok kemudian berdiri membelakangi pemuda tampan tersebut sambil berlutut.
"Pangeran William, maafkan kami terlambat datang. Tolong hukum kami." Ucap pria pertama sambil masih berlutut.
"Bangun dulu dan terima hukumanmu nanti." Ucap Pangeran William sambil berdiri.
"Baik, Pangeran." Jawab pria pertama.
Ke dua pria tersebut kemudian berdiri dan menatap Pangeran William dengan tatapan bingung.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 85 Episodes
Comments
Ririn Santi
hahaha......berendam dulu sono
2024-10-05
0
Nor Azlin
mungkin kamu udah pernah baca nya kali yah ...enggak heran deh kalau kamu udah lama membacanya lepas itu terhapus kemudian kamu bingung mau nyarinya lagi pasti kamu akan jumpa nya lagi deh kalau kamu tidak menyimpan nya dalam pustaka penyimpanan gitu lho ...kemungkinan itu ada kayak aku juga dulu nah sekarang aku akan simpan apa yang aku udah baca & belum baca pasti akan aku tau mana yang sudah baca & belum deh ...lanjutkan thor
2024-08-03
0
ririe
kok mirip komik yang pernah ku baca ya ceritanya,
2024-06-16
1